Featured post

Wisata Belitung Timur Yang Tidak Boleh Terlewatkan Untuk Dikunjungi

Wisata Belitung Timur Source : PegiPegi, edit by Rey Assalamu'alaikum :) Sharing By Rey - Wisata Belitung Timur merupakan...

Monday, August 06, 2018

Jadi Ini Alasan Mengapa (Ada) Suami (Tega) Ber poligami


Poligami


poligami
mommiesdaily

Assalamu'alaikum :)

Sharing By Rey - #FridayMarriage - Poligami ? Waahh temanya berat banget nih, tapi gemes pengen nulis di sini, secara saya paling suka membahas masalah relationship atau mariage, karena memang selama menikah hampir 9 tahun (eh, liat tanggal baru sadar, sebentar lagi saya bakalan anniversary anyway hahaha), sudah banyak hal masalah yang saya lewati dalam berumah tangga.


Jadi ceritanya saya punya teman cowok, mantan teman kerja saya dulu.
Nah si temen saya ini sudah menikah, dan punya anak 2.

Tapi sering banget ngirimin saya foto cewek, yang mana saya tau cewek itu bukan istrinya, terus nanya, "gimana Rey? langsing gak? cantik gak?".

Itu orang emang beneran ngajak berantem, maksudnya apa nanya masalah kelangsingan ke saya? kan emak-emak dengan berat di atas 55 Kg ini jadi sensi *eh.

Karena sering kirim foto, saya akhirnya kepo, siapa tuh cewek?
Dengan santainya dia jawab, " istriku"

hhhhhh....

Gak ikut-ikutan deh, hahaha.

Tapi lama-lama saya jadi punya pikiran, mengapa gak nanya aja ke dia masalah poligami, meskipun saya belum yakin banget sih kalau cewek itu istrinya, kalau pacarnya mungkin *eh.
(sekali lagi, saya gak ikut-ikutan deh, itu urusannya sama istrinya dan wanita itu)

Daaann ternyata si mas tersebut mau saja menjawab 'wawancara' ala-ala saya dengan baik dan jujur.
Dan juga gak mempermasalahkan jika hasil 'wawancara' tersebut dipublish jadi tulisan blog.

Lalu Rey senang, hahaha...
Ya kan... Daripada bingung ladenin chat suami orang, mending dimanfaatkan saja buat bahan postingan blog, lol.
Eh tapi beneran loh, saya sebel banget sama cewek yang fotonya dikirim ke saya itu, gak tau apa kalau lelaki yang dekati dia atau dia dekati itu adalah suami orang??
Tapi ya sudahlah, itu urusan mereka.

Jadi begini pemikirannya tentang poligami.


Sumber : pixabay

→→→→→→→→→→→→
Q : Mas, mengapa sih lelaki ada yang gak bisa setia pada 1 wanita saja, khusus yang sudah berumah tangga?
 A : Kodrat.

(Sumpah, hampir saya lemparin hape, tapi sadar dia gak ada di dekat saya hahaha, oke tahan gregetnya, lanjutin pertanyaannya)


Q :  Maksudnya, kodrat macam apa? kodrat lelaki kah?

A : Ya, karena lelaki memang ditakdirkan untuk bisa punya istri lebih dari 1, dan wanita ditakdirkan bisa nerima kalau suaminya punya istri lebih dari 1.

(Okeh emak-emak, tahan kesalnya, sayapun juga pengen siramin dia air kobokan nih rasanya, lol)


Q : Tapi buktinya gak semua lelaki mendua, ada banyak juga yang setia pada 1 pasangan, jadi kayaknya alasan takdir belum pas deh.

A : Hal seperti itu bukan bukti, sama halnya wanita kodratnya hamil, tapi gak semua wanita bisa hamil kan? Makanya jangan hanya terpaku pada satu ilmu di buku, atau informasi di media yang sudah diedit demi kepentingan sepihak, semua sudah ada ilmunya, kamu belajar deh yang bener.


Q : Memang, gak kasian sama istri? Setahu saya gak ada satupun wanita di dunia ini yang ikhlas di poligami, semua hanya karena terpaksa (Rey sotoy, tapi bener kan ya?)

A : Ada! dan sudah banyak contohnya, meskipun wanita selalu mengingkari hal itu, ada tetangga di desa saya yang punya dua istri dan hidup rukun serumah dengan anak-anaknya. Pengetahuanmu hanya di dunia maya, sekali-kali lihat deh di dunia nyata, poligami itu sudah ada aturannya kok, tinggal mau dilakukan atau tidak

(Kalau nyakar suami orang boleh gak ya? lol)


Q : Hidup rukun itu kan keliahatannya mas, bagaimana dengan hati istri pertamanya? Kalau dengar-dengar, rata-rata istri yang rela di poligami itu karena terpaksa.

A : Jelaslah, karena yang kamu dengar itu cuman istri yang terpaksa, kalau yang ikhlas gak mungkin koar-koar.


Q : Nah berarti kan memang banyak yang gak ikhlas, buktinya sampai seperti itu

A : Yang ikhlas lebih banyak kok, yang koar-koar itu hanya demi popularitas

(kali ini si mas nya yang sotoy hahaha)


Q : Terus, gimana cara jelasin ke anak agar gak memusuhi ayahnya?

A : Gak perlu dijelasin, cukup dicontohin ibunya, kalau ibunya gak musuhin ya gak bakal juga anaknya ikutan musuhi.


Q : Seikhlas-ikhlasnya wanita, ada saatnya dia merasa dizalimi, ketika dia diperlakukan tidak adil oleh suaminya, nah saat dia sedih dan anaknya lihat, bisa jadi anak jadi memusuhi ayahnya.

A : Wanita pasti kuat, karena hatinya di desain gitu, sesakit apapun, kalau cinta, pasti bisa kuat.


(Apa cuman saya yang pengen nabok nih orang yak?)


Q : Menurut mas, poligami itu takdir, tapi sebelum terjadi poligami, apa mas langsung nyari lagi? atau memang ada wanita yang datang?

A : Ya gak nyari lah, datang sendiri.


Q : Gimana cara berlaku adil?

A : Gak bisa adil, dan memang gak akan pernah bisa adil.

(Nah itu sadar, padahal hukumnya harus adil)


Q : Terus, cara nyikapinya?
A : Ya, apa adanya saja


Q : Gimana dengan biaya hidup?
A : Laki-laki itu, biaya tergantung tanggung jawabnya, semakin banyak tanggungan, ya biaya juga ngikut, makanya jangan jadikan istri kalau wanitanya matre.


Q : Jadi kesimpulannya, poligami itu terjadi bila istri pertama ridho? Dan ridhonya itu karena cinta banget ama suaminya?
A : Bukan kesimpulan sih, tapi salah satunya. Semua keputusan tergantung laki-laki. Meskipun istri gak ridho tetap bisa, tinggal suaminya mau terus nikahi wanita lain atau gak.
→→→→→→→→→→→→

Terlepas dari rasa kesal saya membaca jawaban-jawabannya, saya juga jadi banyak belajar tentang pemikiran laki-laki tentang poligami.
Meskipun, semua itu tidak bisa dijadikan patokan untuk semua laki-laki beristri di dunia ini.

Bercermin dari kisah teman saya tersebut, saya yang tahu banget bagaimana hubungan dia dengan istrinya dulu sebelum menikah, dia sangat mencintai istrinya, begitupun istrinya.
Sungguh sangat disayangkan sekarang, meskipun seandainya dia gak beneran sudah nikah lagi, tapi sering menyimpan foto cewek lain yang mungkin juga itu wanita yang sedang dekat dengannya, jadi renggang seperti itu.

Ah, rasa cinta memang harus dijaga , namun juga jangan sampai membutakan mata kita.
Poligami menurut saya tidak semudah yang diucapkan orang-orang yang pro poligami.
Ada hati istri yang patah meski mungkin (mungkin loh ya) pada akhirnya ikhlas, atau lebih tepatnya pasrah karena terpaksa, sulit rasanya dinalar seorang istri merelakan suaminya bersama wanita lain, kecuali sang istri memang sudah gak ada perasaan cinta pada suaminya.

Ada pula hati anak yang luka melihat ibunya seolah di zalimi dan pasrah dengan terpaksa.
Ada hati orang tua istrinya yang luka dan mungkin menyesal telah membiarkan anaknya dinikahin oleh lelaki tersebut.
Ada pula hati kecewa dari orang tua si lelaki, minimal ibunya, karena bagaimanapun hati wanita selalu sama, tidak ingin berbagi cinta, apalagi suami.

Mungkin yang bisa kita lakukan adalah berlindung kepada Allah, agar diberikan jalan yang terbaik, dan menjaga hati suami agar tidak pernah berpaling.

Duhai para lelaki yang sudah beristri..

Tidak sadarkah kalian, betapa wanita itu sangat kompleks.
Sulit dimengerti..
Menghadapi satu wanita saja sulit, mengapa malah berpikir mau nambah berhadapan dengan 2 wanita bahkan lebih?

Semoga Allah menjauhkan keluarga kita dari cobaan yang kompleks kayak gini, aamiin ya Allah.

Semoga postingan gaje ini bermanfaat :)

Sidoarjo - 6 Agustus 2018

Love

Reyne Raea

12 comments:

  1. Hihihii no comment deh mba tapi benar yang dibilang teman mba, kalau kata suami saya sih NAFSU aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe, nafsu terselubung beragam pembenaran :D

      Delete
  2. adilnya itu masalah jatah n uang belanja klo cinta gk bisa adil kyknya deh.

    Tapi sayangnya sekarang poligami jd bahan bercandaan, gak lucu padahal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan biasanya juga ada yang ga bisa adil dalam keuangan kok mba

      Delete
  3. Hmmm bacanya agak nyesek ya, semoga rumah tangga kita bahagia royal loyal sampe akhir hayat, aamiin🤗

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga tak ada takdir yang aneh-aneh, aamiin :D

      Delete
  4. Kesel banget baca jawabannya Subhanallah 😂 ingin ku berkata kasarr

    ReplyDelete
  5. Mbaaa, aku speechless dan kayaknya kalo lanjut komen bisa hot semua kata2ku hahahaha. Udh ah, cm mau bilang, istri si laki2 td moga kuat yaaaa, moga surga balasannya. Untuk dia tapi. Kalo suaminya ****** (sensor) hahahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, kasihan banget istrinya, saya yakin dia gak ikhlas, orang saya juga kenal kok istrinya pencemburu banget *eh jadi ghibah hahahah
      Abisnya kezeeelll...

      Semoga istrinya diberi ketabahan selalu

      Delete
  6. Masalah poligami yah.. hahahaha... tulisan lama neh, tetapi memang sebuah hal yang selalu menarik dibicarakan, terutama bagi pasangan suami istri

    - Jawaban si mas itu benar bahwa itu kodrat... Upss jangan lempar hape dulu yah. Kodrat manusia adalah selalu "mencari yang lebih baik". Dan, masalahnya sesuatu yang "baru" akan selalu lebih menarik daripada yang setiap hari kita lihat.. Bukan hanya pria tetapi juga wanita.. hahahaha.. Jadi disebut salah, tidak karena itu memang kodrat manusia (bukan cuma pria). Poligami sebenarnya banyak berdasar pada konsep kodrat yang satu ini

    - Secara hukum agama : Islam tidak melarang seorang laki-laki untuk memiliki 4 istri. Tetapi, kerap disalahartikan sebagai "menganjurkan" padahal tidak juga. Kata adil adalah pembatasnya, kalau tidak bisa sebaiknya jangan. Tetapi, kebanyakan laki-laki memandangnya dan menginterpretasikan sesuai kebutuhan dan keinginannya saja... berdasarkan konsep "kodrat" mencari yang lebih baik tadi..

    - Secara hukum positif / negara : poligami dibolehkan di Indonesia. Undang-undang menyebutkan hal itu, tetapi ada syaratnya dan sebenarnya berat untuk dipenuhi, seperti kalau istri sakit dan tidak bisa melayani,demi keturunan, maka poligami dibenarkan oleh negara. Masalahnya, hukum itu bagi banyak orang adalah sesuatu untuk "dilanggar" dan hasilnya banyak poligami yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku

    Melihat dari semua ini,

    1) benar poligami adalah pilihan, mau dilakukan atau tidak. Tidak wajib walau terkadang digiring ke arah "penyempurna ibadah" sebenarnya tidak ada kewajiban untuk berpoligami
    2) Dasar poligami lebih sering pada urusan "nafsu" untuk mencari yang lebih baik karena walau aturannya jelas dan ada sering ditabrak dan dibengkokkan agar sesuai dengan kemauan saja..

    Kalau saya sih mikirnya, satu saja sudah pusing kepala ngurusnya, apalagi harus dua, tiga atau empat.. hahahahaha.. bisa malah stress.. Lagipula, saya bahagia hidup bersama mantan pacar sampai sekarang.. Lalu, apa lagi yang harus saya kejar? Saya menikmati hidup 18 tahun bersamanya dan berharap bisa diberi lebih lama lagi waktu untuk bisa menikmati rasa bahagia ini...

    Gitu lah pandangan dari saya soal poligami

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaooooo....
      Semoga Allah memberkahi pernikahannya, aamiin.
      18 tahun?
      Amazeddd..

      Semoga banyak para suami yang lebih memikirkan hal ini secara mendalam, bukan untuk cari enaknya saja.

      Mirisnya itu, bahkan yang sholatnya masih Senin Kamis, eh udah berpikiran mau poligami.

      Lebih parah lagi mereka cari alasan membantu para janda.
      Lah bantuin janda, tapi istrinya sendiri jadijanda, anak2 gak keurus, ckckckc

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, spam, link hidup dan unknown, auto klik spam :)