Thursday, October 15, 2020

Nyeri Haid Hebat Bikin Sulit Hamil?

Nyeri Haid Hebat Bikin Sulit Hamil?

Sharing By Rey - Nyeri haid hebat menandakan bakal sulit hamil atau punya keturunan?
Hmm... saya pernah dong sedih karena hal itu.

Dulu, sebelum menikah, saya punya masalah banget setiap kali menstruasi.
Anehnya, nggak terjadi sejak awal mendapatkan menstruasi.

Yang jelas, saya ingat kalau saya sering menderita nyeri di bagian perut, setiap hari menstruasi, sejak kuliah.
Dan sepertinya sih dipicu oleh stres.

Karena nyatanya nggak melulu sepanjang waktu saya menstruasi, saya menderita nyeri hebat.
Ada waktu-waktu yang asyik-asyik saja bagi saya menikmati masa bebas tidur sampai pagi.
(Dasar temannya setan yak, senang banget kalau Subuh nggak perlu sholat, hahaha).

Tapi ada juga waktu yang bagaikan momen menakutkan banget, ibarat mimpi buruk, di mana memasuki masa-masa bakalan dapat menstruasi, bonus rasa sakit tak terhingga.


Nyeri Haid Atau Menstruasi Yang Menyiksa


Kalau kata lagu, lebih baik sakit gigi daripada sakit hati.
Kalau kata saya mah, lebih baik nggak sakit saat menstruasi, hahaha.

Serius loh, nyeri saat haid atau menstruasi itu, sebelas dua belas dengan sakit gigi.
Kagak tahu mau ngapain deh, semuanya serba salah.
Duduk salah, berdiri salah, tiduran lebih salah.

Kalau nyerinya sedikit bersahabat, posisi teraman meredakan rasa sakit yang hebat tersebut adalah, dengan cara bersujud, apalagi kalau perut dibaluri dengan yang hangat-hangat, sekalian ditempelin benda yang hangat atau dalam kategori panas.
Baru deh rasanya agak mendingan.

Nyeri Haid Hebat Bikin Sulit Hamil?
Dulu benda ini teman setia banget setiap menstruasi, source: healthline.com

Karena rasa sakit tak terhingga tersebut, sering banget jika kena pas di kantor, saya bakal kebingungan banget, karena mau pulang juga nggak kuat di jalanan, mau bertahan juga bakalan lebih sakit.
Duh menyiksa banget pokoknya.

Syukurlah, hal itu hanya terjadi ketika di beberapa bulan menjelang saya nikah.
Kayaknya sih pengaruh stres, karena biasanya kalaupun sakit, bakalan masih bisa ditahan, tapi menjelang mau nikah itu, astagaaaa sakitnya minta ampun.

Karena berkali-kali seperti itu, saya sempat banget down ketika itu.
Ya apa lagi kalau bukan dengarin omongan mamak-mamak di kantor.
"Eh Rey, dulu istrinya pak Anu kan karyawan di sini juga, setiap kali mens persis kayak kamu, hampir pingsan gitu jadinya, pas nikah sampai sekarang nggak punya anak kan"
Iya sih, bapak Anu itu memang belom punya anak, padahal udah lama banget nikah, langsung deh kepikiran, langsung deh makin sakit melilit nggak karuan perutnya, hiks.

Dan kalimat serupa, nggak sekali dua kali dong dilontarkan ke saya, makanya pas menjelang nikah makin terasa deh sakitnya, kayaknya sih karena tegang kepikiran ucapan banyak orang kala itu, terlebih ada beberapa rekan cewek di kantor tersebut yang memang belum punya anak meski udah lama nikah.

Dan kesemuanya menceritakan hal yang sama, kalau lagi haid jadinya cuti kerja saking sakitnya minta ampun.


Nyeri Haid Yang Sembuh Setelah Menikah


Nyatanya, saya lupa kapan tepatnya, tiba-tiba saja saya seolah melupakan yang namanya nyeri haid yang minta ampun sakitnya itu, dan tiba-tiba saja saya bisa melewati masa haid yang menyenangkan.
Eh salah, tetep sih ada bete-betenya gitu, badmood aja bawaannya, hahaha.

Dan itu terjadi, setelah saya menikah.

Nyeri Haid Yang Sembuh Setelah Menikah
source: herzindagi

Bahkan setelah menikah, saya harus deg-degan menanti puasa pakai pembalut wanita, demi pengen punya bayi.
Dan ternyata, Allah berikan setelah 7 kali menstruasi pasca menikah.

Kebayang nggak sih betapa deg-degannya saya waktu itu, biar kata setiap kali ditanya saya jawabnya yang kocak-kocak aja, tetep aja dalam hati deg-degan, ini beneran nggak sih saya nggak bisa hamil karena pernah ngerasain nyeri haid yang hebat?

Dan begitulah.
Ketika dua garis merah terpampang di test pack, ketika itu pula rasa plong menghinggapi saya.
Setidaknya, saya berhasil mematahkan perkataan teman-teman kantor, kalau saya sulit punya anak karena pernah nyeri haid.


Benarkah Nyeri Haid Hebat Bikin Sulit Hamil? 


Menurut pengalaman saya sih, nggak selalu nyeri haid merupakan penyebab sulit hamil.
Meskipun, saya butuh 7 bulan buat hamil pertama kali, dan butuh 6 tahun lebih buat hamil kedua kali, jadinya 'no KB KB club'!, hahaha.

Sesungguhnya, nyeri haid disebabkan oleh kontraksi otot pada dinding rahim kita, yang diatur oleh hormon prostaglandin
Kontraksi tersebut biasanya terjadi, karena rahim berusaha mengeluarkan sel telur yang tidak dibuahi. Dan pengeluaran sel telur yang keluar bersama dengan darah dari dinding rahim, itu  disebut menstruasi atau haid.

Nyatanya, untuk sebagian wanita, produksi hormon prostaglandin tetap dalam jumlah normal.
Hal tersebut membuat rasa nyeri haid yang muncul lebih bersifat ringan dan tidak mengganggu.

Namun, sebagian pula, punya hormon prostaglandin yang diproduksi, dengan jumlah lebih banyak.
Hal itulah yang  memicu kontraksi rahim lebih kuat, dan menjadikan nyeri haid yang lebih hebat.

Nyeri haid sebenarnya bukanlah hal yang berbahaya apalagi menakutkan. Karena hingga saat ini belum ada bukti yang menggambarkan nyeri haid akan menyebabkan gangguan kesuburan atau sulit hamil.

Namun yang patut diperhatikan, nyeri haid yang berlebihan atau dismenorea bisa disebabkan oleh kondisi atau penyakit tertentu. 
Dan jika untuk hal ini memang  berisiko mengganggu kesuburan wanita.

Dan penyakit yang bergejalan nyeri haid hebat adalah:


Miom


Adalah tumor jinak di dalam atau di sekitar rahim. Gejalanya adalah nyeri haid hebat, dan disertai gejala perut kembung atau perut bagian bawah terasa tertekan. 

Jika ukuran miom atau fibroid rahim cukup besar, bahkan dapat menyebabkan perut tampak membesar.
Sedihnya, hal ini tidak hanya menyebabkan nyeri haid hebat, pun juga menurunkan tingkat kesuburan dan meningkatkan risiko keguguran.


Endometriosis


Merupakan kondisi ketika jaringan yang menyerupai lapisan dinding rahim tumbuh di luar rahim. Jaringan tersebut dapat tumbuh di ovarium atau indung telur, tuba falopi, vagina, hingga kandung kemih dan saluran pencernaan.

Serem banget ya.

Gejalanya adalah  nyeri haid yang berlebihan, serta gejala nyeri saat buang air kecil.
Seringnya juga, darah haid yang keluar lebih banyak, rasa sakit saat berhubungan seks, serta gangguan pencernaan, seperti diare maupun sembelit.

Penyakit ini sebaiknya segera diobati, karena bukan hanya menyebabkan nyeri haid hebat, juga mempengaruhi kesuburan seorang wanita. 

Benarkah Nyeri Haid Hebat Bikin Sulit Hamil
Source : indiatvnews


Adenomiosis


Merupakan kondisi yang terjadi, ketika lapisan permukaan rongga rahim (endometrium) tumbuh di dalam dinding otot rahim. 
Hal ini, selain  menimbulkan nyeri saat haid yang hebat, pun juga disertai pendarahan yang deras dan berkepanjangan saat menstruasi (menorrhagia).


Radang panggul


Keadaan ini merupakan peradangan yang muncul pada panggul dan organ-organ di dalamnya, termasuk rahim, ovarium, dan tuba falopi.
Biasanya disebabkan oleh infeksi, misalnya chlamydia atau trikomoniasis

Wanita yang menderita radang panggul sering kali merasakan kram atau nyeri menstruasi yang lebih hebat. Dan hal ini dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut pada ovarium, rahim, dan tuba falopi.

Tentunya, dengan keadaan tersebut sperma akan sulit mencapai sel telur, sehingga akan lebih sulit untuk hamil.


Demikianlah, sesungguhnya mengalami nyeri hebat saat haid tidak melulu berakibat hal yang serius, kadang juga disebabkan oleh pikiran yang stres.
Ye kan, pikiran itu adalah kunci dari segala penyakit, karena dia bisa saja menyerang apapun di tubuh kita.

Namun, sebijaknya memang kita tidak serta merta meremehkan nyeri haid.
Terutama jika memang nyeri haidnya tidak sekadar nyeri haid yang bikin salah tingkah kayak saya dulu.

Jika ada hal lain yang menyertai, seperti gejala-gelaja penyakit di atas, sebijaknya kita segera memeriksakan diri ke dokter, agar bisa ditanganin lebih dini.

Etdaaahh, si Rey sok-sok an nyuruh ke dokter, padahal dia sendiri males ke dokter.
Ya gimana dong, udah beberapa kali dong saya ke dokter, dan tebak ada kata dokter.
"Ini mah bukan badannya yang sakit, tapi hati dan pikirannya"
Etdaaah, si dokter tauk ajah, hahaha.

Kalau temans, ada yang sering merasakan nyeri haid yang hebat nggak?


Sidoarjo, 15 Oktober 2020


Sumber:
  • Pengalaman pribadi
  • https://www.alodokter.com/
Gambar : Canva edit by Rey dan berbagai sumber

19 comments:

  1. Aku sering banget dengar orang-orang ngomong seperti ini dan alhasil mempengaruhi mentalku juga, Kak πŸ˜…. Aku jadi takut sama seperti Kak Rey dulu sebelum menikah, padahal menurutku, sakit saat menstruasi yang aku rasakan tidak separah orang-orang yang sampai pingsan atau nggak bisa jalan sama sekali. Banyak yang bilang, kalau udah sampai pingsan gitu, bisa jadi kena miom. Tapi, tetap aja, ngeri juga tiapkali menstruasinya nyeri padahal di sisi lain, aku juga tahu kalau itu normal sebab kontraksi otot dinding rahim, kan.
    Berarti aku harus menunggu sampai menikah dulu untuk tahu jawabannya dong πŸ™ˆ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iyaaa..
      Sebenarnya, bisa dilihat dari waktunya say, apa selama ini setiap mestruasi Lia merasa kesakitan banget, atau hanya di saat tertentu saja?
      kalau saya dulu saat tertentu saja, biasanya kalau saya merasakan tekanan banget.

      Itu sakitnya minta ampun, nggak bisa ngapa-ngapain serba salah.
      Cuman memang nggak disertai hal lain, misal darah keluar tak terkontrol, diare hingga lainnya, yang merupakan gejala-gejala penyakit :)

      Delete
  2. Mau tanya mbak, itu waktu kena haid emang tidak dapat cuti dua hari ya? Kalo ditempat ku dulu kerja, karyawan wanita dapat cuti haid dua hari. Mungkin beda-beda kali ya, tergantung perusahaannya.

    Ternyata nyeri haid juga bisa disebabkan stres ya, kalo gitu sepertinya solusinya kalo pas dapat dikasih duit saja buat belanja biar ngga pusing dan nyerinya ngga terasa.πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, boro-boro haid ada cuti? saya kadang hari Minggu aja masuk wakakakak.
      Perusahaan saya dulu kurang begitu patuh pada UU tenaga kerja, tapi saya nggak protes karena bosnya baik banget sama saya.
      Biarpun nggak ada cuti, kalau sakit saya bebas pulang kok, malah disuruh pulang meski konsekwensi besoknya kerjaan menggunung :D

      Delete
  3. Si Vina juga waktu masih perawan titong..Kalau datang bulan sempat ngeluh dan konsentrasi kerja buyar. Jadi dia pernah cerita sama saya sewaktu belum menikah, Berhenti kerja cuma karena akibat datang bulan doang. Dan akhirnya sejak itu dia jadi malas yang namanya kerja dan lebih memilih jadi gadis rumahan. Jadi sejak jadi gadis rumahan ia selalu dibilang wanita lemah, malas yang cuma bisa dandan doang.🀣 🀣

    Justru pas menikah malah hilang sendirinya kata dia. Saya tanya kok bisa hilang dengan sendirinya. Ia jawabnya malah aneh....."Karena kamu nganggur, Aku jor2,ran sampai lupa sama yang namanya punya Fisik lemah"...

    Yaa akhirnya cuma saya jawab Suuueee..🀣 🀩 🀣

    Eeh malah curhat gw..🀣 🀣 🀣

    Tetapi pada intinya nyeri haid yang berkepanjangan bahkan bisa menyebabkan seorang wanita pingsan tidak jaminan juga ia lama atau tak akan punya anak, Yaa mungkin ini sugesti saja kali.😊 Yang terpenting kontrol diri kita kedokter dan konsultadikannya secara detail. Karena sakit sama belum tentunya tujuannya sama juga, Atau karena penyebab yang sama. Karena fisik orang baik wanita atau laki2 yaa beda2lah....Solusinya yaa itu tadi kedokter jelaskan sedetail2nya keluhan kita.😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. wakakakakak, ngakak Kang.
      Tapi banyak loh wanita kayak gitu, jadi lebih strong demi cintanya pada pasangannya *eaaakk.

      Beruntungnya Kang Sat memiliki istri pejuang sejati, dan beruntungnya Mba Vina memiliki suami pengertian macam kang Sat *eaaaakk :D

      Delete
  4. Baca judulnya Mba Rey langsung deg-degan karena selama ini pasti sakit kalau lagi haid meskipun emang lebih sering sakitnya sih ya normal masih bisa ditahan gitu dan bisa aktivitas normal.

    Pernah baca nih yang kayak gini juga, sampe parno karena aku selalu sakit tapi kata orang-orang itu normal, kalo baca2 di internet beda lagi dan malah bikin bingung, ke dokter takut hahaha. Tapi, emang katanya kalo stress nyeri haidnya itu bisa makin sakit ya dibandingkan hari-hari biasanya gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba relaksasi pas lagi haid, biasanya memang dipicu oleh stres kalau saya dulu, saya pernah baca, relaksasi bisa meringankan rasa nyerinya :)
      Cuman dulu nggak pernah sempat relaksasi relaksasian hahaha

      Delete
  5. Aku pernah , pas SMP Rey. Aduh ga ush tanya sakitnya, sampe nangiiis, ga bisa tidur semalaman kalo kenanya menjelang malam, dan berulang aja trus. Pernah dibawa mama ke dokter tp katanya ga napa2. Cm aku bener2 ga kuat sakitnya, kayak mau pingsan kalo udh kena

    Akhirnya di bawa ke shinshei gitu Rey. Udah tua, trus dia itu cuma megang perutku, sambil diurut dikit, udah gitu doang ...

    Trus diksh jamu yg rasanya puahiiiitttt g ada lawaaaaaannn. Aku tuh ga masalah Ama kamu, tp yg ini bikin ga ketelan. Sampe hrs maksain banget , dan setelah itu than jangan dimuntahin. Kalo kata shinsei, saluran apanya gitu, kecil, jd ga lancar. Aku msh SMP juga sih, jd jujur aku ga merhatiin dia ngomong apa.

    Tapi sjk itu, Ampe skr Rey, aku ga prnh nyeri haid. Hilaaaang :D. Gila seneng banget. Padahal yaa itu kamu ga aku abisin. Cm minum bbrp kali doang. Hebat itu shinsei. Ga yakin sih dia msh hidup. Pas aku ksana aja udh tua. Apalagi skr.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nulis jamu jd auto typo gitu berubah "kamu" wkwkwkwkkw.

      Delete
    2. Wah malah sejak SMP ya Mba.
      Saya dong pas lulusan SMP baru menstruasi wakakakak.
      Sungguh telat syekaleeehhhh.

      Di saat teman-teman saya yang kelas 5 SD aja udah pada dapat, saya hampir masuk STM baru dapet.

      Dan dulu nggak pernah ada masalah sih, nanti kuliah baru sering sakit.

      Memang obat-obatan jamu gitu manjur banget ya.
      Sayangnya saya ogah minum jamu, hahaha

      Delete
  6. Dulu kalo pas lagi menstruasi hari pertama, n kedua itu nyeri perut banget. Etapi gak kebangetan jg deng. Tapi memang ada nyerinya. Paling repot klo jadwal kulia pagi.

    Berlanjut ampe kerja. Udah deh, klo haid pertama, n kedua meliburkan diri dari pekerjaanπŸ˜‡ gak tahan nyerinya.

    Sering jg denger orang2 pada bilang, klo rasa nyeri hebat pas haid, harus hati2. Mesti ke dokter priksa. Yaitu salah duanya bisa jadi susah hamil, ato ada something's problem.

    Bisa aja miom, ato adenomiosis. Duh, aku jadi parno. Padahal mah, rasa nyeri pas haid itu normal2 ajah si, asal gak nyampe pingsan....

    Tapi, dari pada akunya terus2an ketakutan, udah ajah langsung cek ke dokter. Ternyata gak ada apa2 πŸ€—

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya dulu parah banget nget Mba, sumpah yeh kagak enak banget.
      Beneran nggak bsia ngapa-ngapain dan mau apa juga jadi serba salah.
      Duduk salah, berdiri lebih-lebih.
      Mana kadang lagi banyak-banyaknya bikin nggak nyaman banget doohh.
      Untunglah udah berlalu :D

      Delete
  7. bisa dibilang nyeri haid adalah langganan aku. frekuensinya lebih sering nyeri ketimbang enggak nyerinya
    apalagi kalo pas di kantor, sampe ga kuat, badan lemes, badan panas dingin. pernah aku ijin pulang, untung pas nyetir motor ga pingsan hahaha
    pernah pas ngemol sama temen, tiba tiba nyeri, puhhh kelimpungan banget, aku minta tolong temen anterin pulang, untung pas dibonceng ga jatuh, itu aja sampe meluk temenku di motor hahahaha

    dirumah aku sedia feminax mbak, buat jaga jaga. kalau udah tau hari pertama haid, kadang aku minum obat ini, buat jaga jaga kalau dikantor perut akan melilit, kalau udah melilit, kerja ga bakalan tenang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waahh iyaaa, bahkan naik motor tuh kadang nggak kuat loh.
      Saya dulu nggak mempan dong feminax, kadang saya minum asam mefenamat saking gajenya mikir, sakit banget hahahaha

      Delete
  8. yg bikin jadi stress tuh emang omongan orang deh ya.. suka gemesh juga..

    ReplyDelete
  9. Aku tuh selalu sedih tiap kali menstruasi. Karena tiga hari pertama saat menstruasi itu rasanya sakit banget perutnku dan badanku lemes. Nggak mau makan dan pengennya rebahan aja di kasur. Btw, aku serius nanya nih bener nggak sih kalau udah menikah katanya nggak akan terlalu sering mengalami sakit saat menstruasi? Soalnya banyak banget yang bilang kayak gitu tapi aku nggak begitu percaya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, asal sakitnya memang bukan karena penyakit di atas, insha Allah setelah nikah dan punya anak bakalan hilang sendiri kok :)

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)