Monday, April 13, 2020

Inner Power Dalam Public Speaking

inner power dalam public speaking

Sharing By Rey - Inner power dalam public speaking itu penting banget loh. Karena merupakan salah satu kunci kita bisa berhasil dalam sebuah komunikasi di depan publik.

Btw pada heran kali ya, kenapa saya tiba-tiba bahas public speaking sih? Padahal saya sama sekali nggak pernah belajar public speaking, daaann saya mau ngompol rasanya kalau berbicara di depan audience.


Tapi begitulah, justru karena saya paling sulit berbicara di depan audience,  makanya saya tertarik banget menyaksikan ulasan tentang tips public speaking yang dibawahkan oleh Analisa Channel.

Btw,  saya akhir-akhir ini memang sering banget tongkrongin channelnya si Analisa,  seorang psikolog yang sering jadi pembicara di berbagai event.

Dan di salah satu video terbarunya,  Analisa berbagi tips bagaimana agar bisa tampil dengan baik di depan audience.
Analisa memberikan tips yang dia dapatkan dari bapak Arih Budi Utomo, seorang expert di bidang public speaking dan menjadi executive director di Tantowi Yahya Public Speaking School.

Dan adapun tipsnya,  salah satunya kita harus punya inner power.


Apa Itu Inner Power? 


Inner power adalah sebuah kekuatan yang dimiliki oleh sebuah individu, yang mana ketika dia diam saja, efek kharismanya sudah terasa oleh audience.

Misal,  seorang pembicara idola.
Saat naik panggung,  baru juga berjalan ke tengah panggung,  pegang micaudience sudah bergemuruh mengelu-elukannya.

Bukan hanya sekadar karena terkenal atau semacamnya,  inner power sesungguhnya bisa dibentuk oleh siapa saja.

Adapun hal-hal yang bisa dibentuk untuk memperoleh inner power tersebut adalah :


1. Emosional power


Dalam komunikasi kita butuh yang namanya meregulasi emosi kita, agar emosi tersebut bisa tersalurkan atau diterima oleh audience,  sehingga audience pun merasakan emosi tersebut, dan memberikan perhatiannya.

tips agar percaya diri berbicara di depan publik

Hampir sama dengan menulis ya,  di mana saat kita bisa mentransferkan emosi yang kita kirim melalui tulisan ke pembaca,  maka saat itulah kita berhasil sebagai penulis.

Dalam public speaking, emosional power harus bisa kita transfer saat kita sedang berada dan berbicara di depan audience. Jika konsisten melakukan hal tersebut, maka perlahan namun pasti,  inner power akan melekat di diri kita dan mendapatkan perhatian penuh di depan audience.


2. Mental power


Faktor penting lainnya yang bisa membentuk inner power kita adalah, saat kita bisa mempunyai mental power yang hebat.

Mental power adalah saat kita gagal, maka mampu untuk bangkit lagi dengan cepat, tidak akan berlama-lama meratapi kesalahan, apalagi sampai jadi trauma.

Misal, ketika kita gagal persentase, mengalami kejadian yang memalukan untuk kita,  dan mungkin mengakibatkan kita dicibir, dipermalukan, hingga dibully banyak orang.
Namun hal tersebut tidak membuat kita jatuh, putus asa apalagi trauma.

Saya jadi ingat seorang kakak angkatan saya sewaktu kuliah.
Dia teman suami saya, saat sidang skripsi, dia sampai 3 kali ganti judul skripsi, dan dia dengan cepatnya bangkit merevisinya meski kedua kalinya gagal lagi.

Padahal, beberapa orang mungkin memilih tidak mau melanjutkannya lagi, dan memilih perguruan tinggi swasta yang mudah mengeluarkan ijazah untuk menamatkan gelar sarjananya.


3. Spritual power


Spritual power adalah sebuah keadaan yang selalu bergantung, mengandalkan dan memasrahkan hasilkan kepada sang Penciptanya.

Saat hendak memulai, kita berdoa bersungguh-sungguh mohon kekuatan dariNya, berusaha dan mengandalkan bantuanNya, lalu hasilnya memasrahkan kepadaNya.

Saya pikir, spritual power ini juga sangat mendukung mental power, di mana saat ada kegagalan, kita tidak akan terlalu down, karena kita sudah memasrahkan kepada sang Pencipta.
Di mana apapun hasilnya, semua sudah yang terbaik untuk kita, karena kita sudah berusaha.


4. Physical power


Faktor terakhir yang sangat mendukung terbentuknya inner power adalah, adanya physical power.
Tentu saja ini berhubungan dengan kesehatan jasmani kita.

agar mudah berbicara di depan publik

Ya kali kita bisa tampil memukau dengan inner power penuh di depan audience, kalau kita tampil dengan wajah kuyu, pucat dan menahan sakit.
Yang ada orang-orang pada telepon ambulance, takut kita adalah pasien Covid 19 *eh, lol.

So, menjaga kesehatan fisik agar kita bisa tampil fit, segar dan penuh semangat adalah salah satu cara untuk mendapatkan physical power demi terbentuknya inner power.


Mudah bukan?
Mudah kalau dibaca sih, lol.

Entah mengapa, saya selalu semacam tertantang untuk melakukan sesuatu yang sedikit sulit saya lakukan, misal berbicara di depan audience.
Jangankan disuruh persentasi, bahkan berbicara di sebuah rapat dengan banyak bos-bos besar saja, kadang saya terbata-bata, hehehe.

Tapi tidak dapat dipungkiri, sejak sering tampil di media sosial, berani menyuarakan isi pikiran saya, secara tidak langsung melatih otak saya untuk bisa bekerja lebih cepat saat berbicara di depan audience, meski masih dalam tahap ngomong di saat meeting doang, hahaha.

Kecepatan otak tersebut adalah, separuh untuk menenangkan diri dari yang namanya serangan gemetar sendiri, separuh lagi berpikir kata apa yang harus saya keluarkan.
Dan setidaknya berhasil.

Meskipun, belum bisa dikatakan memiliki inner power sesungguhnya, tapi setidaknya sebagai blogger yang berbicara dalam tulisan, saya rasa konsistensi kita bisa membentuk inner power kita sebagai blogger, iya nggak?

Jadi, siapa nih yang udah merasa punya inner power di depan audience?
Baik as a blogger maupun public speaking mungkin?


Sidoarjo, 13 April 2020

Reyne Raea

Sumber : Analisa channel
Gambar : Canva edit by Rey

23 comments:

  1. saat tampil di depan sebagai pembicara, kita adalah pengendali penontonnya. Ketika penonton sangat antusias berarti apa yang telah kita bangun dan materi yang dibawakan bisa dikatakan berhasil. Saya orang yang pendiem dan jarang publik speaking, tapi sekalinya dipercaya bisa membahas hal-hal yang lebih mendalam dari kebanyakn orang karena ide yang selalu saya pendam. Bahkan saya selalu memprediksi pertanyaan-pertanyaan yang kemungkinan akan ditanyakan. Beberapa pertanyaan beneran muncul loh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh kereeenn pake banget itu loh, kalau saya ide yang akan saya omongin banyak, tapi pas berdiri depan audience, tiba-tiba kayak mau pingsan hahahaha.
      Blank semuanya :D

      Delete
  2. Aaaa aku blm merasa memiliki iner power nih mbak, tp kl ngomong depan publick nyerocos trus kayaknya yg dengerin lama2 eneg. Wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, yang penting punya keberanian dulu, nantinya bisa dikembangkan jadi punya inner power :D

      Delete
  3. Jadi inget dulu, pas ujian public speaking, praktek pake bahasa inggris, udah hapal, sama dosennya pun akrab, tiba2 pas dipanggil, kelas langsung sunyi senyap, kaki langsung geger, tangan tiba2 dingin, hapalan di kepala ngeblank, ilang separoh 😂, pas udah selesai bukannya takut gagal, malah ngikik2 dibelakang (kelakuan.. kelakuan..) 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kereeennn banget ada ujian gitu, saya jujur belajar ngomong di depan umum hanya karena pernah ikut hima, itupun cuman di forum gitu, waktu kerja pas meeting diam aja, nggak usah deh disuruh persentasi di depan, bisa pingsan deh hahaha

      Delete
  4. bener juga ini.. intinya harus pede dulu sih mba

    ReplyDelete
  5. Inner power adalah sebuah kekuatan yang dimiliki oleh sebuah individu,

    Sebuah Individu hehe.. Okeh Kak ini menarik ulasanya.

    Coba Saya tebak, Ka Rey sepertinya on project Channel Youtube ya?

    Atau ada proyek lain (Blog atau Vlog?)

    Hummmms jadi penasaran nih Kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. qiqiqiqiq, sebuah individu yang berbuah hahahaha.

      Enggak, saya punya channel youtube, tapi nggak aktif, kurang pede di depan kamera daann males edit foto hehehe

      Delete
    2. Ah iya... Ayuk saling subcribe haha

      Delete
  6. wah saya juga banyak diem sulit berbicara depan publik, sampai saya langsung praktek jadi sales ke counter-counter hp, waktu itu tujuan saya memang lagi belajar ngomong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru jadi sales itu bisa jadi media yang asyik buat belajar loh :)

      Delete
  7. karena nggak sering sering ngomong didepan publik, inner power aku kayaknya nggak sempurna. Perlu latihan lagi.
    kalo dalam tulisan, kayaknya ada dikit dikit hahaha *memujiDiriSendiri*

    dulu aku pengen banget les di John Robert Power, adanya di surabaya, sayangnya waktu itu masih sering bolak balik jember - malang - sby. Sampe lulus kuliah dan kerja sekarang kadang masih kepikiran buat les

    mungkin karena seneng ngomong, bercita cita pengen jadi jurnalis juga dulu, sering ikutan lomba presenter juga. Melatih diri buat ngukur kemampuan diri sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh saya kepo loh sejak dulu sering lewat depan John Robert Power itu, itu sekolah kepribadian ya ?

      Hahaha, saya pernah ikut casting presenter dan saya kayak mayat hidup!
      Gara-gara kejebak tuh, niat anterin teman aja katanya ada event, eh ternyata itu acara casting presenter insert kerjasama dengan sunsilk dan kita langsung disuruh praktik depan kamera, sampe kayak mayat hidup sayanya hahahahahah

      Delete
  8. Baru tahu kalau ada inner power dalam public speaking setelah baca postingan ini. Aku sangat tidak percaya diri kalau ngomong di depan orang banyak.

    ReplyDelete
  9. Kalau untuk berbicara di depan audience yang berhubungan dengan pekerjaan, saya bisa mba :D tapi kalau berhubungan sama kehidupan personal saya nggak bisa hehehehe. Jadi memang saya baru bisa bicara di depan orang banyak apabila pembahasannya nggak jauh dari teknis dan praktikal di ruang lingkup kerja :D atau kalau jaman kecil dulu, semacam presentasi di depan kelas yang membahas tugas, nah saya bisa dan lumayan jago cas cis cusnya ~

    Tapi kalau yang dibahas misalkan aktualisasi diri, atau pengalaman personal, atau yang sejenis itu dan sering dilakukan oleh banyak influencer di luar sana, datang ke acara-acara untuk berbicara perihal kesuksesannya itu saya nggak bisa karena bukan based on teknis yang memang sudah ada dasar-dasarnya :D so, saya nggak tau apa saya masuk kategori punya inner power dalam public speaking atau nggak eehehe.

    By the way, baca post ini saya jadi dapat ilmu baru lagi. Thanks mba <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi setidaknya sudah punya keberanian ya, hanya saja memang kurang nyaman berbicara tentang hal yang narsisisme hahahaha.

      Kalau saya belum punya sih, setidaknya dulu, sekarang nggak tahu ya, kayaknya udah bisa berani speak up, meskipun kudu dipancing dulu hahahah

      Delete
  10. Haduh...saya paling nggak bisa bicara di depan umum, apalagi kalau banyak yang nggak kenal. Bisa auto jadi patung dadakan. Kecuali topik yang dibicarakan bisa saya pahami alias banyak tahu.

    ReplyDelete
  11. Baru tau istilah inner power. bagus mba materinya. suwun...

    ReplyDelete
  12. WAh baru tahu aku istilah tentang inner power,.....hehehe

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)