Featured post

Wisata Belitung Timur Yang Tidak Boleh Terlewatkan Untuk Dikunjungi

Wisata Belitung Timur Source : PegiPegi, edit by Rey Assalamu'alaikum :) Sharing By Rey - Wisata Belitung Timur merupakan...

Wednesday, May 08, 2019

Belajar Ikhlas Menghormati Pilihan Anak Dari Sandal Homyped


Gambar Parenting Yang Ikhlas


gambar parenting

Assalamu'alaikum :)

Sharing by Rey - #RabuParenting - Gambar parenting yang ikhlas terhadap pilihan anak memang tidak semudah yang dibayangkan.

Kalau orang tua lainnya galau dengan keberadaan Kinder Joy (gapapa ya sebut merk, lol), saya malah beda lagi, saya sama sekali gak punya alasan untuk galau dengan keberadaan Kinder Joy di dekat kasir minimarket atau supermarket.


Tapi..
Saya sungguh galau dengan iklan Homyped sepatu/sandal anak di televisi, huhuhu.
Sungguh gambar parenting yang unconsistency (entah beneran ada istilah ini atau enggak, saya cuman asal tulis aja, lol) bukan ?

Jadi, entah menurun dari gen maminya, si kakak tuh termasuk anak yang lebih suka percaya pada pandangan pertama, ditambah dengan dunia anak-anak yang mana penuh dengan kegiatan 'pamer memamerkan' barang dan apapun itu.

Jadilah si kakak tumbuh, jadi anak yang mudah termakan iklan.
Emmm... just like his mom sih, lol.

Dan begitulah, Senin kemarin, kami sekeluarga mengawali hari puasa dengan ngemol demi mencari sandal gunung anak Homyped yang iklannya wara-wiri di TV itu.

Bukaaann, bukan karena si kakak butuh sandal, meskipun dalam pikiran maminya si kakak butuh, karena terakhir kali dia belia sandal gunung merk Precise saat usianya 3 tahun, dan sandal itu masih terpakai sampai hari ini, di mana dia sudah berusia 8 tahun lebih.

Wow banget gak sih, di sisi lain saya takjub dengan keawetan sandal gunung tersebut, 5 tahun lebih dong dan masih bagus dan kuat.

harga sandal gunung anak
sandal gunung sejak si kakak usia 3 tahun hingga 8 tahun :D


Namun di satu sisi lainnya juga saya merasa sedih, karena ternyata sudah 5 tahun lebih si kakak belum pernah dibeliin sandal lagi, sementara maminya udah beli 4 atau 5 pasang sandal kali ya, dan 3 pasang sepatu, hahaha.


Gambar Parenting Nyata, Anak Ngidam Barang Yang Unfaedah eh Nirfaedah


Jadi, si kakak pengen banget membeli sandal gunung anak Homyped, gara-gara ada hadiahnya sodara!
Dan hadiahnya itu sungguh unfaedah eh nirfaedah banget, karena berupa mobil dengan remote control yang mudah banget rusak.

Kok tahu Rey, jika hadiahnya mudah rusak?

Karena ini adalah kedua kalinya si kakak minta beli Homyped berhadiah.
Tahun lalu, saat masuk kelas 1 SD, dia minta sepatu anak Homyped yang berhadiah robot Star Wars (duh apa ya namanya, yang sering ngikutin Rey (Rey yang di film Star Wars, bukan Rey saya, lol) di gurun.

Dan sudah pasti, hanya berselang 2 harian kalau gak salah, robotnya udah gak bisa jalan sendiri, udah rusak sodara, karena baterainya jelek, hahaha.

harga sandal anak homyped

Lalu sekarang, kembali si kakak meminta eh tepatnya merayu secara halus agar dibeliin produk yang sama, tentu saja saya menolak dengan 1000 omelan
Astagfirullah, maafin mami ya kakak, huhuhu.

Wow banget gak sih, di sisi lain saya takjub dengan keawetan sandal gunung tersebut, 5 tahun lebih
Sebenarnya, omelan saya bukannya tanpa alasan, setelah tanya teman-teman yang sudah beli karena kasus yang sama (anaknya merengek gegara iklan di TV, hahaha) harga sandal gunung tersebut adalah Rp. 379,000 di Matahari.

Waooo, saya tahu persis kualitas sandal atau sepatu anak Homyped, biasa aja, mudah rusak.

Lalu saya membayangkan, uang 379 ribu tersebut saya belikan sandal American Eagle di Payless, sudah bisa dapat yang lumayan bagus dan super awet deh (si kakak pernah beli sepatu American Eagle di Payless, dan awet banget sampai sekarang gak rusak, padahal di pakai ke sekolah tiap hari).

Lalu bagaimana dengan si papi?
Tentu saja beliau mengamini saya, dan malah menambahkan puluhan omelan pula, huhuhu.
Maafkan kami ya kak.

Gara-garanya kami (saya dan si papi) lebih banyakin ngomel ketimbang diskusi sama si kakak, saya lupa dong buat intip di online shop, yang ternyata jauh lebih murah dong, bahkan jika dikenakan ongkir sekalipun!


Gambar Parenting Nyata, Belajar Menghargai Pilihan Anak


Alhamdulillah, meskipun saya termasuk golongan mamak-mamak sumbu pendek, yang mudah sekali menyala saat berhadapan dengan sesuatu yang tidak pada tempatnya.
Saya masih masuk pula pada golongan mamak-mamak yang SELALU INGIN BELAJAR menjadi ibu yang baik.

Dan seolah bersamaan dengan itu, yang mana kegiatan yang saya geluti sekarang yaitu ngeblog dan sering blog walking ke blog lainnya, saya jadi sering banget membaca pengalaman teman-teman dalam mengasuh anaknya, juga artikel-artikel parenting yang salah satunya menjelaskan bahwa anak juga manusia, mereka berhak memilih dan orang tua sebaiknya menghargai pilihannya.

Karenanya saya memutar otak, bagaimana caranya meminimaliskan 'kerugian' yang kami peroleh karena menghormati pilihan seorang bocah yang sebenarnya belum seberapa mengerti mana yang praktis dan lebih baik itu.

Lalu terpikirkan.

Mengapa saya tidak memberikan sebuah penawaran agar hasilnya fifty-fifty.
'Membuang uang' demi menghargai pilihannya, namun memasukan satu pelajaran penting pada si kakak, yaitu apa yang dia inginkan bisa dipenuhi asal mau berusaha.

Sungguh sebuah gambar parenting yang sangat ribet dipahami yak, hahaha.

Jadi, si kakak kebetulan punya tabungan yang saya pegangin.
Lucky me, karena si kakak jarang diajarin belanja jajan di warung, si kakak jarang banget menghabiskan uang yang diberikan oleh eyang maupun tante/om serta pakde/bude nya.

Dan berbekalkan uang tabungan tersebut, saya ajak diskusi si kakak.
Bahwa mami dan papi setuju dia beli sandal gunung idamannya tersebut, asalkan memakai uang tabungannya.

harga sandal anak homyped

Tentu saja si kakak setuju, meskipun uangnya gak cukup, karena beberapa kepakai si papi, namun akhirnya saya mengalah untuk mencukupinya, dan si kakak akhirnya bisa membeli mobil remote eh maksudnya sandal gunung berhadiah itu.

Dan dia berjanji bakal lebih rajin menabung agar bisa membeli benda-benda yang dia inginkan lagi.

Wow, mamak langsung sumringah atas deal-nya diskusi kami, masing-masing puas.
Saya puas karena niat memperkenalkan si kakak pada sikap gemar menabung terpenuhi, dan si kakak senang bisa beli mobil remote, eh sandal gunung deh hahaha


Gambar Parenting Nyata, Menjadi Orang Tua Ikhlas


Hurray!

Masalah telah terpecahkan!
Si kakak senang, mamak juga senang.

Lalu berangkatlah kami ke Matahari (btw alasan mengapa cari di Matahari? karena saya tahunya adanya di sana, hahaha. Dan belanja di tempat nyaman itu penting buat mamak berbayi kayak saya, hehehe)

Sesampainya di sana?

Mamak kembali galau.

Betapa tidak?
Tuh sandal ye, harganya 379ribu, dan kualitasnya? huhuhu..ya gitu deh.

Kebanyakan stock yang ada gak memuaskan.
Ada yang tali benangnya udah putus, ada yang sol bawahnya nyaris lepas.
Duh, saya sampai pura-pura jagain si bayi aja, dan manyerahkan pada si papi untuk memilihkan yang agak bagusan, biar hati gak makin nelangsa, hahaha.

Long story short, saya akhirnya merelakan kartu ATM digesek demi sandal tersebut, lalu si kakak sumringah bukan kepalang menerima kotak sandal tersebut.
Lalu berkali-kali mencium saya sambil berucap,
"Makasih mi, udah beliin Darrell sandal Homyped"
"Loh bukannya itu pakai duitnya kakak?"
"Eh iya sih, tapi makasih mi sudah ngizinin Darrell beli sandal Homyped pakai tabungan Darrell"
Lalu diberondongnya saya dengan ciuman berkali-kali, bahkan sampai di rumahpun masiiihhh saja menciumi maminya yang sebenarnya masih pengen ngomel tapi urung karena kena ciuman, hahaha.

Apakah masalah selesai?
Belum sodarah, hahahaa

Sesekali masih terdengar omelan pelan si mamak.
Ye kan, setelah dipakai sehari si mobil remote-nya mulai menunjukan tanda-tanda soak hahaha

Baterainya cepat banget panas, baru saja dipakai 3 menitan, udah bau gosong banget.
Dan setelahnya, baterainya kudu di cash berjam-jam lamanya.

Perlahan masih terdengar omelan si mamak Rey,
"Tuh kan, mendingan beli mobil-mobilan remote sekalian yang bagus, biar gak cuman pakai 2 hari lalu jadi pajangan saking udah rusak"

Beruntung sih saya segera tersadar, setelah melihat sinar bahagia di mata si kakak.
Yang berbinar menatap maminya yang super gak sabaran ini.

Seakan berterimakasih dan mengajarkan saya, arti keikhlasan dalam menghormati pilihan anak.
Dan, dari sandal gunung anak Homyped, saya belajar tentang ilmu gambar parenting yang nyata.

Masha Allah..

Parenting is.. Never ending learning!

Semoga #RabuParenting ini bermanfaat


Sidoarjo, 08 Mei 2019

Wassalam

Reyne Raea

38 comments:

  1. sandalnya memang bagus kok. Jadi sebenarnya itu pilihan yang tidak buruk...

    ReplyDelete
  2. bicara sandal homyped, sandal ini memang lebih keren ya teh ketimbang sandal-sandal lainnya, jadi enggak heranlah kalau banyak anak-anak yang suka,..ea

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gitu yach Mas...eaaa....eaaaaa...Eaaaaaa!!! :)

      Delete
    2. hahahaha, kalau anak saya cuman suka hadiahnya doang :D

      Delete
  3. Gw dulu punya mbak jaman gw masih SD. Tapi dulu gw beli pake duit sendiri. Duit dikasih nenek sama om pas lebaran. Awet tau sandal gue. Emang dasarnya gw orangnya perhatian sih kalo gunain barang.

    ReplyDelete
  4. Dari kecil sampe SMA selalu pake sendal gunung merk ini
    Soalnya hadiahnya selalu menggiurkan sih
    Dan modelnya juga emang keren keren dan modis modis semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Laaaahh emang dari dulu ada hadiahnya ya? saya baru tahu setelah punya anak hahaa

      Delete
  5. Duhh...si kakak, bikin Om Takjub deh, sebab kalau memiliki sandal, wuihhhh selalu di jaga dengan benar, buktinya awet sampai 5 tahun.Kakak memang Hebyattt.....

    dan hebyatnya lagi, kakak bisa beli sandal hasil tabungan sendiri,....tepuk tangan dong.... :)

    Modus si Kakak Pinter juga yach, ingin beli sandal biar dapat hadiah mobil remote......hehehe.

    Apa si kakak sedang mempraktekan Ilmu Oriflame yach... ? Beli produk untuk mengejar hadiah/bonus. :) hahahah.....#Kakak Peace yah dari Om. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahahahaa, bisa ajaahh nih OM OM wakakakka

      Delete
  6. Tapi kalau menurut saya sebenarnya emaknya yang pengin sendal..Entah merek apa saya juga tidak tahu...Wwwkkkk!!😂😂

    Jadi sang anak kena 1000 omelan beruntung punya tabungan...Jadi sang Emak bisa sedikit sumeringah kali yeee!!...😂😂😂

    Menang banyak tuh emaknya dompet utuh tetapi bisa melenggang ke Mall...Kira2 ada target bidikan barang nggak yang ingin dibeli tetapi masih disimpan Dihati...😂😂😂😂😂😂😂Kkkwwwkkkwwwkk!!.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahahahaha, ya ampuuunnn, mengerti bangeeett isi hati mamak-mamak :D
      Bener banget iinih :D

      Delete
  7. Ini namanya beli mobil remote berhadiah sandal gunung ya mbak hehehe..
    Pintar sekali ya produsen sandal merayu anak2 sehingga emaknya pun menurut walaupun akhirnya terjadi deal yg menguntungkan kedua belah pihak hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah, iyaaa bener.
      Sandal gunungnya harusnya gak semahal itu, hanya saja hadiahnya bikin mahal :D

      Delete
  8. dulu saya kerja di perusahaan promotion, seringnya tender2 r hadiah2 gini mak rey...,emang strategi marketing banget, suplier yg nyediain, pasti juga ga mau rugi:D* biasanya barang2nya emang ga bs dijamin keawetannya, dan ehmm biasanya kalo barang promosi importnya dr negeri tirai bambu, kenapa..ya krn murah:D mereka berani main harga..*udah kenyang ngurus2in barang import promosi buat label2 besar gitu* kalau boleh bilang, emang mending beli mainan terpisah drpada embel2 hadiah promosi produk A, B*upps

    ReplyDelete
    Replies
    1. huhuhuuhuhu... si mamak maaahh, makin bikin baper!

      Iyaaa, aslinya pengen gitu, makanya hati di iklas-ikhlasin nih, soalnya dia maunya beli itu, meski udah dikasih opsi beli mainan aja, huhuhu

      Delete
  9. menabung itu emang harus diajarkan dari kecil, jadi keinget dulu aku ngotot minta beliin sega,, tapi akhirnya kebeli dari hasil uang sunatan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahhaa, makanya ya, anak2 banyak yang minta buru2 sunat :D

      Delete
  10. sungguh menggiurkan memang ya, beli sesuatu yang ada iming-iming hadiahnya pas dengan apa yang kita suka.
    Alhamdulillah, bisa menemukan solusi yang baik dengan menabung dibalik menuruti keinginan anak. Sesuatu yang juga diajarkan pada saya sejak kecil, padahal gak dikasih duit jajan. Hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, gapapa, sekarang cari duit sendiri buat nabung :D

      Delete
  11. Waktu itu aku sepertinya punya deh sepatu homyped, tapi lupa lagi. hihi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehee, merk lokal ya ini, melegenda sebenarnya :)

      Delete
  12. wah jadi inget pas saya kecil kak, kalau bulan ramadhan dan mau lebaran minta dibeliin yang baru baru, baju baru sandal baru dll :D memang anak-anak getu ya sukanya ada-ada aja :D

    ReplyDelete
  13. reeey aku malah penasaran ama yg sendal precise itu. beli dr umur 3 thn, dipakai sampe umur 8 thn?? berarti belinya emg sengja yg gedean yaaa sampe msh cukuuup :p. itu aku bgt juga sik :D. kalo beli baju ato sepatu anak, beli gedean biar bisa dipake pas umurnya cukup hahahahah.

    btw, susaah memang utk memhami anak gini. akupun pernah di posisi Fylly minta baju princess, tp pas aku liat, kainnya itu jelek. tp dia keukeuh maunya yg itu. ya sudahlah, aku beliin juga, walopuuun, memang lgs kusam bbrp kali pake doang. tp ngeliat dia happy, aku ga terlalu kecewa juga hahahaha. Yg ptg anaknya seneng toh ;) .

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha..
      dulu tuh kasusnya sama mba, dia pengen sandal itu, sementara ukurannya ga ada yang kecil.
      Ditawarin yang lain ga mau, ya udah beli aja.
      Eh ternyata awet banget sampai sekarang :D

      Delete
  14. Komen panjang malah gagal tayang gara-gara sinyal dan saya belum copas.
    Yah, kita sebagai ortu harus selalu belajar sabar dan ikhlas jika anak menginginkan sesuatu yang ternyata jelek. Anak juga bisa belajar dari pengalaman itu.
    Sama kayak Palung juga. Pernah kemakan iklan sandal hadiah jam tangan. Kala di toko ternyata semua jam yang ada pada rusak. Palung dibelikan sandal merek lain yang lebih baik mutunya, mau mengerti setelah lihat jamnya memang jelek. Ngapain beli barang berhadiah sampah?
    Semoga Kak Darrel juga bisa belajar banyak dari mobil rusak itu.
    Selamat menabung, lebaran nanti moga beroleh angpau yang banyak dan bisa ditabung juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah iya mbaa, hadiah-hadiah gini bikin anak gagal fokus, mau dilarang juga melas, tapi untungnya masih bisa dimanfaatkan dengan cara berdiskusi memberikan dia syarat lainnya hehehe

      Delete
  15. aaaakk.. mahal bener yaa itu sendal gunung homiped..
    itu sih bukan beli sendal gratis remot control.. tapi memang harga dua barang itu.. trik marketing kali yak.. hehe..

    aaakk, anak ku sebentar lagi gede bakal gini juga nih kayaknyaa.. hihhi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahahaha, kalau masih kecil, masih aman ini mah :D
      Gedean dikit udah makin banyak maunya :D

      Delete
  16. sebagai bunda yang baik dan pengertian, perlu selektif ya kak untuk beliin dan tidak beliin permintaan anak. Kadang saya juga kasihan sama anak yang mau minta sesuatu tapi nggak dituruti dan sampai nangis guling-guling :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, kalau saya ikutan nangis juga, biasanya anak jadi kalah :D

      Delete
  17. aku baru tau beli sandal dapet bonus remote control.
    yang namanya anak pasti seneng banget kalo punya barang ginian. Kadang memang harga nggak sebanding dengan kualitas ya, meskipun harga mahal ehh kadang dapetnya barang yg mudah rusak atau nggak bertahan lama

    harga sandalnya lebih mahal dari sepatuku hahaha, barang anak2 kecil aja sekarang mahal mahal banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah iyaaa mba, saya aja beli sepatu masih jauh lebih murah dari itu, huhuhu

      Delete
  18. Alamak 379k.. bisa dapat 3 pasang sepatu..pas buat ke 3 anak saya..untung anak saya biasanya sih masih bisa dikasi pengertian mba rey kalau harganya semahal itu.. 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkwkw iya mbaaa, makanya dikuat2kan hati nih, biar ikhlas :D

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, spam, link hidup dan unknown, auto klik spam :)