Friday, April 26, 2013

Petualangan Pertama bersama Darrell

Note from www.mamidarrell.wordpress.com

Ya akhirnya liburan aku bareng temen2 geng gallon (Aremix) kesampaian juga, setelah melalui perdebatan panjang dan hampir ditunda lagi karna mas Emil gak bisa ikut (katanya ada balasan lamaran sodaranya)
Tapi karna kita dah males nunda2 lagi jadinya deh kami 3 keluarga aja yang berangkat (ehm Ste yang masih pacaran ama Rama bisa disebut 1 keluarga gak ya? :D )
Minggu, 4 Des 2011
Aku ma papi n Darrell di jemput pukul 5.00 pagi, kalang kabut deh aku ama papi, abisnya aku baru selesai mandi, papi belum mandi apalagi Darrell? Bangun aja belum.. Ya akhirnya kami berangkat 15 menit kemudian dan nyampe di rumah MarMar di kawasan Barata Jaya 19 no.3 sekitar pukul 5.30 lalu mampir sejenak membeli sarapan nasi campur dan melanjutkan perjalanan.
Kami sampai di tujuan pertama yaitu kebun teh sekitar pukul 9.30, ada yang mengkhawatirkan lagi, pas udah mo deket kebun teh, si Rama yang nyetir dan bertugas minjam mobil (keren abis minjamnya Avanza baru 24 jam hanya Rp. 225.000, udah ada LCD TV nya n tirai jendela juga), eh baru sadar kalo dia ternyata belum sempat isi BBM, weh?? Mana bensinnya tinggal dikit banget n gak ada POM bensin di sekitar kebun teh tersebut.
Tapi atas saran si papi kita nekat aja lanjut naik ke kebun teh. Sampe di kebunnya kami masuk dengan membayar Rp. 50.000, itupun atas rayuan gombal si Rama ama si mas tukang jaga loket, padahal tiket masuknya aku intipin Rp. 11.000 perorang. Sampe kebunnya kami lalu nyari tempat yang asyik buat sarapan dan kami memilih lapangan tenis yang sepi lalu makan bareng di kursi deket lapangan itu. Abis makan kami lalu berkeliling kebun bareng2 sambil foto2 bareng :D
Sarapan dulu di lapangan tennis dalam kebun teh

Petualangan Liburan Natal 2011 bersama Darrell

Yup… Natal 2011 diperingati dengan meriah oleh umat kristiani, dan kami sebagai muslim ikut menikmati liburannya :) .
Sabtu, 24 Des 2011 sore hari, kami mulai berputar2 di kota Jombang, rencananya sih pengen nyari rumah kontrakan, karna gak efektif tinggal di kamar kos. Setelah kesana kemari hingga sampai ke daerah Perak, Jombang dan mampir makan bakso solo (lumayan enak) lalu kami memandangi jalanan arah Jateng yang macet banget.
“Iya banyak yang liburan nih, soalnya libur panjang, papi juga libur sampe Senin” kata papi. Wah… Tiba2 melintas ide di kepala kami, liburan ke mana ya? Papi usul ke rumah Coco di Gresik (ih itu mah bukan liburan tapi silaturahmi papiiii). Aku usulkan ke WBL namun ditepiskan karna Darrell lagi biang keringat karna cuaca panas. Jadinya kami sepakat untuk ke tempat yang dingin yaitu Malang.
Kami lalu cepat2 pulang ke kamar kos lalu mengemas apa aja yang akan dibutuhkan selama di Malang, karna Darrell yang masih terbatas makanannya alias sering alergi kami lalu membawa sisa masakan siang hari lengkap dengan panci, kompor listrik, steamer serta heater juga termos air panas.
Kami berangkat sekitar pukul 19.00 dari Jombang dan melewati jalan ke Pare, lalu daerah Kandangan. Jalannya lumayan seram (jadi teringat kisah kami ke Jogja malam Jumat n naik motor berdua dari Surabaya). Kami melewati jalan yang berliku serta mendaki dan di sebelah kiri kami adalah jurang yang menganga, di tambah tanpa penerangan penduduk ato PJU lagi, lengkap sudah keseraman jalanan yang membuat adrenalin kami meningkat (halah).

catatanRR 090413

Hari ini seminggu sudah aku bermalas - malasan, bukan malas - malasan yang kuinginkan sih, eh tapi juga sedikit menginginkan *Labil :)
Di mulai dari aktivitas berlebihan semangatnya mengerjakan usaha kue, sampai akhirnya sampai juga diriku di batas stres dan berakhir dengan percekcokan dengan suami serta dihadiahi batuk, pilek plus sakit tulang di pinggang dan punggung :'(

Sebenarnya sih sudah sedikit baikan, cuman stres aja yang membuat diriku jadi maraaaahhhhh maraaahhh aja trusss :( kasian anakku yang imut itu, udah semakin takut ama aku, tapi ya gimana lagi? lagi stres sih :(.

ya sudahlah, lagi ga semangat nulis, nanti aja diterusin yaaahhhh :)

Maaf Membuatmu Tidak Bisa Jujur

Note 6 Jan 2013

Hari ini kita ribut (lagi).
padahal aku sudah berjanji dalam hati untuk bisa menahan emosi dan bisa menyelesaikan dengan kepala dingin. Akan tetapi sulit sekali menepati janji - janji hatiku tersebut. Apalagi harus menghadapi sifatmu yang seperti itu.

Yah, kalau boleh jujur, sebenarnya di lubuk hatiku yang paling dalam menyadari jika sifatmu menjadi menyebalkan seperti itu juga karena sikapku. Kamu menjadi sosok yang pembohong, suka nyinyir dan selalu menyulut emosiku karena aku juga.

Tapi tidak bisakah kamu memilah - milah sifat buruk apa yang bisa kamu lakukan? Kamu malah menjadi seorang pembohong besar. Awalnya sejak lama aku tahu kamu sering berbohong untuk hal - hal kecil kepadaku, kadang aku marah, namun kadang juga memaklumi sikap bohongmu untuk menutupi

Ketika Kau Benar-Benar Hadir

KeajaibanMU untukku :)
Sudah berlalu dua tahun sejak hari itu, hari di mana begitu dagdigdug menantimu.
Hari itu hari Sabtu, 27 November 2010, seperti biasanya pagi hari mami berangkat kerja, kali itu diantar papi naik motor karena siangnya ada jadwal untuk kontrol ke dokter kandungan di RS SMS. Seperti biasanya di kantor mami begitu sibuk mengurusi masalah ini itu, di tambah tugas yang harus mami selesaikan tanpa bimbingan dari atasan. Yah intinya masih seperti hari - hari kemarin, mami tetap sibuk dan sedikit tertekan akan tugas - tugas.

Syukurnya pada jam 11 siang mami berhasil mendapatkan izin untuk pulang lebih dulu karena ada jadwal kontrol kandungan. Setelah papi menjemput kami langsung menuju RS untuk berkunjung pada dokter Suraiya, SPoG. Setelah menunggu kurang lebih sejam akhirnya sampai juga nomer antrian kami dan kami langsung masuk menemui dokternya, selanjutnya seperti biasanya mami mengikuti perintah dokter,

Melewati Trisemester Pertama

Mengingat kembali saat - saat itu....

Alhamdulillah, terlewat juga masa yang menegangkan yaitu trisemester pertama.
Bagaimana tidak menegangkan, jauh dari orang tua tempat curhat dan bertanya, masih harus bekerja dengan ancaman stres setiap saat, harus menempuh jarak PP 30 Km setiap hari menuju kantor dengan mengendarai sepeda motor (alone), belum lagi di tambah mual, males makan dan keluhan - keluhan lainnya (ini niat gak sih?? kok mengeluh ya?? hehehehe).
Keluhannya belum berhenti sampai disitu juga, masih ada keluhan lainnya :D , yaitu keluhan saat pertama kali sadar kalau anugerah itu telah nangkring di perut aku (Alhamdulillah...). Deg - degan, bingung mencari dokter yang pas (wanita, nyaman dan murah :D ). Dapet sih dokternya, cewek. Namanya dokter Vita Maya, tapiiii... waktu itu momennya lagi gak tepat

Ketika Kau Hadir

Butuh waktu 7 bulan untuk kami, mami dan papi bersabar menanti kabar kehadiranmu, dan di dalam penantian kami begitu banyak perasaan bergejolak di hati mami, perasaan sedih menanti kabarmu yang tak kunjung ada.

Berbagai cara mami lakukan, meskipun bukan cara yang lebih seperti yang orang - orang lakukan misalnya ke dokter atau pengobatan alternatif. Tidak sayang, karena mami yakin kau akan hadir di saat yang tepat dan menjadi indah pada waktunya bagi kami. Yah akhirnya mami melakukan cara - cara yang biasa saja dahulu, rajin searching cara agar cepat hamil, makan makanan bergizi, mencoba hidup sehat dan meng'indah'kan pikiran. Hal itu juga dilakukan oleh papi.

Akhirnya setelah melewati masa campur aduknya

Wednesday, April 24, 2013

Ketika PNS memanggil (lagi)

Sore tadi iseng - iseng saya menelpon kakak saya satu - satunya, Jouke (baca: Yuke) di BauBau, sebenarnay tidak ada sesuatu hal yang mendesak selain menanyakan oleh - oleh yang saya titipkan melalui temannya yang beberapa hari lalu dari Surabaya.

Setelah berbasa basi, sambil menanyakan tentang frozen brownies yang saya kirim, akhirnya Yuke (demikian sapaan saya pada kakak saya) mulai membicarakan tentang rencana masuk PNS dengan biaya dari penjualan tanah milik bapak di Buton.

Sudah menjadi rahasia umum, untuk menjadi PNS butuh biaya (semoga tidak dipermasalahkan ya, soalnya itu juga berdasarkan keterangan kakak saya). Saya jadi bingung, di sisi lain saya ingin juga menjadi PNS, yang mana kehidupan kita akan terjamin sampai mati, meskipun tetap hidup pas - pasan (relatif sih).
Namun di sisi lain, tawaran tersebut sangatlah berat saya rasakan, bagaimana tidak? saya rencananya akan ditempatkan di luar kota, dan lumayan jauh dari ortu. Langsung saja saya membayangkan, jauh dari ortu, jauh dari suami, hidup berdua dengan anak benar - benar suatu kehidupan yang sangat melelahkan meskipun baru dalam tahap membayangkan saja. Belum lagi ditambah biaya perjalanan Surabaya - Buton itu sangatlah mahal untuk ukuran dompet keluarga saya.

Saturday, April 20, 2013

Suatu Hari Menunggu di Sudut Tunjungan Plaza

Di sini, di sudut sebuah resto fast food asing di sebuah mall terkenal di Surabaya, duduklah saya menanti kehadiran dua sahabat saya yang sudah beberapa bulan tidak berjumpa karena terpisah oleh waktu.

Duduk sendiri seperti ini terasa aneh, berasa jadi jomblowati, padahal ya saya sedang menikmati 'Me Time' yang sebentar lagi akan berubah jadi 'Geng Gallon Time'

Menunggu itu memang membosankan ya, meskipun ditemani oleh monitor laptop namun tetap saja tak senyaman ber laptop ria di rumah. Bagaimana tidak? saya tidak membawa cash untuk baterai nya yang takutnya keburu habis sebelum sahabat - sahabat saya datang, yang mana kami telah janjian akan tukar - tukaran foto dari kameranya.

Sudah lebih 30 menit duduk disini, namun mereka belum juga menampakan diri masing - masing, mungkin sedang terkena macet di jalan.

Tuesday, April 16, 2013

Akhirnya kembali pada BLOGSPOT

Ini adalah posting pertama saya di blog ini, yang mana sejak saat ini saya berjanji akan selalu setia pada blog ini, setelah banyak menjelajah dunia per blog an dan meninggalkan banyak akun di sana sini.
Sebelumnya sejak tahun 2007 saya sudah gemar ber blog ria di blogspot, meskipun masih dalam tahap ecek2 dan seiring waktu saya sudah mempunyai sebuah ponsel pintar dan tergiur untuk memasukan aplikasi blog dari wordpress. Alasannya simple, agar saya bisa selalu meng update kisah saya tanpa harus nempel pada komputer yang notabene sedikit ribet menyalahkannya serta sedikit bermasalah karena saya termasuk orang yang sangat tergantung pada layar komputer jika sudah berada di depan monitornya.

Singkat cerita, ternyata nge blog di wordpress melalui ponsel pintar tidaklah seindah angan - angan, akhirnya saya memutuskan untuk meneruskan catatan blog saya melalui komputer.
Ternyata melalui komputer pun bermasalah. Tidak tahu kenapa, setiap kali membuka wordpress loadingnya jadi lama sekali dan berujung pada kebosananku pada blog tersebut.

Dan sekarang, setelah beberapa lama bosan pada wordpress, kembalilah saya pada blog awal saya yaitu melalui blogspot.

Di blog ini nantinya akan menjadi seperti tempat curhat saya, atau diari umum yang semoga bisa berguna bagi sahabat yang membacanya.

Oke, Selamat Berbagi Kisah :)