Friday, January 10, 2020

Ketika Suami Dan Istri Memaknai Cinta Dalam Pernikahan

makna cinta suami dan istri

Sharing By Rey - Hubungan Sule dan istrinya yang kandas, sungguh membuat saya jadi banyak belajar tentang memaknai cinta bagi pasangan suami dan istri.

Saya sebenarnya nggak suka berita gosip artis, makanya sering kudet berita artis.



Saya bahkan tidak follow akun artis sama sekali, soalnya kuota following saya sangat bermanfaat dalam follow loop *eh lol.

Tapi di akhir Desember lalu, saya begitu terharu saat tanpa sengaja lihat berita di TV dan melihat anak-anak Sule sedang merayakan hari ibu bersama ibunya yang ternyata sudah menikah lagi dan punya anak bayi.
Saya memang selalu sedih membayangkan anak-anak yang kehilangan ayah/ibunya karena perceraian.

Namun, belum juga selesai rasa haru saya, beberapa hari lalu, saat mencoba melihat Google trend buat bahan menulis, tanpa sengaja saya membaca judul postingan bahwa mantan istri Sule meninggal dunia.


Innalillahi wainna ilaihi raajiuun.

Sungguh ajal tak ada yang bisa menerka ya, baru saja terlihat ketawa bahagia dengan anak-anaknya, tiba-tiba saja berpulang.
Kebayang nggak sih bagaimana perasaan anak-anaknya?

Gara-gara berita itu, saya jadi kepo melihat video-video yang beredar tentang meninggalnya ibunda Rizky tersebut.
Terlebih, setelah beberapa hari, berkembang jadi kasus yang banyak dibahas karena ternyata meninggalnya mantan istri Sule tersebut membuat anak-anaknya yang tentunya juga mantan suami jadi curiga akan penyebab meninggalnya.

Tapi, bukan gosipnya yang ingin saya bahas di sini.
Saya ingin membahas tentang sikap mantan suaminya, Sule.

Sule hadir dan terlihat tidak bisa menyembunyikan kesedihannya saat mengiringi kepergian mantan istrinya.
Dan entahlah saya yang baper, tapi saya jadi bisa menyimpulkan, betapa Sule masih amat sangat mencintai mantan istrinya yang telah memberinya 4 orang anak tersebut.

Terus, kalau masih cinta, mengapa kau biarkan istrimu pergi Sule?!

Saya jadi mengira-ngira, benarkah penyebab mereka cerai karena Lina memang jatuh cinta dengan lelaki lain?
Atau mungkin ada peran Sule yang membuka celah di hati Lina agar jatuh cinta pada orang lain?

Oke, sesungguhnya saya penganut ketetapan bahwa selingkuh adalah tanggung jawab masing-masing pelakunya, bukan tanggung jawab pasangannya.

Tapi, sebijaknya bukankah pernikahan adalah perjalanan bahu membahu saling membantu untuk tetap setia berjuang bersama?

Entahlah.
Saya kadang bertanya-tanya, bagaimana bisa seorang wanita, yang telah melewati suka duka dalam kehidupannya, bersama lelaki yang dicintainya, sehingga akhirnya lelaki tersebut berhasil dan memberikan segalanya demi membahagiakan istrinya?

Dan wanita tersebut memilih mengakhiri semuanya?
Benarkah hanya faktor jatuh cinta semata?
Mengingat almarhum Lina juga seorang ibu dari 4 orang anak yang masih butuh perhatiannya.

Entahlah.
Mungkin memang Sule harus lebih berusaha menyambut makna cinta yang disiratkan oleh istrinya.
Kebutuhan cinta sesuai istrinya, bukan semata memaknai cinta dari pikirannya saja.

Karena, hal tersebut sering terjadi di banyak pasangan suami istri zaman sekarang.


Makna Cinta Bagi Suami


Suami adalah mahluk tuhan yang paling simple, meskipun mungkin ada juga beberapa lelaki berstatus suami yang terbiasa ribet.
Tapi sejatinya, mereka diciptakan sebagai mahluk yang lebih simple.


Yang terjadi, saat telah menikah. Goal suami yang baik menurut mereka adalah, setia dan bertanggung jawab.

Selama mereka tidak neko-neko, setia pada pernikahan, bertanggung jawab dengan bekerja keras agar anak dan istrinya hidup nyaman dan berkecukupan.
Menurut mereka itu sudah cukup, bahkan lebih dari cukup.

Itu yang terlihat dari perlakuan Sule terhadap mantan istrinya, meskipun belum sepenuhnya benar, karena saya nggak pernah dengar curhatan Sule atau mantan istrinya secara langsung, lol.

Itu juga yang terjadi pada suami saya.
Menurut beliau, seorang suami yang baik adalah, yang nggak neko-neko, dan selalu bekerja keras demi keluarga.

That's it!

Karenanya, beliau akan stres jika belum bisa memenuhi hal tersebut.
Padahal, sesungguhnya ada hal lain yang bisa dilakukannya.


Makna Cinta Bagi Istri


Sementara sebagian besar para suami sibuk memaknai cinta dalam pernikahan atau rumah tangga hanyalah setia dan bekerja keras.


Ada banyak perempuan yang berstatus istri merasa sedih, kesepian, merasa nothing, tidak dicintai.
Karena sesungguhnya makna cinta bagi seorang istri itu tidak hanya se-simple pikiran para suami.

Makna cinta seorang istri adalah pengakuan, dengan cara didengarkan dan dilibatkan.
Setidaknya itu menurut saya sih, lol.

Simple ya, tapi cakupannya luas banget.
Dan sangat sulit menemukan lelaki setia dan baik yang bisa memenuhi hal tersebut.

Didengarkan.


Sudah menjadi kodrat wanita, bahkan sebagai pribadi introvert dan pendiampun, mereka butuh yang namanya mengeluarkan ribuan kata setiap harinya.
Sementara, kebutuhan didengarkan amat sangat bertolak belakang dengan pemahaman para suami.

Yang ada, semua jadi serba kebablasan.
Jika ada suami yang pandai berkomunikasi, pandai menghadapi wanita.
Etdah, dia bakal lakuin hal itu ke semua wanita, bukan semata ke istrinya.

Jika memang ada lelaki yang setia, kebanyakan karena memang minim godaan, salah satunya karena lelaki tersebut tidak bisa memahami wanita dengan menjadi pendengar yang baik.
Dan sedihnya, bahkan terhadap istrinyapun dia seperti itu.

Jadinya?
Istri terpaksa memendam kekecewaannya, dan saat gejolak ingin mengeluarkan uneg-unegnya tidak tertahan lagi, tertuanglah uneg-uneg tersebut di tempat yang tidak semestinya.

Misal, pada teman yang tidak terpercaya, atau pada media sosial, hingga pada tempat yang sangat salah, yaitu lelaki lain.

Begitulah, celah jarak di antara suami dan istri semakin melebar.

Padahal, istri hanya ingin didengarkan, ingin merasa bahwa dia tidak sendirian, ingin disupport oleh suaminya, hanya dengan mendengarkan uneg-unegnya.

Dilibatkan


Kadang, aura maskulin suami membuat mereka menganggap istrinya adalah mahluk lemah yang harus dilindungin.

Saking dilindunginya, mereka tidak sadar telah menganggap bahwa istri hanyalah sebuah pajangan yang berharga.
Semua hal yang berat inginkan disingkirkan dari istri.

Terlihat so sweet sih, tapi tidak selamanya membahagiakan istri.

Sesungguhnya istri juga ingin dilibatkan dalam hal-hal yang menantang, ingin bekerja sama dalam membawa rumah tangga menuju tujuan bersama yang indah.
Itulah mengapa banyak wanita menganggap lelaki selalu kental dengan patriarki, padahal tidak semuanya karena hal itu, hanya karena suami tidak ingin membebani istrinya.


Komunikasi Dua Arah Adalah Kunci


Karenanya, tidak ada cara lain untuk meleburkan kedua makna yang berbeda itu, selain dengan komunikasi.
Komunikasi dua arah yang dipenuhi rasa cinta.


Lalu bagaimana jika memang salah satu pihak sulit berkomunikasi?
Well, jadikanlah cinta dan anak sebagai cambuk diri agar mau belajar berkomunikasi dua arah yang baik.

Semoga, kita semua bisa menjadi pasangan suami istri yang bahagia, dan selalu berusaha membahagiakan, sesuai kebutuhan pasangan, bukan sesuai keinginan kita sendiri.

Sidoarjo, 10 Januari 2020

@reyneraea

Sumber : pengalaman pribadi
Gambar : dokumen pribadi

17 comments:

  1. Yapppp, setuju banget kalau yang paling penting dalam hubungan itu adalah KOMUNIKASI. Mau orangnya baik, kaya, ganteng, tapi kalau kita nggak nyambung dan tiap ngobrol nggak ketemu titik tengahnya tuh gedeg aja gitu. Soalnya sifat manusia bisa berubah, begitu pula dengan keadaan. Tapi kalau bisa didiskusikan bersama, InsyaAllah pasti ada jalan yang terbaik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi. betul banget say.
      kagak nyambung itu nggak enak banget !

      Delete
  2. Perbedaan persepsi antara laki laki dan perempuan terkait makna cinta.

    ReplyDelete
  3. kalau menurut saya sederhana saja mbak...
    intinya cinta itu kesadaran, sadar untuk berjuang dalam ketulusan dan saling berbagi dalam suka maupun duka. terakhir saling menghargai dan saling menerima apa yang dapat diperjuangkan bersama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, semoga para suami di luar sana bisa memahami seperti bapak :)

      Delete
  4. Menurutku memang kunci agar rumah tangga harmonis adalah komunikasi antara suami istri. Jika istri memang ada unek-unek maka suaminya harus mendengarkan.

    ReplyDelete
  5. Penyesalan itu selalu datang di bagian akhir, kalau di bagian depan namanya pertimbangan. Hehehehe...

    Ketika kita menyayangi seseorang, meski terdengar lebay, tunjukkanlah bukan hanya dalam bentuk materi. Banyak tindakan yang bisa kita lakukan sebagai pengingat kepada yang bersangkutan, bahwa kita menyayanginya dan membutuhkannya.

    Kata sayang, pelukan, ciuman kecil di kening, bisa merekatkan dan menghilangkan perasaan bosan dan tidak dibutuhkan. Bisa lebih berharga dibandingkan angka 0 dalam jumlah banyak di rekening (walau kalau keduanya ada lebih baik lagi).

    Hubungan suami istri itu kompleks, tetapi solusinya sebenarnya lebih sederhana daripada teorinya. Tidak butuh psikiater dan ahli untuk melakukannya, sebenarnya, karena dengan perhatian terhadap hal-hal kecil dan tindakan-tindakan kecil, banyak masalah besar bisa diselesaikan.

    Iya nggak sih Rey?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah Pak Anton mah memang senang baca, makanya pengetahuannya luas, padahal kalau saya baca dari tulisan-tulisannya, Pak Anton itu karakternya keras, tapi memang orang keras itu lebih so sweet sih, setianya keras juga, perjuangannya mempertahankan sebuah hubungan juga keras.

      Dan iyes banget Pak, sesungguhnya, mau ke psikolog kayak gimana juga, kalau nggak ada 'hal saling' ya sulit sih :)

      Delete
  6. Para suami harus baca ini nih, Mbak Rey. Supaya mereka tau kalau persepsi cinta menurut istri itu tidak sesimpel pikiran mereka.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget, minimal mereka tahu caranya, dan juga mereka ngasih tahu, apa definisi cinta menurut mereka, jadi nyambung :)

      Delete
  7. Aamiin, YaRabb.
    Semoga kita semua bisa menjadi pasangan yang bisa memaknai perniakhan sampai akhir hayat ya, Mbak.

    Kalau suamiku bilang masa cinta itu hanya pada tiga tahun pertama sisanya kenyamanan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Btw, Mbak..rokmu bagus banget...xixixixi

      Delete
    2. hahaha bisaaa aja, padahal itu rok belinya ngasal hanya karena butuh dress code wkwkwkwk

      Delete
  8. Suami memang harus mendengarkan istri sekaligus mampu mengutarakan hal yang juga harus didengarkan oleh istri. Agar keduanya ada titik temu. Betapa tidak nyamannya jika berselisuh paham itu.
    Saya dan suami juga masih aesang menjalani hari, ada kekhawatiran tersendiri bahwa suami berada di titik terjenuhnya jika dia tidak bisa mengomunikasikan hal yang semestinya.
    Perkawinan itu adalah kerja sama dua orang dalam membangun komitmen yang bisa saja tidak sesuai dengan harapan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, komunikasi sebenarnya paling pas ya.
      Istri mengkomunikasikan dengan jelas, dia merasa dicintai jika seperti apa?
      Demikian juga, suami merasa dicintai jika gimana?

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)