Tuesday, January 26, 2021

Haruskah Berkunjung Balik ke Blog Orang?

Haruskah Berkunjung Balik ke Blog Orang?

Sharing By Rey - Haruskah dan pentingkah untuk berkunjung balik atau blog walking kembali serta meninggalkan komentar ke blog orang, yang tentunya telah meninggalkan jejaknya di kolom komentar postingan blog kita?

Gimana temans? kalau saya sih penting, dan sama kayak pentingnya membalas komentar di blog, berkunjung balik ke blog orang yang telah meninggalkan jejaknya di kolom komentar tulisan saya tuh, adalah bagian dari job desc saya as a blogger.

Iya, setelah minggu lalu saya membahas tentang pentingnya membalas komentar di blog kita, kali ini saya ingin membahas tentang pentingnya berkunjung balik ke blog orang, di mana menurut saya ya.

Karena kalau menurut umum sih, hal itu sama sekali bukanlah sebuah keharusan, dan tak ada aturan baku yang mengatur semua itu, persis seperti membalas komentar orang lain.

Hal ini mungkin terbaca biasa dan membosankan bagi banyak blogger, khususnya blogger senior, tapi saya rasa penting juga dibahas, karena ada banyak juga loh, yang jadinya sakit hati karena masalah berkunjung balik ini, seperti saya juga sih, dulunya hahaha.

Iya, dulu saya tuh lumayan baper banget, dan jadi mutung, ketika saya udah sekali dua kali mengunjungi blog orang, memberikan komentar terbaik, tapi nggak kunjung didatangin kembali.

Bukan hanya itu, saya juga lumayan kesal kepada teman-teman blogger yang rajin bener, share link di beberapa grup blogger, lalu saya datangi blognya, saya komentari, dan kagak dibalas juga hiks.

Sebalnya itu, beberapa hari kemudian, saya liat lagi si blogger tersebut, mulai lagi dia share link yang sama di grup tersebut, padahal ya, saya yakin, hampir semua orang yang baca link tersebut bakalan bosan juga, terlebih kalau cuman mau share doang, tapi nggak mau berkunjung balik.

Saking sebalnya saya, dulu pernah dong saya curhatin hal tersebut di salah satu tulisan saya berjudul etika blog walking.
Iyaaaa, i am just a human, saya juga pernah kok baper, pernah cemen banget as a blogger hahahaha.

Tapi itu mah dulu, sekarang beda dong ya, insha Allah udah 'naik kelas' soalnya.
Sekarang, ngeblog yang saya jalani jauh lebih santai, dalam hal perasaan terbebani ya.
Jadi, kalau saya mau berkunjung ke blog orang lain, ya berkunjung aja, ngasih komentar, ya komentar aja, tentu saja dengan baik, biar caper kan ye, bahahaha.

Tapi, nggak dikunjungi balik?
Ya nggak masalah kok.
Karena, saya komentar tersebut mah niatnya buat caper ke semua orang, bukan ke empunya blog aja, jadi kalau empunya nggak mau balas berkunjung ke saya, ya pasti ada orang lain yang baca komentar saya dan penasaran dengan saya, lalu datang ke blog saya deh.
*Astagaaaa, ternyata podho wae ya, tetep aja matre si Rey ini, wakakakakakaka.

Enggak, i mean saya sudah tahu seluk beluk dunia blogging lebih banyak ketimbang dahulu, jadi saya lebih bisa santai, baper itu bisa ditekan.
Karena, saya pribadi juga manusia, pastilah dalam hati pengen juga dikunjungi banyak pembaca, apalagi kalau ada post berbayar kan ye, hahaha.

Meski sesekali, saya tuh menulis ya menulis aja, kagak ngurus juga ada yang mau baca atau enggak.
Namun kalau ingat, saya harus menghasilkan uang dari blog ini, off course, saya butuh bantuan support pembaca dan pengunjung blog ini.

Nah karenanya, saya selalu berusaha mengunjungi balik blog teman-teman yang telah meninggalkan jejaknya melalui komentar, selama kagak keselip komentarnya, kalau keselip mah wallahu alam ya, palingan bakal saya kunjungi balik, setelah sebulan atau berbulan, ketika saya ngeh kalau ada komentar yang belum di balas, di mana itu adalah sebuah pertanda, kalau saya belum mengunjungi blog si empunya komentar itu.

Karena cara saya bekerja di blog ini adalah, membalas komentar teman satu persatu, sambil langsung saya kunjungi balik, dengan demikian, saya tidak melewatkan satupun kunjungan balik, bahkan kadang yang komen "tfs" atau komen pelitpun tetep saya kunjungi balik, hahahaha.


Manfaat Berkunjung Balik ke Blog Orang


Iya, bagi saya, berkunjung balik ke blog orang itu sangat bermanfaat, karena:


1. Meneruskan respek kita terhadap waktu yang diberikan orang melalui komentar di blog 


Di postingan minggu lalu tentang manfaat membalas komentar di blog, saya tuliskan bahwa hal tersebut menunjukan respek kita terhadap pembaca.

Nah, dengan nggak cuman balas komen, tapi juga mengunjungi blognya kembali, terlebih dengan juga meninggalkan jejak kita di kolom komentar blogpost orang tersebut, akan menambah nilai respek kita terhadap pengunjung atau pembaca blog.

Terlebih, jika yang kita kunjungi balik itu, adalah blogger-blogger yang baru mulai serius dalam dunia blogging, mendapati kunjungan balik kita ke blognya, terlebih dia tahu karena kita ninggalin komentar serius di artikelnya, itu rasanya bakalan membahagiakan dan bikin semangat banget.

Karena saya juga pernah berada di posisi newbie banget sih, di mana komentar dari kunjungan balik blogger lainnya itu, amat sangat membahagiakan dan bikin saya jadi lebih semangat untuk ngeblog lagi.     

Dan dari itu, rasa respek orang terhadap kita, jadi lebih merasuk lagi buat mereka, dan tentunya mendatangkan keuntungan bagi kita, entah bakal dikunjungi balik, atau bahkan dibahas di tulisannya, dan mendapatkan backlink gratisan, hahaha (perhitungan terooosss).

Etapi bener loh, di saat banyak orang yang kudu ikutan arisan backlink, untuk mendapatkan backlink, saya bahkan mendapatkannya secara mudah, karena interaksi serius dan perhatian melalui kunjungan balik serta meninggalkan komentar lagi di blog orang. 


2. Berkesempatan untuk tebar pesona


Yup, berkunjung balik ke blog orang tuh, sama aja dengan blog walking, dan saya udah sering menuliskan manfaat blog walking, salah satunya adalah buat ajang tebar pesona alias branding, hahaha.

Dengan berkunjung balik ke blog orang, membuat orang jadi lebih familier dengan kita, dan bisa jadi komentar yang kita tinggalkan ketika berkunjung balik tersebut, dibaca oleh pengunjung blog tersebut, lalu pengunjungnya ikutan datang ke blog kita.

Ibarat, kalau jualan mah dari mulut ke mulut, yang ini tebar pesona dari tulisan ke tulisan *eh.
  

3. Menambah list pertemanan blogger


Yang namanya pengen sukses dalam sebuah bidang tuh, nggak mungkin banget bisa dilakukan seorang diri, kudu punya support terutama dari yang sebidang, karena paling ngerti tentang bidang yang kita jalani.

Dan sebagai blogger, khususnya blogger yang serius, punya banyak teman blogger itu penting banget buat saya.
Karena selain bisa saling support, pun juga bisa bikin kita kecipratan job blogger, hahahaha.


4. Menambah ide ngeblog


Nah, sering banget nih kan, pas kita berkunjung balik ke blog orang, eh malah dapat ide buat ngeblog, bahkan lebih dari satu ide.

Kalau saya, biasanya langsung deh di eksekusi, masukin ke draft blog, biar kalau mau nulis, bisa intip bank ide di draft tersebut.


5. Blogger saling support


Nah ini lanjutan dari menambah list pertemanan blogger di atas, seperti yang saya katakan, bahwa sebagai blogger kita juga butuh yang namanya support dari blogger lainnya.

Bisa jadi dengan mengunjungi blog orang, akan menjadi support sebagai tambahan pageview buat postingannya, terlebih kalau sekalian ninggalin komen, akan menjadi sebuah nilai tambah buat blog tersebut saat sedang dinilai oleh calon klien.

Demikian juga kita, suatu saat, jika kita menjadikan blog sebagai tempat menghasilkan uang, support dari teman blogger itu penting.
Dan bahkan meski kita ngeblog just for fun sih ya, kalau punya teman blogger yang support kita, baik untuk menyemangati terus ngeblog, atau mungkin menyemangati saat kita curcol di postingan blog.
Itu sangat berarti banget loh.


Berkunjung Balik ke Blog Orang adalah Harus buat Saya


Buat saya, berkunjung balik ke blog orang yang telah meninggalkan jejaknya melalui kolom koemntar di blog saya tuh adalah sebuah keharusan, meskipun tak pernah ada aturan baku untuk hal tersebut. 

Haruskah Berkunjung Balik ke Blog Orang?

Karena, sekali lagi saya tekankan, kalau saya ngeblog itu dengan serius, alias buat menghasilkan uang, biarpun mungkin tidak sehebat blogger lainnya dalam menghasilkan uang.

Karenanya, saya menjadikan hal-hal dalam ngeblog, yang masih bisa saya lakukan di sela-sela mengurus anak dan rumah, sebagai sebuah job desc buat saya.

Selain menulis setiap hari, sebagai refreshing dan kelebihan saya tersendiri.
Membalas komentar yang masuk.
Serta berkunjung balik ke blog orang lain.

Dan, setelah hampir 3 tahun saya serius ngeblog, saya udah berhasil menekan rasa baper saya, ketika ada teman yang belum berkunjung balik ke blog saya, dan meninggalkan komentar.

Memang sih, seringnya akhir-akhir ini, hanya teman yang ninggalin komentarnya di sini yang bakal saya kunjungi balik.
Tapi bukan semata karena saya baper, dan sakit hati pada teman lain yang nggak mau balas berkunjung ke sini.

Tapi karena, adodo'e... beta seng punya banyak waktu buat ngeblog lae, (sesekali logat Ambon, biar bisa jalan-jalan ke Ambon *eh, hahahaha)

Iya, saya memang jarang banget mengunjungi blog teman seketika gitu, kecuali memang teman share link blognya dan terlihat menarik banget buat saya, langsung saya datangin.
Karena, pegimana mau rajin berkunjung ke blog teman yang lain?
Orang komentar yang belom terbalas di blog ini masih buanyaaaaakkk banget huhuhu.

Jadinya, saya memprioritaskan berkunjung ke blog teman yang telah berkunjung ke sini deh.

Demikianlah.
Kalau temans gimana?
Harus nggak berkunjung balik ke blog orang?
Share yuk :)


Sidoarjo, 26 Januari 2021


Sumber: pengalaman pribadi
Gambar: Canva dan dokumen pribadi

52 comments :

  1. saya kalau berkunjung ke blog orang lain dan meninggalkan jejak komen bisanya saat sedang ngikutin kegiatan blogwalking, mbak. Itupun kegiatan acara blogwalking nya lumayan lelah dan capek nulis komen ke semua list-list blog orang lain ^^

    Tetapi saya sering blogwalking sih ke hampir seluruh blogger lain, cuman kebanyakan saya hanya silent reader aja :( dan itu aja saya kalau ninggalin jejak komen tergantung sih kalau misalnya saya baca artikel tulisan dengan tema yang saya suka :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaahhh kereeenn, saya sekarang bahkan udah jarang banget dong ikutan list BW, hanya mengandalkan BW dari hasil berkunjung balik ke blog orang.

      Kagak cukup waktunya, jadi diprioritaskan kunbal sih :D

      Kalau masalah artikel menyenangkan, iya sih, paling asyik tuh kalau kita BW trus nemu tulisan yang temanya kita banget, rasanya kayak me time gitu deh hihihi

      Delete
  2. Dulu aku pernah baper karena aku sering BW ke beberapa blog tapi nggak ada satu pun blogger yang berkunjung ke blog aku. Di situ aku kadang merasa sedih. Jadi curhat kan ya aku.


    Tapi makin ke sini aku juga masih sering BW dan nggak begitu terlalu baper. Mereka para blogger yang blognya udah aku kunjungi dan aku komentari postingannya tapi nggak berkunjung balik ke blog aku ya nggak apa-apa sih. Itu terserah mereka.


    Dulu pun kalau ada yang komen di blog aku jarang banget aku kunjungi balik. Tapi mulai akhir-akhir ini selalu aku kunjungi balik sih kalau ada yang meninggalkan komentar di blog aku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, terus kita rajin ikut list BW ya :D
      Tapi sekarang saya juga udah jarang banget ikutan ngelist :D

      Nah iya, meski nggak di kunbal ama empunya blog, tapi ada peluang kita di kunjungi orang lain kok :)

      Delete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. aku main ke blog orang tuh sambil liat2 template yg dipake mbaa, sekalian cari inspirasi buat diaplikasiin ke blogku. kayak blognya mbak rey yg nyantumin linkedin, aku jadi ikutan naruh linkedin di blogku hahahah ๐Ÿ™ˆ

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, saya masih kapok gonta ganti template, astagaaaa jadi punya PR segudang dah, karena mostly memang template banyak yang kudu diperbaiki, bahkan template yang premium aja, sering ada muatan broken link, belum kudu atur ini itu, duuhhh kapok sayah hiks.

      Mending nambahin ini itu sih, tapi jangan kebanyakan juga biar ga lemot :D

      Delete
  5. gantinya nggak bisa berkunjung kerumah, ya berkunjung melalui blog mbak. hehehh

    ReplyDelete
  6. Saya termasuk yang berusaha untuk berkunjung balik ke blog teman-teman yang sudah komentar di blog saya, meski kadang kelupaan mana yang sudah mana yang belum, mba ๐Ÿ˜‚ Soalnya sistem saya, balas dulu semua komentar masuk, dan blogwalking ketika senggang ๐Ÿ™ˆ Alhasil pasti ada satu dua yang ke-skip dan baru saya rapel dihari kemudian.

    Tapi kadang, jika komentarnya singkat dan nggak jelas, nggak 'nyambung' sama apa yang saya bahas ala ala pertamax, endeblabla, nggak saya kunjungi balik, mba ๐Ÿ˜† Atau jika tema blognya bukan niche yang saya suka, yaaa saya hanya berkunjung tanpa tinggalkan komentar. Lebih ke support dari segi pageviews saja ~ ๐Ÿ˜ hehehe.

    Dan saya berkunjung ke blog teman-teman, itu pure saya suka, dan saya nggak baper jika ada teman yang nggak kunbal ke blog saya. Sebab saya komentar di blog teman-teman karena saya memang menyukai topik yang sedang dibahas ๐Ÿ˜

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eee, aku 100% sama dengan Kak Eno ๐Ÿคฃ jadi numpang nimbrung di sini aja ya ๐Ÿคฃ

      Aku juga sebisa mungkin kunbal ke teman-teman yang meninggalkan komentar di blogku, biasanya biar nggak terlewat, aku selalu klik open to new tab dari setiap profile teman yang meninggalkan komentar, jadi kadang tab aktif di browser aku bisa sampai belasan ๐Ÿคฃ. Nanti saat udah senggang, baru aku bacain satu per satu dari tab yang udah aku baca itu. Dengan cara seperti ini, mudah-mudahan nggak ada yang terlewat dikunjungi ๐Ÿ™ˆ

      Delete
    2. nimbrung disini juga, samaan sama mbak eno dan Lia, aku sendiri berusaha untuk kunbal, itung itung buat nambah temen dan biar mengenal aja gitu
      dan mereka udah menyisakan waktu buat baca blog, jadi mampir juga ke blognya dia.

      Delete
    3. Nah kalau saya sama sistemnya ama si Lia nih, balas komen dulu, langsung kunbal, biar nggak kelewat, meski gitu, kadang juga kelewat sih, makanya saya satu-satu balas langsung berkunjung :D

      Kalau Eno mah dari dulu terkenal kek Mba Fanny :D

      Delete
  7. Pertanyaan :

    - Memang yang mengharuskan siapa ya harus berkunjung balik? ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ Ada peraturannya gitu?

    - Sejak kapan disebut sebagai dan menjadi etika? Memang di dunia nyata kalau ada seseorang berkunjung ke rumah kita, berarti kita wajib dan harus berkunjung balik ke rumahnya? ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ Pemikiran sesat kalau gitu.. wkwkwk

    a) mayoritas saya akan berkunjung balik, dengan cara saya dan di saat ada waktu, sekitar 90% saya berkunbal. Sepuluh persen tidak karena spammer, oneliner, dan yang meminta kunbal.

    Semakin saya diminta kunbal, makin saya tidak mau datang ke sana. Ogah bermain ke rumah orang tukang maksa.. EGP dah

    b) Dari semua kunbal, 40-50% saya meninggalkan komentar. Hambatan utamanya adalah banyak tulisan yang tidak saya pahami, tidak menarik, tidak relate dengan saya.. Jadi saya tidak berkomentar karena saya tidak suka komentar ngasal.

    Meski tidak berkomentar, saya biasanya membuka buka beberapa halaman dan arsip, dengan begitu pageviews ya tetap diberikan.

    Balik lagi.. Emang ada yang mengharuskan Rey? Emang ada aturannya? Kok bisa jadi etika, siapa yang memutuskan itu etika? ๐Ÿคช๐Ÿคช๐Ÿคช

    #kabooorr...


    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul juga kata pak bos MM ini๐Ÿ˜‡

      Delete
    2. wakakakakakak, anggap aja etika bapak, ah si bapak mah wakakakaka.
      tapi beruntungnya saya berada di banyak lingkaran blogger Pak, ada yang BW karena kunbal sendiri, ada yang juga kayak job descnya kek saya :D

      Delete
  8. Saya juga pasti sebisa mungkin akan mengunjungi balik teman-teman blogger yang mengunjungi blog saya. Terlepas dari komennya itu komen beneran atau yang cuman komen "sangat bermanfaat" gitu. wkwk. Karena siapa tau di blog mereka ada tulisan-tulisan menarik yang worth it untuk dibaca dan dapat menambah pengetahuanku, hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkwkw sangat bermanfaat qiqiqiqiqi.
      Betul banget, kalau saya paling suka, pas kunbal, ada artikel curhatan hahahaha

      Delete
  9. Kalau awal-awal, saya cenderung "memaksakan" kunbal dan komen, karena itu indahnya berbagi rejeki (komentar juga rejeki kan, ayo setujuuu...)

    Tapi kalau sekarang-sekarang, sudah lebih manageable. Soalnya balas komentar sendiri aja kadang lupa, jadi saya nggak terlalu memaksakan diri untuk berkunjung dan komen. Tapi berkunjung itu wajib. cuma seperti kata mas Anton, kalau nggak ada postingan yang bikin menarik mata, ya jangan memaksakan diri juga, semua orang punya selera masing-masing he he....

    Anyway, akhirnya ngomen di sini lagi setelah sekian lama. Hehehehe. Senang bisa nyungsep lagi di sini, Mbak Rey.

    ReplyDelete
  10. Mbak Rey juara lah urusan komen, balas komen, dan kunjungan balik ini. Kadang jadi mikir, nih orang-orang kalo blognya sepi, mau ada komen, komen dulu aja di blog Mbak Rey, ntar biasanya suka dikunjungi balik n dikomen, wkwk.

    ReplyDelete
  11. Aku, pasti kunbal mba... memang gak secepat2nya, tapi pasti. Terkadang saat itu mau komen jg tapi, takut komennya asal. Jadi, aku baca dulu postingannya. Begitu wkt senggang, langsung datang lagi komen. Tapi jeleknya, aku gak bisa komen semua artikel krn udah ketinggalan๐ŸฅฐApalagi yg tiap hari terbit spt Creameno yg udah terbitkan pos tiap hari 2 post๐Ÿ˜‡
    [Emejing...] Creameno de best lah๐Ÿ‘
    Aku makin keteteran komen ajah... tapi berkunjung mah tetep...

    Semua teman yg udah aku kenal, pasti aku kunjungi begitu ada artikel baru.
    Aku berkunjung karena aku suka.

    Slm sehat sll iya mba Rey dg kel kecilnya๐Ÿ’•

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya Mba, saya kadang ada beberapa blog yang rajin saya kunjungi melalui hape, tapi memang ga komen karena sering sulit nulis di hape :D

      Delete
  12. Rani persis seperti Mbak, kalau ada yang berkunjung pasti rani kunjungi balik dan meninggalkan jejak. Selain mempererat silaturrahmi antar blogger, juga menghargai tiap tulisan sang empunya blog. Rani setuju sih, bukan baper tapi lebih ke aturan yang rani buat untuk diri rani sendiri.

    ReplyDelete
  13. Kalau aku sih tipe yg selalu mengusahakan buat berkunjung balik mba, wlpn kadang kalau lg sibuk ada yg ke skip, tapi kalau lg senggang pasti aku kunjungi balik kok, wlpn kadang aku ga komen kalau nichenya ga sesuai sama kemampuanku wkwk, kalau aku mending ga komen drpd komen tp ga nyambung kak, cuma setor PV aja hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya banget sih ya, kadang ada yang bahasannya nggak saya ngerti, tapi biasanya kalau nemu gitu, saya coba cari satu ulasannya yang umum, dan saya kembangkan dalam komennya :D

      Delete
  14. Aku ga tau klo tntng keharusan atau etika berkunjung balik itu harus atau ga. Tp bener kata Mba Rey, dikunjungi balik itu rasanya bahagiaaaa ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜† Sama kaya perasaan aku pas di kunjungin balik sama mba rey pertama kali, thn 2019an klo ga salah ๐Ÿ˜
    Nah, jd apa salahnya kan kita kunbal, apalagi bisa menebarkan rasa bahagia buat orang2.

    Aku jg pengennya BW dan kunbal ga ada yg kelewat. Tapi tapi, kadang waktunya suka ga nemu ๐Ÿ˜† Jd banyak yg sampe kelewat. Makanya aku suka naro blog temen2 di bloglist buat liat pd ada post baru atau ga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waahh tengkiu mama cantik.
      Eh iya, saya akhirnya mengubah cara bewe saya, dengan nulis list blog teman-teman di blog dummy saya, jadi lebih mudah mengunjungi blog teman-teman di waktu yang saya jadwalkan :D

      Delete
  15. Waw, semuanya punya pendapat yang keren-keren. Sekarang mah saya sudah lebih santai kayak kak Rey. Istilahnya mah lebih fleksibel.

    Penting ngga penting berkunjung ke blog orang yang sudah komen? Mungkin penting, tapi tidak dengan komentar. Saya pernah suatu kali mendapatkan komentar diblog dari seorang blogger. Komentarnya keren dan menarik. Pas saya main ke blognya, ternyata topiknya otomotif. Saya usah berusaha untuk baca, tapi memang tidak ada interest untuk komen. Kalau dipaksakan, jadinya malah ngga nyambung dan terkesan ingin terlihat komen balik saja.

    Aslinya saya sefleksibel itu. Kalau ada yang komen, tetap saya kunjungi balik. Tapi masalah komentar atau tidak, itu beda soal. Sama halnya dengan saya yang habis komentar ke blog orang tersebut. Saya ngga terlalu ambil pusing lagi kalo yang punya blog ngga mengunjungi kembali. Lah, tujuan saya juga bukan semata-mata untuk dikunjungi balik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah betul banget, seiring waktu pasti bakal lebih bisa smooth ya, nggak terlalu dibuat rempong :D

      Delete
  16. kalau aku sebisa mungkin berkunjung balik sih mbaa.. ada rasa berdosa gitu kalo gak kunbal.. haha.. selain itu, kunbal ke blog temen2 aku juga seringkali jadi dapet inspirasi ngeblog.

    etapi, kadang kalo ada yg komen "tfs atau nice info" gak aku kunbal sih.. mager aja gitu. wekekek..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, tfs wkwkw.

      Kebanyakan yang gitu blogger baru kayaknya :D

      Delete
  17. Saya termasuk tipe yang sungkanan, Mbak Rey, jadi kalau ada teman blogger yang sudah mau mampir ke blog saya dan meninggalkan jejak biasanya saya sowan balik ke blognya. Tetapi buat saya "no hard feelings" kalau si empunya yang saya kunjungi nggak berniat yang sama seperti saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waahhh kece ini :D
      Bener, kalau nggak di kunbal, mungkin aja si empunya memang lagi ga sempat, atau memang udah kunbal tapi bingung mau komen apa :D

      Delete
  18. Nahh bener banget sih, saya juga termasuk orang yang kalau ada orang yang berkunjung lalu memberikan komentarnya, maka saya akan mengunjungi balik blog tersebut. Entah itu karena penasaran, ataupun biasanya buat nambah-nambah ide buat ngeblog.. Hahaha buat mau plagiasi tapi lebih kepada keresahan yang mungkin dialami beberapa blogger dan saya menuliskan solusinya di blog gitu hihi.. Yaa syukurnya banyak membantu juga dan di notice dari yang punya resah itu hihihi

    ReplyDelete
  19. Duluuu,, waktu masih ambisius mengejar materi dari blogging, saya sangat mengharapkan kunjungan balik. Tapi saya juga jadi tidak ikhlas saat berkunjung karena mengharapkan "pamrih" hehehe.

    Tapi setelah menyadari bahwa mengejar materi dari blogging tidaklah semudah membalikkan cucian di papan penggilesan, akhirnya saya memutuskan bahwa berkunjung duluan atau berkunjung balik ke sebuah blog adalah penting, meskipun tidak menjadi keharusan. Penting buat saya karena dari blogwalking, saya bisa menambah teman, memperkaya ilmu dan memperluas wawasan. Kalau dikunjungi balik ke blog saya, tentu senang, yang penting tidak baper kalau tidak mendapat kunjungan balik.

    Sebab kita tidak tahu kehidupan blogger lain di dunia nyata dengan segala kesibukan dan aktivitasnya. Seperti saya, kalau habis meng-approve sebuah komentar di blog, dan masih ada waktu untuk berkunjung balik, maka akan saya lakukan saat itu juga. Tapi kalau approve-nya pun cuma dilakukan lewat ponsel karena sedang melakukan hal lain, kunjungan balik akan saya lakukan segera saat ada waktu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naahhh bener banget.
      Kalau ada pamrih jadinya beban.
      Tapi kalau dijadikan kebiasaan, rasanya malah menyenangkan, jadi nggak kayak terpaksa gitu ya :)

      Semangatttt :)

      Delete
  20. Terima kasih kak, blog ini benar-benar membuka mata saya kembali untuk bisa jalan-jalan ke setiap blog orang tanpa harus berharap kunjungan kembali.

    Karena memang benar, yang jadi masalah adalah ketika kita berharap banyak kepada seseorang sehingga lupa bahwa apa yang kita lakukan tidak akan selalu sama dengan apa yang kita harapkan. Tetap semangat kak, semoga sehat selalu di masa pandemi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, semangat menjalin silaturahmi tanpa pamrih ya :)

      Delete
  21. Sama seperti membalas komen, berkunjung balik ke blog orang yang sudah mampir ke blogku, BUATKU wajib :D. sengaja huruf gede, karena ini berlaku di aturan bloggingku sendiri :D. Memang ga ada etika ato aturan yang baku. Ini hanya aturan pribadiku sendiri kok. Kalo ada temen2 yang punya opini lain, ya ga masalah.

    Biar gimana, untuk menyukai sesuatu itu, ya ga bisa dipaksain.

    Dari awal ngeblog, tujuanku kan memperluas pertemanan, sekalian bisa membaca blog2 dengan berbagai macam genre. Jadi belajar juga. Makanya mengunjungi balik blog temen2 yang datang, aku lakuin tanpa beban, malah dengan senang hati.

    Tapi memang ada aturan yang kadang bikin aku sedikit 'malas' utk BW terlalu sering ke orang itu. Kalo isi tulisannya terlalu fanatik terhadap sesuatu, cthnya agama. Ato menyindir orang2 tertentu di tulisannya. Aku pernah nemuin blog yg isinya begitu. Sesekali masih aku komen, tapi aku cari postingannya yg aman.

    Supaya semua komen bisa aku BW balik, makanya komentar di blogku di moderasi. Jadi setiap Selasa, di mana aku balas komen, semua yg masuk, aku buka dulu link blognya. Supaya ga lupa. Trus baru aku balas komennya. Setelah selesai balas, baru deh, BW balik. Jd aku pastiin ga ada yg blognya klupaan aku kunjungi, kec link yg dia ksh broken ya. Kalo itu agak susah, kec aku tau linknya yg bener.

    Aku baper ga kalo ga divisit balik?? Udah ga ngerasain gitu lagi :p. Semakin lama aku ngeblog, hal2 begitu udah ga penting. Karena lagi2, kita ga bisa paksa orang untuk suka dengan tulisan kita. Aku sejujurnya LBH seneng, kalo orang2 berkomentar di tempatku dgn tulus, bukan Krn terpaksa BW. Bayangin aja kayak cinta. Kalo kita tau pasangan mencintai kita dgn terpaksa, seneng ga? hahahahahha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya ya Mba, paling gampang memang dimoderasi, lalu satu persatu kita tampilkan, balas lalu kunjungi, jadi nggak ada yang kelewat.
      Tapi saya udah kebanyakan banget nih komen yang lewat, jadinya saya ubah, saya jadwalkan waktu berkunjung, dan ada waktu balas komen, cuman jadinya memang random, nggak bisa balas langsung :D

      Btw seiring waktu kita jadi bisa blogging dengan ikhlas dan menikmati ya :D

      Delete
  22. Berkesempatan untuk tebar pesona. Bisa jadi sih, apalagi yang punya blog lawan jenis yang menarik (Laki-laki ganteng/Wanita cantik). Komennya bisa sayang-sayangan kali ya... Hmmm,,, atau gimana sih tebar pesona itu maksudnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal itu udah jelas banget loh, malahan ada backlink mengenai branding.
      Tapi, komen kayak gini memang saya akui, sangat ampuh buat branding, bikin orang penasaran buat klik akun yang komen, hehehe.
      Semoga aja buat branding ya.
      Kalau beneran nanya.
      Sungguh keter la lu aaaaann.
      Orang itu udah ada penjelasannya, di iqro dengan jelas keknya wkwkwkwkwk

      Delete
  23. Merasa tercerahkan banget sama postingan ini. Aku blogger baru dan emang lagi mempertanyakan hal tentang BW. Syukur nemu blog ini. Mungkin saat ini barusbaru yang bisa aku rasain dari BW, yaitu dapat teman baru. Karena jujur, cukup susah nyari temen sesama blogger �� apalagi yang satu topik. Btw, salam kenal ya kak ✌️��

    ReplyDelete
  24. Jujur saya sering kunjung ke blog orang tapi mau komen malah nggak PD.
    Jadi plis jangan klik profil saya. Wkwk

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Back to Top