Featured post

Sleek Baby Telon Oil, Bersama Melindungi Si Kecil Dari Kembung Dan Masuk Angin

Sharing By Rey - Masalah kembung dan masuk angin pada si kecil itu, saya rasa sudah merupakan masalah sejuta orang tua di dunia. Seja...

Friday, February 07, 2020

Merasa Related Dengan Drama Korea Go Back Couple

review drama korea go back couple

Sharing By Rey - Drama korea Go Back Couple ini sebenarnya sudah saya lihat cuplikannya sejak lama. Cuplikan yang amat viral di mana-mana.

Ada yang bisa tebak nggak, adegan mana tuh yang viral dari drakor Go Back Couple ini?

Eh atau ada juga yang belum nonton? lol.
Nonton gih, paling enggak episode 1 dan 2, sarat pesan banget.

Iya, salah satu adegan di drakor Go Back Couple ini adalah, saat Jang Na-ra si pemeran utama dengan nama Ma Jin Jo, sedang pup di toilet, lalu anaknya yang masih toodler datang mengetuk-ngetuk pintu toilet.


Dan karenanya, si toodler pun diajak masuk ke dalam toilet, menemani dia pup.
OMG, so related banget sama jutaan mamak-mamak zaman now.
Nggak heran, cuplikan tersebut menjadi viral di-share banyak orang di berbagai media sosial khususnya facebook.

Drama Korea ini sepertinya sudah tayang sejak tahun 2017 lalu, tapi saya dong baru sempat nonton di tahun 2019 lalu, dan baru sempat nulis sekarang.

Etapi, ini sih bukan reviewnya ya, sudah banyak banget yang nulis reviewnya, saya hanya ingin menulis kisah saya yang sungguh amat sangat merasa related dengan banyak hal dari drama ini.

Bukan..
Bukan related saja dengan cuplikan lagi pup terus ditangisin anak, kalau saya mah mau pup udah dipersiapkan, ambil youtube, pinjamin lalu melipir tenang di toilet, lol.
Peduli amat meski dinyinyirin,
"Ih anak kok dikasih Youtube mulu!"
 Whaaattteveeerrr!


Beberapa Hal Related Dari Drama Korea Go Back Couple Dengan Kehidupan Saya.


Saya rasa, sebenarnya bukan saya saja yang merasa related dengan cerita di drakor ini, karena memang jalan ceritanya mah sudah menjadi kisah yang banyak terjadi di zaman sekarang.

drakor go back couple

Tapi, setelah menonton hingga ke episode 2 hingga 3, saya jadi bermimpi, bolehkah saya seperti itu? kembali ke masa lalu, dan tidak akan mau menikah dengan lelaki itu, sekalian nggak mau nikah ah? hahaha.


1. Kenal dan berhubungan sejak jadi mahasiswa dengan latar belakang mahasiswa teknik.

Sumpah ya, saya senyum-senyum melulu saat menonton adegan si Ma Jin Jo balik ke masa kuliahnya, demikian juga suaminya, Choi Ban Do (Son Ho-Jun).
Dan yang bikin senyum itu adalah, si Choi Ban Do ini ternyata mahasiswa teknik.


Kan jadi merasa related banget.
Saya kenal dan mulai berhubungan dengan suami sejak kuliah, dia kakak kelas saya di jurusan teknik sipil.

go back couple

Kebayang kan, bagaimana mengingat masa-masa 'lucu' dulu.
Masa-masa deg-degan saat di kampus dan mulai melihat si dia datang, terlebih saat pas sekelas dengan si dia.

Duduknya dari yang selalu cuek, sampai akhirnya duduk berdampingan, lalu sama-sama ambil kelas malam, dan sekelas dengan seorang mahasiswa yang sumpah bikin sekelas mau pingsan karena *maaf bau badannya, lolololololol.

Lalu, setelah kuliah kami berpisah, saya balik ke kos, si dia masih ada kuliah lagi, namun selepas kuliah si dia bakal datang ke rumah anak ibu kos, duduk di terasnya, dan itu terlihat jelas dari kamar saya.

Sayangnya, saat saya mengenang hal ini, entah mengapa saya tidak merasa berbunga-bunga ya?
Sedemikian matikah perasaan saya? hiks.


2. Memutuskan menikah dengan perasaan yang sama.

Choi Ban Do begitu bahagia karena akhirnya bisa menikah dengan kekasih hatinya, Ma Jin Jo.
Mereka berdua bahagia untuk itu, meski belum punya modal kesuksesan terlebih dahulu.


So related dengan kami, kami menikah tanpa modal, jangankan modal buat kehidupan setelah menikah, biaya menikahpun ditanggung orang tua, hahaha.

Ya gimana dong, kerja 3 tahun nggak bisa nabung.
Dengan gaji yang hanya pas buat bayar kos dan makan, demikian juga si dia yang gajinya selalu habis untuk kebutuhan kami.

Tapi kami nekat menikah, dalam hati berjanji akan bekerja keras untuk membangun rumah tangga kami. Suatu pemikiran yang naif dan sayangnya hal itu tidak pernah saya tanyakan ke si dia, apakah pikiran saya, sesuai dengan pikirannya?

Yang ada di pikiran kami, hanya agar segera menikah, biar kami bisa memulai fokus membangun rumah tangga, bukan sibuk mikirin menyatukan dua adat dan keluarga lintas pulau.


3. Mulai merasa tidak bahagia akan pernikahan karena merasa terbiasa.

Choi Ban Do dan Ma Jin Jo, awalnya hidup bahagia, meski gaji si Ban Do pas-pasan. Bahkan Ma Jin Jo selalu menghibur Ban Do, bahwa kalaupun gajinya nggak cukup, mereka akan tetap kenyang dengan makan cinta.

So sweet banget yak.

Sayangnya seiring waktu, hubungan mereka mulai dingin.
Ban Do yang kelelahan bekerja, mulai melupakan hal-hal romantis yang bisa menghibur istrinya.

Kalau menurut saya sih, saking kelamaan bersama kali yak, jadi merasa terbiasa.
Saking terbiasanya, Ban Do lupa memperlakukan Jin Jo sebagai istri, menyenangkan hatinya hanya untuk hal-hal kecil, seperti berterimakasih sudah menjemputnya di halte bus sambil membawa payung, mau jalan sepayung berdua dalam hujan deras, memuji istrinya bahwa dia tetap cantik.


Hiks, so related dong.

Mungkin karena kami sudah terlalu lama saling mengenal dan berhubungan.
Kami sudah menjalani hubungan selama 19 tahun dong! Sejak tahun 2001 lalu.

Kerasa nggak sih betapa sangat membosankannya?
Tapi jujur, kalau untuk saya pribadi, tidak pernah merasa bosan dengan dirinya, tapi sungguh bosan dengan sikapnya.

Khususnya akhir-akhir ini, 2 tahun ke belakang ini.
Ah mengingatnya hanya bikin saya jadi sedih lagi.


4. Mungkin cinta menghilang karena merasa paling menderita dan tidak sukses

Choi Ban Do dan Ma Jin Jo tetap menjalani hidup pas-pasan hingga akhirnya anak mereka lahir, dan meskipun kata orang anak membawa rezeki, pada akhirnya ungkapan tersebut tidak terjadi semata seperti itu.

pernikahan tidak bahagia
Sering kayak gini

Ada usaha yang lebih untuk meraih rezeki, yang mana jalan untuk itu tidaklah mudah.
Choi Ban Do merasa bebannya semakin berat, sekuat tenaga ingin membahagiakan anak dan istrinya.

Sementara, untuk itu waktu dan perhatiannya tentu saja terkuras semua, bahkan tak lagi bersisa untuk istrinya.

Di sisi lain, sebagai ibu rumah tangga beranak toodler dengan uang pas-pasan, itu sungguh tidak mudah. Kelelahanpun menghinggapi Ma Jin Jo, dan semakin baper karena suaminya terlihat tidak peduli dengannya.

Saya rasa, ini adalah gambaran banyak rumah tangga masa kini, termasuk rumah tangga kami banget!

Saya tahu bagaimana depresinya suami karena merasa gagal membahagiakan saya dan anak-anak, dan dia berusaha keras tidak mau menyerah akan itu.

Di sisi lain, usahanya membuat semua perhatian dan waktunya terkuras.
Semakin lama semakin membuat hati teriris.


Dari yang awalnya masih mau bantu-bantu di rumah, sekarang mulai menganggap semua itu adalah tugas saya.
Masalahnya adalah, saya juga tidak bisa fokus mengerjakan semua itu sendiri, karena juga harus bekerja keras mencari uang demi bantuin suami.

Saya merasa lelah dan tidak dihargai, demikian juga suami.
Sungguh gambaran kehidupan pernikahan yang di ujung tanduk.


Seandainya Bisa Seperti Drama Korea Go Back Couple


Dalam drama Go Back Couple diceritakan bahwa pasangan Ma Jin Jo dan Choi Ban Do akhirnya memilih bercerai setelah belasan tahun menikah.
Hal itu terjadi begitu saja, ketika Ban Do sedang down karena mendapatkan masalah di pekerjaannya.
Sementara, Ma Jin Jo kebingungan di rumah, karena anak mereka sakit dan muntah-muntah.

Ban Do tidak bisa dihubungi, karena masih bersama para klien penting.
Alhasil dengan pakaian berlumurkan muntahan, Jin Jo berangkat sendiri ke rumah sakit dan menunggui sendiri anaknya yang sakit.

Lebih parah lagi, terjadi kesalah pahaman akibat ulah kliennya yang seenaknya menyuruhnya.
habis sudah kesabaran Ma Jin Jo, dan dengan menangis dia mengajak Ban Do bercerai.

Di lain tempat, Ban Do juga sedang merasa stres dan tertekan, mendapat tekanan seperti itu dari istrinya, diapun menanggapi untuk bercerai, karena merasa sudah tidak ada yang bahagia.

Demikianlah, mereka akhirnya bercerai.
Namun, karena ini cerita drakor, keesokan harinya, mereka terjebak kembali ke masa lalu.
Masa-masa kuliah dan memulai ceritanya kembali.

jang na ra dalam go back couple
Pergi saja dah sama mantanmu!

Dan tahu nggak sih?
Kadang saya juga ingin seperti itu, ingin kembali ke masa lalu.
Dan memilih tidak akan mau menikah dengan siapapun!

Bukan karena apa-apa, saya hanya sedih banget, tidak bisa memberikan kebahagiaan kepada anak-anak. Kehidupan yang bahagia dengan senyum kami semua, meski mungkin masih berkekurangan.

Lelaki, selalu fokus pada egonya, ingin sukses dan membahagiakan anak istri secara ekonomi.
Dan lupa, bahwa apapun usahanya, jangan pernah melupakan alasan untuk suksesnya.

Apalah gunanya sukses, jika keluarga hancur?
Lalu buat apa usahanya tersebut?
Benarkah usaha itu untuk keluarganya?
Atau untuk egonya?

Demikianlah.
Bolehkah meminta kembali ke masa lalu?
Seperti drama Korea Go Back People.

Bangun Rey!
Oke baiklah, kembali ke dunia nyata.
Dan pesan pentingnya adalah, jadikan drama Korea seperti Go Back Couple tersebut sebagai pelajaran, bukan sebagai kebaperan lalu menghayal menginginkan hal yang aneh-aneh, lololol.

Sidoarjo, 7 Februari 2020

@reyneraea untuk #FridayMarriage

Sumber :

  • Pengalaman pribadi
  • Drama Korea Go Back Couple
Gambar : Soompi

32 comments:

  1. Jujur saya belum nonton drama Korea ini, bahkan belum pernah nonton drama Korea yang terkenal lainnya, karena ngga hobi saja nonton Drakor.

    Kalo melihat jalan ceritanya kayaknya memang sesuai dengan kehidupan kita sehari-hari ya. Suami yang sibuk kerja sehingga melupakan keromantisan.

    Istri yang kelelahan mengurus anak sehingga kurang perhatian dengan suaminya.

    Tapi untungnya hal ini tak terjadi sama aku dan istriku mbak, kami selalu romantis tiap hari karena masih pengantin baru mbak..😍

    Baru 17 tahun ini hihihi kabur..πŸƒπŸƒπŸƒ

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah, apapun itu, selama apapun menikah, jangan abaikan hal-hal remeh yang bikin hubungan suami istri tetap kuat :)

      Delete
    2. Insya Allah mbak, hal yang kelihatan remeh bisa menjadi penting buat istri lho. Jadi harus tetap diperhatikan agar hubungan kuat.

      Udah ada contohnya soalnya yaitu atas saya, kabur...,πŸƒπŸš—✈️

      Delete
  2. aku sukaaaa sama drama ini. yaaaa meski ketika balik ke masa lalu aku lebih memilih jadi team si 2nd lead male sih. lebih keren. lebih melindungi si ma jin jo. dapat diandalkan lah pokoknya. tapi kan cuma drama ya :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Andai ada kesempatan itu dalam dunia nyata ya, dijamin semua kacau wakakakakaka

      Delete
  3. Dari tulisan yang mba Rey jabarkan, saya merasa sepertinya kita semua bisa related sama ceritanya, eventho belum punya anak, atau bahkan belum menikah :D jadi semua orang bisa merasakan hal yang sama meski dengan latar belakang berbeda ~ soalnya dulu pun saya sering berandai-andai kalau bisa kembali ke masa lalu, dan mengambil pilihan yang lebih baik untuk saya saat itu, akankah kehidupan di masa sekarang akan seperti yang saya jalani sekarang :))

    Serta pertanyaan dan angan-angan lainnya ~ bahkan saat kita melakukan sebuah kesalahan, rasa-rasanya mau juga balik ke masa lalu untuk mengambil pilihan yang jauh lebih tepat. Hehehe. Jadi penasaran sama dramanya, dulu cuma sempat lihat cuplikan-cuplikannya saja ~ semoga happy ending akhirnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Awww, seperti biasaaaa, komen masukan yang selalu meneduhkan.

      Iyaaa, semua orang inginnya hidup bahagia ya, tidak pernah berbuat kesalahan, kalau salah pengen di undo, biar nggak ada bekasnya hahaha.

      Happy ending kok, meski banyak yang baper :D

      Delete
  4. Drama korea memang terkadang memberi contoh bagi pasutri untuk selalu romantis akan tetapi terkadang tidak semua kehidupan rumah tangga romantis terus.

    Setidaknya kita bisa sedikit mengambil dari apa yang ada atau berbentuk realita.

    ReplyDelete
  5. sebagus itu kah mba? bisa bisa jadi list nih utk hari libur hehe

    ReplyDelete
  6. Kok aku jadi sedih ya mba. Jadi takut nikah 😭.
    Aku kayak ngerasain banget jadi mba rey (sok sok-an), padahal belum pernah nikah. Yang semangat mba rey πŸ₯Ί

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, ga perlu takut kok, yang penting udah dipersiapkan :)

      Delete
  7. ceritanya sedih ya mbak, kayaknya saya bakalan baper deh nontonnya... Semoga selalu diberikan yang terbaik oleh Allah SWT untuk kehidupan kita ini ....

    ReplyDelete
  8. Whoaa sukaaaak banget sama drakor satu ini. Sampe aku review di blog karena seperti yang Mbak Rey bilang, ceritanya sangat sangat relatable 😭

    Aku tuh baper banget nonton ini karena emang ngerasain capeknya jadi IRT, ngerasa nggak banyak kontribusi di luar sana, ngerasa hilang jati diri gitu. Hampir semua adegan di Go Back Couple tuh ngena banget di aku.

    Dan yang paling penting sih, kenapa Jang Na Ra udah mau umur 40 penampilannya kok sama aja waktu dia umur 20an?? Skincare Korea warbiasak ya memang πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget! kalau di Indonesia tuh ada Nirina yang imoet banget, tapi sekarang terlihat jelas usia nggak bisa boong.

      Nah Jang Na-Ra itu, bukan hanya imoet, tapi dia berhenti menua keknya hahahahah

      Delete
  9. Sudah berkali-kali nonton, dan masih saja baper setiap kali nontonnya. Dulu pertama kali nonton ini pas masih kerja, Mbak Rey. Gara-gara nonton drakor ini aku jadi agak takut kalau jadi IRT. Takut ekonomi pas-pasan, takut gak bisa bantu suami cari uang, takut kalau aku mengalami konflik yang sama dengan rumah tangga Jin Jo. Eh, malah sekarang aku jadi IRT.πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, terus sekarang gimana? :D
      Btw keren ih, saya malah baru nonton hahaha

      Delete
    2. Sekarang ternyata bisa menikmati peran jadi IRT. Kan masih manten baru, Mbak Rey. Jadi masih berbunga-bunga tiap hari. Hehehe.

      Delete
    3. Insha Allah selamanya berbunga-bunga say, semoga selalu bisa saling memberikan bunga di hati masing-masing aamiin :)

      Delete
  10. Ntr Rey, aku masukin ke list Drakor yg akan ditonton setelah ClOY dan he ia psychometry hahahaha. Sial nih, aku jd kecanduan drakor skr :p. Tp EMG Drakor itu LBH menarik drpd sinetron indo hahahaha

    Mungkin Krn ceritanya LBH masuk akal kali yaaa :D. Dan serinya ga terlalu panjang hihihi ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. bahahaha, heleeeppp, jangan racuni saya lagi!
      Saya dong jadi nonton Crash Landing itu, kalau si Go Back People ini cuman baper aja karena ngerasa relatable :D

      Delete
  11. Mba diriku nnton ini dua kali, dua kali dua kalinya sukses mewek juga loh, bener bgt banyak bgt ni scene nya yg 'kenak' ya d ibuibu masa kiniiihh πŸ™ˆ

    ReplyDelete
  12. Kebeneran banget baru beres nonton Go Back Couple beberapa hari yang lalu. Sebenernya saya udah lama baca sinopsis dan liat-liat poster drama ini, cuma saya kira dramanya bakal romance sekali, saya mundur. Minat nonton datang lagi bahkan pingin cepet cepet langsung nonton ketika admin akun drakor di ig bilang kalo Go Back Couple adalah drama suami-istri ter-cry sepanjang sejarah perdrakoran dia. Dan emang bener buat saya juga begitu😭 Setelahnya saya nonton Familiar Wife, Matrimonial Chaos, dll blm ada yang sembombai Go Back CoupleπŸ˜‚

    Syukurnya drama ini sangat memenuhi ekspektaksi saya, dan juga genre utamanya adalah "drama". Alhasil, 2 hari saya langsung namatin ini drama wkwk dan Go Back Couple menjadi salah satu The Best Korean Drama versi saya. Sampai sekarang saya belum move on dari pasangan Jang Na Ra-Son Ho Jun. Saya masih ngulang-ngulang scene fav saya sambil tetep nangis, terus ngulang ostnya, dan juga nontonin mereka di drama awards di youtube. Mata saya bengkak berkali-kali gegara ini dramaπŸ˜‚ Emang dasarnya mudah emosional hehe

    saya belum menikah, tapi saya seperti ikut merasakan gitu. Bapernya, nyeseknya kebangetan, saya membayangkan di posisi Jang Na Ra jika memiliki keadaan rumah tangga seperti itu. Dialog-dialognya sangat touching, dan membuat saya banyak berpikirπŸ˜‚ Drama ini mengandung banyak bawang, dan begitu banyak juga pelajaran~

    Tulisannya mantep bener, Mbak. Nyaman bacanya~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waoooo 2 hariiii? juaraaa hahahahahaha.
      Saya juga cepat sih nontonnya, tapi ya gitu, sya skip mulu :D

      Jujur saya hanya suka banget ama episode awal-awal, yang setelahnya itu bagus tapi semacam tali yang ditarik sampai molor, alias jalannya lambaaatt banget progresnya hahaha.

      Btw terimakasih sudah mampir dan membaca :)

      Delete
  13. Saya nonton drakor ini pertama kali karena Son Ho Jun ��, ngefans pas di 3 meals a day, usianya gak jauh beda sm saya tp mukanya awet, perannya jd anak kuliahan ui, trus abis itu liat ceritanya, dan ternyata kisahnya curhatan emak2 bgt ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya kah? saya jujur kurang paham dengan para aktor Korea sih :D
      Cuman familier wajahnya aja :D

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, spam, link hidup dan unknown, auto klik spam :)

Assalamu'alaikum :)

Selamat datang di blog personal Reyne Raea