Thursday, January 19, 2017

GTS - Gerakan Tanpa Setrika Ala Rey


Sudah nyaris setahun saya mengikuti tren GTS alias Gerakan Tanpa Setrika, bermula dari saya yang suka uring - uringan oleh tumpukan baju yang harus di setrika.
Saya sih sangat beruntung di jodohkan dengan suami yang rajin bantuin kerjaan rumah, termasuk menyetrika.
Tapi tetap saja, hal itu gak banyak membantu. Selain pak suami waktunya jarang ada di rumah, plus kalau di bantuin nyetrika ujung-ujungnya penuh drama, entah setrika langsung rusak, atau nyari baju gak ketemu - ketemu saking gak rapi naruhnya di lemari  *_______*

Sampai akhirnya saya ngerumpi dengan kakak saya, Jouke dan dia menyarankan untuk gak perlu terlalu rajin hahaha.

Awalnya sih agak - agak aneh, secara kami sudah sekian lama terbiasa harus pakai baju yang di setrika, baik itu baju rumah ataupun daleman hihihi
Terutama pak suami yang memang sejak dulu terbiasa memakai baju yang semuanya di setrika.
Tapi saya nekat, di mulai dari tidak pernah lagi menyetrika daleman, sampai akhirnya baju - baju rumahan (kaos dan celana pendek, saya jarang punya daster, lebih suka pakai kaos dan celana pendek :D) gak penting, termasuk jilbab hahaha

Wednesday, January 18, 2017

5 Mitos Keliru tentang Direct Sales

 
Mitos 1
  
99% pelaku usaha direct sales mengalami kerugiaan dan tidak berhasil
 
DS/MLM sendiri merupakan bidang usaha yang melindungi distributor dan konsumennya dengan Undang Undang dan kode etik, yang memberikan perlindungan kepada pelaku dan konsumen dengan “jaminan pembelian kembali (buyback guaranty)” dan bila Anda terlibat dalam perusahaan DS/MLM yang sah dan merupakan anggota APLI, maka Anda tidak perlu khawatir mengalami kerugian yang dimaksud. 
 
Perusahaan MLM/DS juga diwajibkan menyediakan pelatihan berkala agar distributor mampu mengelola usaha hingga mencapai sukses.
 
FAKTA : Ada sekitar 92 juta pelaku usaha MLM di dunia, jumlah tersebut berkembang dari waktu ke waktu. 91% pelaku usaha MLM mengaku puas dengan pendapatan mereka atau mendapatkan keuntungan melebihi harapan mereka. (survey oleh Research International, Inc)
 

Wednesday, January 11, 2017

Kisah Mbak Maria Heddy

Sabtu pagi 7 Januari 2017, pukul 06.29 ada sebuah permintaan pesan masuk ke mesenger saya.
Saya lalu meng accept dan membaca pesannya "teh udah oriflem ya"

Tanpa basa basi, perkenalan diri saya langsung di tanya seperti itu.

Saya intip, namanya Maria Heddy, dia gak mau add saya dan tombol tambah temannya pun di hide.


 Saya seperti biasanya menjawab dengan ramah, langsung di sambut nyerocos tentang bisnisnya, azaria.

Dan saya yang memang rada - rada iseng sengaja bertanya ini itu tentang bisnisnya :D


Katanya sih, kalau daftar bayar 1,6 juta gak ada biaya lainnya.


"1.600.000. itu aja gak ada biaya lain lagi. produk kecantikan seperti colagen. dan anti penuaan anti ejing" tulisnya.

Mungkin maksudnya anti aging yaa, tapi di tulis jadi anti ejing muahahaha :D

Tuesday, January 10, 2017

Surabaya Heritage Track - Asal Usul Surabaya Dan Kota Penuh Pahlawan

Dari postingan #ExploreSurabaya - Antara Warung Aroma Makassar dan Museum House of Sampoerna .

Kami akhirnya bisa naik ke atas bis, setelah menunggu beberapa lama.
Dan tepat pukul 13.00, bis mulai berangkat, tujuan pertama kami adalah Monumen Tugu Pahlawan.

Sang Guide tournya bernama Bagus mulai memperkenalkan diri dan mulai menjelaskan tentang bangunan - bangunan kuno yang kami lewati sepanjang perjalanan.

Bangunan pertama yang di perkenalkan adalah bangunan penuh sejarah yang berkaitan dengan jembatan merah.
Gedung yang terletak di samping Taman Jembatan Merah Plaza yang dulunya Gedung Internatio atau Internationale Crediten Handelvereeniging.
Gedung ini erat kaitannya dengan peristiwa 10 November 1945. Saat itu, arek-arek Suroboyo mengepung gedung itu. Hingga terjadi ledakan dari mobil yang ditumpangi Brigjen Mallaby yang mengakibatkan Mallaby tewas di dekat gedung ini.
Bangunan yang terletak di sudut Jl Jayengrono Surabaya ini memiliki dua lantai, yang masih terlihat kokoh padahal sudah berdiri sejak1931.
Kami di buat terharu saat tour guidenya menceritakan bayangan di berpuluh tahun lalu.
Saat jembatan merah yang dulunya terbuat dari kayu, jadi berwarna merah oleh darah para pejuang yang di tembak oleh senapan mesin para tentara Belanda di gedung ini.

Gedung Internatio, Sumber : Google

Monday, January 09, 2017

#ExploreSurabaya - Antara Warung Aroma Makassar dan Museum House of Sampoerna

Minggu kemarin 08 Januari 2017, saya terbangun dengan galau. Gegaranya ingat kalau kami masih punya hutang mengajak Darrell jalan-jalan, sedang saya masih terkena flu dan migren melanda.

Namun, rasanya tidak tega untuk menundanya lagi, mengingat Minggu sebelumnya juga sudah kami tunda karena masih dalam suasana liburan dan antri di mana-mana.

Maka dengan membulatkan tekat, kemarin saya akhirnya menguatkan diri untuk jalan - jalan bersama, kami memutuskan agar mengikuti Surabaya Heritage Track karena lebih asyik, tour menggunakan bis, ketimbang ke kebun binatang yang berarti saya harus nyiapin betis pegal mengelilingi kebun binatang hehehe..
Kami berangkat agak pagi dari rumah, mampir sebentar di Taman Bungkul karena janjian dengan si Nur Hayati yang ternyata kami gak ketemu juga, mengingat jam telah menunjukan nyaris pukul 9 pagi, kami pun langsung menuju lokasi House of Sampoerna yang ada di jalan Taman Sampoerna No.6, Krembangan Utara, Pabean Cantian, Surabaya.

Sesampai di sana jam telah menunjukan pukul 08.45, kami bergegas menuju kasir yang terletak di House of Sampoerna Cafe.
Dan ternyata, tiket untuk rute pagi sudah penuh.
Kami terpaksa memesan tiket buat rute di pukul 13.00 siang dan kemudian keluar lagi, mencari sarapan :D

Karena masih pagi, kami kebingungan akan sarapan di mana, akhirnya kami memutuskan sarapan di Warung Aroma Makassar yang menjual Sop Saudara serta Sop Konro kesukaan si papi :D
Rumah makan ini telah menjadi destinasi wajib kami jika sedang berada di seputaran nyaris ke Perak :D

Tempatnya sih biasa, tapi masakannya menurut kami gak ada yang bisa nyaingin :D
Rasa asli Sulawesi :D

Alamatnya ada di Ruko Blok A3 No., Jl. Perak Timur Blok A4 No.564, Perak Utara, Pabean Cantian, Kota SBY, Jawa Timur 60165.

Friday, January 06, 2017

#OriflameWithRey - PROMO ORIFLAME JANUARI 2017

ORIFLAME? apa tuh?

Sebuah perusahaan dari Swedia yang memproduksi dan menjual produk kecantikan, produk perawatan tubuh wanita, pria dan anak-anak serta produk kesehatan.

Apa untungnya kalau ikutan Oriflame?

  1. Dapat diskon 23% dari harga katalog untuk semua produknya.
  2. Bisa dapat duit langsung dengan berjualan produknya, memakai katalog dan pesannya online langsung ke website nya
  3.  Dapat gaji bulanan hingga 4-7 juta bahkan lebih dengan mengembangkan bisnisnya
Bagaimana cara ikutannya?

MUDAH KOK!


Syaratnya, sesuai dengan KODE ETIK ORIFLAME:
  • Harus sudah berusia 18 tahun keatas
  • memiliki KTP Indonesia yang masih berlaku
  • bukan member Oriflame yang masih aktif, dan TIDAK BOLEH MENDAFTAR DENGAN NAMA LAIN
Jika merasa sudah memenuhi syaratnya, cukup dengan mengirimkan data diri dan copy KTP ke saya (Reyne Raea,ST) untuk saya daftarin.

Bisa melalui WA / TELEGRAM 0878 5519 0482
BBM 54C4EE89
LINE @reyneraea
Facebook : klik Reyne Raea 
Email : reyneraea@yahoo.com

DATA PRIBADI yang harus di kirim :
Nama Lengkap sesuai KTP :
Tempat/tanggal lahir :
Nomor KTP :
Alamat saat ini: (boleh beda dengan di KTP)
RT/RW
Kelurahan
Kecamatan
Kota/Kabupaten
Propinsi & Kode Pos

Nomor HP yang aktif :
Alamat e-mail yang aktif :

Copy KTP, bisa di foto yang jelas lalu kirim melalui salah satu kontak saya.

HARUS DAFTAR SEKARANG!

Mengapa?

Karena bisa dapetin uang tunai 500ribu - 2 juta di luar gaji bulanan

Dan juga bisa berkesempatan dapetin KNIFE SET ini GRATIS!

Penasaran?

Chat yuk :

Bisa melalui WA / TELEGRAM 0878 5519 0482
BBM 54C4EE89
LINE @reyneraea
Facebook : klik Reyne Raea 
Email : reyneraea@yahoo.com

Atau daftar langsung dengan klik di sini