Thursday, March 08, 2018

Mengajarkan Disiplin Pada Anak Dengan Rutinitas Sebelum Tidur.


Assalamu'alaikum :)


Kali ini pengen nulis sesuai #PostTematik yang diselenggarakan oleh KEB alias Kumpulan Emak Blogger. Oh ya, by the way Alhamdulillah akhirnya saya diterima juga jadi bagian KEB, uhuk :D.

Temanya sangat menarik, tentang Bedtime Routine. Dan saya jadi sangat excited pengen berbagi kisah 'cinta' antara saya dan kakak Darrell yang salah satunya terbentuk dari bedtime routine ini yang Alhamdulillah bermanfaat melatih kedisiplinannya sejak kecil.


Daftar Oriflame
Saya sendiri dibesarkan oleh orang tua yang super diktator huhuhu.
Banyak sisi negatifnya, namun sisi positifnya saya terbentuk jadi pribadi yang disiplin sejak kecil.
Meskipun jujurly (bahasa apa pula ituh :D) setelah jauh dari ortu jadi merdeka bebas melupakan disiplin, namun karena sudah terbiasa sejak kecil, hidup dengan tidak disiplin itu membuat saya sedikit galau dan gak nyaman.

Oleh karena itu, belajar dari pengalaman masa kecil saya yang tragis sarat disiplin, saya ingin menularkan kebiasaan disiplin bagi anak-anak saya secara menyenangkan.
Mupeng aja gitu ama suami Sandra Dewi yang karena disiplin adalah rutinitasnya sejak kecil, jadi dalam situasi dia tetap mencintai kedisiplinan (ketauan deh suka stalking IG Sandra Dewi, jarang kok hehehe).

Seperti anak-anak kebanyakan, kakak Darrell dan saya juga punya kegiatan rutin sebelum tidur, yang terbentuk sejak dia berusia  menjelang 2 tahunan. Dulu sih masih belum terlalu panjang kayak sekarang rutinitasnya.

Masih di seputaran gosok giginya yang belum banyak itu, cuci muka, tangan dan kaki. Kadang jika saya sedang gak malas atau sibuk, maka rutinitasnya bertambah dengan mendengarkan dongeng yang sebenarnya karangan saya saja LOL.

Setelah bertambahnya usia kakak Darrell, terlebih setelah masuk SD, rutinitasnya semakin panjang, dan awal-awalnya bukan hanya anaknya yang sedikit bosan, emaknya juga bosan memastikan si kakak tidak melewatkan satupun rutinitas wajibnya.

Begini rutinitasnya :

1. Sudah belajar serta menyiapkan/merapikan semua keperluan sekolahnya di keesokan hari.

Sejak kecil, saya tidak pernah tidur di malam hari tanpa sebelumnya belajar dan menyiapkan perlengkapan besoknya, hal tersebut saya terapkan pada kakak Darrell.
Jadi setelah sholat Isha dan makan, dia pasti belajar untuk keesokan harinya (materi sudah ada di jadwal) lalu menyiapkan semua keperluannya.

Mulai dari siapin snack ringan serta susu kotak (di sekolahnya ada aturan gak boleh bawa uang jajan, jadi harus bawa bekal jajan dari rumah) , siapkan buku-buku yang diperlukan, siapkan baju ganti jika ada pelajaran ekstrakurikuler maupun pramuka, memeriksa pensil dan perintilannya ada dan berfungsi baik di tasnya, juga tidak lupa menyiapkan baju sekolah untuk keesokan harinya.
Dengan demikian, saat bangun pagi, Alhamdulillah nyaris jarang ada drama panik nyiapin ini itu ataupun ada yang ketinggalan gak kebawa di sekolahnya.

2. Gosok gigi dan wudhu.

Rutinitas gosok gigi ini sudah lamaaa banget saya biasakan, bahkan sejak giginya masih 2 hahaha.
Maklum, gigi mami papinya mudah rusak, kagak tau deh karena apa, padahal kami termasuk orang yang amat sangat rajin gosok gigi.
Karena pernah merasakan betapa kejamnya sakit gigi, saya gak ingin kakak Darrell merasakannya, biar mami aja karena kakak Darrell gak kuat #DilanEfek :D

Alhamdulillah karena kebiasaan tersebut, hingga detik ini tidaklah sulit memintanya gosok gigi, khususnya sebelum tidur.

Untuk wudhu sebenarnya agak telat, baru-baru saja saya terapkan, tapi better late than never bukan?

3. Menyiapkan tempat tidur.

Well, sejak adiknya lahir, kami memang tidur kruntelan ber empat di kasur yang rendah, sungguh sampai detik ini saya gak habis pikir, mengapa kami suka tidur di kamar yang sempit, beralaskan kasur tipis untuk kakak Darrell dan papi, sedang di kamar sebelah ada kasur empuk nan luas hahaha.
Jadinya kakak Darrell harus menyiapkan kasurnya dulu, dikibas pakai sapu, lalu ambil bantal dan guling serta selimut, setelah itu siap tidur.

4. Menghafal Surat Pendek, Baca Doa Tidur dan Doa Syukur.

Setelah semua siap, kakak Darrell mulai menghafal surat pendek, saya membuatkan jadwal surat apa saja yang harus dibaca di tiap malamnya.
Lalu diteruskan dengan doa tidur dan ditutup dengan doa syukur, kebalik yaa harusnya doa syukur dulu baru doa tidur hehehe.

Untuk doa syukur saya hanya membiasakan kakak Darrell agar selalu tidak pernah lupa mereview apa saja yang sudah dia lalui seharian dan bersyukur karenanya.
Simple saja seperti : "Alhamdulillah, terimakasih ya Allah karena hari ini telah memberikan rezeki, kesehatan dan kesempatan, bisa sekolah lagi, ketemu teman-teman, bisa main bola terus menang, bisa ikut kumon terus naik level, bisa ngaji dan naik level, etc"

5. Peluk dan cium selamat tidur.

Ini favorit saya banget, sejak kecil kakak Darrell sudah saya biasakan untuk selalu memeluk dan cium saya maupun papinya (tapi jarang karena papinya lembur mulu hehehe).
Rasanya nyamaaannn banget bisa meluk dan cium pipi kanan kiri, sambil ngucapin "ai laf yu mamiii, yu a mai epiting" hahaha. Lalu ditutup dengan good night sayang, sweet dream.

Sayang, setelah masuk SD terlebih saat adiknya lahir, dia sudah malu bilang I Love You, hiks.
Saya kudu drama dulu, pura-pura pasang tampang sedih baru si kakak mau mendekat meluk sambil bilang "I love you mami".
Oh how i miss si kakak Darrell kecil :')

Oh ya, karena kebiasaan peluk cium tersebut, hingga saat ini kakak Darrell gak pernah bisa melewatkan tidur tanpa dipeluk, gak peduli maminya lagi rempong urus ini itu atau menyusui adiknya, dia pasti datang mendekat hanya sekadar minta peluk dan cium selamat tidur.
So sweet..
Ada yang super manyun karena belum dipeluk mami hahaha

Mengajarkan disiplin pada anak itu sangat penting bagi saya, secaraaaa.. di zaman sekarang saja persaingan semakin ketat, apalagi di zaman anak-anak kita dewasa nanti?
Disiplin membuat kita jadi bisa mengimbangi waktu, jadi gak lagi-lagi deh kita hidup berkejaran sama waktu.

Dan banyak cara mengajarkan disiplin pada anak, salah satunya dengan rutinitas kecil sebelum tidur, selain membuat anak jadi terbiasa disiplin, pun bakal jadi kenangan manis yang terpatri diingatannya hingga dia dewasa nanti.

Ada yang punya rutinitas sebelum tidur bersama si kecil? sharing di komen yuk :)

Semoga manfaat.


TPJ AV - 08 Maret 2018

Love

REYNE RAEA


(Postingan ini diikut sertakan dalam #PostTematik KEB dengan tema Bedtime Routine)

19 comments:

  1. Hummm jadi keingat masa kecil tapi saya sudah lupa dulu pernah bilang love you mom saya mama tercinta ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya dulu kayaknya gak pernah hahaha :)

      Delete
    2. hehehe kok bisa sampai ga pernah mbak

      Delete
  2. rutinitas yang sepertinya sepele bagi orang tua,padahal itu sangat luar biasa efeknya ya bu,tidak hanya utk kita sebagai orang tuanya tetapi juga untuk perkembangan,psikis,fisik anak2..pokoknya thanks bingit infonya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pak, selain menciptakan kedisipinan buat anak, juga buat bonding antara ibu dan anak :)

      Delete
  3. hiihi.. goodmom.. keren mbak.. bisa dijadikan contoh.. inspiratif banged..
    dari dini sudah di ajarkan tentang nilai2..

    ReplyDelete
  4. Keren Mbak..sekarang tambah gede anaknya jadi ada yang di skip saya. Karena mereka sudah jalan sendiri. Tapi bilang I love You sampai sekarang tetap hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. huhuhuuu, anak saya sudah mulai malu bilang i love you mbaaa, tapi saya selalu ngajarin biar tetep mau ngomong

      Delete
  5. Kasih sayang dan kehangatan sikap seorang ibu dan ayahnya akan memudahkan anak dalam memahami kedisiplinan.

    ReplyDelete
  6. Aih, rutinitas yg bagus. Moga jd anak yg sehat, cerdas dan shalih ya��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ya Allah, makasih mbaa 😊

      Delete
  7. Mami... Where's my bedtime stories?
    Bacain aku cerita dong mami, satuuu aja :D
    Itulah, salah satu permintaan anakku sebelum tidur.

    Eh tapi... Anak cowok lebih cepet merasa malu ya, klo maminya menunjukan kasih sayang.

    Anak saya, cewe (6yo), masih ga tau malu :D
    Tapi, yang abegeh, cewe juga (12yo) dari sejak 10th udah ga mau, di peluk atau dicium.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi...maminya rajin banget tuh bacain bedtime stories 😁

      Kalau saya kadang jarang mba, sok sibuk huhuhu.

      Kayaknya bukan masalah gender deh, anak temen saya cowok udah SMU masih nempeeelll aja ke mamanya.

      Mungkin karena dia lama baru punya adek 😊

      Delete
  8. Ah baca ini jadi pengen nerapin. Karena anak-anakku belum bisa disiplin. Apalagi kalo ngeliat emak bapaknya masih ngurus ini itu yang lain padahal udah jamnya mereka tidur...dijamin ga satupun yang mau beranjak ke tempat tidur huhuhuhu. Makasih untuk postingannya ya mbak Rey. Salam kenal dari Jakarta

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga mba, maaf kelewat ternyata komennya hehehe.

      Iya mba, membiasakan disiplin sejak kecil emang penuh tantangan, tapi jauh lebih mudah ketimbang sudah dewasa baru didisiplinkan.

      Rutinitas sebelum tidur bisa jadi sarana mendisiplinkan :)

      Delete
  9. anakku kudu dibacain buku mba klo akunya uda ngantuk berat wes emaknya yang pules wkwkwkk

    ih kaka Darrel lucu banget bagus rutinitas sebelum tidurna 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba, saya jarang bacain buku, soalnya bisa-bisa sayanya yang ngorok duluan hahaha :D

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...