Monday, September 17, 2018

Pentingnya Target Market di Media Sosial Bagi Seorang Blogger


Assalamu'alaikum :)

#MondayBusiness

Sebagai blogger, kita pasti pernah bahkan sering untuk share url postingan blog kita ke media sosial kita, salah satunya adalah facebook.

Tapi..
Setelah berkali-kali share, bahkan sangat jarang yang mau mengeklik link dari url yang kita share tersebut.

Padahal... teman facebook kita banyak, bahkan sudah penuh kuotanya yaitu 5000 orang.
Tapi bisa-bisanya teman sebanyak itu, tapi jarang bahkan nyaris gak ada yang mau mengeklik link blogpost kita.

Kok bisa ya?
Baca : Rahasia Yang Jarang Terungkap Dari Kerugian Bisnis Oriflame, Berdasarkan Pengalaman Pribadi
Jawaban yang paling memungkinkan adalah target market kita yang salah.

Apa sih target market tersebut?


Target market atau pasar target adalah sekelompok konsumen atau pelanggan yang secara khusus menjadi sasaran usaha pemasaran bagi sebuah perusahaan (Google sites).
Pic : Pixabay

Dalam bahasa sederhananya, target market di akun facebook adalah, teman facebook yang menjadi sasaran utama blog kita.

Jadi, sudah bisa di jawab kan apa penyebab link yang kita sebar di akun facebook kita, gak laku?
Mungkin memang friendlist teman facebook kita bukanlah masuk ke dalam target market kita.

Maksudnya ?
Ya kemungkinan besar minat teman-teman facebook kita tidak sesuai dengan niche blog kita.
Misal, blog kita membahas parenting, sedang friendlist facebook kita kebanyakan anak remaja alay atau para lelaki alay.
Jelas banget semua tulisan kita gak ada artinya bagi mereka.

Mengapa harus facebook?


Meskipun dalam dunia blogger, klien selalu mengutamakan instagram dan twitter, namun saya tetap setia menekuni facebook sebagai marketing profesi saya.
Pic : Pixabay

Mengapa?
Karena facebook adalah satu-satunya media sosial yang lebih banyak penggunanya dan bisa dengan mudah kita 'paksa' melihat postingan kita, dengan cara mengajak berteman.

Berbeda dengan instagram dan twitter yang cenderung lebih sulit mengumpulkan orang untuk melihat postingan yang kita share dengan cara menjadi follower kita.
Baca : Personal Branding, Kunci Utama Bisnis Online
Dan, melalui facebook pula, kita bisa dengan mudah memilah-milah friendlist agar hanya target marketlah yang bisa memenuhi kuota friendlist facebook yang hanya 5000 orang tersebut.

Cara memilah dan memaksimalkan target market dari media sosial facebook sesuai niche blog ala saya adalah :
  1. Tentukan Niche atau tema blog kita. Meskipun saat ini banyak yang memilih niche lifestyle dalam blog nya, namun tetap harus memperhatikan lifestyle seperti apa yang sering dibahas. Misal seperti blog saya yang niche-nya lifestyle tapi ada sub niche macam-macam seperti techno, bisnis, healthy, dan semacamnya. Dari niche inilah kita bisa tahu seperti apa seharusnya calon target market yang harus kita add atau ajak berteman di facebook.
  2. Cari calon target market kita di tempat yang sesuai niche blog. Ini adalah kuncinya, temukan calon target market yang sesuai niche di kolam yang tepat. Misal, tema blog kita adalah parenting. Carilah calon target market di grup - grup atau fanpage yang tepat, seperti grup parenting, grup Pejuang ASI dan semacamnya. Meskipun target market blog dengan niche parenting adalah kebanyakan orang tua atau ibu-ibu, bukan berarti kita bisa add wanita atau orang yang terlihat seperti ibu-ibu. Karena tidak semua wanita menyukai dunia parenting, namun semua ibu, khususnya yang punya anak kecil pasti menyukai dunia parenting, salah satu cara menemukan orang-orang tersebut ya di 'kolam' yang tepat alias fanpage atau grup khusus.
  3. Add teman di facebook sesuai niche blog. Setelah menemukan calon target market sesuai niche blog, segera add akun-akun tersebut, usahakan diberi jeda waktu, misal 5-10 orang per sekali add, lalu tunggu beberapa jam lagi untuk meng-add akun lainnya, hal ini untuk mencegah di blokir oleh facebook karena dianggap akun palsu dan membuat spam.
  4. Bangun interaksi dengan target market. Setelah calon target market menerima permintaan pertemanan kita, saat itulah status mereka berubah jadi target market. Lalu bangunlah interaksi dengan mereka dengan cara sering like, komen statusnya, atau sesekali luangkan waktu untuk mengucapkan selamat ulang tahun pada list teman yang sedang ulang tahun. Dengan sering berinteraksi akan banyak manfaatnya buat kita, selain membuat mereka juga kepo terhadap kita, lalu balik komen minimal like status atau link yang kita sebar, pun membuat pagerank akun kita jadi tinggi dan terus ada di wall target market.
  5. Cari tau minat target market melalui interaksi covert selling. Langkah terakhir adalah lakukan penjualan secara halus melalui covert selling. Apa? kok menjual sih? iya dong, kan kita jualan link biar di klik hahaha. Salah satunya bisa dengan pengantar link yang covert selling alias memberikan kesan menggantung sehingga mereka kepo dan mengklik link tersebut. Yang perlu diketahui adalah... hindari meminta sedekah klik link apalagi menyuruh, yang ada bikin orang jadi eneg hahaha.

Lalu, seberapa penting sih target market bagi seorang blogger?
Menurut saya sangat penting, selain bisa mengangkat page view dari blog kita, juga membuat mereka jadi kepo untuk mengikuti semua akun media sosial kita dengan pasrah, lol.




Baca juga : Tips Branding Buat Pebisnis Online Yang Gak Punya Ide Menulis #AlaRey
Jadi, sudahkah teman-teman berteman dengan target market di media sosial?
Share di komen yuk.

Semoga manfaat.

Sidoarjo, 17 September 2018

Wassalam

Reyne Raea

6 comments:

  1. Aku juga lumayan sering share link blog di Facebook. Tapi sekarang udah jarang sih karena sekarang lebih suka share link blog di Twitter. Ternyata kalau minta sedekah klik itu harus dihindari ya mbak??? Aku pernah minta sedekah klik sama temen-temenku padahal. Mungkin temenku eneg juga kali ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe kalau saya lebih suka bikin kepo mereka ketimbang minta sedekah klik.
      Karena bisa jadi kalau mereka adal ngeklik lalu keluar lagi, bikin bounce rate naik dratis

      Delete
  2. Wah ia facebook ku mulai terbengkalai, begitu pun twitter. Kayaknya kudu berbenah dulu ke kedua akun itu deh... Terimakasih mbak atas postingannya.

    ReplyDelete
  3. Kak gimana cara buat template ini,,, aq jg pengen dirapihin kek gini,, suka loat blog kaka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Template-nya bawaan blogspot kok, hanya headernya saya bikin sendiri, kalau widgetnya cuman saya utak atik sendiri hihihi

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...