Wednesday, May 09, 2018

Waspadai Penipuan Rekrutmen PT Antam (Persero) Tbk Melalui LinkedIn Oleh Nomor HP 085281109678



Assalamu'alaikum :)

Yang namanya suami istri seharusnya saling melengkapi kan ya, begitulah insha Allah yang terjadi di rumah tangga kami. Saya yang tergolong orang yang selalu hati-hati dalam bertindak, gak gampang percaya pada hal apapun sebelum mencari tahu kebenarannya, eh berjodoh dengan seseorang yang kurang awas, dan mudah percaya terhadap sesuatu hal tanpa dicari tahu terkebih dahulu kebenarannya.


Daftar Oriflame
Begitulah, semalam si suami tiba-tiba senyum-senyum senang bin sedikit gugup, setelah saya tanya ternyata beliau baru saja membaca email yang berisi surat undangan test dan interview PT Antam (Persero) Tbk di Jakarta, sedikit heboh dan panik karena ternyata beliau diminta segera konfirmasi paling lambat sore kemaren pukul 18.00

Seperti biasa, si suami selalu kepikiran untuk meninggalkan saya beserta anak-anak meskipun hanya sebentar, oleh karena itu beliau agak bingung.
Saya yang tahu tentang itu berusaha menghibur dengan meminta untuk dicoba dulu, masalah harus meninggalkan kami sejenak itu bisa diatur.

Langsung deh si suami sumringah dan (tetap) heboh, karena rada gimanaaa gitu lihatnya, sayapun membantunya membaca persyaratan yang dikirim melalui email dalam bentuk PDF.

Ternyata di situ ada keterangan, bahwa si suami beserta beberapa orang dari berbagai daerah diundang untuk mengikuti test tertulis dan wawancara di Jakarta, dan testnya sendiri selama 2 hari dimulai hari Jumat, 11 Mei 2018 nanti.
Suami sedikit pusing karena melihat keterangan harus konfirmasi sebelum pukul 18.00, padahal saat itu jam telah menunjukan pukul 19.00

Sayapun menenangkan beliau dengan meminta untuk mengirim sms konfirmasi meskipun waktunya sudah lewat, lagian salah sendiri si HRD ngirim email mepet banget dengan batas jadwal konfirmasi.
Dan suamipun menuruti, smspun dikirim sesuai petunjuk dengan format : Untuk Luar Wilayah JABODETABEK REG.PTANTAM/Nama Lengkap/No.KTP/Alamat/Rute Penerbangan/ATM Pembayaran/E-mail

Eh siapa sangka? belum juga 5 menit sms terkirim, yang bersangkutan langsung menelpon ke nomor suami. Dan seperti biasa, suami dengan sedikit gugup karena excited menerimanya.
Saat suami sedang menerima telpon tersebut, saya membaca ulang persyaratan yang dikirim, lalu tidak sengaja memeriksa file asli dari email yang diterima suami.
Tiba-tiba saya mulai ragu, bagaimana tidak? email tersebut memakai domain gmail.com
Bagaimana bisa perusahaan sebesar PT Antam (Persero) Tbk memakai email dari domain gratisan? Kalaupun PT Antam memakai pihak ketiga untuk recriutment karyawan, gak mungkin banget memakai HRD yang biasa sampai gak punya website sendiri.

Secepatnya saya membuka Google dan mencari website PT Antam, ternyata websitenya adalah www.antam.com, serta email beberapa kontaknya memakai domain dari website resminya.
Saya kembali membaca file persyaratannya daaann kecurigaan makin membesar.
Ada banyak kejanggalan di sana, dari kop surat yang alay ala-ala banner lebay (masa kop surat perusahaan sebesar PT Antam, ada foto orang?)
Foto kecil ala stempel yang setelah saya perbesar ternyata hanya sebuah foto gak jelas plus kebalik pula hahaha.
Tembusannya pun kayaknya lupa diedit, sehingga pakai tembusan direktur keuangan PT Waskita Karya (kayaknya si penipu pakai form buat menipu lowongan di Waskita dan lupa diedit hahaha)
Dan setelah diteliti lebih dalam, file tersebut ancur seancurnya dan tidak pantas disebut file dari sebuah perusahaan besar seperti PT Antam.

Setelah suami selesai menelpon, sayapun kepo dan gak sabaran menanyakan apa yang dikatakan sipenelpon, katanya suami harus mentrasfer uang buat tiket pesawat PP saat itu juga, si penelpon akan memboking kan tiket dan mengirimkan kode booking lalu suami diminta transfer ke rekening ybs.

Setelah dengar itu makin yakinlah saya kalau itu penipuan, terlebih belum juga apa-apa si penelpon menelpon kembali dan menanyakan apakah sudah ditransfer?
Ampuuuunnn saya jadi geram rasanya.. Bukan geram karena ditipu, tapi geram karena yang nipu BODOH banget sih hahaha.


Kan lucu ya, dia pasang iklan di LinkedIn (parah ya, sampai masuk ke website seperti itu) lalu yang apply juga sertakan CVnya yang mana keliatan kan kalau yang apply itu gak bodoh-bodoh banget, mbok ya pakai taktik sedikit, jangan grasa grusu nafsu amat mau nipu, kan saya jadi gak semangat buat ngerjainnya hahaha.

Akhirnya saya meminta suami untuk mematikan HPnya sejenak, karena saya tau suami pasti kesal dikerjain oleh si penipu, sayapun yang sebenarnya hobi banget ngerjain orang penipu kayak gitu jadi malas buat ngerjain balik, soalnya gak menantang sih, mudah ketebak penipunya hahaha.

Dari kejadian tersebut, saya ingin berbagi tips untuk menyiasati penipuan-penipuan yang sejenis, agar tidak ada lagi pihak-pihak yang tertipu :

Hati-hati dan teliti saat apply lowongan pekerjaan online meskipun itu melalui aplikasi terpercaya seperti LinkedIn.

Suami ternyata apply lowongan tersebut melalui LinkedIn, setelah saya cek di LinkedIn memang ada beberapa lowongan sejenis, namun memang ada yang aneh, nama perusahaannya (PT Antam (Persero) TBK) tidak terhubung dengan akun PT Antam di LinkedIn.


Jadi, saat meng apply lowongan, jangan lupa check perusahaannya, jika memang terlink dengan akun perusahaan besarnya, bolehlah coba di apply.

Sebelum Apply, ada baiknya mencari tau lowongan sejenis di website aslinya atau Google.


Untuk perusahaan-perusahaan besar, biasanya selalu mengumumkan secara terbuka jika ada rekrutmen, pengumuman tersebut dipajang di website perusahaan lengkap dan pastinya bakal di copas oleh banyak blogger yang akan direpost di blog masing-masing demi mendatangkan pageview hihihi. Jadi, jika benar ada rekrutmen, jejaknya akan ada banyak di Google.
Jika tidak ada berita sejenis, sebaiknya urungkan niat apply lowongan tersebut, karena sayang saja jika CV dan biodata kita disalahgunakan oleh si penipu.

Saat menerima panggilan interview baik melalui email maupun telpon, pastikan kita sedang dalam keadaan yang sadar dan fit, dan jangan lupa berbagi kabar tersebut dengan orang terdekat kita.


Siapa sih yang gak senang mendapatkan berita dipanggil interview oleh perusahaan besar, terlebih semuanya ditanggung pula oleh perusahaan, naik pesawat pula bukan kereta hahaha.
Suami pun sedemikian excited, beruntung beliau sedang ada di rumah dan memutuskan berbicara duluan ke saya, bukannya memberikan kejutan pada saya.

Jika tidak, bisa jadi beliau mungkin terhipnotis karena over excitednya.

Melihat dari cara kerja si penipu, dia memanfaatkan keadaan over excited seseorang sehingga calon korban gak punya kesempatan untuk berpikir. Si penipu kurang canggih juga sih, harusnya kan dipelajari dulu data atau CV si calon korban, jadi dia bisa memastikan ybs sendiri atau enggak?

Cari tau data perusahaan yang mengundang interview secara detail.


Sebenarnya, ditipu atau enggaknya, mencari tau data perusahaan yang akan kita datangi buat interview adalah hal yang penting.
Namun untuk kasus ini, hal pertama yang bisa dilihat adalah dari alamat email pengirim.
Untuk PT Antam sendiri, alamat email HRDnya memakai domain perusahaannya yaitu email recruitment@antam.com

Jadi gak mungkin banget jika menggunakan email dengan domain gratisan seperti gmail maupun yahoo.

Jangan percaya dan mau membayar untuk mendapatkan pekerjaan.


Yang namanya kita cari kerja pastinya buat cari uang kan ya, jadi say no deh sama yang namanya harus bayar, kecuali kita bikin usaha, pastinya cari uang juga dengan menggunakan uang juga pastinya.
Jadi jangan mau deh kalau disuruh bayar demi jadi karyawan, mending bayar buat jadi CEO saja hahaha.


Setelah kejadian tersebut, sayapun mulai googling tentang penipuan lowongan kerja PT Antam (Persero) Tbk, dan ternyataaaa... sungguh miris, ada banyak kisah-kisah serupa yang terjadi.
Dan Alhamdulillah kesemuanya belum sempat transfer uang yang diminta dengan berbagai alasan keperluan.

Semoga saja tidak sampai ada orang yang tertipu ya, bekerja di perusahaan yang besar memang impian banyak orang, tapi setidaknya pergunakanlah logika untuk meraih impian tersebut.

Karena ada banyak orang malas yang ingin mencari uang secara instan di luar sana, melihat fenomena lowongan pekerjaan bagaikan melihat peluang usaha..
Usaha buat menipu.

Buat orang-orang yang suka nipu, semoga saja diberikan hidayah olehNya.
Daripada menghabiskan energi, waktu, usaha untuk menipu, mending gunakan waktu, energi dan usahanya buat menciptakan lapangan kerja yang kreatif.
Karena sesungguhnya menipu itu juga butuh usaha loh, mulai dari mikirin konsep penipuannya, ketik surat palsu yang meskipun abal-abal tapi setidaknya terlihat asli, mengatur kata untuk meyakinkan korban, dan juga mengabaikan perasaan bersalah saat berhasil menipu orang lain.

Saya rasa semuanya butuh mental yang kuat untuk melakukannya, jadi mengapa gak dialihkan ke hal yang positif saja?

Buat pemilik nomor HP abal-abal 085281109678, kerja dengan halal itu asyik loh, berkah pula.
Btw sekarang masih di Jakarta kah? saya tahu anda berada di Jakarta loh..
atau sudah berpindah tempat lagi?
Hati-hati loh, kecyduk polisi baru tau rasa.

Berikut adalah screenshoot surat undangan interview abal-abal, yang ternyata saya juga nemu surat serupa dengan nomor HP yang sama (berani banget ya si penipu) di facebook seperti ini.
Dia menipu yang lain atas nama PT Wijaya Karya, hhhh...







Ada yang pernah mengalami kejadian serupa?
Share di komen yuk.



TPJ AV - 09 Mei 2018

Love

16 comments:

  1. Waaaah parah ini mba harus dilaporkan yg begini. Waktudulu kakak saya jg pernah ketipu dr loker di koran. Eh pas panggilang dimintain duit yg bakal jamin bs diterima. Ngeselin bgt ya dan byk loh organisasi yg mengatasnamakan perusahaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waooo, niat amat si penipu sampai pasang iklan segala ya?
      Semoga segera terciduk deh para penipu itu, meresahkan banget

      Delete
  2. Iiiihh, aku serem deh sama yang beginian. Di jogja sering banget penipuan lapangan kerja. Modusnya mengelem teh kalo enggak salah. Jahat banget lah sama elaku, harusnya bisa dilaporkan ya. Alhamdulillah mbak rey dan keluarga masih dikasih keselamatan

    ReplyDelete
  3. aku juga dulu ujug2 diemIl sama salah satu bumn katanya aku harus ke surnaya sama sih penipuannya gitu minta transfer buat bookinh pesawat traveloka lsg ku tanya temen yg kerja disana dan kasih tau ga ada yg begitu prosesnya yowis tak biarkan saja padahal aku ga apply kemana2 hehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sekarang lebih canggih mba, mereka bikin lowongan palsu, setelah orang apply baru deh dikerjain, hhhh

      Delete
  4. Klo saya sih prinsipnya setiap ada pemungutan biaya utk rekrutmen adalah penipuan,,, soalnya lg marak bgt penipuan di saat lg berharap ngt dpt kerjaan

    ReplyDelete
  5. ihhh ngeri banget yaa? kasian banget kalo yang kebetulan dapat email itu adalah orang yang sedang butuh kerjaan dan mereke percaya dan udah kirim uang, huhuhu :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu dah, jangankan yang jobless, suami saja iseng tapi berbunga-bunga baca surat tersebut

      Delete
  6. Ya ampun itu kop suratnya, ANTAM kan perusahaan BUMN, ya. Ngapain make foto-foto gitu.
    Dan entah foto siapa disitu. Bisa jadi foto orang lain dicatut sama si penipu. Hiks, jahat banget nih para penipu -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu dah, penipu kurang canggih hihihi :)

      Delete
  7. Saya sering denger nih mba, penipuan by lowongan kerja online, banyak bgt. Kalau ga teliti bisa kejebak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaooo, saya baru kali ini tau penipuan lewat lowongan kerja di aplikasi yang resmi seperti linkedIn

      Delete
  8. dari kop suratnya aja aneh ya, bener kata mb rey, mana ada kop ada fotonya segala, apalagi sekelas antam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi.. penipunya rada-rada alay mba :D

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...