Saturday, October 08, 2016

Hal Yang Perlu Di Ketahui Sebelum Kuliah Di Tehnik Sipil


Lulus SMU dan sederajatnya memang menyenangkan, karena dengan ijazah tersebut banyak yang sudah bisa menikmati kerja di kantoran yang memang mempekerjakan lulusan SMU.

Namun bagi yang ingin melanjutkan studi hingga di perguruan tinggi, pastikan sudah memilih jurusan yang akan di ambilnya.

Memilih jurusan sebaiknya sesuaikan dengan passion atau hobi masing-masing, agar kuliahnya nanti tidak tersendat saat banyak pelajaran yang ternyata sulit untuk di pelajari.
Pun, memilih jurusan bagaikan memilih jodoh karena itulah yang akan kita geluti selama minimal 3,5 - 4 tahun untuk strata 1.

Namun, jika masih bingung memilih jurusan apa yang akan di ambilnya, saya ingin berbagi 1 jurusan yang kebetulan saya jalanin selama 4 tahun di sebuah PTS di Surabaya.

Yaitu jurusan TEHNIK SIPIL

Saya memilih jurusan ini bukannya tanpa alasan, secara saya adalah lulusan STM jurusan bangunan.
Dan sejak kelas 3 STM saya sudah berpikir untuk melanjutkan kuliah di jurusan ini, meskipun pada kenyataannya saat lulus saya malah mengikuti teman-teman untuk ikut UMPTN (iyaaa dulu namanya gitu, gak tau sekarang namanya apa? :D ) di sebuah PTN di Kendari, Sultra dengan mengambil jurusan Tehnik Arsitektur dan sukses gak lolos, muahahahaha :D

Anyway, buat adik-adik yang ingin memilih jurusan TEHNIK SIPIL wajib memperhatikan 6 hal penting di bawah ini :

1. Tehnik Sipil bukanlah jurusan untuk masuk PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Niat hati, kerjanya pengen di tempat yang terjamin hingga tua (katanya), salah satunya adalah dengan menjadi PNS.
Pas ke kampus liat ada jurusan Tehnik Sipil, langsung daftar (kan ada Sipilnya tuh :D)
Pas jalanin kuliahnya di semester 1 dan 2 masih enjoy, masuk semester 3 mulai puyeng dan berpikir kalau ternyata PNS itu sulit, penuh dengan hitung-hitungan

Salah dik....SALAH! muahahahaha

Hal ini terjadi pada suami saya, beliau masuk tehnik sipil tanpa ada bayangan kalau tehnik sipil itu ya engineer dan semacamnya, awalnya di pikir tehnik sipil ya buat jadi pelayan masyarat atau abdi negara gitu, hahaha

2. Tidak ada pilihan lainnya

Jurusan idamannya sih Tehnik Arsitek, sesuai dengan dengan jurusan sebelumnya di SMK tehnik gambar. Namun di PTN favoritnya, gagal lolos test jurusan Arsitek. Yang tersedia hanya Tehnik Sipil dan lainnya.
Karena menganggap tehnik sipil masih bagian dari bangunan seperti yang digambar, dipilihlah jurusan Tehnik Sipil.
Padahal kan keduanya sangat berbeda, Tehnik Sipil lebih banyak ke analisa dan perhitungan sedang tehnik Arsitek lebih ke imajinasi dan keterampilan.

3. Kata Orang Lulusan Tehnik Sipil Mudah Cari Kerja dan Gajinya Besar

Lihat tetangga lulusan tehnik sipil hidupnya kok enak banget, bisa kerja di kontraktor yang kata orang-orang duitnya banyak.
Kenyataannya, gak semudah itu di terima kerja di kontraktor dan gajinya biasa saja.
Oh ya, btw kalau mau gaji gede jadilah MARKETING :D

4. Meneruskan Tradisi Keluarga

Ayahnya kerja di kontraktor, ibunya punya usaha properti jadilah anaknya ingin seperti mereka dan memilih Tehnik Sipil, padahal sih passionnya di Hukum (misalnya)
Gak nyambung dik... :D

5. Sepertinya Kuliah di Tehnik Sipil Itu Asyik

Asyik sih, asal kamu :
Gak alergi hitung-hitungan
Gak alergi panas dan debu (praktikumnya bisa di luar dan main tanah :D)
Gak alergi tugas tanpa henti

6. Ingin Terkenal

Yang ini sama kayak poin 5, tapi kalau alergi hal-hal di atas sih bisa bikin kamu terkenal.
Iya.. terkenal jadi bahan tertawaan teman lainnya karena baru masuk semester 4, kamu udah nyerah dan milih pindah jurusan, muahahahahahahahaha :D :D


Oke Jadi gimana?

Sudah mantap kuliah di Tehnik Sipil?


Sidoarjo, 08 Oktober 2016

Yang ngakak abis baca blog ini

Reyne Raea
WA 0878 5519 0482

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...