Featured post

Sleek Baby Telon Oil, Bersama Melindungi Si Kecil Dari Kembung Dan Masuk Angin

Sharing By Rey - Masalah kembung dan masuk angin pada si kecil itu, saya rasa sudah merupakan masalah sejuta orang tua di dunia. Seja...

Monday, June 22, 2020

Menganggur Karena Efek Pandemi? Jangan Menyerah, Begini Cara Mendapatkan Pekerjaan

Cara Mendapatkan Pekerjaan

Sharing By Rey - Cara mendapatkan pekerjaan sesungguhnya merupakan hal yang banyak dilakukan orang di zaman sekarang.

Karena bukan rahasia lagi, semenjak pandemi akibat covid-19 ditetapkan sejak Maret 2020 lalu, gema PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja berlangsung di mana-mana.



Paksu adalah salah satu orang yang kena imbasnya, meski sebenarnya bukan kena PHK akibat pandemi, akan tetapi harus menganggur beberapa bulan karena segala sesuatu seolah terhenti oleh pandemi ini.
Termasuk proyek-proyek pemerintahan.

Hal tersebut berakibat panjang banget, selain mengguncang kondisi ekonomi rumah tangga, pun juga berpengaruh pada mental suami.
Nggak heran, saya juga termasuk dalam barisan pasangan yang bermasalah dengan suami selama berbulan-bulan.

Beruntung, kami masih diberi kekuatan oleh-Nya, yaitu semangat mencari pemasukan, meski sulit, akan tetapi akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan untuk pemasukan rumah tangga lagi.


Dampak Menganggur Yang Menyedihkan


Bukan hanya semata berkurangnya atau bahkan terhenti sama sekali pemasukan rumah tangga, khususnya jika selama ini, sumber pemasukan hanya berasal dari satu sumber saja, misal suami saja.
Dampak menganggur sungguh berpengaruh pada kondisi psikolog sekeluarga.

Dampak Menganggur Yang Menyedihkan

Dari suami yang merasa kehilangan power menafkahinya, istri yang stres mengelola keuangan yang terhenti pemasukannya, hingga anak-anak yang ikutan stres melihat sikap kedua orang tuanya.

Kondisi tersebut sangat mempengaruhi hubungan dalam rumah tangga, bahkan beberapa data menyebutkan, angka perceraian meningkat tajam seiring pandemi ini.

Bukan hanya semata efek PHK, tapi juga karena udahlah PHK, kesehariannya dipaksa di rumah aja.
Yang ada, istri sumpek liat kebiasaan suami yang kayak malas nggak mau usaha, suami sumpek gegara istri mel ngomeelll mulu, dan anak-anak makin krenki karena orang tuanya nggak akur.

Dari beberapa curhat teman, juga saya mengetahui, bahkan ada yang suaminya sampai depresi berat karena di PHK, dan jadinya hanya mau bermalas-malasan, sama sekali nggak mau usaha mendapatkan pekerjaan lagi.

Karenanya, jangan menyerah ya semuanya yang sedang terdampak PHK, yuk semangat mencari cara mendapatkan pekerjaan kembali, agar pemasukan kembali ada buat rumah tangga.


6 Cara Agar Cepat Mendapatkan Pekerjaan


Sesungguhnya, kondisi pengangguran itu pernah juga saya alami dulu.
Sewaktu lulus kuliah, saya butuh satu tahun menganggur sampai akhirnya saya mendapatkan pekerjaan pertama saya di bidang yang sesuai dengan pendidikan saya.

Dan dari waktu setahun menganggur tersebut, saya mendapatkan banyak pengalaman khususnya dalam cara mendapatkan pekerjaan dengan cepat.
Dan cara cepat mendapatkan pekerjaan itu adalah:


1. Memperluas dan memanfaatkan koneksi


Kapan hari saya membaca pertanyaan seorang mahasiswa di sebuah grup Teknik Sipil, dia bertanya kuliah jurusan apa dan di mana yang bisa mendapatkan pekerjaan dengan cepat?

memanfaatkan koneksi untuk mendapatkan pekerjaan

Saya jadi senyum-senyum membacanya, betapa tidak?
Kuliah sesungguhnya bukan untuk mendapatkan pekerjaan dengan cepat, akan tetapi untuk memperbaiki mindset kita daaann... memperluas koneksi kita.

Koneksi itu amat sangat penting dalam mendapatkan pekerjaan dengan cepat, bukan berarti nepotisme, akan tetapi hampir kebanyakan perusahaan lebih memilih menerima pekerja dengan jaminan seseorang, ketimbang memilih secara acak, even di test. 

Mengapa?
Karena memiliki karyawan atau pekerja yang punya pengetahuan luas, kinerja yang baik serta karakter yang baik itu sulit.

Setidaknya, kalau ada yang merekomendasikan, akan lebih mudah bagi perusahaan mengontrol pekerja tersebut.
Saya sendiri bahkan bisa masuk ke proyek-proyek dan mendapatkan pekerjaan yang lebih layak ya karena koneksi.

Sepintar apapun kita, kalau nggak punya koneksi, tentunya mendapatkan pekerjaan akan lebih sulit.
Karenanya, saat menganggur seperti sekarang, jangan malu untuk menghubungi semua koneksi yang ada, untuk menanyakan pekerjaan.

Siapa tahu ternyata koneksi kita itu ternyata juga sedang sangat butuh pekerja kan ye.


2. Apply lowongan pekerjaan melalui situs lowongan kerja


Di rumah saja bukan berarti membatasi kita dalam mencari pekerjaan.
Manfaatkan era serba online seperti sekarang, salah satunya dengan mencari lowongan pekerjaan di situs lowongan kerja yang terpercaya.

Apply lowongan pekerjaan melalui situs lowongan kerja

Ada begitu banyak situs lowongan kerja yang terpercaya di Indonesia, yang kesemuanya bisa diakses secara gratis dan dengan fitur-fitur yang mudah dan simple.

Yang perlu kita lakukan hanyalah membuat akun dan Curiculum Vitae (CV) sebaik mungkin, agar bisa merepresentasikan kemampuan, pengetahuan dan pengalaman kerja kita.
Buatlah juga CV dengan simple dan menarik, agar bisa lebih mudah menarik perusahaan untuk cepat mendapatkan kerja.

Setelah itu, apply lowongan pekerjaan yang syaratnya sesuai dengan kemampuan, pengetahuan dan pengalaman kita.
Sebisa mungkin jangan asal apply dengan tujuan coba-coba ya, hanya merusak reputasi dan nama baik kita.

3. Gunakan Media Sosial


Selain koneksi dan situs lowongan kerja, hal lain yang bisa kita gunakan adalah media sosial.
Gunakan media sosial untuk mencari pekerjaan, bisa nanya info langsung melalui status, atau melalui banyak grup lowongan kerja.

Baik di facebook, instagram atau twitter.

Untuk itu, gunakanlah media sosial kita dengan bijak, hanya untuk memperluas pertemanan, bukan musuh.
So, saat kita benar-benar butuh kayak situasi sekarang, media sosial bisa mendatangkan keuntungan buat kita, bukan sebaliknya. 


4. Menghadiri event job fair


Memasuki masa new normal sekarang, ekonomi mulai menggeliat, dan bukan tidak mungkin lagi jika  event-event job fair bakal diadakan lagi.

Menghadiri event job fair

Karenanya, saat ada info tentang event job fair, jangan malu untuk dihadiri, rezeki orang siapa yang tahu kan, kalau kita nggak mencoba.

Selain bisa melamar banyak lowongan kerja di sana, kita juga bisa bertemu banyak orang yang bisa kita jadikan koneksi, siapa tahu ada yang lebih dulu keterima kerja, lalu punya info lowongan pekerjaan.


5. Upgrade pengetahuan, keahlian dan attitude


Meski menganggur, bukan saatnya bermalas-malasan di rumah, gunakan waktu tersebut untuk lebih meng-upgrade pengetahuan dan keahlian kita.

Bisa dengan membaca lebih banyak buku-buku yang mendukung.
Selain itu, latih juga diri agar mempunyai attitude yang lebih baik.

Sesungguhnya, pekerja dengan attitude terbaik adalah pekerja yang paling dicari oleh banyak perusahaan.
Karena pengetahuan dan keahlian itu bisa di-upgrade dengan pelatihan kembali, tapi attitude sangat erat kaitannya dengan karakter, sulit diubah, tapi bisa dibiasakan.


6. Berdoa, meminta doa dan siapkan mental


Berusaha itu penting, namun jangan lupakan juga berdoa, meminta doa, serta menyiapkan mental setiap saat.

Sebagaimanapun usaha kita, Yang Maha Pemberi lah yang akan memberikan hasilnya.
Karenanya meminta kepada-Nya adalah hal yang penting.

Guncang semesta dengan doa kita dan doa banyak orang yang menyayangi kita.
Karenanya meminta doa kepada pasangan, anak-anak, orang tua dan lainnya juga penting.

Ini tantangan banget sih, karena kenyataannya, semakin nganggur orang, malah semakin cari masalah, sehingga bukannya doa yang didapatkan tapi bisa jadi sumpahan, hahaha.

Karenanya, jangan lupa untuk saling mendukung, menjadikan cobaan menjadi pengangguran sebagai hal yang makin melekatkan hubungan keluarga.

Agar doa lebih banyak dipanjatkan, dan mental semakin terjaga dengan baik, sehingga juga bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan dengan cepat.

Cara Mendapatkan Pekerjaan dengan cepat


Demikianlah.
Menganggur karena efek pandemi covid-19 sesungguhnya bukan akhir dari segalanya, akan selalu ada hal yang lebih baik dengan hikmah yang lebih berarti.

Dan tidak menyerah, tetap semangat dalam mendapatkan pekerjaan, akan menuntun kita lebih cepat mendapatkan pekerjaan kembali, bahkan yang jauh lebih baik.

Jadi, siapa nih yang masih menganggur dan tetap semangat mendapatkan pekerjaan?
Share yuk :) 


Sidoarjo, 22 Juni 2020


Sumber : pengalaman dan opini pribadi
Gambar : Canva edit by Rey

97 comments:

  1. Saya salah satu orang yang kena PHK akibat pandemi ini mbak. Banyak proyek dihentikan dan kuli seperti saya akhirnya nganggur.

    Disini ada sih yang nawarin kerja di pabrik, tapi minta duit 8 juta buat masuk. Dari mana duit sebanyak itu, dari Hongkong kali ya.😂

    Alhamdulillah istri saya ngga ngomel sih biarpun saya dirumah saja, mungkin karena masih ada usaha di rumah biarpun kecil kecilan. Saya juga nyoba usaha dagang cilok keliling, tapi entah karena ngga punya duit karena pandemi atau cilok saya ngga enak, kok sepi jualannya. Tapi aku tanya orang lain yang jualan juga pada ngeluh sepi.

    Btw, saya ngga pede menggunakan sosial media buat nyari pekerjaan, apalagi nyari job review. Soalnya saya ngga pintar ngomong seperti mbak Rey.😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow, saya salut bacanya! *jadi nimbrung di sini*
      Masih mau berusaha mencari itulah yang terpenting menurut saya. Kalau job banyak tapi tidak berusaha sama sekali cuma sama aja bohong.
      Tetap semangat kak!! 👍👍

      Delete
    2. Insha Allah rezeki ada dari mana aja ya Mas.
      Etapi bener loh, saya sering baca di grup lowongan kerja, kalau masih ada juga yang nawarin kerja di perusahaan tapi minta uang masuk, ckckckck.
      Yang gitu-gitu itu kita doakan biar sadar aja, sebelum dia sendiri yang kena phk biar tahu rasa hahaha

      Delete
  2. Super sekali tulisan diatas. 😊👍

    Meski terkadang efek pademi ini banyak juga orang kena PHK tapi masih bangga sama skilnya sewaktu masih bekerja....."GW kan S2, Massa harus kerja kaya begitu"...🤣 🤣

    Ada juga yang bilang seperti ini, ... "Gw mau usaha aja dah bosen cari kerja lagi...Eehh pengalamanya minim akhirnya usahanya mandek ditengah jalan.... Yang ada stres lagi deh.🤣 🤣

    Ada juga yang semangat cari kerja tapi setiap dapat tidak lama dalam hitungan bulan berhenti lagi. Dll nya. 🤣 🤣

    Jadi pada intinya berusaha memang tetap perlu tetapi perhitungkan juga untung ruginya, Baik bekerja sama orang maupun berkerja dengan membuka usaha, Karena pada dasarnya keduanya tetap sama. Tinggal bagaimana kita saja yang mensyukurinya atas rezeki yang telah Allah.S,W,T berikan.😊🙏🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waahhh betul banget tuh Kang, mental kayak gitu tuh yang bikin para pengangguran semakin banyak, padahal mah apa yang ada dulu jalani aja dulu ya :D

      Delete
  3. aku juga pun mbak huhu
    wis sabar sek tapi juga tetap semangat
    aku lebih ke jualan aja
    soalnya aku suka jalan jalan
    tapi karena pandemi cara jalan jalannya ya nganterin barang

    wah semoga tetap semangat juga mbak
    memang kudu telaten juga mbak cari peluang
    yang penting halal enggak msalah ambil peluang itu

    ReplyDelete
  4. Selama masa pandemi Corona ini aku belum berani melamar kerja. Mungkin nanti kalau keadaan sudah normal maka aku akan melamar kerja lagi. Kalau dampak langsung pandemi Corona ini bagi keluarga aku yaitu harga sayur menjadi murah karena beberapa pasar yang ada di Kabupaten Kendal tutup sehingga penghasilan berkurang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insha Allah semua akan berlalu dan rezeki selalu ada dari mana saja ya :)

      Delete
  5. Kalau saya lihat, banyak orang sekarang juga jadi jago jualan online. Tapi sedihnya ada beberapa orang juga yang malah melakukan tindak kriminal.
    Semoga aja, kita tetap dapat rezeki di tengah kondisi yang kayak gini. Kalau mau merusaha dan berdoa, pasti dibantu sama Allah.
    Amin...😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya, padahal insha Allah rezeki selalu ada ya :)

      Delete
  6. Tetap semangat untuk Mbak Rey dan suami. Dampak pandemi ini memnag ya...Semoga dikuatkan yang terkena dampaknya dan kondisi ini segera membaik kembali.
    Yang utama kita enggak kehilangan harapan dan tetap percaya jika mau berusaha Allah akan kasih jalan rejekinya. Aamiin

    ReplyDelete
  7. net working emang harus diutamakan,baik untuk kerja kantoran maupun bagi yang mau wiraswasta
    Anak saya, adik saya dan pastinya saya sendiri dapat rekomendasi loker yang bagus berkat networking

    ReplyDelete
  8. Skill dan attitude memang faktor penting banget ya mbak dalam seuah perusahaan. Bukan cuma lulusan mana dll. Dulu aku pernah datang ke job fair weleh2 ruameee pisan sesak gituh. Alhamdulillaah pas aku dpt pekerjaan di sebuah bank swasta, bener2 usaha sendiri dan lumayan mulus jalannya.

    ReplyDelete
  9. Aku setuju dengan poin-poin cara mendapatkan pekerjaan ini...networking, tapi jangan sampai terus memanfaatkan teman atau jadi sungkan. Kalau ternyata posisi ga sesuai kualifikasi juga mesti ikhlas kalau ditolak....ya kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali, saya dulu pernah 2 kali masuk kerja karena rekomendasi orang, untungnya sih saya suka kerjaannya dan benar0benar tekun demi menjaga nama baik orang yang rekomendasikan saya :)

      Delete
  10. Skill dan attitude memang penting banget dalam sebuah perusahaan. Karena itu kita jaga attitude kita sebagai blogger. Semangatnya sukses selalu

    ReplyDelete
  11. Poin 3 sampe ke poin 6 itu mudah dilakukan menurutku.
    Memang sih semua bidang usaha mengalami efek dari demi ini ya mbak. Termasuk profesi suamiku yang di bidang Entertainment. Jadinya memang harus pinter-pinter untuk mengasah skill dan cari peluang usaha yang berbeda dan menarik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya, kayaknya semua bidang berdampak banget ya :(

      Delete
  12. Ah jadi ingat dulu, saat baru lulus kuliah email penuh notif dari situs pencari kerja..
    Situs pencari kerja sangat membantu para jobseeker ya mbak

    ReplyDelete
  13. Rey, baca artikelmu ini mengingatkanku pada perjuangan mendapatkan pekerjaan 20 tahun yang lalu hehehe... Sampai dibikin becandaan loh, punya pengalaman apa? Jawabnya pengalaman melamar kerja. Saking entah udah puluhan atau ratusan kali melamar kerja. Alhamdulillah beberapa kali gonta-ganti pekerjaan yang bisa mengasah kemampuan manajerial dan mengatasi masalah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha, sama Mba, dulu fresh graduate pengalamannya ya ngelamar kerja huhuhu

      Delete
  14. Upgrade skill perlu banget nih dilakukan, apalagi jaman now yang serba digital jadi kudu punya persiapan keterampilan yang mumpuni, biar banyak dilirik perusahaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah benerrr, apalagi persaingan zaman now udah makin parah :D

      Delete
  15. Makasih banget infonya mbak, betul banget bukan hanya pengetahuan dan skill aja ya butuh di upgrade tapi juga attitude. Soalnya suamiku curhat beebrapa bawahannya banyak yang attitudenya payah banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya banget itu Mba, kadang juga bukan lowongan nggak ada, tapi karyawan dengan attitude baik yang susah dicari :D

      Delete
  16. Klo mnurut saya, lebih baik menciptakan lapangan pekerjaan. Tentunya qt hrs inovatif dan kreatif mengambil peluang. Semua pasti bisa asal ad usaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentunya Mba, cuman saja menciptakan lapangan pekerjaan itu memang butuh waktu, even yang modalnya gede aja butuh waktu untuk bisa mengembangkan usahanya dan memberi naungan buat karyawan, apalagi di masa pandemi gini :)

      Delete
  17. Pandemi ini membuat kita dituntut untuk kreatif sebenarnya 😊. Sedih sih melihat banyak yang "dirumahkan", semoga saja perekonomian segera membaik

    ReplyDelete
  18. Pandemi ini memang membuat gamang, Mbak Rey. Karena langsung berdampak sekali terhadap kondisi keuangan keluarga ya, Mbak. Dan Alhamdulillah, saya pun, masih bisa mencari peghasilan dari dunia maya. Tapi Insya Allah, dengan semangat, maka rezeki akan terbuka.
    Semoga pandemi segera berakhir ya, Mbak Rey. Aamin.

    ReplyDelete
  19. Betul sekali. Sebenarnya kuliah itu untuk meningkatkan taraf berpikir dan membangun koneksi. Tips yang sangat berguna agar semua tetap optimis, ya

    ReplyDelete
  20. Efek pandemi memamg bikin sedih ya termasuk pasangan kita yang diphk, selagi menganggur mungkin lebih baik mengasah skill, pengetahuan dan tentunya attitude biar nanti dapat kerjaan lebih joss lagi atau menciptakan lapangan kerja baru? Siapa tahu kan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget, semua usaha selalu ada hasilnya :)

      Delete
  21. Semoga tips2 ini sampai kepada yg membutuhkannya. Karena melamar kerja benar2 merupakan kondisi yg bisa berpengaruh secara emosional (klo menurut saya). Harus benar2 siap mental utk menerima hasilnya..

    ReplyDelete
  22. Tau gak kak Rey.. aku malah suka Dateng event job fair sejak kuliah.. hahaha..

    Padahal beberapa job fair yang diadakan itu malah seperti mencari keuntungan dari uang tiket masuk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih asyik dong, jadi nggak kagok lagi, saya malah tahu namanya lamaran setelah lulus hahahah

      Delete
  23. Semangat yah mba Rey dan suami. Aku pun salah satu yang mengalami dampak pandemi ini. Gaji suami dipotong, sedangkan bayar sekolah anak di swasta tetep dan full. Hmm pusing yah mba. Mau tidak mau mencari peluang. Terimakasih tipsnya mba. Optimis smeua ini segera berlalu aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masha Allah, insha Allahs emua akan baik-baik saja ya, rezeki selalu ada dari mana pun :)

      Delete
  24. Kalo saya mba, sebelum adanya pandemi ini aja udah seret. Pendapatan seadanya, jadi kalo gak dibantu-bantu dari keluarga, gak tau lah gimana jadinya.

    Mau nyari tambahan sekarang susah, gak bisa berkutik sama sekali. Kalo saya nyari seseran lagi kayak dulu, meskipun kerjaannya di rumah saya butuh waktu dan konsentrasi penuh, gak boleh ada cherleader (anak-anak) yang gelendotan juga. Jadi sekarang ini masih ditabah-tabahin, dikuat-kuatin mentalnya. Sampe anak-anak udah mulai cuek sama emaknya. Entahlah berapa tahun lagi ituh, keburu emaknya tua duluan kayaknya 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah samaaaa Mbaaa, sesungguhnya memang sulit bagi kita ibu rumah tangga yang sendirian mengurus anak, tapi kudu dikasih beban lagi bantuin suami.
      pengen teriak rasanya kalau ada yang bilang, suami istri kerja sama.
      Apalagi kalau masih punya bayi.
      Kerjasama dari Hongkong?
      Memang bisa gitu suami nyusuin anak, bete saya :'(

      Delete
  25. Bener-bener deh mbak musibah pandemi ini, ada yang miskin makin miskin, ada yang kaya jadi miskin, ada juga yang kaya makin kaya walau jumlahnya pasti dikit banget.

    Kehilangan pekerjaan sudah aku alami 3 tahun lalu saat pertama kali menikah. Atasanku tidak memperbolehkan aku kerja. Sakit rasanya sampai depresi.
    Alhamdulillah, aku bangkit walau butuh waktu 2 tahun utk menata kembali hidup.
    Tetap semangat dan terus berbuat usaha apapun yg penting halal dan toyib

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ada peraturan nggak boleh nikah ya?
      Bener banget, banyak banget dampak pandemi ini :(

      Delete
  26. dulu waktu aku lulus kuliah ya sama nggak langsung dapet kerja, usaha tetep kirim kirim lamaran, tes sana sini, yang udah lupa kalau diitung udah berapa kali.
    mengisi waktu dengan ikut kursus atau keterampilan tertentu memang paling oke, biar skill nambah juga.
    koneksi ini juga penting, rajin cari info kesana kemari apapun caranya.
    dan selalu berdoa

    tetep semangat pokoknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah banyak ya yang butuh waktu sampai dapat kerja :)

      Delete
  27. beberapa temenku memilih untuk berjualan selama pandemi buat ngebantu perekonomian, mbak. kurasa memang itu mungkin untukd dilakukan, sambil nunggu momen yang tepat untuk melamar pekerjaan baru :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan, bagi para ibu bisa lakukan hal yang memungkinkan meski jujur tidak memungkinkan :D

      Misal kayak saya nulis di blog, dan medsos.
      Sayangnya masih jarang yang mau serius melakukan hal itu, kebanyakan orang berpikir, cari uang itu ya jualan sesuatu yang nyata :D

      Delete
  28. Gak menyangka pandemi ini bisa membuat perekonomian langsung turun drastis ya mba. Suami sy juga termasuk yg terkena dampak covid. Udah masukin apply ke perusahaan dalam dan luar kota. Namun belum dapat panggilan. Alhamdulillahnya punya pemasukan dari usaha. Kalau dipikir pikir normalnya Januari mungkin yaa. Semoga semua yg terkena dampak bisa kreatif bikin usaha baru dan bisa maju punya penghasilan sendiri. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mba, semoga nanti Januari tahun depan bisa beneran normal kembali :)

      Delete
  29. Sementara nunggu kesempatan dan berusaha melamar kerja yg kira2 piaeai pd diri kita, penting banget menambah skill yang sejalan dengan minat kita spy gak goyang niatnya. Pun attitude penting banget utk dijaga dan dan l diperbaiki sebaik mungkin. Kenapa? Karena attitude adalah merupakan "body language" kita semua lho. Trust me.

    ReplyDelete
  30. Baru mampir ke blog kak Rey lagi...pangling liat templatenya.
    Cantik, kak...

    Pandemi ternyata gak hanya berdampak ke perekonomian yaa...tapi juga sampai mendalam ke psikologis seseorang.
    Semoga dimudahkan bagi yang sedang mencari pekerjaan yang mungkin tidak mudah.
    Dan bener, kak Rey.
    Selalu mau belajar keahlian lain yang sekiranya bisa mendukung keahlian utama. Sehingga menjadi point lebih bagi perusahaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, kagak jadi diganti, masih diutak atik :D

      Delete
  31. Event jobfair sepertinya ga dulu deh Mba Rey ditengah pandemi begini emang masih ada ya eventnya? Ngeri kali krn pasti bergerombol dulu pas jaga stand aja duh paling malas kalau dah dikerubungin wkwk..

    Btw ada yg kena phk juga bikin emosinya ga stabil semoga keadaan begini lekas berkakhir aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini pas new normal, semoga diadakan kembali, pastinya dengan berbagai protokoler yang luar biasa ya :D

      Delete
  32. Setuju sama point-point yang kamu jentrengin di atas mbak Rey, dengan melakukan ikhtiar di atas, insyaAllah pekerjaan pun cepat didapat.

    ReplyDelete
  33. Suami saya juga kena dampak pandemi, 3 bulan proyek nggak jalan, alhamdulillah nggak patah semangat dan terus berusaha, alhamdulillah sekarang mulai merintis lagi, semoga keadaan membaik untuk kita semua ya

    ReplyDelete
  34. Pandemi membuat roda perekonomian masyarakat jumpalitan ya mbak. Terasa banget pentingnya dana darurat. Semoga teman-teman semua dimudahkan urusannya dan dilancarkan rejekinya

    ReplyDelete
  35. Dari sekian tips yang paling menantang adalah menghadiri event job fair. Sudah pasti ramai orang nih. Sepertinya mulai diadakan akhir atau awal tahun. Yang paling bisa dilakukan untuk saat ini adalah mengupgrade skill. Penting ini, mumpung banyak kelas online gratis. Jadi selama wfh mbak Rey sudah ikut kelas online apa aja nih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menurut saya, kalaupun akan dilakukan event job fair, sudah pasti dengan protokoler luar biasa, karena biar gimanapun ini new normal hahaha.

      Saya learning by doing Mba, sama sekali nggak ikut kelas online.
      Belajar sendiri dari banyak ilmu yang bertebaran di internet, lalu praktik sendiri, analisa sendiri, maklum mamak-mamak, kagak sanggup saya nyiapin waktu buat belajar dengan waktu yang paten, karena saya biasanya ngeblog atau ngapain itu disambi-sambi huhuhu

      Delete
  36. Baru tadi pagi aku lihat berita kalau angka perceraian di Semarang pun naik tiga kali lipat, Mbak. Yaitu tadi seperti Mbak Rey tulis, pada di PHK, nganggur, anak minta jajan nggak ada uang, orangtua adanya naik pitam semua. Ya Allah, amit-amit.

    Sejauh ini alhamdulillah, meskipun pengahasiln suami berkurang, tapi masih cukup.

    ReplyDelete
  37. Kalau di media sosial twitter itu biasanya pakai "twitter please do your magic! Jadi aku butuh banget kerjaan karena baru diPHK, bla bla bla" nah, biasanya bakal banyak deh orang baik yang ngasih info lowker di kolom repliesnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha, bisa juga tuh, intinya gunakan medsos ya :D

      Delete
  38. Selain usaha wajib hukumnya kita berdoa ya mbak. Bagaimanapun ridho dari Allah adalah penentu segalanya. Kalaupun tidak dapat pekerjaan, maka membuka usaha kecil-kecilan bisa juga dicoba, tapi yaah harus sabar berproses.

    ReplyDelete
  39. Dampak dari pandemi ini begitu banyak memang. Dan harus kuat dengan kondisi yang sekarang ya, Mbak. Saling menguatkan. Semoga kita semua selalu diberi rezeki yang banyak dan berkaah, yaa.

    ReplyDelete
  40. Meskipun pandemi gak berpengaruh apa apa untuk kehidupan saya, semoga yang kena PHK dan memganggur tetap sabar dan selalu berusaha bangkit dengan keahlian yang lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah masha Allah, jarang banget tuh Mba, soalnya banyak banget yang berdampak, ini udah jadi masalah dunia soalnya, bahkan di dunia pun terkena dampak kehilangan kerjaan :)

      Bersyukur banget Mba nggak kena dampaknya :)

      Delete
  41. Memang gak bisa dimungkiri dampak paling nyata dari corona adalah banyak banget yang di PHK. Karena perusahaan banyak yang merugi ya. Semoga pasca corona semuanya membaik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, betul Mba, bahkan yang gulung tikar banyak :(

      Delete
  42. tetangga di sekitar rumah banyak yang PHK dari pabrik juga, mereka coba buka usaha jualan kecil-kecilan karena aply lamaran kerja nunggunya hasilnya lama

    ReplyDelete
  43. Bener banget kak, Disituasi seperti saat ini mengupgrade diri kita dengan skill lain sangat perlu dan tips ini sangat membantu sekali kak, Terima kasih kak

    ReplyDelete
  44. Kalau aku sendiri berharap ada keajaiban sehingga kemampuan fotoku dibutuhkan terus
    Selain menjajakan produk Frozen, saya jualan jasa karena untuk cari job online sekarang aku kalah di experience

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin aamiin, insha Allah selalu ada rezeki ya Mbak :D

      Delete
  45. Wabah Pandemi yang melanda kini mengakibatkan ketimpangan perekonomian bahkan memaksa beberapa perusahaan tetap bertahan dengan kebijakan merumahkan ataupun PHK karyawannya. Untuk mencari pekerjaan di era saat ini harus lebih realistis dan yang penting tidak mudah menyerah

    ReplyDelete
  46. Karena Corona, banyak sekali yang kehilangan pekerjaan di luaran sana, mba 😭 saya sedih setiap kali baca berita atau tulisan seperti post mba ini karena saya tau pasti berat banget kalau harus sampai kehilangan pekerjaan, apalagi disaat pandemi 😖

    Semoga tips-tips yang mba tuliskan bisa dibaca oleh banyak orang yang membutuhkan di luar sana, yah ❤ agar mereka semua tetap semangat untuk mencari kerja baru dan menjalani hidup meski terkadang nggak sesuai rencana. Semoga hidup teman-teman yang kekurangan bisa tercukupkan. Dan semoga rencana yang sempat berantakan bisa kembali dijalankan pada akhirnya. Dan yang pasti semoga semua diberkahi rizki yang melimpah termasuk rizki pekerjaan baru sesuai dengan harapan ❤

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul say, aamiin, semoga semuanya selalu baik-baik saja dan semangat selalu :)

      Delete
  47. Pandemi ini membuat sebagian besar orang harus bersiasat dan berstrategi spya tetap survive. yg penting ikhtiar dan doa senantiasa..pasti ada jln sesulit apapun semangat ya mba

    ReplyDelete
  48. Rada-rada sedih juga ya kalau liat orang berjuang nyari kerjaan apalagi di tengah pandemi sekarang ini. Aku juga lagi nyari kerjaan dan emang ngerasa susah banget sih. Cuma ya diakali dengan mengerjakan apapun yang penting cuan tetap masuk. Untuk teman-teman yang sedang mencari pekerjaan, jangan patah semangat ya. Rezeki Tuhan maha luas.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, spam, link hidup dan unknown, auto klik spam :)

Assalamu'alaikum :)

Selamat datang di blog personal Reyne Raea