Cara Migrasi Dari Wordpress Ke Blogspot Dan Tantangannya Ala Rey

cara migrasi dari wordpress ke blogspot

Cara migrasi dari wordpress ke blogspot ini ternyata sangat jarang dibahas orang, entahlah karena mungkin nggak banyak orang yang melakukannya kali ya.

Ketika memutuskan akan pindahin (ulang) blog beauty saya, hal pertama yang dilakukan adalah, saya googling, dan ternyata hanya sedikit artikel yang membahas hal itu.

Lucunya lagi, saya akhirnya bertanya ke pihak penyedia jasa domain dan hostingnya kan, rumahweb. Dan tebak apa jawaban technical support-nya.

"Kurang tahu juga ya Kak, kalau dari blogspot ke wordpress bisa!"

Laaaahhh...! hahaha. 

Intinya, para TS di rumahweb, belum pernah membantu klien untuk migrasi dari wordpress ke blogspot. Adanya yang sebaliknya.

Akhirnya, saya coba tanyakan beberapa hal yang masuk akal buat keperluan migrasi, dikasih tahu sih, meskipun nggak terlalu jelas, tapi setidaknya ada bayanganlah gimana saya hendak memindahkan rumah si blog beauty tersebut.


Cerita Migrasi Blog BeautyByRey

Jadi, cerita pindahan blog beauty ini sungguh sangatlah panjang. 

Bermula dari keisengan saya bikin blog yang merangkum beberapa tulisan saya dengan tema kecantikan. Sejujurnya, tema ini kurang menarik buat saya, tapi dulu kan sering banget tuh saya baca kata para pakar SEO, akan lebih baik kalau punya blog tuh dipisah sesuai temanya.

Maka, terpengaruhlah saya, dan akhirnya bikin blog tema kecantikan sendiri, lalu karena takut mahal bayar domain, maka saya putuskan pakai domain yang murah, my.id.

Ternyata, saya termasuk rajin dalam mengisi artikel di blog tersebut, index google-nya pun membaik, dengan trafik yang lumayan tinggi.

Banyak kerjasama berdatangan, bahkan dari brand-brand yang lumayan berani bayar dengan fee tinggi. Sampai akhirnya di penghujung tahun 2022 ya kalau nggak salah.

Trafik blog tersebut makin hari makin menurun, berbagai hal saya lakukan, dari rutin posting artikel dengan riset keyword, sampai ganti template ke yang katanya SEO Friendly, meski gratisan.

Kenyataannya nggak juga membaik.

Ketambahan lagi, entah mengapa kok banyak artikel di blog yang nggak keindex oleh google, beberapa akhirnya bisa keindex tapi nunggunya lama banget. Padahal sebelumnya, saya nulis dan publish, sejam kemudian langsung keindex.

Tak lama kemudian, saya mendengar selentingan, bahwa domain my.id itu dianggap spam oleh google, saking banyaknya yang make, tapi isinya artikel copas atau AI.

Saya nggak langsung serta merta percaya dong, malah berpikir pengen migrasi ke wordpress aja, kebetulan bisa pakai addon di hosting blog blognyarey.com.

Dan begitulah, akhirnya saya putuskan memindahkan beautybyrey.my.id ke wordpress. Dan sejurus kemudian terjadilah migrasi dari blogspot ke wordpress self hosted dengan addon domain.

Setelah migrasi, saya baru ngeh satu hal, yaitu sayang banget sih pakai self hosted, tapi domainnya murah dan dianggap spam gitu, si my.id.

Lalu akhirnya saya putuskan membeli domain dotcom, dan mengubah beautybyrey.my.id jadi beautybyrey.com.

Penuh drama tentunya, meskipun untuk broken link bisa dengan mudah diatasi pakai pluggin di wordpress.

Sayangnya, sampai setahun berlalu, perasaan kok trafik enggak naik-naik juga, mana susah amat pulak liat trafik di wordpress itu, kurang familier saya, karena terbiasa di blogspot.

Di tambah liat kapasitas hosting yang makin penuh, akhirnya saya putuskan, balik aja lagi dah ke blogspot, hahaha.


Alasan Migrasi Dari Wordpress Ke Blogspot (Lagi)

Secara detail, mungkin ini alasan saya migrasi blog dari wordpress ke blogspot atau blogger lagi:


1. Tidak ada peningkatan trafik blog

Ye kan, tujuan utama saya migrasi dari blogspot ke wordpress yang lebih mihil itu karena pengen trafik blog meningkat. Melihat banyak blog WP yang trafiknya lumayan, serta bisa nulis pakai rekomendasi plugin Yoast SEO.

Tapi nyatanya, udahlah setahun saya migrasi, sudah edit beberapa artikel agar bisa naik di keyword yang saya bidik. Sudah nulis artikel baru dengan bermodalkan riset keyword juga. 

Kenyataannya liat google analytic, begitu-begitu aja teros, hahaha.


2. Susah akrab dengan fitur wordpress

Mungkin karena saya udah familier banget sama blogspot ya, fitur-fiturnya jauh lebih sederhana, dan bebas saya tambahin tanpa takut hostingnya kepenuhan.

Nah, di wordpress ini, sampai setahun berlalu, rasanya kok nggak bisa akrab banget saya dengan fiturnya, terutama di bagian penulisan draft post.

Mana saya terlalu nurut sama si Yoast SEO kan ye, duh rasanya jadi malas deh nulisnya. Dan itulah salah satu penyebab mengapa saya jadi jarang update artikel di sana, selain emang udah malas nulis tema kecantikan sih, wakakkaka.


3. Kurang suka templatenya, mau beli tapi mahal

Mungkin saya belum utak atik nyari template wordpress gratisan yang bagus kali ya, tapi serius, template yang kemaren saya pakai nggak asyik banget buat saya.

Pernah coba liat template berbayar wordpress kan, lumayan cantik, tapi mahal buatku, huhuhu.


4. Selalu error ketika ada yang menuliskan komentar

Ini nih yang paling nyebelin buanget! sering banget error ketika ada teman yang publish komentarnya. Saya sungguh bosan menjawab pertanyaan teman-teman yang gagal komen di blog beauty tersebut. padahal komentarnya masuk sih, tapi emang keterangannya error.

Nggak tahu masalahnya di mana, awalnya saya pikir karena hostingnya hampir penuh kali ya, kenyataannya enggak juga.


5. Kapasitas hosting cepat penuh

Nah ini juga, di wordpress itu emang sih kita dimanjakan oleh keberadaan plugin. Mau apa-apa tinggal install plugin, aktifkan, jadi deh.

Tapi, banyakin plugin itu means mempercepat penuhnya kapasitas hosting, saya belom siap bayar hosting sampai jutaan dong, karena belum bisa memanajemen penghasilan blogging dengan baik.

Duitnya kepake mulu buat biaya hidup, hahaha.


Cara Migrasi Dari Wordpress Ke Blogspot Ala Rey

Lalu gimana sih cara migrasinya?


1. Backup semua data blog baik melalui Cpanel maupun Wordpress

Langkah awal yang paling penting dilakukan adalah, backup terlebih dahulu semua data blog wordpress tersebut. Lakukan hal itu secara 2 cara biar aman.

Pertama, backup data melalui Cpanel, caranya Temans cari tahu dari penyedia hosting yang Temans pakai. Karena saya pakai rumahweb, jadi saya pakai tutorialnya dan nggak terlalu sulit sih, cukup ikuti step by step-nya.

Temans cari aja artikel di website rumahweb.com dengan judul 'Cara Backup WordPress di cPanel Secara Manual'.

Data ini berisi data yang paling lengkap dan besar kapasitasnya, karenanya saya pilih di export dalam bentuk file zip.

Berikutnya, data tersebut saya simpan di laptop dan juga di google drive, jadi aman karena ada cadangannya.

Cara kedua adalah backup data wordpress melalui blog kita.

Caranya : buka dashboard wordpress lalu klik tools - export - lalu klik download export file. Nantinya file ini akan tersimpan dalam bentuk file xml.

Meskipun tersimpan dalam file xml, saya coba upload ke blogspot nggak bisa dong, hanya file xml yang diexport pakai plugin export to blogger yang bisa digunakan. 


2. Siapkan blog di blogspot

Berikutnya siapkan blog di blogspot.

Nah ini dia masalah saya, dulu kan saya pindahin blogspot ke wordpress, dan blog dulunya nggak saya hapus, hanya saya redirect aja ke wordpress.

Karena malas bikin blog baru, saya putuskan untuk pakai blog lama tersebut, kebetulan data-data hingga sebelum pindahan masih ada di blog tersebut. Masih ada komentar hingga pageview yang lalu.

Jadi, saya putuskan pakai itu saja, dan saya hanya perlu memindahkan beberapa artikel saja dari wordpress yang nggak ada di blogspot tersebut. 


3. Install pluggin Export to Blogger dan lakukan backup data dalam xml

Setelahnya, balik lagi ke wordpress dan install plugin 'export to blogger'. Setelah diaktifkan, mulailah untuk mengexport data yang dibutuhkan.

Oh ya, karena saya butuhnya hanya beberapa artikel saja, jadinya saya siasati dengan memberikan label baru ke artikel yang ingin saya pindahkan tersebut.

Setelah itu, saya pilih label tersebut saat menjalankan export data yang dibutuhkan dari wordpress.


4. Import data back up dari wordpress tersebut ke dalam blogspot

Setelah data dari wordpress bisa diexport dan disimpan dalam bentuk file xml, berikutnya masuk ke dashboard blogspot.

Klik 'setting' lalu scroll ke bawah sampai menemukan fitur 'manage blog' lalu klik 'import content'. Pilih file xml yang merupakan export data melalui plugin export to blogger, dan klik import.

Tunggu sampai sekitar 5-10 menitan, sampai data artikelnya terlihat di bagian 'post'.


5. Setelah data masuk, berikutnya pindahkan domain dari wordpress ke blogspot

Jika proses import data dari wordpress berhasil, langkah berikutnya adalah memindahkan domain dot com dari wordpress ke blogspot.

Untuk ini, bisa dilakukan seperti cara kustom domain biasanya.

Bagi yang memakai jasa domain dari wumahweb, bisa cari artikel di websitenya dengan judul 'Panduan Custom Domain Blogspot Rumahweb dari Clientzone'.

Ikutin semua step yang dituliskan, dan jika sudah benar, dalam 10-15 menit, domain sudah pindah ke blogspot, tapiiii wordpress-nya udah nggak bisa diakses lagi, hehehe.

Makanya, pastikan udah backup semua data wordpressnya dengan baik.


6. Cek broken link dan media yang tidak muncul

Langkah selanjutnya adalah, cek broken link, dan di kasus migrasi saya, broken link nya, bagaikan pasir di pantai, wakakakakakak.

Buanyaaaakkk banget!

Cara mengeceknya bisa manual, ataupun dengan website gratisan kayak https://www.brokenlinkcheck.com/


7. Perbaiki tampilan blog agar sesuai keinginan 

Berikutnya adalah memperbaiki tampilan blog, terserah mau pakai template beli atau gratisan. Saya sih masih pakai gratisan, belom punya waktu buat utak atik template beli, hahaha. 


8. Atur ulang koneksi ke Google Analytic, Google Console, Google Adsense

Last but not least adalah mengatur ulang koneksi blog ke berbagai perangkat google, kayak google analytic, console dan adsense. Karena ternyata enggak bisa konek begitu saja dong, harus ada yang diedit dikit-dikit data di analytic-nya.


Tantangan Migrasi Dari Wordpress Ke Blogspot

Ketika saya menulis di medsos hendak migrasi blog dari wordpress ke blogspot, banyak teman yang merekomendasikan pakai jasa orang aja.

Soalnya rempong katanya.

Ya sebenarnya sejak nanya ke TS di rumahweb, dan jawabannya nggak jelas gitu, saya udah membayangkan bagaimana rempongnya ini.

Namun, si Rey ini agak gimana gitu ya kalau ngasih pasword-nya ke orang lain. Berasa nitipin rumah ke orang asing nggak sih. Jadinya, yang namanya utak atik masalah blog, saya milih berempong-rempong ria, ketimbang pakai jasa orang, hehehe.

Dan ternyata emang rempong syekaleeehhh, hahahaha.

Pindahannya sih gampang dan mudah banget menurut saya, tapi after migrasinya itu loh, masya Allaaaaahhh, penuh tantangan.

Di antaranya:


1. Broken link seabrek dan hanya bisa diperbaiki satu demi satu

Masya Allaaaaahhh, broken link setelah migrasi tuh, seabrek-abrek. Semua ini beralasan dan ada penyebabnya sih, yaitu:

  • Saya pakai separuh data artikel blogspot lama, padahal dulu, blog saya tuh pakai domain my.id, sementara pas dibalikin, udah pakai domain dot.com. Dari situ aja udah otomatis jadi broken link semua dong ya, apalagi di setiap artikel lama selalu ada inbound link menuju ke artikel lainnya, dengan domain my.id.
  • Ketika artikel dipindahkan ke blogspot, url yang terbentuk tidak otomatis mengikut url di wordpress. Misal, ketika di wordpress urlnya bisa dibuat pendek, eh pas dipindahkan ke blogspot jadi panjang mengikuti judul artikel. Auto broken link dong ya.  

Untuk solusinya, memang sebaiknya bikin blog baru, jangan gabung dengan data yang ada di blogspot lama. Meskipun untuk itu, risikonya kita harus rela kehilangan semua data komentar dan pageview yang sudah terkumpul. Udah deh, berasa blog kita baru banget, hahaha.

Meski demikian, nggak menjamin nggak akan ada broken link ya, karena panjang url di wordpress dan blogspot itu beda. Di WP biasanya nggak pakai tanggal, tapi di blogspot pasti pakai tanggal, jadi url bakalan beda.

Kecuali diakalin dengan mengganti url wordpress dulu, harus pakai tanggal juga. Etapi nih ya, menurut saya tetap nggak bisa menjamin nggak ada broken link.

Karena, url otomatis di wordpress itu biasanya mengikuti judul penuh, jadinya puanjang, sementara di blogspot tidak sepanjang itu.

Ah ribet pokoknya, memang kudu mau bersusah-susah perbaiki broken link setelahnya. Saran saya, kalau nggak tahu cara redirect url otomatisnya (dan saya pun belum nemu caranya), dan artikel blog udah ratusan, mending ga usah migrasi, puyeng entar, wakakakakak.


2. Banyak gambar yang tidak muncul di tampilan blogspot

Karena gambar di artikel wordpress kan mengikuti struktur WP ya, ketika pindah ke blog, gambarnya hilang. 

Solusinya, sebelum pindahin domain dari WP, coba download dulu gambar yang ada melalui media library worpress.

Setelah itu, masukan satu per satu di artikel yang telah dipindahkan ke blogspot. Lama dong Rey? Emang iya, hahahahaha.

Saya nggak tahu gimana cara memunculkan gambar secara otomatis, yang tahu caranya, kasih tahu dari kolom komentar dong.


3. Semua data komentar, pageview dan lainnya hilang

Tantangan berikutnya adalah, kita harus rela semua data komentar artikel dan pageview hilang, jadi meski artikel yang terpublish sesuai tanggal yang ada di wordpress, tapi artikel itu berasa artikel baru, karena nggak ada pageview dan komentarnya sama sekali.


4. Agak rempong koneksi ulang ke google analytic 

Bukan hanya itu, ternyata kita harus mengedit koneksinya di beberapa perangkat google, mulai dari google analytic yang rempongnyaaaa minta ampun.

Lucu sih, kan saya punya artikel step by step connect ke google analytic 4, tapi ternyata sekarang tuh tampilannya udah lain. Jadinya susah payah banget saya klak klik sampai akhirnya bisa terkoneksi dengan baik.

Bukan hanya itu, data di google console pun nggak nyambung, kudu bikin akun domain baru. Sama juga dengan di google adsense, kudu diperbaiki beberapa yang nggak nyambung.

Sudahkah masalahnya?

BELOOOMMM.... hahahaha.

Seperti google console-nya yang ga nyambung, dan tebak masalah barunya, semua url blog tersebut belum keindex dong, terbaca error sana error sini.

Sungguh kupuyeng, makanya belom saya utak atik lagi, takut botak rambut akoh saking ngepul kepala saya, hahahaha. 


Kesimpulan dan Penutup

Kayaknya nggak banyak yang harus saya simpulkan, intinya migrasi blog dari wordpress ke blogspot itu sebenarnya gampang.

Kalau cuman asal mindahin datanya ya.

Tapi, PR setelahnya, masya Allaaaaahhh uakeh aka buanyaaakkk banget, hiks. Apalagi, artikel saya kan udah 200an lebih, saya baru aja selesai mengedit broken link di semua badan artikel, belum memeriksa broken link dari lainnya.

Gambarnya sih Alhamdulillah juga udah selesai diperbaiki, karena nggak semua artikelnya baru, sebagian adalah artikel lama yang masih ngendon di blogspot tersebut.

Jadi, saya cuman bisa menyarankan agar, sebaiknya dipikir-pikir dulu kalau mau migrasi dari wordpress ke blogspot. Bahkan pakai jasa orang lain pun, pastikan tanyain dulu, bagaimana penanganan broken link dan gambar yang hilang?.

Kalau cuman jasa mindahinnya aja mah, gampang. Tapi PR setelahnya itu loh, ngeheeeekkk, hahaha.

Begitulah.


Note: foto menyusul yak, akoh ngantuk!


Surabaya, 13 Maret 2024

Sumber: Pengalaman pribadi

Gambar: Canva edit by Rey

1 komentar :

  1. aku dulu pindah dari wordpress ka blogspot masih pakai penyedia yang sama jadi mereka yang mindahin domainnya. aku jadinya cuma perlu backup file di wordpress trus dari blogsopot langsung impor file xml-nya itu dan artikel sudah terpindah cuma ya foto pada hilang, url berubah tapi komentar masih ada

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Link profil komen saya matikan ya Temans.
Agar pembaca lain tetap bisa berkunjung ke blog masing-masing, gunakan alamat blog di kolom nama profil, terima kasih :)