Friday, May 11, 2018

Belajar Arti sebuah Passion Dari Seorang Beauty Vlogger Introvert, Suhay Salim

Sumber dari sini

Assalamu'alaikum :)

Tidak bisa dipungkiri, sejak saya terlibat dalam bisnis marketing Oriflame, saya jadi sangat excited bahkan over excited dalam mendengarkan atau membaca kisah perjalanan orang-orang sukses.
Terlebih jika kesuksesan tersebut didapatkan dengan penuh tantangan, hingga harus melampaui limitnya.

Seperti kisah si introvert Suhay Salim, salah satu beauty blogger kekinian di Indonesia yang sukses mencuri hati banyak penggemarnya.


Saya sebenarnya bukan pecinta para vlogger atau youtuber, bukannya apa-apa.. sayang aja gitu sama kuota yang jadi cepat abis hihihi, maklum saya belum pakai wifi, masih pakai modem biasa.
Selain itu, saya juga tidak mau mengenalkan dunia youtube buat anak, terlebih kakak Darrell.
Jadilah si kakak, agak cupu jika masalah youtube atau sesuatu dari internet yang berbentuk video.

Saya tahu Suhay Salim baru-baru saja, sekitar bulan Maret lalu, saat dia di endorse pihak Oriflame untuk mengenalkan produk skincare Optimals Hydra, sebagai salah satu konsultannya dan seorang leader, saya pastinya harus mencari tau siapa itu Suhay Salim agar bisa menjelaskan ke para rekan lainnya profil seseorang yang diendorse oleh Oriflame.
Gara-gara itulah saya lalu terhubung di youtube nya dan menjadi salah satu yang meng subcribde channelnya.

Gak cukup sampai disitu, saya juga menjadi salah satu follower di akun instagramnya, jadi lebih tahu lagi profilnya baik dari postingannya di Instagram maupun instastory nya.

Dan seolah berkesinambungan, tiba-tiba beberapa hari lalu saya melihat banner event Beauty Festival yang diselenggarakan oleh Diva Beauty Drink di Grand City, Surabaya.
Langsung dong saya daftar, kebetulan kami memang gak punya kegiatan berarti di hari Minggu, dan terlebih juga saya bisa mengikuti afternoon class nya saja dan itu Free (penting itu hahaha).

Sebenarnya ternyata ada kuota untuk para blogger, cuman saya kurang pede, secara saya bukan beauty blogger, saya cuman tertarik mendengarkan ilmunya saja. Terlebih bintang tamunya keren-keren, ada Suhay Salim dan Barli Asmara.

Long story short, hari Minggu 6 Mei kemarin, saya beserta pasukan inti, si bayi, si kakak dan si papi berangkat ke Grand City setelah drama double debit di Giant Waru dan mengalami sedikit drama (juga) di jalan karena Surabaya lumayan macet oleh acara pawai bunga menyambut hari ultah kota Surabaya.

Saya sampai di Grand City lumayan tekat dari waktu yang dijadwalkan, sekitar pukul 13.15.
Acaranya sudah mulai, meja registrasi depan juga sudah sangat sepi.
Ternyata orang yang datang memang gak banyak, saat saya menuju meja registrasi dan menandatangani buku tamu untuk selanjutnya diberikan pulpen, saya melihat hanya sedikit orang yang hadir dari tandatangannya, kebanyakan yang hadir adalah para beauty blogger.

Lucky me, meskipun acara sudah dimulai, ternyata sesi Suhay Salim belum dimulai. Dan pas banget, ketika saya duduk bersila, saat itulah Suhay Salim dipanggil ke panggung.

Daaann saya terpana...
Selama ini saya melihat profilnya di youtube dan instagram, rasanya dia full make up, feminim meski gayanya cool. Tapi pas naik ke panggung... penampilannya jauh dari yang namanya Beauty Vlogger pada umumnya hahaha...

Dengan setelan kemeja merah maron dan celana jeans belel, Suhay Salim tetap terlihat segar dalam riasan yang sangat natural. Nyaris terlihat tidak berdandan hahaha.
Di situlah saya baru tahu, ternyata Suhay Salim ya aslinya kayak gitu, seorang tomboy yang apa adanya. Dia menjadi Beauty Vlogger hanya karena dia suka, meskipun awalnya dia gak suka make up, nah loh?

Si Introvert Yang Tomboy dan Tidak Suka Make Up


Sesi sharing Suhay Salim tentang perjalanannya menjadi beauty preneur
Satu hal yang bikin saya ber wow ria mengetahui tentang Suhay Salim adalah, ternyata dia adalah seorang wanita introvert dan pemalu yang tomboy dan dulunya gak suka make up.
Sebelum menapaki karir sebagai beauty preneur, Suhaylah Salim (nama lengkapnya) yang merupakan keturunan Arab-Jawa ini adalah pekerja kantoran dengan gaji yang lumayan.

Saat ngantor, tidak jarang dia tampil apa adanya dan terkesan gak formal, saking apa adanya pernah suatu waktu sang boss mengajaknya meeting di luar, terlebih dahulu mengkritik penampilan Suhay yang tidak mencerminkan seorang wanita pekerja kantoran pada umumnya.

Suhay Salim adalah seorang sarjana manajemen UI, merasa kerja kantoran adalah bukan passionnya, maka ia mulai memberanikan diri mencari hal lain yang dia sukai.
Hobi awalnya adalah memotret atau fotografi.
Dia suka memotret objek manusia.
Dari hobi memotret tersebut, Suhay menemukan kenyataan bahwa sebagian objek fotonya butuh sebuah sentuhan agar bisa tampil sempurna di depan lensa kamera.

Maka mulailah Suhay Salim belajar mengenal make up, semua dilakukan secara otodidak dari youtube.

Uniknya, saat memulai praktek make up, wajahnya masih jauh dari kata sehat, jerawat masih memenuhi sebagian pipinya, oleh karena itu dia memutuskan untuk mengambil objek riasan mata, agar dengan cara tersebut perhatian orang ke jerawatnya berkurang karena fokus ke riasan matanya.

Karena sifatnya yang introvert dan pemalu, sudah bisa ditebak, awalnya dia gak berani muncul di videonya sendiri, dia hanya memakai objek tangan untuk mereview beberapa jenis make up.
Sampai suatu hari sebuah brand memintanya mereview produk dengan objek wajahnya sendiri, dari situlah titik awal keberaniannya melampaui batas sifat introvertnya dan tampil di depan videonya sendiri, hingga sekarang.

Namun, seterkenal apapun Suhay sekarang, introvert tetaplah introvert, hal tersebut bisa dilihat dari postingannya di instagram yang ke semuanya adalah mengenai pekerjaannya saja, sedikitpun tidak ada postingan yang menceritakan kehidupan pribadinya.
Demikian juga penampilannya, masih tetap tomboy apa adanya seperti dulu.

Perjuangan Meraih Impian Sesuai Passion Yang Penuh Tantangan


Suhay Salim dikelilingi fans nya dalam acara meet and greet
Kalau lihat kehidupan seorang Suhay Salim saat ini, semua orang pasti kagum, seorang beauty vlogger dengan fans yang membeludak di mana-mana, pada acara Diva Beauty Festival di Grand City lalu, dialah satu-satunya bintang tamu yang harus dijaga ketat oleh security karena luapan massa para fans nya yang gemes begitu banyak.

Dengan banyaknya fans seperti itu, bisa dipastikan penghasilannya baik melalui Youtube, Endorse, dan kegiatan offline lainnya sudah lumayan fantastis.

Tapi ternyata, kesuksesan tersebut tidak didapatkan begitu saja, ada banyak tantangan yang harus dilewatinya sebelum mencicipi manisnya kesuksesan dari sebuah passion.

Awal dia memutuskan menjadi beauty vlogger, doi nekat resign dari pekerjaannya yang padahal saat itu gajinya sangat lumayan. Dengan gaji tersebut dia bisa membantu keuangan orang tuanya di rumah. Namun demi mengejar impiannya bekerja sesuai passion dia rela melepas semua itu dan memulainya dari nol.

Dengan kondisi orang tua yang kecewa karena tindakan nekatnya, padahal saat itu dia belum sama sekali menghasilkan uang dari passion yang dipilihnya. Suhay tak kenal menyerah mengejar impiannya.
Bahkan pernah dia harus menghabiskan waktu 24 jam di sebuah lokasi untuk menjadi seorang make up artis dan dibayar hanya Rp. 200,000 saja.

Sungguh perjuangan yang tidak mudah, jika kita memulai sesuatu dari bawah banget.
Dalam keadaan uang yang sangat kurang dan tekanan dari keluarga karena keputusan nekatnya.

Namun ternyata, semua tantangan tersebut bisa dilewatinya dan membawanya sampai pada saat ini mereguk manisnya sebuah kesuksesan dari hal yang sangat dia cintai.

Belajar arti sebuah passion dari Suhay Salim


Satu hal yang saya kagumi dari seorang Suhay Salim.
Dia berani mengejar mimpinya untuk mengerjakan apa yang dia cintai, tidak peduli tantangan yang ada. Sedang ada banyak orang yang sukses, namun rasanya hampa, karena mereka sukses hanya karena mengejar uang.

Seorang Suhay Salim mengerjakan profesinya saat ini, diawali karena dia cinta dengan apa yang dia lakukan, meskipun awalnya make up bukanlah sesuatu yang dia cintai, namun passionnya dalam dunia fotografi membuatnya mengenal passion lain dalam dirinya yaitu dunia kosmetik.

Menurut saya, tidak ada kesuksesan yang lebih sejati selain menikmati hasil kerja keras dari yang namanya passion. Dan semua semangat dari perjalanan menaklukan tantangannya adalah sebuah hal yang menjadi pemanis banget buat menikmati hasilnya.
Sesuai dengan mottonya, 2 hal yang paling di inginkan dalam hidupnya adalah KEBAHAGIAAN dan KEBEBASAN.

Semoga semangat seorang Suhay Salim bisa menular ke saya atau lainnya dalam mengejar impian sesuai passion. Tidak ada kata terlambat untuk sebuah passion.
Karena saat kita bisa menghasilkan uang dari passion, maka saat itulah kita pensiun dalam bekerja.
Karena kita bekerja dengan cinta, yang mana pekerjaannya terasa bagai berlibur setiap harinya.

Ada yang mengidolakan seorang Suhay Salim? share di komen yuk :)

Semoga manfaat :)


TPJ AV - 11 Mei 2018

Love

6 comments:

  1. Ternyata Suhay Salim itu perempuan ya Bun. Aku loadingnya lama. Ya iyalah perempuan kan diendorse ama oriflame *maafkan. Nggak nyangka juga ya seorang introvert. Kyak suami aq jg introvert juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkw,... saya pikir cuman saya yang telat tau tentang Suhay Salim, ternyata doi cuman terkenal di dunia beauty blogger ya.
      Keren sih, seorang introvert dan pemalu tapi berani tampil di kamera, uwooowww deehhh :)

      Delete
  2. Baru kenal sama suhay salim, tp emang iya sih kerja berdasarkan passion lebih menyenangkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaahh sama juga ternyata, btw kerja sesuai passion bikin kita tegar menghadapi tantangan yaa :)

      Delete
  3. Idola saya banget ni kak suhay, gak pernah absen untuk nonton videonya.. So inspirative!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akhirnya ada juga yang udah lama tau Suhay hihihi, iyaaa banget yaa, saya baru tau malah kalau ternyata kisahnya inspiratif banget :)

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...