Tuesday, July 17, 2018

Dino Park Jatim Park 3, Seru-Seruan Di Wisata Zaman Now


Assalamu'alaikum :)

Seperti yang saya kisahkan di postingan sebelumnya bahwa, sebelum kami menyasarkan diri ke Bromo, di hari sebelumnya kami berlibur di Batu.
Sebenarnya ada 2 pilihan tujuan awal, yaitu Jatim Park 3 atau Museum Angkut, atuh mah kami belum pernah sama sekali ke museum angkut.

Tapi karena pas nanya si kakak, dia lebih suka lihat Dino, ya sudah kami ke Jatim Park saja, mau ke dua tempat, tapi lihat HTM nya emak langsung pura-pura amnesia, sekali masuk 300ribu dong buat 3 orang, *sigh.

Kamis 12 Juli 2018 lalu, kami bertolak dari Sidoarjo coret Surabaya di pukul 07.00, molor 1 jam dari rencana kami, padahal saya sudah bangun pukul 03.00, tapi tetep saja molor gegara ngurus makanan si bayi.
Saya sudah bertekat agar si bayi gak boleh kelaparan saat liburan kali ini, kasian banget waktu liburan ke Jakarta lalu dia kelaparan beberapa hari cuman makan biskuit Milna dan minum ASI saking dia ogah makan bubur instan.
Baca : Traveling Bersama Bayi (Part 3) - Dari Numpang Toilet di ITC Mangga Dua Hingga Foto Di Lorong IKEA
Alhasil, saya sibuk banget sejak dini hari menyiapkan makanan si bayi untuk dibawa ke Batu, mulai dari buatin bubur, lauknya, plus bikin nasi goreng buat sarapan.
Sudah bergerak kilat nyaris kayak flash, tetep saja berangkatnya molor, hiks.

Lucky us, karena berangkat di hari Kamis, jadinya jalanan gak macet.
Di titik macet yang selalu bikin bete banget kalau ke Malang atau Batu, yaitu di daerah Lawang hingga Malang, lancar jaya.
Hingga pukul 9 pagi, kami sudah sampai di Batu.

Kami sengaja bergegas karena memang belum memutuskan akan menginap di mana, karena bawa bayi yang makanannya khusus harus masak, maka tempat menginap yang pas adalah yang punya fasilitas dapur, maka jatuhlah pilihan kami pada Villa.
Dari aplikasi Agoda, saya menemukan villa yang terlihat menarik dengan harga terjangkau.
Tapi keterangannya ukuran 9 m2. Villa macam apa tuh yang ukurannya cuman 9 m2?
Ternyata maksudnya adalah luas kamar tidurnya.
Dan setelah sampai ke alamatnya, kami fix booking villa tersebut yang Alhamdulillah ada yang kosong.

Lucky us juga, oleh penjaganya kami diperbolehkan check in pagi, sampai-sampai penjaganya cuman bisa gantiin sprei dan selimut saja, gak sempat bersih-bersih karena kami sudah masuk dan menunggu hahaha.
Untungnya yang nginap sebelumnya baik hati, villa dibersihin dulu sebelum check out.
(Review villa nya di postingan mendatang yaaa)

Setelah taruh barang, kami segera menuju Jatim Park 3 dan sampai di sana pukul 11.20
Meskipun baru buka, parkiran sudah nyaris penuh.
Setelah parkir, kami langsung menuju ke dalam bangunannya, sampai di dalam kami belok kiri mengikuti tujuan, dan di ujung gedung kami turun tangga untuk membeli tiket Dino Park yang berada di lantai dasar sebelah kanan tangga.

Sesampainya di depan loket ternyata antrian sudah lumayan mengular, butuh waktu sekitar 30 menit papi mengantri hingga akhirnya tiket di tangan kami dan kamipun siap masuk ke dalam.

Oh ya, HTM Dino Park 100ribu per orang di weekend dan hari besar/libur nasional.
Dan anak dengan tinggi badan di atas 85 cm sudah harus bayar penuh.
Menanti papi yang antri beli tiket

Tiket sudah di tangan, ayo kita masuk!
Kami lalu menuju pintu masuk Dino Park yang ada di lantai dasar tersebut, tiket yang kami peroleh dari loket berupa kertas panjang dipakaikan sebagai gelang di tangan kami.
Karena peraturan masuk ke dalam Dino Park gak boleh bawa makanan, maka tas kamipun diperiksa oleh petugasnya.

Agak deg-degan juga, soalnya di dalamnya ada nasi goreng sisa sarapan kami hahaha.
Beruntung di atasnya ada kotak makanan yang berisi makanan si bayi, jadi saat saya menjelaskan kalau kami membawa makanan bayi, si mbak yang meriksa cuman melongok ke dalam tas makanan tersebut lalu membolehkan kami masuk.
Dan loloslah si nasi goreng tersebut hahaha.

Oh ya, makanan yang dilarang adalah makanan berat, jika makanan ringan dan air minum gak masalah dibawa masuk, dengan catatan hanya boleh di makan di area food court.

Masuk ke dalam, kami disambut oleh patung Triceratops dan kawan-kawannya dalam ukuran besar.
To be honnest, saya sebenarnya kurang begitu suka Dinosaurus dan semacamnya, hanya demi si kakak nih saya bela-belain ke sini.

Tapi ayo tebak apa yang dilakukan si kakak pas masuk ke dalam??
.
.
Dia biasa aja tuh, cuman liat sekilas terus jalan lagi.
Hadeeehhhh...
Tau gitu ngapaiinnn kita masuk ke situ, kan mending ke Musium Angkut biar emaknya bisa foto-foto keren ala-ala di sana.
Atau ke The Legend Star yang ada di samping Dino Park, biar emaknya bisa foto kece di sana hahaha.

Si kakak Darrell hanya agak tertarik pada beberapa percobaan eh atau lebih tepatnya permainan seperti tebak nama Dino etc.
Atau naik kereta yang ada di lantai bawah ruangan pertama, sayang kami gak jadi naik kereta (jelajah 5 zaman), karena antrinya parah abis panjangnya.

Setelah puas atau tepatnya bosan liat-liat dalam gedung, kamipun memulai petualangan di luar ruangan yang mataharinya cetar, namun Alhamdulillah udaranya tetap sejuk.

Di dalam Dino Park sendiri ada 7 atraksi utama yang bisa disaksikan secara gratis, seperti :

Jelajah 5 zaman

Jelajah 5 Zaman adalah zona untuk kita mempelajari alur waktu dari zaman prasejarah.
Disini kita akan disajikan film mengenai kehidupan dari dinosaurus dan bagaimana mereka berinteraksi dengan dino-dino lain.
Tak hanya itu terdapat dua kereta ukuran raksasa dengan kapasitas 48 orang dan siap untuk mengajak kita berkeliling mengenali berbagai makhluk dari Zaman Permian hingga zaman Ice Age.

Atraksi ini ada di lantai bawah gedung awal yang merupakan museum Dino, sayang, kami gak sempat masuk ke tempat ini karena antriannya panjang banget dan takut si bayi keburu cranky kelaparan.

Kerangka Dino

Kerangka dinosaurus raksasa bisa dilihat di Museum Dino. Kerangka ini bisa menunjukkan ukuran tinggi dan panjang badan dinosaurus seperti Tyranosaurus Rex yang ikonik. Ada juga berbagai kerangka dinosaurus lainnya seperti Triceratops, Apatosaurus, dan lainnya.
Letak museum Dino ada di dekat pintu masuk.

 

The Rimba

Di sini kita bisa berjalan di tengah-tengah makhluk prasejarah di The Rimba. Menyaksikan puluhan jenis makhluk prasejarah di kanan dan kiri kita yang berbentuk patung nyaris nyata karena bergerak, mengeluarkan suara dan kulitnya lunak kayak hidup, kita juga akan merasa seperti hidup bersama mereka.

Dino nya mati, di makan T Rex



Ice Age

Zaman Es atau Ice Age adalah zaman di mana bumi mempunyai suhu ekstrim bahkan hingga daratan tropis seperti di Indonesia. Pada Zaman ini berbagai makhluk hidup dan bertahan seperti Mamoth, Smilodon dan makhluk-makhluk lainnya.



Life With Dino

Dengan suasana yang khas timur tengah adalah lokasi tepat untuk berfoto-ria
Terdapat spot-spot cantik yang terdapat disudut-sudut memastikan setiap angle yang bisa kita ambil.

Jembatan Akar

Jembatan satu ini bukanlah jembatan biasa, karena disini kita akan melihat berbagai macam dinosaurus dari ketinggian, namun meskipun kita di ketinggian bukan berarti kita yang tertinggi, ada Elasmo saurus akan menyapa kita dengan lehernya yang panjang hingga jauh lebih tinggi dari jembatan akar itu sendiri. Jembatan akar juga menghubungkan kita dengan zona-zona lain didepan.


Active Fun House

Adalah fasilitas outbond dan tempat bermain untuk anak-anak. Berbagai fasilitas bisa untuk menguji ketangkasan dan bersenang-senang, sayang si kakak gak sempat main di sini.

Selain atraksi utama tersebut, ada pula atraksi lainnya seperti :

Food Court Dino, tempat kami bisa makan. Sayang makanannya kurang enak dengan harga yang fantastis. Saya beli nasi campur yang terlihat menarik seharga 28ribu dan rasanya amat sangat hambar hiks.
Si papi beli pecel dengan lauk tempe doang seharga 17ribu, katanya sih lumayan rasanya.
Saran saya, mending makan di luar saja dulu sebelum masuk.

Nasi campur hambar, 28 ribu :D

Ada pula Dino School, Dino Bumper Car, 3D Aquarium, Anatomi Dino, Pangea, Discovering Dino dan lain-lain.

Pakai kacamata 3D

Oh ya, selain atraksi yang seru tersebut, di lokasi Dino Park ini dilengkapi oleh fasilitas yang memadai seperti :
  • E Bike Station yang bisa kita sewa seharga 100ribu per 3 jam.
  • Toilet yang bersih dan tersebar di mana-mana, ada pula toilet difabel.
  • Fasilitas baby care, tapi saya gak nemu tempatnya karena emang juga pas gak butuh
  • Rute untuk e bike dan kursi roda.
  • Mushola yang bersih dan nyaman.
Kami gak menghabiskan waktu terlampau lama di dalam, karena si kakak cepat bosan, dia lebih tertarik akan semua permainan seperti bumper car, naik kereta, dan semacamnya.
Atuh mah kakaaaakkk, mending kita ke tempat permainan aja sekalian hahaha.

Sekitar pukul 15.00, kamipun keluar dari dalam Dino Park.
Sebelum pulang kami berkeliling sebentar di dalam bangunan utama yang ternyata adalah sebuah mall yang baru setengah jadi.
Setelah puas, kamipun beranjak pulang ke Villa dan mampir makan bakso di pinggir jalan.

Ada yang belum pernah ke Dino Park Jatim Park 3?
Atau mau mengunjungi wahana lain seperti The Legend Star untuk berfoto dengan patung lilin orang-orang terkenal, Museum Musik Dunia, Circus Magic, FunTech, dan masih banyak lagi.

Segera ajak orang-orang terkasih berpetualangan di Batu.

Semoga bermanfaat.

TPJ AV - 17 Juli 2018

Love

18 comments:

  1. Wah penasaran... Sepertinya satu-satunya di Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya gitu, Dino park hanya sebagian kecil dari yang keren-keren, yang lainnya masih banyak bangeetttt :)

      Delete
  2. Itu kerangkanya tiruan tapi dengan perbandingan sesuai aslinya kah? Atau kerangka asli? jarang-jarang ada wisata kerangka dinosaurus kayak gini..keren :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya tiruan deh, saya juga masih bertanya-tanya, emang Dino itu beneran ada kah hahaha.
      Ayo main ke Jatim Park 3 :)

      Delete
  3. Anakku pasti betah ke sini nih..Secara suka Dino semua

    Ya ampun kalau ke Batu mesti nginep berapa hari yaaa..Banyaaak banget yang ada di wishlist nih hiks!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus nginap beberapa malam mbaaa, ada banyaaakkk banget destinasi wisata baru di Batu, ayooo liburan ke Batu :)

      Delete
  4. Kereen ya Dino Park ini ... kita jadi mengenal jenis-jenis dinosaurus sesuai ukuran aslinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangeettt, ayo ke Jatim park 3 (eh berasa iklan jatim park ya, padahal ini post organik alias kagak di suruh terlebih dibayar hahaha)

      Delete
    2. Hahahahaa .. ngga apa-apa, kak 😅
      Aku juga sering membalas komentar dengan ajakan seperti itu,kak.

      Semoga saja jadi berkah kita dikemudian hari dengan ikut mempromosikan lokasinya,kak.

      Delete
  5. Belum sempat masuj ke jatimpark 3 padahal di lewati terus jika ke batu, mungki karena tiketnya kali ya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. qiqiqiqiq, iyaaa.. tiketnya bikin nangis, untuk 1 wahana aja kayak Dino Park 100 rebo, belum lainnya huhuhu

      Delete
  6. Wah aku dulu cuma sempat ke Jatim Park 2 seharian. Waktunya kurang lama. Asik juga ya ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jatim park 2 juga luas banget, kalau jatim park 3, udah luas, banyak macamnya pula :)

      Delete
  7. Syukurkah setidaknya maish bisa bawa camilan dan minuman. Ada beberapa tempat bermain yang bawa minum dari luar juga gak boleh. Padahal kan maksudnya biar irit :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, Alhamdulillah bisa bawa camilan, dan yang paling penting minuman sih, di dalam ampun mehel hehehehe

      Delete
  8. Pertama kali dateng di pintu masuk ngerasa gilaaa keren asli nih tempat, setiap sudutnya instagramable banget . Dateng pas weekend dan kesiangan jadi alhasil mayan ramee dan jadi banyak habisin waktu buat tiap zona, tapi g rugi lah ya abis keren gitu tempatnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang agak gak asyik ya kalau rame, sulit bisa ambil foto yang kece hihihi

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...