Friday, October 18, 2019

Komentar Yang Membingungkan



Assalamu'alaikum :)

Bermula dari beberapa waktu lalu, ada email masuk dari discuss ke saya.
Pas saya buka, ya ampun, ada komen yang nggak asyik banget buat dibaca, dari orang ini.

Tapi saya berbesar hati, saya pikir, ah mungkin dia bercanda.
OK lah, saya terbiasa berteman dengan banyak teman pria, dan rasanya sudah kebal dengan berbagai sikap 'aneh' lelaki yang selalu kasar kalau ngomong, padahal cuman bercanda.




Tapi dini hari ini, saya cek komen, ya ampun..
Saya menemukan beberapa komen dari orang ini, yang semuanya isinya nggak asyik banget buat dibaca.

Serius.

Awalnya saya ingin membalas lagi dengan bercanda, tapi rasanya orang ini sudah melampaui batas banget.

Kita sesama blogger, saya nggak masalah kita saling komen bercanda, tapi tetap ada rambu-rambunya ya.
Karena saya tidak kenal secara dekat dengan orang ini.
Apa pantas komen di banyak postingan saya dengan kata-kata yang norak begitu?

Bahkan, blogger lelaki yang paling saya kenal itu, kang Nata, sama sekali nggak berani kurang ajar bercanda sama saya.

Meskipun saya sering bercanda di komennya, kang Nata selalu saja memberikan keterangan (maaf bercanda, mbak)

Are you OK?

Maaf saya sampai sudah males mau manggil orang ini dengan sebutan bapak, or mamang or something like that.

Atau mau cari sensasi biar blognya saya review di sini????

Boleh saja!
Tapi punyailah itikat baik!

Semua blog yang pernah saya review DAN KASIH BACKLINK DOFOLLOW GRATIS dari blog ini, tidak semata saya review begitu saja.

Tapi melalui perjalanan waktu yang lumayan panjang.

Kayak Kang Nata, saya review blognya karena dia juga nggak pelit review blog saya, dan selalu rajin berkunjung di sini dengan sopan.

Atau bahkan pak Anton, meskipun kadang komen beliau to the point yang sumpah kalau dibaca blogger perempuan bermental lemah, dijamin baper sebaper-bapernya.
Tapi beliau masih menulis dengan sopan, nggak norak kayak orang ini.

Ngomong aja dengan baik kalau mau di review, bisa hubungi saya melalui email, tuh email saya terpampang nyata di widget samping blog saya.

Dan satu lagi, harus ada 'sesuatu' yang bisa saya ceritakan jika ingin di review!

Baca saja dulu review saya tentang teman-teman blogger di postingan saya ini :


Atau postingan guest post dari kang Nata,


Atau review saya terhadap blog kang Nata,


Itu semua, tidak hanya sekonyong-konyong saya review, ada kisahnya.

Dan nggak perlu cari sensasi di sini biar saya review lalu berharap trafik kepo bakal mengalir ke blog  Anda.

Mungkin iya sih..

Tapi, silahkan siapkan mental dengan komen bully-an ya..
Dan juga, semua hal seperti itu nggak akan bertahan lama!

Btw, beberapa komen Anda sudah saya tendang ke spam, merusak mata saja soalnya.
Harap edit selera bercandanya, baru deh datang lagi buat bercanda di sini.

Saya punya banyak teman blogger lelaki di sini kok, bahkan banyak di antara mereka yang kadang komen asal nyablak.

Tapi semuanya masih nggak terlalu lebay.

Etdaahhh...

Branding-lah!
Biar banyak orang mereview Anda dengan ikhlas.

Biar nggak belagak kayak foto pria, memakai rok!
Masih mending mah cuman pakai rok, enggak ketambahan pakai beha!

Sebal deh.

Udah deh, jangan mampir ke sini lagi, sana cari blog lain buat di komenin!



UPDATE !!!


Akhirnya si mamang berbesar hati mengklarifikasi di kolom komentar, dan tepat seperti dugaan awal, si mamang aslinya cuman bercanda.

Hanya saja, tempat bercanda serta penulisannya bikin salah kaprah.
Karena postingan ini juga, beberapa orang teman blogger curcol ke saya, ternyata memang si mamang kadang komen dengan kata-kata yang (terbaca) kurang sopan seperti di postingan saya.

Hanya saja, teman-teman lainnya memilih diam dan menghapus komentarnya.

Akhirnya, si mamang nggak pernah benar-benar tahu, kalau sebenarnya banyak yang nggak nyaman dengan komentarnya yang (terkesan) kurang sopan gitu.

Terimakasih mang Lembu.
Mohon maaf atas salah kesalah pahaman ini

59 comments:

  1. Eh ada juga ya orang seperti itu mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya kalau di dunia nyata banyak mba, temen2 saya yang laki emang kebanyakan gitu, asal nyablak, cuman seringnya mereka udah kenal dekat ama saya :)

      Delete
    2. Mamang komen sini yah... boleh lah supaya kliatan.. wkwkwk

      Mplisss sekrol ke bawah.. Mamang teh udah minta maaf dan udah pacantel jari telunjuk atuh

      Delete
    3. hehehehe apaan tuh pacantel jari mang? :D

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu orangnya ngebalas di komenmu Ty, bukannya menghina dirimu :)

      Delete
  3. wkwkwkwkwk, asli najiiis isi komennya. capernya kliatan :p. Kalo aku ya Rey, sekaliiii aja komen begini ada di tempatku, bhaaay! Saat itu huga aku tendang ke spam. aku ga izinin komen2 becanda norak, komen ga sopan, komen terlalu singkat, komen ga nyambung, ada di blogku. pasti lgs aku tendang itu ke spam :D. Isi komen kita, mencerminkan pribadi kita sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya, saya nggak terlalu kaget mba baca komen gini, karena aslinya dalam dunia nyata teman-teman cowok saya ya kalau ngomong gitu, asal banget.

      Mereka memperlakukan saya sama kayak teman laki2 juga, lupa saya berjilbab hahaha.

      Tahu sendiri kan, laki2 kalau bercanda ama temennya ebusettt sereemm.
      Dipanggil hal2 yang kayak ngejek, tapi hati mereka baik.

      Nah masalahnya adalaaahhh, saya nggak merasa kenal dekat dengan mamang ini, meskipun saya ingat betul, udah beberapa kali sejak dulu saling kunbal.

      Yang kedua, ini dunia blog, tulisan tak bernada, saya baca bisa biasa aja, gimana pendapat orang lain yang baca?

      Makanya gerah juga lama-lama digitukan :D

      Dan setuju sih, sebaiknya meski saling kenal, juga bisa mengfilter komen ya, kecuali via japri gitu, nggak papa kali, toh yang baca nggak semua orang :D

      Delete
  4. Pagi-pagi liat igsnya Mbak Rey, langsung swipe up dong! Kreatif banget dah sampe jadi postingan, go on Mbak berkarya terus, haters gonna be hate wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, ini jadi ada kisahnya, kemaren saya puyeng nyari tema marriage yang mau ditulis, udah nulis 3 juul, eh mampet dong idenya.

      Karenanya saya liat-liat komen, dan shock deh liat komen nggak bacalable gitu, bikin sedih dan gregetan hahaha

      Delete
  5. Hahahah....dari sekian banyak artikel - artikel terbaru di blog ini yang sudah saya baca, namun khilap ngak koment, ( hihihiih maafkan daku Mbak ), kali ini saya ngak tahan ngak muncul ke Permukaan.

    Pasalnya adalah :

    1. Tulisan ini mengelitik banget...." berbau amarah gitu " ngak biasanya Mbak Rey keq gini, hihihiih...." Sabar yah Mbak, blogger sabar biasanya Trafiknya bakal Gede Loh...

    2. Eitsss...nama saya mejeng lagi nih disini, horeyyyyy,,,,,asikkk. Tengkyu-tengkyu yah Mbak.... kirain dah lupa,hahaha....

    3. Mang Lembu adalah salah satu sosok blogger yang pernah saya kenal juga, tapi agak heran sih....kenapa ia koment kayak gitu....

    " Apakah Mang Lembu ngak tahu siapa itu Mbak Rey..? , setahu saya sih...yang agak aneh - aneh keq gini bakal di SIKAT HABIS oleh Mbak Rey....

    " Blogger Timur dilawan, yah bakal habis lah yau, hahahaha..... "

    4. Koment Pak Anton, Koment beliau memang unik " Pedes dan Gurih " gitu,hahahah ,
    Dan yang membuat saya khawatir adalah ketika orang lain ngak terbiasa dengan komentnya ". Kalau saya mah udah biasa, soalnya ia sudah koment di blog saya dari tahun 2016 . Justru saya merasa aneh...kalau Koment Pak Anton jadi berubah..." saya merasa yg koment bukan dia " melainkan sosok apalah gitu ", hahahah...#peace Pak Anton.

    5. Ohy....koment di screnshoot dipaling atas, sudah di delete yah..., soalnya tadi saya jadi kepo, :)

    Buat para teman - teman lainya yuk , kita koment dengan sopan, biar terjalin persahabatan gitu. Siapa tahu nanti di alam nyata bisa ketemu, ketemu pas sedang Kondangan Gitu....hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha..
      Kang Nataaaa.....
      Kami semua kangen padamuuhhh wkwkwkwkwkw

      1. Sebenarnya bukan marah sih kang, lebih tepatnya kesal. Saya kalau marah lebih parah soalnya bahahahahahahahahaha...
      Eaaaa...eaaa... tips agar trafik ke blog jadi meningkat tajam adalah SABAR.. yak kang, hahahahaha

      2. hahahaha, nggak mungkin lupa lah, bahkan Kuanyu aja, si blogger bertopi Himawan, Djangkaru, Satria dan lainnya selalu ada di ingatan kok.
      Kadang kangen juga kalau pada nggak nongol di sini, sementara mamak selalu nggak sempat nongol ke sono duluan huhuhu

      3. Sama kang, udah lama dan sering banget kami saling kunbal, dan seingat saya si mamang mah selalu sopan kalau komen.
      Mulai terasa aneh itu, pas si mamang balas komen saya di blognya melalui discuss, kan ada notif tuh masuk ke email saya.

      Agak kaget juga karena sumpah, kayak saya sedang dilabrak aja hahahaha
      Tapi saya masih positif thinking, saya yakin si mamang bercanda.
      Lah pas baca beberapa komen di sini, shock lah saya, masa semuanya nggak ada yang agak halusan dikit, kan nggak enak aja dibaca orang lain.

      Saya sebenarnya yakin si mamang bercanda, cuman udah keterlaluan, jadinya saya kesal juga.

      4. Duhhhh kalau komen pak Anton mah juaraaa ya kang, semacam screening kepribadian dan tulisan mah saya.
      Di nilai dengan benar-benar akurat, tapi sungguh saya sama sekali nggak merasa baper, karena memang ditulis dengan baik, di kritik dan dikasih solusi, dan tentunya nggak didikte.

      Samalah kayak kang Nata, kalau pak Anton versi resminya, kang Nata versi masa kininya, lebih smooth, bahahahahahaha.

      5. Masih ada kang, itu di postingan tentang komen medsos kalau ga salah.
      Sebenarnya kalau di baca di akhir kalimat, ketahuan ya si mamang bercanda, tapi tetep bercandanya jadi terbaca nggak lucu lagi deh :(


      Betul banget.

      FYI buat para teman blogger laki, iyaaa... saya orangnya humoris, saya biasa berteman dengan para lelaki, dan saya juga biasa dibercandain ala lelaki gitu sama teman-teman.

      Makanya suami saya kesal liatnya bahahahaha.

      Saya sendiri akhirnya udah kebal sih dengan bercandaan ala para lelaki itu.
      Bahkan saya berterimakasih sama teman-teman lelaki saya, mereka mengajarkan saya untuk lebih kuat mental dalam menghadapi sesuatu.

      TAPI....

      Ada tetapinya..

      Pertama, teman-teman saya yang sering bercanda berlebihan dalam dunia nyata itu, adalah teman baik saya, maksudnya kami udah dekat, kerja bareng, sering berinteraksi, ya bisa dibilang kayak keluarga lah..

      Nah beda ama teman blogger kan ye, meski kita sering saling komen, tapi kita2 semua belum pernah ketemu kan ye..


      Kedua..
      Ini tuh blog temans..
      Di buka secara umum, bisa dibaca oleh siapa saja, termasuk sama suami saya.

      Nggak usah dulu mikirin dibaca suami saya, dibaca teman-teman blogger lainnya, teman cewek yang nggak terbiasa bercanda ala laki gitu, mereka pasti bakal merasa saya aneh, mau aja dihina dan direndahkan, padahal saya tahu kalau yang komen sama sekali nggak bermaksud gitu.

      Kebayang nggak sih bagaimana perasaan suami saya kalau baca komen2 itu?
      Nggak mungkin banget suami saya melarang saya ngeblog lagi, tapi sangat memungkinkan suami saya dendam terus nyari orangnya trus gebukin, kan jadi masalah toh yaa hahahaha.

      Jadi plis temans..
      Komenlah dengan normal, biar nggak bikin orang salah presepsi dan timbul dugaan nggak jelas :D

      Delete
    2. Baik suhu...saya akan berubah, menjadi ksatria baja hitam..😁

      Delete
    3. Jangan deh pak, jadi power rangers aja :D

      Delete
  6. pagi-pagi terdampar disini gara-gara swipe up igs mba rey (ecieee swipe up) :D
    kayaknya aku gak asing sama mang lembu, dulu banget pernah saling bw..
    tapi knp skrg komennya begitu yaa? hemm masa segitu nya sih mau dongkrak visitor. huhu..

    ku kira maksudnya bercanda loh.. etapi banyak juga komentar lainnya yg bertengger disini dan kurang syedap dibaca yaa..

    mudah2an yang bersangkutan mbaca tulisan ini dan menyadari kesalahannya. syukur2 minta maap gitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap bray... Nyantey kaya dipantey aja..
      Mamang salah, dan udah minta maaf jeh.
      Semoga dimaafkan... Klw soal visitor ampe kegini kayanya ngga lah... Visitorku masih mantap di...mayan lah

      Maafkan saya mah Cuma nubi atuh

      Delete
    2. @Thya : hahahaha, daripada kesal sendiri, mending mendulang trafik ajah bahahahaha.
      Daaannn, baru kali ini saya nulis, (selain masalah Anona), nulis pagi beberapa jam kemudian udah nongol di popular post, padahal saya cuman share di IGS dan FB loh, itupun di FB cuman di akun pribadi saya.
      Eh sama di 1 WAG blogger sih :D

      Delete
  7. wkwkwk saya baca tulisannya mbk rey ikutan pakai nada marah. Padahal cuma tulisan.

    Sabar mbk rey. Emang ngeselin kalau nemu orang kayak gitu.

    Semoga setelah diviralkan kayak gini orangnya mau minta maaf dan taubat, hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayangnya ngga ada link ke blog mamang... Tapi mayan nama mamang jadi viral di blogger milenia...

      Kepada para blogger keren dan kece
      Maafkan mamang yah... Mamang mau tobat

      Delete
    2. @Arlina : hihihi padahal itu belum amsuk tahap marah loh, baru kesal aja hahahaha *kabooorrrrrr

      Delete
    3. @mbk rey: Lahhh ini orang yang digosipin malah muncul disini mbk rey. Wkwkwkw

      @mamanglembu: minta maaf yang tulus gih ke mbk rey dan saya harap tobatnya sungguhan. Ehh ngeselin beneran tahuk meski itu hanya komen berupa tulisan


      #kenapa saya jadi sok bijak kayak hakim gini yakk???
      ***Kaburrr

      Delete
  8. Kok aku galfok sama balasan komen mba rey. Keren mba, harus to the poin emang kalau jawab komen gak asik kayak gitu. Langsung suruh ke psikiater :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkwkw, iya, saya biasanya malas berdebat kalau ada komen yang aneh-aneh, to the poit tapi lebih sadis yak, ampun deh :D

      Delete
  9. Kirain orang2 yg kaya gitu cuma ada di sosmed doang mbak, ternyata di dunia blogger pun ada ya heeemmmmm

    ReplyDelete
  10. Sudah lama saya tidak main ke blognya dan saling kunbal, Sejujurnya saya lebih nyaman dengan yang komennya tidak seperti yang dicontohkan di atas. Kalau saya main ke blog teman lelaki, ya, jaga etika komen juga. Meski saya gak ngerti suatu bahasan misalnya bahasa programming, saya tetap komentar positif bisa menambah ilmu bagi saya. Paling juga saya jadi tahu istilah bahasa program. Gak ada deh, kritikan. Kalau kritikan soal bahasa yang sesuai kaidah kadang juga saya sampaikan.
    Saya baca blog Bang Day tentang iklim, meski gak ngerti juga karena banyak bahasan ilmiah, tetapi saya bisa menangkap esensinya tentang upaya menjelaskan fenomena cuaca sesuai ilmu yang dikuasainya. Saya justru senang baca blog yang punya spesifikasi ilmu tertentu, gak perlulah pintar tetapi saya bisa tambah ilmu. yang pasti empunya blog yang biasa saya kunjungi juga berkomentar secara sopan meski becanda.
    Kalau saya baca blog yang isinya nyinyir atau sarkas, pasti saya tak mau main lagi ke sana. Takut dapat komen nada serupa.
    Demi ketenteraman jiwa, saya lebih suka blogwalking ke blog yang sekiranya membawa manfaat dan empunya blog pun tahu cara bersosialisasi yang baik.
    Oh ya, saya telah memoderasi komentar sebelum baca ini, soalnya pusing dengan broken link dan yang langsung mengarahkan URL di nama komentator sehingga tidak ke alamat blognya tetapi alamat pos artikelnya. Itu bisa menambah banyak link di blog saya. Hu hu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbaaaaa... saya jadi pengen notice bang Day deh di sini!
      Pertama kali main ke blog bang Day, saya nyasar ke blog tentang iklim.
      Ya ampoonnn, saya sakit kepala!

      Saya belajar fisika dari kecil hingga kuliah, tapi sumpah, saya nggak suka fisika, sama kayak matematika hahahaha.

      tapi bener sih, saya jadi nambah pengetahuan, dibalik sakit kepala liat teorinya yang seolah saya dipaksa kembali ke sekolah :D

      Makanya pas tahu blog umumnya bang Day, wuiihhh sumringah banget saya hahahahahaha

      Seingat saya si mamang ini udah lama sering main ke sini, komennya juga normal kok, saya juga seringmain ke blognya, dan saya shock pertama kalinya kapan hari itu si mamang balas komen saya serem bacanya.
      Sudah lama nggak bercanda seekstrim itu sama teman2 laki, jadinya sedikit shock bacanya.
      Trus balik lagi liat komen serupa di sini duuhhh...

      Iya mba, saya jadi pengen moderasi juga, tapi sebenarnya kalau masalah komen ini, bukan masalah saya masukin spam biar ga pusing, tapi lebih ke klarifikasi, dan saya juga yakin kalau si mamang memang tidak berniat buruk, pasti akan klarifikasi dengan bijak

      Delete
    2. Bang Day punya blog personal selain kerjaan, tetapi saya sejujurnya suka juga dengan blognya yang berbagi ilmu keikliman. Bisa paham apa yang terjadi jika musim kemarau atau malah badai musim hujan. Juga hal-hal lainnya yang asyik untuk dibahas.
      Memang teorinya suka bikin pusing karena menyangkut angka dan keilmuan, statistik yang paling saya lihat ibarat pemindai saja. :D
      Jadi nyesal napa saya tidak merekam video atau memotret malam badai petir di luar rumah kala masih di Loji, Cigombong, sebelum pesawat sukhoi jatuh di Gunung Salak, Bogor.
      Saya lebih senang jika komentar di blog bersifat positif karena tidak mau pusing, nanti juga anak saya akan baca blog mamahnya dan pasti gimana kalau baca komentar yang dirasa tidak sesuai.
      Saya lebih peduli pada apa yang dipikirkan keluarga saya nantinya terhadap isi blog ini. Komentar dari pembaca memang penting, tetapi etika lebih penting lagi untuk dijaga. Mana saya jenis orang yang gak biasa becandaan heboh, apalagi dengan suami. Hal-hal yang membuat kami tertawa biasanya hal sederhana yang terjadi dan menggelitik saraf tawa dari apa yang kami baca atau tonton bersama atau hal lainnya di antara kami. Karena itulah, tidak setiap keluarga bisa disamaratakan jadi untuk amannya memang komentar positif saja yang sopan.
      Blog Mbak Rey sudah dimoderasi juga, syukurlah. Blog saya kemarin dapat kunjungan komentar yang mengarah ke jejak link hidup dan itu berbahaya. Sepertinya blog saya mulai dikenal mesin pencari jadi mesti hati-hati.

      Delete
    3. Iya mba, di moderasi karena kewalahan balasin komen, 2 minggu saya kurang fokus ngeblog gara-gara migrain, jadinya banyak komen yang luput saya balas :)

      Delete
  11. Wah maafIn saya

    cuma bisa minta maafkan sayah bu kalau ternyata komen saya seenak udelku justru menyinggung ibu.
    Maafin mamang yah.

    Juga buat para blogger yang lain... Mmafin mamang...

    Ternyata kebiasaan bercanda saya dgn temen2 blogget KPK Communiyu dan para blogger TUWA.... Dulu

    Udah ga bisa Lagi dipake pada para blogger milenia yah.

    Maafkan mamang
    Satu lagi mamang ga ada niat jelek dan melecehkan cuma becanda doang apalagi pengen dj review blog ini... Aama sekali ngga.
    Awalnya mamang liat pemilik blog seorang insinyur sipil (seprofesi dgb saya) dan sy kebablasan becanda ken biasanya profesinya mirip dgn saya pastilah TOMBOY...

    Ya udah sekali lagi maafkan mamang ya bu.

    Jangan di hapus artikel ini, biar jadi pengingat mamang agar lebih beretika lagi...

    Nyantey aja kaya di pantey ya bu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih banyak sudah klarifikasi mang.

      Sejujurnya saya yakin mang Lembu hanya bercanda, tapi kok ya bercandanya sungguh nggak etis lagi karena jujur saya nggak kenal dekat ama mang Lembu.

      itu yang pertama.

      Yang kedua, kita nih bercandanya melalui tulisan, di tulis di blog yang terbuka secara umum, siapapun bisa membacanya.
      Dan tidak semua orang terbiasa dengan candaan kasar ala lelaki.

      Kebayang nggak sih mang, apa yang ada di pikiran orang-orang yang baca?

      Belum lagi kalau suami saya baca?
      Saya mungkin bisa memaklumi, tapi tidak dengan suami saya.

      Oh ya, selain itu, tulisan bercanda mamang bikin orang-orang jadi berspekulasi macam-macam mang, ada yang mengira akun mamang di hack, ada yang mengira mamang punya masalah, ada pula yang mengira mamang caper sama saya, hahahaha.

      Sebagai seorang blogger yang memakai blog ini sebagai ladang mencari nafkah, saya juga harus menjaga nama baik mang.

      Dan bener kok dugaan mang Lembu, saya lulusan Sipil, pernah kerja di proyek, beberapa tahun kerja di kontraktor yang mana temannya kebanyakan laki, terbiasa di bercandain 'kasar' ala lelaki.

      Tapi sekali lagi, ini di khalayak ramai, nggak semua orang terbiasa dengan hal itu, banyak orang yang membaca dan akhirnya sibuk menduga2.

      Oh ya, sebenarnya saya nggak suka pakai rok dan dress, tapi saya nggak merasa tomboy sih hahaha.
      Soalnya saya nggak berani manjat ketinggian :D

      Etdah malah bahas itu.
      Nggak..
      Maksud saya, intinya..

      Kita tidak sedang berada di lingkungan tehnik sipil yang mana kita bebas bercanda asal kayak gitu mang.
      Kita di sini sebagai blogger, harus bisa menjaga citra diri.

      Pun juga bisa menjaga perasaan pasangan masing-masing :)

      Bahkan dalam dunia nyata, suami saya marah kalau liat teman kerja saya di proyek bercanda berlebihan sama saya, meski saya udah kebal.
      Apalagi dalam dunia maya kayak gini yang dibaca banyak orang.

      Saya juga minta maaf sudah menulis kekesalan saya dan dibaca banyak orang.
      Dan iya, nggak akan saya hapus, tapi saya update kok mang.
      Gak papa ya..

      Semoga kita semua bisa menjaga silaturahmi sebagai blogger meski belum pernah ketemu di dunia nyata.

      Saya nggak nuduh mamang nggak beretika sih, cuman sepertinya udah jadi karakter menulis mamang kadang gak sadar berlebihan, soalnya gara-gara postingan ini, saya mendapat beberapa curhatan dari teman blogger yang juga pernah merasa tersinggung dengan komen mamang.

      Semoga bisa jadi masukan buat kita semua ya..

      kalau saya selalu memegang teguh anggapan, bahwa tulisan itu tidak bernada, jadi sebisa mungkin menulis dengan baik dan sopan.

      Karena, saya yakin..
      Meskipun mamang menulis dengan terbaca 'kasar' tapi saya yakin mamang nulisnya sambil senyum.

      Ibarat dalam dunia nyata, mamang berkata se'kasar' itu sama orang, tapi sambil senyum karena bercanda.

      Dalam dunia nyata, orang nggak akan setersinggung itu, karena ada nada yang terkesan bercanda, terlebih dengan mimik wajah senyum.

      Nah beda dengan tulisan, terlebih nggak ada embel-embel emoticon senyum atau tambahan 'hahaha' or something like ngakak gitu.

      Yang baca tuh jadi kebawa serius lalu baper deh.

      begitu kira2 mang.

      Delete
  12. Niat ngreview udah terlaksana
    suka atau ngga niat mamang uDah kesamp an...

    Jgn marah lagi..yah

    Dan ga usah review balik, blog mamang mah butut

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhahaha, sampai direview hahaha, thanks mang :D

      Delete
    2. Tulus atau ikhlas mamang minta maaf atas kealahan bukan hak manusia menilainya, biar Allah yang berhak atas itu..
      Pokoknya niat ngreview emang nongol saat mampir kesini dan nulis komen teraebut...
      Jadi reviewnya jangan di anggap mo carmuk loch yah.

      Maaf mamang ngga baca balasan komennya... Panjang pisan sih... Inti dari intinya ya gituh deh yah.

      Ngblognya tetap nyantey yah... Semogaa Sukses terus dan blognya jadi ladang amal.

      Delete
    3. Mang Lembu > Review mamang sudah sukses saya baca. Namun...... ada yang harus diperbaiki, yaitu :

      1. Nama blog Mbak Rey....kayaknya Mas salah ketik deh, cek di dalam artikel. Mungkin sedang buru - buru mau posting yah...? :) Sedang ngejar " Ronde " kali yah,hahaha..bercanda.

      2. Untuk kata " Umur ", kayaknya....tulisannya mengarah ke Hoax mang. :) sebab ngak gitu gitu juga kaleee....hahahah.Soalnya saya tahu data Validnya.Namun ngak akan saya bocorin tanpa se izin Mbak Rey.

      3. Untuk kata " bau " di tulisan Mang Lembu mmm...mungkin bakal menjurus ke Hoax juga Mang. Soalnya...Mbak Rey..itu orangnya pembersih. Pasti Mang lembu,,jarang baca artikel Mbak Rey yah..? hayoooo ngaku Mang...hkhkhkhk..

      4. Saya cek linknya " do follow "...bagus tuh, semoga do follow permanen yah, hihiih....

      Selebihnya sensasi yang Mang Lembu bikin,,,saya apriasiasi, namun kudu lebih kreatif lagi dari sisi Positifnya, biar nama Mang Lembu hayummm di telinga kami - kami para blogger Newbie ini.hahaha...Maaf saya sok ikut - ikutan dalam pusaran angin Ribut ini.

      Semoga Mang Lembu dan Mbak Rey Berdamai.#Di tunggu undangan makan - makananya yah, hahaha....apaan sih....saya ..!!!

      Delete
    4. wakakakakaka, saya mah nggak suka musuhan kang, apalagi ama lelaki, karena sepengalaman saya, teman-teman lelaki itu asyik-asyik, meski jujur mereka sering bikin shock para wanita dengan gaya bercandanya, tapi dalam persahabatan mereka jarang menyimpan dendam.

      Makanya, saya kalau nggak suka ya dibahas, biar clear.
      Meskipun ya bahasnya jadi drama, hahahahahahahaha.

      Sejujurnya ada beberapa kok yang kurang suka dengan cara komen mang lembu, khususnya blogger perempuan, hanya saja teman2 malas dibahas, palingan dihapus dan nggak dikunjungi balik, gitu saja :)

      Delete
  13. Wah rame heheeh.

    Mb Rey berhubung Mamang udah nongol klarifikasi dan minta maaf, kiranya mb Rey yang baik hati, tidak sombong dan rajin menabung ini bisa berbesar hati memaafkan senior kita :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah bang Day gak totalitas kalau memuji, 'cantik' nya lupa deh.

      *ganjen nya keluar!
      **minta ditabok!!
      wkwkwkwkwkw

      Delete
    2. ....lama ngga bewe, gitu bewe langsung heboh.... hadeuu

      mamang ga nyadar kalau para blogger tuwa udah banyak yang tumbang, isinya blogger milennia semua... akibatnya salah langkah deh tuh...
      Baru nyadar klw mamang blogger tuwa

      Delete
    3. Bang Day > semoga syarat memaafkannya ngak pakai " Cokelat Batangan Satu dus " yang Bang. :).Peace Mbak,hahahah.....

      Man Lembu > hahaha...dunia Blogger mengalami pergeseran Mang, jadi kudu Upgrade cara ber-bewe kita, biar ngak viral dan membuat nama kita jadi terjun bebas,hahaha.....cuma saran wae sih....wkwkwk.

      Delete
    4. Okay..saya juga akan merubah cara bewe saya deh..😁

      Delete
    5. duhhh...jadi deg deg-an nih ,kira kira cara terbaru pak Anton Bewe gimana yah....?

      " masih pakai jurus debat, ngak yah " hahahaha...kaboorrrr...!!

      Delete
    6. Asyik tau, komentar pak Anton, bener-bener 'komen', ada solusi, ada masukan :D

      Delete
    7. Serba salah mba. Kalo muji cantik dibilang tepe2. Gak bilang cantik dikatain gak peka hahaha

      Delete
    8. bahahahahahaa, nasib jadi lelaki yak :D
      rempong hadapin wanitah

      Delete
  14. Mbak Rey, saya kesini malah gara2 review dari Blog Mang Lembu... hehe
    Salam kenal Mbak,...

    ReplyDelete
  15. Gayanya mang lembu memang begitu dia suka becanda dan ceplas ceplos mungkin untuk sementara orang agak berlebihan tapi saya yakin niatnya hanya untuk becanda dan mudah mudahan dia baik baik saja.

    Setelah saya baca baca dari tulisannya tidak menunjukan keanehan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe iya, bagi blogger laki yang udah lama berteman ama mang Lembu kayaknya nggak aneh, kalau saya juga udah sering main ke blog si mamang, sejak taun lalu kalau ga salah, tapi baru kali ini baca komennya yang bikin hati shock hehehe.

      Dan ternyata beberapa teman blogger cewek juga ada yang mengeluhkan hal serupa, sayangnya mereka diam saja dan memilih hapus komen aja :D

      Delete
  16. Maklum dia kan generasi blogger sepuh, jadi kalau koment yang begitulah. ngelantur kesana-kemari. Kadang sampai lupa jalan pulang. Maklum juga, dia kan juga kontraktor jalanan yang sempat heboh dikabarkan tewas ditempat kerjaannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau lupa jalan pulang, kan bisa pakai GPS Mas..atau mampir ke rumah Bang Day biar dikasih jalan....eeee kerumah Bang Toyib maksudnya...hahaha.#Peace Bang Day.

      Delete
    2. Eta mang DJ segala Innalillahiwainnaillaihirodziun mamang di bahas di sinih..

      tak hajar leh

      Delete
  17. Cmiw...😃😃😃, Judulnya artikelnya dirubah ,hahaha...,kerenn kaka'...👍👍👍.

    Semoga Url Postingnya ngak ikutan berubah,kalau sampai berubah bisa " error 404 " Mbak...😂😂😂.Coba test kelik artikel di Medsos...!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha enggak kang, judul doang, biar nggak ekstrim buahahahahahahaha

      Delete
  18. Lhaaa....Mang Lembu-nya ngak muncul lagi disini..., Jangan - jangan " BAPER " = " Bapak Perhatian " Maksudnya, hahahah....#bercande Mang.....hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyantey kaya dipantey aja mang... Sama sayah mah.
      Menyoal blogger milenia ga bewe balik juga ga soal, yg penting dollarnya tetap okeh per2-3bln sekali... heheuy

      Delete
  19. Hihi...baca komennya gemas abis. Beliau pernah komen di blog saya juga.. Alhamdulillah komennya masih aman dan sopan. Semoga nggak kejadian lagi ada komen seperti ini dari blogger mana pun ya mbak. Meski bercanda kayaknya kurang asyik buat jadi bahan ketawaan ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget mbaaa, aslinya mang Lembu mah baik orangnya, sejak dulu komen2an di sini, makanya saya shock pas nulisnya gitu :)

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, spam, link hidup dan unknown, auto klik spam :)