Kisah Nyata, Suami Tampan Playboy Disiram Air Keras Oleh Istrinya

suami disiram air keras oleh istrinya

Sharing By Rey - Menjadi tampan dan cantik mungkin adalah dambaan bagi banyak orang, termasuk saya. Etapi saya cuman mau cantik doang, tampan mah enggak, lol.

Beberapa minggu lalu, saya menuliskan tentang kisah wanita cantik yang hidupnya penuh tantangan, namun beruntung si wanita tersebut berhasil melewatinya.

Kali ini, saya ingin menceritakan kisah yang kurang lebih sama, permasalahannya ada di wajahnya yang tampan. Namun sayang, entah mungkin karena lain halnya, si tampan kurang bisa melewati tantangan tersebut.

Btw, kedua cerita tersebut adalah sebuah kisah nyata, saya kenal keduanya, dan sedikit banyak mengetahui dan melihat hidupnya, meski mungkin nggak semuanya saya ketahui.

Tapi setidaknya, kisah hidupnya semoga menjadi pelajaran dan inspirasi buat kita semua, termasuk saya tentunya.

Dan semoga, jika memang anak atau keluarganya yang kenal orang-orang yang saya tuliskan di sini membaca tulisan saya, saya mohon maaf sebesar-besarnya, bukan tujuan membuka aib, akan tetapi ingin berbagi hikmah saja.


Si Tampan Yang Terus Jadi Playboy


Alkisah, ada seorang lelaki yang tumbuh menjadi playboy karena pola asuh ditambah ketampanan wajahnya. Ibunya cerai di awal pernikahannya dan menikah lagi dengan lelaki lain.

suami tampan tukang selingkuh

Setelah ibunya menikah, dan memiliki anak banyak, si lelaki tampan tersebut akhirnya seolah kehilangan perhatian dari ibunya.

Mungkin itulah yang menjadi salah satu penyebab si tampan tumbuh jadi lelaki playboy, berpindah dari satu wanita kaya ke wanita kaya lainnya.

Sampai akhirnya si tampan tersebut memutuskan menikah dengan seorang wanita yang berasal dari keluarga yang lumayan berada.
Bertahun kemudian, si tampan mempunyai 4 anak yang tampan dan cantik juga. 

Mempunyai istri yang setia, anak-anak yang sehat, cantik dan tampan, keluarga istri yang selalu support secara financial, ternyata tidak membuat si tampan hidup tenang dan menikmati hidupnya yang nyaman.

Bagaimana tidak nyaman? meskipun dia tak punya pekerjaan yang jelas, toh anak-anaknya tetap hidup berkecukupan dan bisa sekolah setinggi-tingginya, dengan bantuan support dari keluarga istrinya.

Akan tetapi, nafsu playboynya sama sekali tidak kandas, dengan kehidupan seperti itu.
Tak terhitung lagi berapa banyak air mata istrinya tumpah dengan pengkhianatannya.
Baik itu yang hanya tersebar dari rumor, maupun yang nyata-nyata ketahuan langsung.

Meskipun demikian, saat hubungan terlarangnya kandas dengan wanita atau janda kaya lainnya, dia kembali lagi ke istrinya, dan entah hati istrinya terbuat dari apa, tetap saja sang istri menerimanya kembali.

Can you believe? itulah pengorbanan seorang ibu yang paling besar dalam hidupnya.


Akhirnya Kena Batunya, Disiram Air Keras Oleh Istrinya


Yang namanya kesabaran wanita, atau siapapun, pasti ada yang namanya klimaks atau batas teratas yang dirasa sulit untuk ditahan lagi.
Demikian pula istri si tampan tersebut.

suami disiram air keras

Dan begitulah.
Suatu saat, si istri mengendus kabar bahwa suami tampannya tersebut kembali tergila-gila oleh janda kaya di pulau Kalimantan.

Merasa tidak bisa menahan sakit hatinya lagi, sang istripun bertolak ke Kalimantan dengan membawa sebotol kecil air.
Air tersebut bukanlah air pelet atau semacamnya.
Akan tetapi lebih parah lagi, air tersebut adalah air keras

Hah air keras? apaan tuh air tapi keras?
Air keras atau air api, adalah zat cair yang mudah menyala seperti asam nitrat, dalam istilah Bahasa Indonesia, air keras atau air api  mengacu pada benda berupa larutan asam kuat yang cukup pekat.

Bila air keras mengenai kulit, akan timbul nyeri hebat, bahkan kulit akan mengalami luka bakar.
Seperti air yang disiramkan ke wajah Novel Baswedan dahulu.

Dan begitulah, sang istri menemukan suami playboynya tersebut, meski seperti biasa suaminya akhirnya memilihnya lagi, meminta maaf lagi, namun entah karena sudah bosan memaafkan, terlebih meski sudah meminta maaf tapi masih tetap meladeni para janda, akhirnya tanpa pikir panjang sang istri menyiramkan air keras tersebut dan sukses mengenai sebelah wajah bagian kirinya.

Beruntung, si tampan entah memang saat itu reflek mempertahankan diri dengan tangan, sehingga air tidak mengenai semua organ vital di wajahnya.
Yang kena hanyalah mata kiri, telinga kiri, semua wajah bagian kiri hingga leher dan bahunya, serta tangannya.

Entah karena merasa dia yang salah, atau tidak punya kuasa, si istri bebas dari tuntutan hukum, tinggallah si tampan yang kehilangan ketampanannya separuh.


Si Janda Kaya Yang Mencintainya


Nasib baik masih mengelilingi si tampan, meski keluarganya tidak bertindak apa-apa atas kemalangannya, namun ternyata si janda kaya yang menjadi selingkuhannya sebelumnya begitu tulus padanya.


Dengan penuh kesabaran, si janda kaya tersebut merawatnya.
Meski si janda harus mengorbankan keluarga besarnya yang tidak setuju dia menjalin kasih dengan sang playboy tersebut.

Setelah biaya hidup yang ditanggung sang janda akhirnya menipis, mereka memutuskan pulang ke rumah orang tua si tampan.
Dengan membawa anak bungsunya yang juga tampan, si janda rela meninggalkan semua kekayaan, demi sang tampan separuh tersebut.

Sayangnya, kondisi psikolog si tampan ikut terganggu melihat keadaan dirinya.
Siapa yang tidak shock?

Dia yang sebelumnya tampan dan mempesona, mirip aktor Roy Marten.
Kulit putih, rambut dan mata sedikit coklat.
Kini berubah jadi bagai kakek-kakek lumpuh, dengan kondisi mata sebelah saja yang masih bisa melihat.

Telinganya pun hanya berfungsi sebelah, belum ketambahan wajah bagian sebelah kirinya yang hancur.
Serta bagian tersebut sering mendadak perih dan nyeri tak terhingga.

Keadaan tersebut membuat si tampan jadi sering uring-uringan, tidak jarang memaki sang janda, sehingga suatu hari, sang janda menyerah dengan keadaan demikian, dan memutuskan pergi meninggalkannya..


Rujuk Dengan Istri Dan Tetap Menyebalkan


Saya dulu masih terlalu muda, dan menganggap mama saya itu sabar dan 'sedikit bodoh', mengapa dia diam saja tidak melakukan apa-apa, padahal bapak selalu saja marah-marah dan membuatnya menangis.


Padahal, mama punya pekerjaan tetap, dan mama yang membiayai kami semua, meskipun bapak juga punya andil, tapi tidak bisa diharapkan.

Ternyata, masih ada wanita lain yang sebenarnya sudah bahagia dengan hidupnya.
Saudaranya selalu men-support hidupnya, anak-anaknya semua menyayanginya.
Tapi akhirnya, kembali lagi rujuk dengan suaminya yang sudah cacat tersebut.

Dan yang lebih menyebalkan adalah si lelaki tersebut, masih juga bertingkah menyebalkan.
Meskipun kali ini menyebalkannya bukan lagi bermain dari janda satu ke janda lainnya.

Karena dengan wajah yang lebih terlihat seram ketimbang tampan itu, tentu saja semua janda kaya sama sekali tidak mau meliriknya.

Yang ada, dia malah hidup dengan menyebalkan, suka uring-uringan, ngamuk-ngamuk, tidak mau kerja sama sekali. Maunya tahu beres.

Dan entah apalagi sebutan buat istrinya yang sungguh bodoh eh sabar tersebut.
Sekarang, saya jadi sedikit mengerti mengapa istrinya rela menjalani hidup bagai neraka tersebut.


Akhir Hidup Yang Bagaikan Sinetron Indosiar


Siapa nih yang sering menonton film azab di Indosiar dengan judulnya yang lebay.
Tapi tahu nggak sih, kalau sebenarnya film-film tersebut juga beneran ada di dunia nyata, meski well...ditambahin dengan lebaynya.


Sesungguhnya tidaklah pantas menggunjingkan cerita kepergian seseorang yang terlihat dramatis. Akan tetapi, kembali ke niat awal saya, bahwa kisah ini semoga bisa diambil hikmahnya oleh kita semua.

Sang tampan yang tak lagi tampan itu terus menjalani hidup dengan tidak berubah.
Dia tetap kasar, suka berjudi, minum-minuman keras.
Sampai akhirnya dia menderita sakit yang berlanjut pada kelumpuhan karena stroke

Memang, kalau dipikir-pikir, lelaki tersebut menjalani hidupnya dengan semakin nggak karuan tersebut, mungkin saja dikarenakan dia depresi melihat keadaannya.

Dan tidak ada yang menyedihkan, bagi kehidupan seseorang di dunia ini, ketika Allah meninggalkannya hingga akhir hayatnya.

Sungguh tidak ada hidayah, sampai berbulan bahkan bertahun menjadi lumpuh.
Istrinya, dari yang masih mau mengurusnya, entah karena cinta, atau memang karena rasa kemanusiaannya.

Sampai akhirnya, karena sikap si lelaki, bahkan sudah lumpuh dan tidak bisa bicara dengan jelaspun, masih suka kasar, dan memaki.
Dan membuat istrinya jadi malas merawatnya.

Sang lelaki tersebut akhirnya, menutup usianya dalam kesunyian dan kesakitan yang berkepanjangan.
Iya, tidak ada yang tahu pasti, kapan tepatnya dia meregang nafas.
Padahal dia tinggal serumah dengan istrinya.

Saat petugas kesehatan datang memeriksanya, keadaannya sungguh menyedihkan.
Tubuh yang bagai tengkorak, kurus hingga semacam tulang belulang terbungkus kulit saja.
Keadaan kamarnya yang bau pesing bercampur kotoran dan bau tak sedap lainnya.

Nakes memperkirakan, sang lelaki sudah tiada berjam-jam lamanya, hingga akhirnya istrinya sadar kalau sudah nggak ada.

Menurut cerita istrinya, sudah beberapa hari terakhir memang suaminya tersebut menjerit bagai orang yang sangat kesakitan, tapi karena sikapnya yang menyebalkan, istrinya jadi malas untuk memperhatikan keadaannya.

Sedih memang ya, tapi sungguh tak bisa juga menyalahkan wanita yang sudah menjalani puluhan tahun bersamanya bagai di neraka.

Yang lebih menyedihkan adalah, karena anak sulungnya belajar Islam lebih mendalam, setelah dimakamkan, tidak ada sama sekali tahlilan ataupun hal lainnya.
Padahal di sisi lain, tahlilan sebenarnya untuk mengirim doa bersama kepada yang telah meninggal.

Dan begitulah akhir hidup si tampan yang gagal menjalani tantangan sebagai orang tampan.
Hikmahnya untuk kita semua adalah..

Hiduplah dengan bijak.
Bijaklah menggunakan ketampanan yang sesungguhnya justru sebagai ujian dari Allah.
Dan, saat terpuruk, ingatlah pada Allah. 

Hidayah memang dari Allah, tapi kita sebagai hambaNya tidak bisa hanya duduk menunggu hidayah tersebut.
Jangan sampai di ujung usia kita.
Kita lewati dalam kesunyian yang panjang, dalam rasa sakit sakratul maut yang panjang, dalam kondisi akhir yang menyedihkan.

Cintailah pasangan kita, jika usia kita panjang.
Pasangan kitalah yang sesungguhnya akan benar-benar tulus mengurus kita nantinya.

Cintai pula anak-anak kita.
Doa mereka yang sholeh/sholeha amat sangat kita butuhkan, baik di dunia maupun di akhirat.

Semoga bermanfaat.

Sidoarjo, 5 April 2020

Reyne Raea

15 komentar :

  1. Ini aku nonton sinetron Indosiar apa baca artikel mbak Rey sih, kok mirip banget ya.

    Memang kadang pola asuh orang tua bisa menyebabkan anak jadi seperti itu, dia menyalahgunakan ketampanannya untuk memikat cewek cewek dan juga janda muda.

    Padahal sudah memiliki istri cantik dengan harta berlimpah ya, entah masih kurang apa kok masih jelalatan saja matanya.

    Soal penyiraman air keras, aku agak merinding juga, jadi ingat film Friday 13th, mungkin mukanya seperti itu kali ya.😰

    Semoga saja kisah ini bermanfaat untuk pembaca sehingga tidak kebablasan, contohnya masih sering mangkal di lampu merah padahal sudah punya istri dan anak di rumah.

    Kalaupun mau mangkal, saran saya di wisma atlet Kemayoran itu aja, kan disana lagi butuh banyak tenaga untuk para pasien Corona.

    Inti dari artikel ini adalah: wahai para orang yang suka ganjen, waspadalah waspadalah.😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eeluuu itu mah Pauul...😬😬🤣🤣🤣🤣

      Hapus
    2. wakakakaka, itu dah, ternyata dalam dunia nyata juga ada loh :D

      Hapus
  2. Ceritanya kayak mirip di sinetron ya dari awal sampai akhir. Di balik kisah pasti ada hikmah dan pelajaran ya diambil. Banyak banget nih sepertinya wanita yang sabar banget menghadapi suaminya walaupun sudah tahu kalau suaminya selingkuh.

    BalasHapus
  3. kok nggregetno yo mbakk lakinya... ehhhmmm
    aku kira disekitar aku ada juga laki yang seperti ini, tampan, body oke punya, putih, ganti ganti pasangan, ckckck
    ga paham sebenernya aku sama laki yang model begini, di pikirannya apa yak isinya hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu dah, ganteng sih ganteng, kalau mati sama juga jadi tengkorak hahaha

      Hapus
  4. Kalau saya bilang mah sih Istri pertama juga punya dosa. Terlebih sudah menyiram air keras kesuami....Dosanya bertambah pula.😊😊



    Tapi disini saya bukan mau ngebela sitampan play boy...Tetapi kembali lagi ke perempuan tersebut.😊😊


    Jadi intinya keduanya punya dosa yang tanpa merekah pernah sadari atau tahu.😊😊

    Meski di cerita ini yang banyak bikin ulah memang si lelaki. Tetapi bukan tidak menutup kemungkinan si wanita benar2 suci.😊😊


    Yaa cerita ini bisa jadi contoh juga untuk para kaum lelaki atau wanita juga boleh. Artinya apapun masalahnya harus ada ketegasan yang kuat. Karena si wanita dalam kisah ini terlalu sabar yang berlebijan, Bisa juga dibilang wanita bodoh. Yang pada akhirnya menyimpan bara dendam yang mungkin harus dituntaskan dengan caranya sendiri. Meskipun dalam agama itu juga dilarang.

    Nah bagi pasutri mungkin ini bisa jadi bahan renungan positif. Tetapi bukan harus mencontoh negatif harus menyiram air keras ke suami bila selingkuh.😊😊 Kalau terbukti kalau tidak Nahloooo rugi sendiri kan.😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu dia deh, nggak habis pikir juga, mungkin dia mau menyelamatkan ayah buat anak-anaknya, tapi toh juga kayak gitu, buat apa coba :(

      Hapus
  5. Aku jadi geregetan kalau dengar cerita laki-laki macam seperti itu, Mbak Rey. Kurang syukur banget tuh laki. Sudah ada istri cantik, anak-anak yang cantik dan ganteng, ekonomi ditanggung istri, masih aja gak bisa bersyukur. Udah gak bisa kerja bener untuk menafkahi keluarga, eh malah tega-teganya masih main perempuan. Gak heran juga sih akhirnya istrinya kehilangan kesabaran dan menyiram muka laki-laki itu pake air keras. Biar tau rasa.

    BalasHapus
  6. Iya ya kisahnya kaya sinetron indosiar..kalau ada sutradara baca postingan ini bisa saja jadi sinetron indosiar

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Link profil komen saya matikan ya Temans.
Agar pembaca lain tetap bisa berkunjung ke blog masing-masing, gunakan alamat blog di kolom nama profil, terima kasih :)