Sunday, January 03, 2021

Film Soul, Tentang Arti Hidup Yang Sebenarnya

sinopsis lengkap film Soul

Sharing By Rey - Film Soul yang merupakan film kartun terbaru buatan Walt Disney dan Pixar, sudah tahu kan ya kalau keduanya bersatu, si Disney dan Pixar, dijamin filmnya keren abis.

That's why ketika saya iseng liatin film terbaru, dan melihat judul serta Disney dan Pixarnya di bannernya, langsung deh saya putusin buat nonton.

Sayangnya sih udah malaman, jadi nggak bisa ajak anak-anak nonton, lagian saya nontonnya sambil kerja, jadinya kepotong-potong juga aslinya, hahaha.

Meski demikian, makna mendalam yang seperti biasa ada di semua film Disney dan Pixar, selalu menyentuh dan tertanam di hati.

Dan begini sinopsisnya...


Sinopsis Lengkap Film Soul 2020


Seperti sub judulnya, bahwa ini bakalan berisi sinopsis lengkap film Soul yang masih baru ini, so kalau temans adalah seorang yang suka kejutan, mending jangan baca sinopsisnya yang penuh spoiler ini!

Adegan film Soul di mulai dengan kehidupan Joe Gardner (Jamie Fox), yang menjadi seorang guru musik sekolah menengah, kesehariannya mengajar anak-anak yang seperti enggan belajar musik. Satu-satunya murid yang terlihat tertarik adalah seorang siswa perempuan, Connie yang menyukai alat musik solo Trombone. 

Ketika asyik mengajar di tengah siswa yang malas-malasan, tiba-tiba kepala sekolah mengetuk pintu kelas, ternyata menbawa kabar bahagia, bahwa Joe Gardner telah diterima jadi guru tetap di sekolah tersebut, dan mendapatkan asuransi dan tunjangan lainnya. 

review film Soul

Sayangnya, entah mengapa Joe merasa kurang bahagia dengan berita tersebut, selain ibunya yang begitu bahagia karena Joe, akhirnya punya pekerjaan tetap.

Ternyata, ketidakbahagiaan Joe, karena sesungguhnya dia bermimpi menjadi musisi jazz, yang mana hal tersebut tidak disetujui oleh ibunya, karena menginginkan anaknya punya kerjaan tetap, tidak seperti ayahnya yang juga pecinta musik dan bergantung financial sepenuhnya kepada ibunya. 

Ketika sedang merasa hampa dengan berita pengangkatannya jadi guru tetap, tiba-tiba mantan muridnya yang telah tergabung dengan grup band jazz, Dorothea Williams. Yang merupakan salah satu idola Joe, menelponnya. 
Ternyata, mantan muridnya tersebut, memberitahukan bahwa ada lowongan pianis di grup band mereka, karena pianisnya sedang tak ada. 

Tentu saja Joe semangat mendatangi dan menjalani audisi bersama Dorothea Williams yang awalnya memandangnya dengan remeh. Ternyata, Joe malah begitu menikmati permainan pianisnya, dan saking menjiwainya, semuanya terpana dan tentu saja dia diterima bergabung bersama grup band tersebut. 

Joe begitu bahagia, hingga ketika dalam perjalanan pulang, dia kurang waspada ketika di jalan, dan membuatnya terjatuh ke dalam lubang saluran air. 

Ketika tersadar, dia ternyata malah berada di dimensi kehidupan yang berbeda, dengan bentuknya adalah sebuah roh atau soul, lama mencoba mencerna situasinya, lalu ia tersadar kalau ternyata dia sudah mati, dan bersiap ke atas langit (the great beyond). 

Tentu saja Joe menolak, dia tidak mau mati, karena dia baru saja merasakan kebahagiaan ketika impiannya hampir tercapai. 
Dia belum ingin mati, sebelum merasakan tampil sempurna di depan banyak penonton sambil bermain musik.

Karena kegigihannya melawan arus kepulangan, dia berhasil kabur keluar dari jalur menuju langit, dan malah terdampar di dimensi lain, yaitu semacam alam pemberhentian (the great before).

The Great Before merupakan sebuah dunia yang menjadi tempat para soul mengembangkan kepribadian, dan sifat-sifatnya sebelum akhirnya dikirim ke bumi. 

Di situ Joe bertemu banyak jiwa-jiwa yang bersiap ke bumi, dan juga bertemu 22 (Tina Fey), yaitu seorang soul yang enggan dikirim ke bumi, karena punya penilaian buruk tentang kehidupan di bumi. Joe dan 22 sungguh sangat berbeda, di mana Joe sangat ingin kembali ke bumi, sementara 22 ogah.

Joe lalu meminta kartu pas ke bumi milik 22, yang tidak dimiliki oleh Joe karena dia memang sudah bersiap mati. Sayangnya kartu pass itu tidak bisa dipindah tangankan begitu saja. 
Terlebih kartu pas itu belum bisa digunakan, karena masih ada 1 'api' yang harus dilengkapi oleh 22, sebelum kartunya lengkap dan bersiap dikirim ke bumi.

Joe lalu membuat perjanjian, bahwa akan membantu 22 menemukan 1 'api' yang hilang tersebut, agar kartunya lengkap, dan setelah itu, Joe lah yang akan memakai kartu pas tersebut untuk pulang ke bumi. 

Sayangnya, begitu sulit menemukan cara untuk melengkapi kartu pas 22 tersebut, karena 22 tidak tertarik satupun hal-hal yang ada di bumi.

Beruntung mereka bertemu dengan Moonwid, yang sering berpetualangan dengan kapalnya menangkap jiwa-jiwa yang tersesat. 
Sayangnya, Moonwind tidak mudah membantu Joe, karena biasanya dia hanya membantu mengembalikan jiwa-jiwa orang yang masih hidup tapi tersesat. 

review film Soul

Misal, orang yang terperangkap dalam kehidupan membosankan, bekerja di depan komputer, meski jiwanya tak menyukai hal itu, ketika bekerja, mereka tak kerja dengan jiwanya, dan jiwa tersebut malah melanglang buana entah ke mana.

Sementara Joe, adalah jiwa yang sebenarnya sudah harus naik ke the great beyond karena sudah mati, dan tubuhnya masih koma, karenanya.

Untungnya Moonwind selalu punya cara, dia lalu meminta Joe untuk berkosentrasi agar bisa menemukan tubuhnya, dan ternyata berhasil. Joe menemukan tubuhnya tengah koma di sebuah RS, sayangnya ketika melihat hal itu, dia jadi nggak sabaran, dan langsung melompat ke tubuhnya yang sayangnya, 22 pun ikut serta melompat.

Akhirnya? Joe mendarat di tubuh yang salah, dia di tubuh kucing, sementara si 22 di tubuhnya. Dari situlah semua perjuangannya dimulai, di mana jiwa Joe yang ada di kucing, harus bisa menyertai 22 yang memakai tubuhnya untuk bersiap ke pertunjukan musik dengan grup bandnya.

Dan dari alam lain, seorang petugasnya (Terry) menyadari bahwa ada 1 soul yang tidak naik ke the great beyond, lalu dia menyusulnya mencari ke bumi.

Semua tak mudah, karena 22 yang lama berada di alam lain, bahkan roh 22 tak punya kaki, dan akhirnya kesulitan menggunakan kaki dari tubuh Joe.

Meskipun demikian, ternyata keberadaan 22 dalam tubuh Joe, memberikan banyak hal-hal yang lebih baik, yang sebelumnya tak pernah Joe alami. 
Yang mana, 22 banyak membantunya menjadi sosok yang lebih dicintai banyak orang, karena kepeduliannya.

Bahkan 22 berjasa karena membantunya mendapatkan restu ibunya akan impiannya menjadi seorang pemusik.

Lalu, bagaimana selanjutnya? 
Apakah Joe bisa kembali ke tubuhnya dan terbebas dari tubuh si kucing? 
Lalu, bagaimana nasib 22 setelahnya? 
Apakah Terry si petugas di alam dimensi lain tersebut bisa menemukan mereka? 
Apakah Joe bisa mewujudkan impiannya tampil bersama grub band impiannya? 
Bisa nggak ya?.

Bagaimana? cukup ter spoilerkan kah? atau kurang jelas? Ya udah nonton aja sendiri gih, ada tuh di Disney+ Hotstar



Review Film Soul 2020


Profil:


Sutradara: Pete Docter
Produser: Pete Docter, Dana Leigh Murray
Penulis : Pete Docter, Mike Jones, Kemp Powers
Sinematografi: Matt Aspbury, Ian Megibben
Produksi : Walt Disney Pictures , Pixar Animation Studios
Distributor: Walt Disney Studios , Motion Pictures
Durasi: 100 min
Rilis: December 25, 2020 (Indonesia)


Pemeran:


Jamie Foxx, sebagai Joe Gardner
Tina Fey, sebagai 22
Questlove, sebagai Curly 
Phylicia Rashad, sebagai ibu Joe 
Daveed Diggs, sebagai Paul
Angela Bassett, sebagai Dorothea Williams

Rating By Me : 4,75 of 5


Film ini bagus banget menurut saya.
Ye kan, kapan sih filmnya Pixar sama Disney itu nggak bagus?
Anggarannya aja selalu nggak main-main, makanya hasilnya selalu bagus!

Namun menurut saya, sebagus apapun film kartun ini, khususnya buat anak-anak, amat sangat butuh pendampingan orang tua saat menontonnya, karena ceritanya lumayan berat untuk dicerna oleh pikiran anak-anak.

Filmnya mungkin sekilas sederhana ya, tentang petualangan seorang ke alam beda dimensi, biarpun nantinya bakal menimbulkan pertanyaan anak-anak, sama dengan film boss baby yang mana bikin si kakak berpikir, kalau proses datangnya bayi itu ya dari langit sono trus diadakan pabrik bayi gitu, hahaha.

Bisa jadi, setelah nonton film ini, anak-anak bakalan bertanya, apakah dunia setelah orang meninggal itu seperti itu?
Kalau untuk anak seusia si kakak yang udah 10 tahun sih agak mudah, tinggal dijelasin aja kan itu cuman film.

review film Soul

Namun untuk memahami keseluruhan makna film, yang bercerita tentang perjalanan seseorang mencari arti hidup sebenarnya, rasanya anak-anak sangat butuh penjelasan kongkrit tentang hal itu.

Film Soul ini bercerita tentang kehidupan Joe yang hanya sibuk mengejar mimpi, saking terinspirasinya pada impiannya, dia sampai mengabaikan sekelilingnya, dan akhirnya ketika sampai di tujuannya, just always happen to me, atau mungkin banyak orang di luar sana.

Bahwa ketika mengejar impian mati-matian, dan ketika tercapai, rasanya kok ya biasa aja, hahaha.
Entahlah karena euforianya udah habis mati-matian di saat berusaha, terlalu fokus, jadinya udah nggak terasa menarik lagi.

Di lain pihak, ada 22 yang semula nggak tertarik pada bumi, tiba-tiba berakhir dengan dia mencintai bumi, karena hal-hal receh dan rempongnya.

Sooooo relatable banget ya, Pixar dan Disney memang selalu hebat mengangkat hal remeh dan mainstream, tapi disuguhkan sampai jleb jleb banget di hati semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. 


Makna dan Pesan Film Soul 2020


Nah yang paling menarik tuh adanya di makna dan pesan, yang menurut saya jauh lebih berarti buat orang dewasa ketimbang anak kecil, yaitu:

1. Membuat jadi mikir, "apa sih arti hidup kita?" 


Yup, film Soul ini sukses membuat saya jadi berpikir dengan dalam, tentang arti hidup saya selama ini.
Saya sering banget merasa hidup saya tidak berarti, karena impian saya rasanya tidak tercapai, di mana kondisi saya saat ini sesungguhnya bukanlah cita-cita saya.

Lalu, seperti si Joe yang akhirnya berhasil meyakinkan Dorothea bahwa ia yang terbaik, dan harus diberi kesempatan, akhirnya dia mendapatkan kesempatan itu, bukan hanya sekadar bisa tampil sempurna di depan panggung bersama grup band-nya, tapi juga dihadiri dan ditonton oleh ibunya yang meng-supportnya dengan tulus.

Semua itu impian terbesar Joe, bisa tampil, dan ibunya merestui?
Apa lagi yang paling penting di dunia ini, selain hal itu buat Joe?

Pada kenyataannya, setelah semua penampilan itu, semua yang diimpikan akhirnya tercapai, Joe masih juga merasa semacam ada yang kosong.
Dia merasa semacam, 
"Hah? gini aja?"
Hayooo, so familier nggak?
Saya sering banget nulis di blog ini, bahwa meski kadang saya yang nggak tahu diri ini selalu lupa bersyukur, tapi sesungguhnya kalau mau melihat dengan jelas, ada begitu banyak hal impian saya yang selalu saja tercapai.

Saya bisa kuliah jauh dari orang tua.
Bisa tinggal di kota besar.
Bisa menikah dengan orang yang saya pilih.
Bisa punya anak lelaki, dan bahkan dikasih dua pula.
Bisa hidup dengan nyaman, i mean biarpun tidak mewah tapi cukup lah, jauh lebih baik dari ketika saya kecil dulu. 

Tapi tahu nggak, apa yang saya rasakan ketika semua itu tercapai?
Mmmhhh... beasah ajah! hahahaha.

Bahkan hal-hal yang kecil, macam ketika saya begitu mengidamkan pengen punya kamera mirrorless, akhirnya tercapai biar kata yang paling biasa tipenya.
Dan tahu nggak apa perasaan saya ketika akhirnya bisa memegang kamera itu?

It feel sooo beasa ajah, bahahahaha.
I know itu kurang ajar, nggak tahu bersyukur, tapi jujur itulah yang saya rasakan, persis macam si Joe itu.

Oh ada lagi, bahkan dulu ketika pertama kali jadian ama si pacar, di mana saya tuh pertama kali punya pacar usia 19 tahun, dan saya udah menunggu hal itu sejak lama.
Dan rasanya gimana?

BEASA AJAH, hahaha.

I mean, bahagia mungkin iya, tapi nggak yang seperti ekspektasi, bahwa saya akan begitu bahagiaaaa banget.
Ya sama persis sama si Joe itu.

Lalu, saya kemudian berpikir, apa sebenarnya arti hidup ini?
Apa yang saya cari sebenarnya?


2. Membuat jadi sadar sepenuhnya bahwa hidup adalah sebuah perjalanan dan itu yang seharusnya dinikmati


Yup, pada akhirnya Joe akhirnya tersadar bahwa hidup buka semata pada tujuan, tapi hidup adalah sebuah perjalanan, dan perjalanan itulah yang seharusnya dinikmati, bukan hanya tujuannya saja.

Itulah yang menjelaskan mengapa Joe merasa biasa saja ketika impiannya tercapai, karena ekspektasinya terlalu besar, perasaannya dipendam, dengan harapan akan di'ledak'an di akhir cerita ketika impiannya tercapai.

Padahal, pada akhirnya, life must go on, kehidupan akan tetap berjalan baik kita gagal maupun mencapai impian kita.
Karenanya, yang terbijak adalah menikmati semua perjalanannya, sehingga kita benar-benar tahu apa rasanya sebuah pencapaian. 


3. Setiap pasangan tercipta untuk melengkapi 


Biarpun Joe dan 22 tidak benar-benar dibuat seperti pasangan umumnya, namun mereka ibarat partner yang pas dalam pencarian arti hidupnya.

Yang ini kayaknya pas banget dengan si pacar, di mana saya jadi mengerti, mengapa Tuhan meng-approve doa saya berjodoh dengannya.
Karena kami itu saling melengkapi, macam si 22 dan si Joe.

Si pacar adalah 22 dan saya adalah si Joe.
Si pacar tuh paling santai dah hidupnya, ngantuk ya tidur, lapar ya makan, khas kebanyakan orang banget, dan si pacar selalu ngomong pada saya, kalau hidup itu untuk dinikmati.

Saya jadi ingat ketika dulu kami pertama kali punya masalah keuangan, saya demikian histerisnya ketika itu, lalu si pacar memeluk saya, dan berkata.
"Sabar ya Mi, hidup memang seperti ini hakekatnya, ada susah senang yang harus kita jalani dan kita nikmati saja bersama"
Waktu itu saya kesal banget dengarnya, enak aja dia ngomong gitu.
I mean saya selalu hidup dengan 'lurus', nggak neko-neko, makanya harusnya saya nggak perlu ngerasain hal seperti itu.

review film Soul

Tapi di sisi lain, saking saya selalu terobsesi pada tujuan, sampai seringnya terlalu keras pada diri sendiri, hasilnya ketika semua memang tercapai, rasanya ya biasa aja, hahaha.   

Jadi jangan heran kalau liat si pacar demikian bahagianya kalau dia dapat perhatian dari bossnya, dan saya hanya tersenyum terpaksa, sambil berkata dalam hati,
"Beasa ajah kaleeee!"
Saking saya udah sering banget ngerasain hal dipuji boss, sampai terasa beasaaahh aja.
Tapi begitulah, sifat kami yang berlainan itu sesungguhnya dan seharusnya membuat kami bisa saling mengisi kekurangan masing-masing.


4. Tak mengapa impian tak tercapai, kadang hal yang di depan mata tak kalah hebat dari impian kita 


Adalah si tukang cukur rambutnya si Joe, yang curhat kalau sesungguhnya impiannya tuh bukan jadi tukang cukur, sayangnya dia tak punya uang buat mencapai impiannya, dan menjadi tukang cukur adalah yang paling memungkinkan.

Dan menjadi tukang cukur ternyata juga bukan hal yang buruk, dia masih bisa mendapatkan uang, dan yang paling penting dia merasa lebih berarti ketika berhasil memberikan tampilan yang lebih baik ke pelanggannya, terutama ketika pelanggannya puas banget dengan hasil kerjanya.

See, jadi apapun, semua itu hebat.


5. Hidup bukan hanya tentang kita, belajarlah mendengarkan dan memuji dengan tulus 


Selama ini, Joe merasa sudah menjadi pribadi yang baik, dia bisa mengobrol dengan tukang cukurnya dan menjadi ramah, kenyataannya Joe memang mengobrol, tapi yang diceritakan hanyalah dirinya dan musiknya, tak sedikitpun dia mau peduli dengan tukang cukurnya.

Padahal, kisah si tukang cukurnya juga tak kalah luar biasa.
Karenanya, belajar untuk lebih peduli ke orang lain, memuji orang lain dan membuat orang lain merasa lebih dihargai, itu juga luar biasa rasanya.


Demikianlah, atuh mah saya kalau nulis tentang film kok ya panjangnya kek kereta api ya? hahaha.
Jadi, yang belom nonton film Soul, apa udah siap nonton setelah baca sinopsis lengkap dan review film Soul 2020 ini? 

Sidoarjo, 3 Januari 2021


Sumber : film Soul
Gambar : disney.id

27 comments :

  1. Selamat pagi dan selamat tahun baru, mbaaak Rey. tumben ini saya kok ke sini awal. Bbhahahah. O, ya. Inspiratif sekali film ini. Kupikir memang bukan kartun untuk anak-anak sih, ABG ke atas lah . Banyak pelajarn yang bisa didapatkan darinya. Aku sendiri baca ini pagi-pagi jadi tercerahkan lho, maksihhh atas review yang Mbak tulis.

    Salam hangat dari Jogja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo juga Mba, duh kangen Jogjah jadinya *eh :D

      Selamat tahun baru juga ya, semoga tahun ini lebih baik lagi, aamiin :)
      Iya bener ya, kayaknya memang buat anak abg, anak kecil terlalu berat memahaminya hihihii

      Delete
  2. film dari Disney memang favorit deh, animasinya memang top markotop apalagi digabung bareng pixar wah makin keren aja.. hmm jadi penasaran seperti apa tayangannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, semua produksi mereka selalu bagus dari segala arah, ya animasinya, ya ceritanya, keren pokoknya :)

      Delete
  3. Hola mba Rey 😍

    Terima kasih sinopsis dan penjelasan makna filmnya, jadi nggak penasaran lagi hahaha. Film Soul ini sudah masuk list film yang mau saya tonton minggu depan 😁 Dan ceritanya terlihat menyenangkan, jadi penasaran sama soundtrack-nya πŸ™ˆ

    Happy new year, mbaaaa πŸ₯³πŸŽ‰
    Ps: template-nya cakep! πŸ’•

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo kesayangaaaaannn., duh kangen hihihi

      Hahaha maafin sinopsisnya spiler abis, padahal ini lagi anget-angetnya :D

      Happy new year kesayangan, ini template nya masih dalam masa melengkapi, puyeng semua kudu nata semua dari awal hahahaha

      Delete
  4. Setelah ini auto nonton deh, Mbak :)
    Ternyata habis ganti template ya hihii, terakhir ke sini masih nge-pink :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi iyaaa, soalnya yang lama itu masih pake header disainnya orang, yang saya ambil di google, makanya milih bikin sendiri headernya, biar kata gaje, tapi buatan sendiri hahaha.

      Ayoo nonton, ini menarik loh :)

      Delete
  5. wah ini bagus banget mbak daleeem
    the great before itu semacam alam barzah engga si
    aku sepakat sama poin poinnya karena hidup bukan tentang kita tapi juga sekitar kita
    ini poin yang kadang sulit kita pahami ketika kita terlalu berfokus pada diri kita
    akhirnya kita tidak menikmati proses di dalam hidup kita sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang alam sebelum kehidupan deh, memang agak membingungkan sih kalau ditonton anak-anak, karena menyangkut alam kematian segala hahaha

      Delete
  6. aaaah ini film wishlist aku kak reyyy :D

    ReplyDelete
  7. Film ini adalah salah satu film terakhir yang saya tonton akhir 2020. Setelah nonton ini, saya merekomendasikan kepada teman-teman saya untuk menontonnnya. Saya merekomendasikan kepada teman-teman blogger juga. Karena memang ini adalah salah satu film Pixar favorit saya.

    Kalo ada dua aspek yang bikin saya senang dengan film ini, itu adalah background Joe sebagai musisi jazz dan tema yang diangkat sangat relate untuk saya. Kalo Pixar's Coco, bahas kematian, Soul ini kebanyakan bahas tentang esensi hidup. Keren euy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaahh iya, banget nget.
      Bahkan cocoknya buat remaja dan orang dewasa ya, kalau anak kecil masih kudu di jelasin lagi hahaha

      Delete
  8. Aku udh download film ini cuma belum sempet" nonton hehe
    Tapi kayaknya perlu aku sempetin nih biar gak penasaran

    ReplyDelete
  9. Mba Rey, aku suka banget nonton film kartun Walt Disney, Bersaing sama si kakak. jd aku gak mau full baca sinopsisnya. Tar gak ada kejutan2 dunkπŸ˜…

    Rencananya besok kami mau nonton...

    ReplyDelete
    Replies
    1. wakakakakak, saya kemaren tuh lagi utak atik mau bikin kotak spoiler tersembunyi sebenarnya, jadi pembaca bisa memilih membuka slidenya buat baca, atau skip jika enggak mau spoiler, sayangnya belom sempurna hahaha

      Delete
  10. Kak Rey, aku skip sinopsisnya soalnya ingin nonton juga film ini πŸ˜‚ melihat review dari Kakak jadi semakin ingin nonton hahaha.
    Film Pixar selalu banyak sekali makna terselipnya ya, suka bikin terharu di bagian menuju ending πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakakaka, saya agak mikir sebenarnya kemaren nulisnya, mau disembunyiin kok ya susah banget utak-atik kode html.
      Masih baru dan film ini keceh soalnya ya hahaha

      Delete
  11. udah nggak perlu diragukan lagi kalau karya pixar dan disney ini keren maksimal,aku sukak dah pokoknya, kadang kalau nonton sampe mikir, gilakk nih animasi kenapa bagus begini, alus banget gitu :D
    pelajaran yang bisa diambil dari film animasi juga mudah dicerna dan relate sama kehidupan sehari hari
    film soul ini belum aku tonton,noted dulu deh mbak, cakepp

    ReplyDelete
  12. Ini beberapa kali trailernya muncul di timeline ku, dan jadi penasaran. Tp blm sempet2 nonton. Baca reviewmu lgs mau deh ajakin anak2 nonton ini bareng :D.

    Sayang dia kluar pas pandemi yaaa. Biasanya dulu tiap ada kartun bagus , aku pasti ajakin anak2 nonton bareng di bioskop ...

    Bagus poin2 yg didapat dr movienya Rey. Setidaknya bisa aku jadiin penjelasan kalo ntr ada pertanyaan dr si Kaka ttg movienya :D.

    ReplyDelete
  13. Halo kak Rey, tau blog ini gara gara nyari pengalaman cacar air di google trus nemu cerita kak Rey tentang pengalaman cacar. Suka banget sama blognya, dan berakhir baca baca artikel yang lain. eh, nemu artikel kak Rey nger review film favorit aku jadi makin suka dengan blog ini..... luv you

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah makasih banyak ya udah mampir dan baca-baca :)

      Delete
  14. Aku suka banget poin mba Rey yang no. 2 dan 5. Wah itu luput dari pengamatanku, tentang life must go on. Bener juga walaupun kita gagal ya dunia akan tetap terus berjalan jadi ya kita juga harus tetap berjalan. Kemudian yang tentang menikmati setiap perjalanan hidup dan perjuangannya, nggak melulu fokus ke goal agar nggak kehilangan kebahagiaan ketika goalsnya ternyata tidak sesuai harapan kita.

    Terakhir tentang pujian yang tulus, hmmm benar juga kalau ketemu orang lain sebaiknya nggak egosentris obrolannya. Nanya ke orang lain juga karena orang lain pun hidupnya sama serunya dengan hidup kita. Bahkan ada yang lebih seru, sekalian memperluas pandangan juga bahwa dunia itu beragam. Makasih mba Rey sharing tulisan tentang film Soul-nya.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Back to Top