Minggu, Januari 06, 2019

#AksiFlashBunda - Sahabat Keluarga Dalam Mendampingi Anak Yang Keseimbangan Tubuhnya Terganggu

Sahabat keluarga

#AksiFlashBunda - Sahabat Keluarga Dalam Mendampingi Anak Yang Keseimbangan Tubuhnya Terganggu Akibat Melewatkan Tahapan Merangkak


Assalamu'alaikum :)
"Harus ada sahabat keluarga yang bisa menemani saya, agar gak takut lebam lagi, dan halal"
Begitu kira-kira harapan saya, dalam menemani anak yang amat sangat aktif serta keseimbangan tubuhnya terganggu, dampak dari melewatkan tahapan merangkaknya.

***

Anak sulung saya, Darrell, tumbuh kembang dengan melewatkan tahapan merangkak.
Dia hanya merayap di usianya yang 9 bulan, lalu berikutnya langsung belajar berdiri lalu jalan.
Dulunya, saya senang banget karena si kakak bisa berjalan dengan cepat, gak peduli dia gak melewati tahapan merangkak, toh setiap anak itu unik, pikir saya

Sampai akhirnya dia masuk SD dan menjalani psikotest oleh seorang psikolog anak, dan betapa terkejutnya saya saat sang psikolog mengatakan kalau si kakak kurang dalam hal keseimbangan.
Sang psikolog juga menanyakan sesuatu hal yang bikin saya baper, yaitu apakah si kakak melewatkan tahapan merangkaknya?

Dan tentu saja saya menjawab IYA.

Sang psikolog lalu menceramahi saya panjang lebar, sampai-sampai saya jadi baper dan kesal, meski akhirnya saya diam saja, demi anak bisa masuk SD tersebut.
Baca : Drama masuk SD
Singkat cerita, si kakak akhirnya keterima juga masuk SD tersebut.
Lalu hari demi hari berlalu, saya semakin galau dengan si kakak, dia sering banget jatuh, dan setiap jatuh dia seolah pasrah, tidak ada gerakan reflek melindungi wajahnya.

Kejadian tersebut, sebenarnya sudah terjadi sejak dia berusia 2 tahunan, namun saya pikir itu wajar karena faktor usia dan mungkin juga karena saya terlalu menjaganya dengan hati-hati.
Jadinya si kakak tidak bisa melindungi diri sendiri.

Sampai akhirnya dia tumbuh besar, kejadian tersebut selalu terulang, dan akibatnya sangat menyedihkan, gigi depannya sampai tanggal, gusinya juga pernah robek parah saat dia jatuh pasrah mencium plat mobil yang sedang diparkir.
Dan akhirnya kami harus berurusan dengan dokter gigi, sampai-sampai si kakak ditawarin pakai pelindung gigi seperti yang dikenakan oleh para petinju.
Baca : Pengalaman Ke Dokter Gigi Spesialis Anak
Kejadian berulang seperti itu membuat saya jadi kepikiran, dan akhirnya sadar kalau semuanya terjadi karena dampak nyata melewatkan tahapan merangkak semasa tumbuh kembangnya di masa kecil dulu.

Sedih banget rasanya, berhari-hari saya memikirkan hal tersebut, menyalahkan diri sendiri, bahkan ingin rasanya saya kembali ke masa kecil si kakak, dan lebih peduli dengan tumbuh kembangnya.
Dan pastinya tidak akan pernah melewatkan semua tahapan penting dalam tumbuh kembangnya.

Namun, penyesalan tidak akan pernah bisa menyelesaikan segala sesuatu. Setelah puas bersedih, saya kembali mencari-cari jalan keluar dari masalah si kakak, dan ternyata menurut teori dari berbagai sumber, cara terbaik untuk melatih keseimbangan tubuhnya akibat melewatkan tahapan merangkak adalah, dengan memaksanya kembali melewati tahapan tersebut, salah satunya dengan bermain merangkak.


Si Super Aktif Yang Terganggu Keseimbangan Tubuhnya 



Si kakak, meskipun amat sangat mudah jatuh karena kurangnya keseimbangannya, tapi dia bukan tipe anak yang pendiam.
Adaaaaa saja yang dikerjakan, super aktif, manjat kanan kiri, bahkan lagi diam misalnya nonton TV, badannya gerak aja terus kayak cacing kepanasan, hadeh.

Kebayang deh betapa was-wasnya saya melepas dia ke dunia luar, baik ke sekolah, maupun sekadar bermain bersama teman di dekat rumah.
Doa selalu terucap dari bibir saya, semoga si kakak bisa pulang tanpa ada insiden yang bikin saya panik.

Oleh karenanya, saya selalu berusaha agar si kakak bisa lebih melatih keseimbangan tubuhnya, di antaranya dengan cara :
  1. Bermain merangkak, Alhamdulillahnya anak kedua saya, si baby Adean bisa melewati tahapan merangkak, dan momen ini jadi hal yang pas untuk melatih si kakak merangkak. Jadi sering banget si kakak ikutan merangkak bersama adiknya, dia menganggap hal tersebut adalah permainan, jadi dengan senang hati dia melakukannya.
  2. Mengubah kegiatan ekstra di sekolah, dari yang sebelumnya ikut futsal, jadi ikut karate, dan Alhamdulillah, dengan berbagai gerakan dasar karate, si kakak bisa belajar yang namanya kuda-kuda serta keseimbangan tubuhnya sekaligus belajar reflek melindungi badannya ketika jatuh atau diserang.
  3. Membiarkannya terus aktif agar kakak belajar melindungi dirinya sendiri.
  4. Memberikan semangat ketika dia terjatuh, agar tidak trauma dan jadi takut mencoba lagi.
  5. Memastikan dia selalu sarapan dengan kenyang sebelum ke sekolah, agar badannya lebih kuat dan gak mudah jatuh.


Berteman dengan lebam


Sesungguhnya, perjuangan si kakak dalam melatih keseimbangan tubuhnya bukanlah tanpa tantangan.
Super aktifnya tingkah lakunya, suka lompat sana sini, lari sana sini, merangkak tanpa kira-kira sehingga sering banget dia kejedot benda-benda seperti meja, kursi, dinding dan lainnya.
Sudah dilarang main futsal, namun saking cintanya pada olahraga bola tersebut, tetap saja di sekolah dia main futsal.

Namun di balik hal itu,  Alhamdulillah ada peningkatan positif yang terjadi, sedikit demi sedikit kakak mulai bisa melindungi dirinya saat jatuh.
Mulai bisa menggunakan kuda-kuda saat keseimbangannya mulai diuji dengan terjatuh.

Meskipun, masih juga sering pulang ke rumah membawa sebuah hadiah yang bikin saya panik dan was-was.
Sahabat keluarga
Jatuh (lagi) dan lebam hiks

Yup, sering sekali si kakak pulang membawa lebam di bagian tubuhnya, entah karena jatuh ataupun kebentur meja dan kursi di kelasnya. *sigh.


Apa itu lebam?

Lebam atau yang biasa disebut memar atau luka dalam adalah suatu kondisi kulit yang terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kapiler di bawah kulit akibat benturan dengan benda tumpul.

Thromboflash
Sumber : #AksiFlashBunda
Sebenarnya, lebam bisa sembuh dengan sendirinya, namun butuh beberapa hari, tergantung dari seberapa parah benturan yang terjadi dan letak luka berada.

Lebam mengakibatkan rasa nyeri serta tidak nyaman, sehingga si kakak selalu rewel dan tidak semangat saat terkena lebam.

Awalnya saya hanya membiarkan luka lebamnya sampai akhirnya sembuh sendiri, namun lama-kelamaan melihat kakak jadi terganggu karena nyeri lebam tersebut, saya sebagai ibu tidak mungkin bisa berpangku tangan.
Dan seperti biasa, saya Googling dan menemukan sebuah obat yang banyak direkomendasikan oleh ibu-ibu yang anaknya aktif banget hingga selalu berteman dengan lebam.

Obat tersebut berbentuk salep dan bernama Thromboflash


Tentang Thromboflash, si Sahabat Keluarga kami


Thromboflash
Sumber : #AksiFlashBunda


Thromboflash adalah salep pereda memar atau lebam yang mengandung atau bahan aktifnya Heparin Sodium 200 IU.
Heparin adalah obat yang bekerja dengan melarutkan gumpalan darah yang berada di bawah permukaan kulit akibat memar atau lebam, membantu mengurangi peradangan serta melancarkan peredaran darah untuk mempercepat penyembuhan.

Heparin biasanya berasal dari 2 sumber ekstrak mucosa hewan, yaitu :
  • Bovine atau berasal dari mucosa sapi
  • Porcine atau berasal dari mucosa babi

HAH? DARI BABI?

TENANGGG!!!

THROMBOFLASH mengandung heparin yang berasal dari Bovine atau mucosa sapi.
Hal ini diperkuat dengan adanya sertifikasi halal dari MUI serta label halal MUI pada kemasannya.


Cara dan catatan pemakaian Thromboflash :
  • Ambil Thromboflash secukupnya, lalu oleskan tipis-tipis pada lebam atau memar hingga sembuh.
  • Hindari mengoleskan pada luka yang terbuka lebar, serta area sensitif seperti mata, hidung dan mulut.
  • Tromboflash adalah obat luar, jangan sampai tertelan.
  • Untuk bayi, wanita hamil dan menyusui, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter.


Kelebihan Thromboflash :
  • Mengandung heparin yang berasal dari mucosa sapi sehingga halal digunakan, hati-hati dengan produk lain yang mengandung heparin, karena tidak semua heparin berasal dari mucosa sapi.
  • Praktis dan tidak lengket di kulit.


Thromboflash dan Fahrenheit



Thromboflash diproduksi oleh Fahrenheit PT Pratapa Nirmala yang mempunyai :
  • Visi : "Menjadi perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia yang fokus pada produk farmasi khusus"
  • Dan untuk mewujudkan visi tersebut dijalankan misi : " secara konsisten memberikan kualitas produk dan pengurangan biaya melalui inovasi dan kolaborasi berkelanjutan, untuk melayani pelanggan dengan produk-produk kualitas terbaik, demi rasa hormat dan loyalitas pelanggan"
  • Dan untuk itu, fahrenheit terus bertanggung jawab untuk membuat produk yang memenuhi persyaratan keamanan, kemanjuran dan kualitas sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan Internasional.
  • Dan juga adanya nilai-nilai perusahaan yang SEHAT (SDM yang handal, Efektif dan efisien, Hubungan kerja yang harmonis, Aktif dan reaktif, Terintegrasi)


Thromboflash, Sahabat Keluarga, Bikin Gak Takut Lebam


Bagi saya, yang memilik anak aktif dan keseimbangan tubuhnya terganggu, Thromboflash adalah sahabat keluarga yang wajib ada setiap saat.
Dengan Thromboflash, saya jadi gak takut lebam lagi pada anak dan keluarga.

Bukan hanya itu, kehalalan produknya bikin saya gak was-was dalam menggunakan Thromboflash.
Makanya Thromboflash wajib ada di kotak P3K,
Karena Thromboflash untuk luka dalam/memar/lebam.

Kalau bunda-bunda lainnya, gimana?
Pakai obat apa untuk mengobati luka dalam/ memar / lebam pada anak dan keluarga?
Pastinya yang halal dong ya, seperti Thromboflash :)

Gak takut lebam
Sumber FP Thromboflash.Id


Ingin tahu lebih banyak tentang Thromboflash?
 Kunjungi :

Fanpage : Thromboflash.id
Instagram : @thromboflash.id

#LombaBlogThromboflash 
#AksiFlashBunda

Semoga manfaat :)


Sidoarjo, 06 Januari 2019

Wassalam

Reyne Raea

FB : Reyne Raea
IG : @reyneraea
Twitter : @reyneraea

******

131 komentar:

  1. alhamdulillah deh mbak, kalau halal, bisa direkomendasikan nih..m #jejakbiru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mba, saya juga kok baru ngeh kalau heparin itu dibuat dari 2 cara, agak parno juga :)
      Untungnya Thromboflash udah ada sertifikat halalnya :)

      Hapus
  2. Saya lihat keponaan saya sdh mulai mau berjalan pdhal blm merangkak, mudah2an pengalaman mbak bisa dijadikan guru yg terbaik....

    awalnya saya cukup tegang membaca tulisan mbak.... eeee akhirnya jadi ngakak,soalnya ngak nyangka ada iklannya.....hahahay... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahah, bisa aja kang.
      Sebenarnya ada juga beberapa ibu yang anaknya gak merangkak tapi gak ada efek sampingnya.
      Cuman menurut teori, merangkak itu wajib, dan di anak saya, gak merangkak beneran ngaruh banget kang :)

      Hapus
  3. Wah ternyata begitu ya pengaruhnya. Aku lihat anak temanku yg laki2 beberapa ada yg ga melewati tahap merangkak e mbak, ku kira itu kbnykan bayi laki gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, ada beberapa anak yang gak merangkak dan gak ada efek yang terlalu terlihat, cuman emang teorinya merangkak itu wajib, selain melatih keseimbangan tubuh, banyak juga manfaat lainnya :)

      Hapus
  4. Lho lah Mbak.. pantesan aku dulu sering jatuh juga tanpa sebab. Kata Ibuku, dulu aku belajar ngesot karena tidak mau dengkulnya kena lantai yang bikin sakit. Kok ndilalah, anakku yang sulung juga belajar berdiri dan berjalan dulu tapi habis itu dia belajar merangkak sih. Jadi skemanya berdiri – berjalan – merangkak. Tapi ya gitu juga, kadang suka jatuh kalau pas jalanan licin. Beda sama adiknya yang lebih kuat kuda-kudanya di jalanan licin.

    Ini Thromboflash bisa buat meredakan otot kita yang kaku nggak ya? Hihihi soalnya kadang kalau pijat punggung kan kayak ada yang merekel-merekel gitu?

    Hehe, merekel itu Bahasa Indonesianya apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak apa-apa mba, kalau dia berjalan dulu, yang penting abis itu dia mau merangkak, karena meski udah gede, dan keseimbangannya kurang, terapinya ya merangkak lagi hahaha

      Throemboflash jangaaannnn dibuat pijat mbaaaa hahaha
      Ini tuh buat mengencerkan darah, cuman bisa untuk lebam, karena biasanya ada pembekuan darah di balik kulit akibat benturan.
      Nah kalau yang merekel2 itu lain lagi ceritanya.

      Kayaknya itu semacam urat atau apa gitu :)

      Hapus
  5. Semangat terus ya, Darrell dan Bundanya. Semoga dengan ketekunan Bunda dan pilihan yang tepat (seperti memilih Throboflash), keseimbangan Kak Darrell bertambah baik.

    BalasHapus
  6. nah iya nih, aku juga pernah dengar katanya fase pertumbuhan anak sebisa mungkin jangan longkap ya.. seenggak nya dia harus melalui fase merangkak dulu baru belajar jalan.. btw aku juga sedia throboflash nih mbak dirumah, ampuh buat anak2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, harus dilewatin semuanya, karena setiap tahapan itu ada keuntungannya dalam tahapan tumbuh kembang anak.

      Thromboflash emang juara mba :)

      Hapus
  7. Memang penting fase merangkak ini pada anak. Alhamdulillah ya si adik melalui tahapan ini, jadi malah mainan bareng si Kakak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe iya, jadi main sekaligus terapi buat kakaknya :)

      Hapus
  8. Saya baru tau kalau anak melewati masa merangkak efeknya keseimbangan anak terganggu.

    Anakku melwati masa merangkak tapi kok masih sering jatuh ya. Makanya saya juga bersahabat dengan trombophop. Sekarang namanya tromboflash ya. Ampuh nih buat ngobati lebam2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak saya jatuhnya pasrah mba, kalau anak lainnya kan masih ada gerak reflek gitu, melindungi badannya, wajahnya.
      lah anak saya berasa jatuh di kasur dong hahaha

      Beda mba, Thromboflash terjamin kehalalannya :)

      Hapus
  9. anakku juga pernah jatuh di sekolah sampai gusinya berdarah dan giginya goyang (gak sampe lepas). Setelah giginya lepas, sampe sekarang gigi penggantinya belum tumbuh juga :(

    Saya baru tahu nih tromboflash ini, kalo lebam-lemab begitu biasanya saya pakai minyak tawon untuk mengobatinya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak saya juga sama mba, giginya berkali2 kena benturan karena dia jatuhnya pasrah hiks
      Terakhir akhirnya giginya tanggal, dan karena belum waktunya tanggal, akhirnya gigi aslinya lamaaaa banget tumbuhnya, eh belum juga tumbuh, dia jatuh lagi dong sampai gusinya sobek huhuhu

      Iya mba, sebenarnya dari dulu saya tau salep buat lebam, tapi gak berani pakai karena masih tanda tanya kehalalannya, Alhamdulillah Thromboflash sih udah ada sertifikasi Halal dari MUI :)

      Hapus
  10. kalau ponakanku karena memang otak kecilnya yang masalah klo ga salah penyumbatan mba Rey jadinya keseimbangannya kena sering jatuh gitu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Subhanallah, semoga ponakannya cepat sembuh ya, kalau itu emang lain lagi masalahnya huhuhu

      Hapus
  11. Karena Palung alami fase merayap, merangkak dan berjalan, saya tak tahu ada kasus seperti Kak Darrel. Cuma, kala bayi Palung tak terlatih gerak motoriknya karena fisik lemah dan kyrang dirangasang saking seringnya kami pindah-pindah rumah, jadi ia cenderung lamban dan kurang sigap. Lebih suka main dengan dunia imajinasi daripada gerak jika di rumah.
    Kita ini senasib sebagai ibu, ada tahapan kurang yang telah dilewatkan bagi anak. Namun semoga seiring latihan dan disiplin bisa terbiasa. Palung ikut silat di dekat rumah agar bisa melatih gerak motoriknya. Ikut les agar percaya diri dan tak perlu bergantung pada guru di sekolah yang meski baik namun tak bisa memberi perhatian khusus.
    Memang untuk anak-anak kita hanya butuh latihan dan pembiasaan, juga disiplin. Semoga mereka bisa tumbuh kembang dengan optimal. Usia Palung 9 tahun dan kelas 3 MI. IQ 112 namun keadaan yang sulit membuatnya jadi minderan karena masalah pribadi yang berat pada tahun 2014-2107.
    Kita tanamkan hal positif pada anak agar mereka kuat meski butuh banyak biaya untuk itu. Semua adalah aset untuk diri mereka sendiri agar ke depannya bisa mandiri.
    Perlindungan salep antilebam bagus juga, semoga Kak Darrel tak terlalu kesakitan dengan lebamnya berkat Thromboflash.
    Saya jadi pengen punya itu di rumah, kami bertiga kerap kena lebam. Bahkan saya yang paling parah, kebentur kursi dikit saja tahu-tahu lebam. Berhari-hari tanpa diobati soalnya tak tahu harus diapakan.
    Sukses, ya, Mbak lombanya. Moga menang. aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masha Allah mbaaa...
      Setiap ibu emang punya tantangan tersendiri ya.
      Beneran banget tuh mba, kalau gak diobatin pakai Thromboflash bakalan lama sembuhnya, udah gitu perih pula.

      Aamiin ya Allah, makasih banyak doanya mba sayangg :*

      Hapus
    2. Betul, Mbak. Wawasan saya jadi terbuka berkat rajin blogwalking. Bisa baca kisah pengalaman para ibu dan cara mengatasinya. Ada kesedihan, kekecewaan, amarah, sekaligus harapan dan daya juang untuk bangkit kembali. Itu yang saya suka dari blogwalking. :)

      Hapus
    3. Awww setujuuu mbaaaa, saya dapat banyak banget hal-hal positif dari postingan banyak teman.
      Makanya saya tidak merasa terlalu sedih saat menekuni blogging, saya jadi gak pernah baca buku, orang saya tiap hari baca artikel teman hehehe :D

      Hapus
  12. Saya juga pernah membaca tentang pentingnya fase merangkak bagi tumbuh kembang anak. Makanya sempat khawatir waktu anak pertama gak juga merangkak padahal udah distimulai berbagai macam. Trus, sempat curhat sama mamah dan mertua, eh malah pada ketawa. Ternyata, saya dan suami juga gak pernah merangkak. Anak kedua saya juga begitu. Ya udahlah memang gak ada cerita merangkak di keluarga kami hehehe.

    Alhamdulillah, gak ada masalah apapun. Tapi, ya mungkin setiap anak bisa berbeda-beda efeknya, ya. Kalau untuk Tromboflash sendiri, memang bagusnya dijadikan salah satu P3K di rumah. Buat jaga-jaga kalau anak atau kita yang memar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, anak saya ngaruh banget deh, tiap anak emang beda ya, atau juga mungkin anak mba gak merangkak tapi ada stimulasi sendiri yang tanpa sadar dilakukan, seperti memberi mereka kebebasan.
      Kalau saya emang selalu membatasi gerak si sulung, lah gimana lagi bikin deg-degan mulu, Alhamdulillah sekarang terapinya merangkak bareng adeknya hahah

      Tromboflash juara banget mba menemani saya :)

      Hapus
    2. Jadi seru dong kalau merangkak bareng sama adeknya hehehe. Semoga sehat sellau untuk semuanya, ya :)

      Hapus
    3. iya mba, makasih doanya :)

      Hapus
  13. Aku juga sedia ini, anakku pun sering banget jatuh kalau gak benjol ya lebam hiks l, tapi jadi cepat sembuh dengan thromboflash :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, kalau benjol kasih minyak tawon mba, kalau lebam pakai Thromboflash biar cepat sembuh dan gak perih :)

      Hapus
  14. Anakku yang sulung enggak merangkak Mbak..Dan apa yang terjadi pas kelas 4 SD dia diresepkan terapi keseimbangan oleh dokter anaknya.
    Sama kantor sih diganti biayanya, tapi musti janjian sama psikolog yang antriannyaaaa, nganternya jauh pula. Jadi aku ambil satu paket saja (10 x kedatangan) terus sudah. Enggak aku lanjutin lagi. Dan kebetulan si psikolog prakteknya pindah lebih jauh lagi kwkwkw
    Tahu enggak dilatih apa, merangkak, tangkap bola, dll dsb...juga dipijat titik_titik syarafnya.
    DAn dia memang tukang lebam jadinya enggak seheboh adiknya kwkwk
    Btw, aku juga sedia Tromboflash ini untuk jaga-jaga di rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi iya mbak, saya juga nyuruh si kakak terapi merangkak, kebetulan bareng adeknya.
      Mau ke dokter kok ya saya males hahaha
      Maklum sejak dia bayi udah langganan dokter dan selalu bikin saya sakit hati ama dsa huhuhu
      Jadinya terapi sendiri dan sedia thromboflash deh :)

      Hapus
  15. Belajar bgt dari pengalaman mba Rey 😥 Sedihnya sedih bgt yaa mba kalau udah nyangkut anak.

    BalasHapus
  16. Wah jadi tahu bahwa merangkak itu tahapan penting juga ternyata.. Nah kalo thromboflash ini kami sudah kenalan..hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba.
      Sahabat Thromboflash juga ya mba :)

      Hapus
  17. Ya ampun...baru tau kalau merangkak itu penting yah...dlu aku kayaknya gitu..alhasil dengkul aku juga boncel2 sering banget jatuh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe, yang penting sekarang udah gak jatuh2 lagi mba :)

      Hapus
  18. Ternyata tahapan merangkak penting itu memang benar adanya yaa. Aku dulu pernah baca2 tentang itu, tp kata bbrp ibu2 gpp lewatin merangkak karena beda2 lah.

    Tp ngefek yaa ke keseimbangan tubuh. Walau ternyata bisa dilatih pelan2 juga ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, sebaiknya anak dilatih agar merangkak, karena manfaatnya juga banyak :)

      Hapus
  19. Erysha juga sering jatuh bun. Dulu jalannya malah agak jinjit. Klo jalan trus kena air dikit aja bisa langsung jatuj dan kepalanya kebentur lantai. Smpe skarang juga begitu. Tapi nggak sesering dlu. Dia skrg lbih hati2. Tapi memang aku liat kakinya kurang kuat. Wah tromboflash emang harus ada di rumah ya apalagi kita punya anak yang lagi senengnya eksplore

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haduuhhh, saya paling parno tuh kalau kena kepala huhuhu.
      Coba di latih aja bun, anak saya udah lah gak bisa jaga diri, tapi kebanyakan tingkah.
      Ahamdulillah dengan itu dia bisa pelan2 melatih keseimbangannya :)

      Iya bun, thromboflash mah teman sejati :D

      Hapus
  20. kalau anak saya sekrang beranjak usia 8 bulan tapi tidak merangkak gimana mohon solusinya mbak, anak pertama saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba di stimulasi mba, eh ini mba apa mas ya? hahaha
      Diajarin merangkak, eh tapi 8 bulan belum merangkak itu normal kok, anak saya yang kedua kalau ga salah kemaren 9 bulanan deh baru belajar merangkak :)

      Hapus
  21. Anak pertamaku yang perempuan juga mengalami hal yang sama bun, jalannya pun jinjit dulu, dan aktifnya minta ampun. Tapi alhamdulillah sekarang sudah umur 13th dan berkurang semua walaupun kadang masih jatuh tanpa sebab, nggak bisa diamnya juga masih walaupun lebih anteng daripada dulu meskipun cuman lihat TV. Karena dulu sekolah SD di sekolah alam jadi keaktifannya banyak tersalurkan dan sempet kuterapi dengan keseimbangan juga. Wah kayaknya rekomen ini tromboflashnya, musti disediain soalnya si adik ikut ekstra sepakbola dan kakinya sering lebab juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha itu anak saya banget yang pertama mba, bahkan nonton TV pun masih goyang kiri kanan, padahal filmnya seru dan dia fokus nonton, ckckck
      Satu2nya yang bikin dia anteng ga banyak gerak cuman saat dia baca :)

      Iya mba, secara sering banget jatuh huhuhu

      Hapus
  22. Ternyata peristiwa dahulu bisa berimbas pada sang anak.

    Tidak merangkak . Beruntunglah punya orang seperti bunda yang mencarikan solusi.

    Mpo pernah ikutan bela diri. Memang benar di bela diri , kita di ajarkan menjaga keseimbangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mpo, sekalian belajar bela diri dan melatih keseimbangan ya :)

      Hapus
  23. Dek Darrel kok kayak keponakanku ya. Sering jatuh dan sering lebam gitu. Mungkin memang kalau anak kecil yang aktif kayak gitu ya sering gerak dan kadang malah jatuh. Sesekali jatuh dan kena lebam nggak papa deh ya asal sehat selalu.

    BalasHapus
  24. Dek Darrel kok kayak keponakanku ya. Sering jatuh dan sering lebam gitu. Mungkin memang kalau anak kecil yang aktif kayak gitu ya sering gerak dan kadang malah jatuh. Sesekali jatuh dan kena lebam nggak papa deh ya asal sehat selalu.

    BalasHapus
  25. Waduh, baru tahu kalau efek dari melewatkan masa merangkak saat bayi bisa sampai separah itu. Kirain gangguan keseimbangannya hanya biasa aja, eh ternyata bisa sampai lebam hingga gigi tanggal karena reflek yg kurang. Alhamdulilah anak pertama melewati masa merangkak, tinggal yang ke dua nih yang perlu diperhatikan tumbuh kembangnya karena masih usia 4 bulan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, memang sih ada yang gak ada efeknya.
      Tapi demi amannya, mending distimulasi biar merangkak.
      Saya juga dulu pikir gapapa, eh akhirnya nyesal juga huhuhu

      Hapus
  26. Iya, aku pun baru tau waktu ada salah satu komunitas yg bahas tentang merangkak ini, ternyata jadi salag satu tahap yg krusial di usia balita ya mba. Sehat2 terus kakak ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kah mba, saya jarang ikut komunitas parenting deh, makanya kudet huhuhu.
      Aamiin, makasih tee :D

      Hapus
  27. Aku juga pernah baca tentang pentingnya fase merangkak ini. dulu sempet khawatir karena anakku baru usia 6 bulan udah minta tetah2 mulu, padahal kan blm waktunya. tapi alhamdulillah akhirnya bs merangkak.

    mba rey sama bgt aku juga pake tromboflash untuk lebam2 anakku, apalagi sekarang lg belajar jalan, nyusruk2 mulu. jadi cucok bgt deh pake salep itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe iya mba, yang penting selalu di stimulasi aja biar mau merangkak.
      Btw kalau untuk baby, olesnya tipis2 aja mba :)

      Hapus
  28. Kehalalan suau produk itu amat penting. Syukurlah kalau thromboplast sudah halal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget mba, itu paling utama, dan gak semua obat ada label halalnya :)

      Hapus
  29. Wah aku baru tau ada produk thromboflash ini mba. Wajib punya banget sih buat jaga2 anggota keluarga lainnya juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mba, kasian soalnya anak kalau lebam, jadi rewel karena perih, mana lama pula sembuhnya :)

      Hapus
  30. Mba, Thromboflash memang sebaiknya disediakan di rumah nih. Buat jaga jaga ya untuk melindungi anak :)

    Aku baru tahu bahwa ada yang terbuat dari kandungan babi. Untungnya ini halal ya

    BalasHapus
  31. Aku sudah lama dengar kalau setiap anak sebaiknya mengalami tahap merangkak, tapi baru sekarang aku tau alasan detailnya. Ternyata bisa berpengaruh ke keseimbangan setelah besar yaa.. Sekarang aku punya ponakan yg udah mulai belajar jalan, padahal belum merangkak, ibunya malah lagi bangga banget nih, tulisan mba Rey aku sampein ke iparku yaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, coba deh, daripada nyesal setelah gede kayak saya, huhuhu

      Hapus
  32. Waa cocok bangettt ini aku rekomendasiin sama kemenakan, kemenakan saya itu sangat aktif, suka bermain, tapi sering jatuh gitu, obatnya yah paling cuma minyak gosok, baca ini jadi tau ada produk thrombo Flash 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, minyak gosok juga bisa sih, tapi kurang cepat menyembuhkan memar, bahkan tidak menghilangkan perih :)

      Hapus
  33. Alhamdulillah, akhirnya ketemu juga sama obat ini. Ini buat benjol karena kejedot bisa juga kan ya, Mbak? Anak saya jarang lebam karena jatuh, tapi kalau kejedot sering banget. Gemes rasanya..koq bisa kejedot lagi kejedot lagi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau benjol karena kebentur boleh mba, biasanya juga sampai memar tuh, tapi olesin tipis2 saja :)
      Anak-anak emang gitu ya mba, bikin emaknya deg-degan hahaha

      Hapus
  34. Anakku melewati tahap perkembangan merangkak, berdiri, dan berjalan, tapi dia samgat aktif, jadi sering jatuh juga, dan memang selalu sedia tromboflash di rumah untuk mengatasi lebam akibat jatuh, kadang khawatir tapi ya gitu, anak-anak dikasih tahu jangan lari malah lari, dikasih tahu jangan naik malah naik-naik

    BalasHapus
    Balasan
    1. kwkwkwwk, jatuh emang udah sahabatnya anak deh mba.
      Cuman yang perlu dicermati apakah jatuhnya berakibat fatal?
      kalau anak saya jadi fatal karena kurangnya reflek juga huhuhu

      Hapus
  35. Duh kasihan si kakak. Barutau kalau melewatkan tahap merangkak bisa begitu akibatnya. Anakku dulu nggak merangkat tapi ngesot sampai telat jalan & aku suka kesal karena dikira nggak ngajari merangkak yg benar. Apa si kakak sudah dibawa ke terapis / fisioterapis mbak, supaya keseimbangannya dilatih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum mba, saya agak-agak musuhan ama yang bergelar nakes wkwkwk, gegara emang sejak kecil si sulung ini langganan dsa mulu huhuhu

      Hapus
  36. Anakku Lintang dulu ga merangkak, usia 9 bulan tahu tahu jalan dan usia 1 tahun bisa lari cepat dengan anak usia 2 tahun ke atas. Aku belum paham soal melewati tahap merangkak waktu itu, tapi ketika dia usia batita dan balita mudah banget jatuh meski jalan dan larinya cepat. Alhamdullilah, pas SD tidak lagi mudah jatuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waahhh cepet banget mbaaa.. hehehe
      Alhamdulillah ya mba, semoga anak saya juga bisa lebih baik lagi keseimbangan dan refleknya :)

      Hapus
  37. Ternyata sebegitu pentingnya merangkak ya mbak. Ini banyak yang belum tahu sepertinya kalau milestone ini perlu dilakukan anak ketika masih bayi. Ini harus disosialisasikan juga menurutku. Karena ya kebanyakan orang juga seperti aku dan Mbak, berpikiran anak yg nggak merangkak nggak apa2. Sedih juga ya. Mbak juga yg kuat, nggak perlu menyalahkan diri sendiri ya, yang penting sekarang si Kakak mau merangkak dengan sendirinya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, saya kalau gak liat dampak di anak sendiri, paling juga ngeyel wakakaka :D

      Hapus
  38. aduh, si kakak kenapa tuh. anaknya aktif banget ya. untung mamanya punya tromboflash...jadi ingat ponakanku kena slepetan kawannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. heheh iya mba, btw apa tuh slepetan mba? :)

      Hapus
  39. Baru tahu kalau ada salep Thromboflash setelah baca postingan ini. Namanya unik ya. Alhamduliah banyak juga keunggulan dari salep ini dan tentunya salep ini HALAL dan aman untuk digunakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget say, susah banget sekarang nyari obat halal :)

      Hapus
  40. Waduh, ngilu lihat lebam-lebam si kakak. Semoga semakin besar, semakin berkurang ya lebamnya. kemampuan menghindarnya pasti akan meningkat. Btw, aku baru tahu dengan thromboflash ini. Kayaknya kudu punya nih di kotak P3K. Aku dan anak-anak juga sering lebam. Luka yang selama ini dianggap remh daripada luka berdarah. Padahal sama aja ya sakit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, kebanyakan orang kurang peduli karena gak berdarah hehehe

      Hapus
  41. Anakku semenjak proses belajar dari usia 6 bulan penuh lebam banget mbak. Yang jatuhlah, kepentok, kejedot. Bikin miris lihat memar2nya. Untungnya aku sedia thromboflash Ini juga jg alhamdulilah cepat hilang dan anakku tetap aktif bermain dan belajarnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, anak-anak mah selalu berteman dengan lebam ya, dengan Thromboflash emaknya jadi gak takut lebam lagi ya :)

      Hapus
  42. Wah mantaps nih saya kemarin sempat terjatuh dari motor lebam2 deh...pakai ini aja sdh halal lagi ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. duhhh mbaaa, tapi gapapa kan? iya mba, kalau lebam aja pakai Thromboflash ja mba :)

      Hapus
  43. Anak2ku di rumah juga pada aktif, kalo dilarang bisa mematikan kreativitas kalo mereka gerak terus bisa jatuh atau kepleset. Hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, jadi salah tingkah emaknya, mendingan nyetock Thromboflash ya :)

      Hapus
  44. Aku juga pernah dengar kalo tahap merangkak harus dilewati anak supaya keseimbangan setelah besar nanti bisa terjaga. Ternyata benar adanya ya, mbak. Semoga si kaka bisa segera beradaptasi lagi ya.

    BalasHapus
  45. Sempat 8 tahun jadi guru TK, saya jadi banyaak banget dapet ilmu tentang pengasuhan maupun tumbuh kembang anak. Termasuk pentingnya merangkak ini Mba. Pas punya anak sendiri, alhamdulillah jadi aware untuk selalu berusaha menstimulasi anak agar melewati semua tahapan motoriknya.

    Btw Thromboflash ini masih saudaraan sama Thrombogel kah Mba? Nama depannya sama soalnya, hahhaa. Terakhir saya pake itu buat ngobatin lebam pasca jatuh dari motor. Rutin dioleskan alhamdulillah setelah beberapa hari lebamnya hilang tak berbekas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda mbaaa hehehe.
      Thromboflash di produksi oleh Fahrenheit mba, dan udah sertifikasi halal, secaraaa heparin itu bisa di ambil dari Mocusa atau babi.
      Kalau Thromboflash dari mucosa sapi :)

      Hapus
  46. Rayne, bunda baca postingan ini rasa tercekik leher bunda menahan aurmata karena perasaan bersyukur kpd Allah. Semua anak bunda alhamdulillah melalui tahapan merangkak. Rey, bunda kagum liat mata si kakak, bagus banget. Btw selain Thdomboflash apa gak konsultasi ke dokter knp sering lebam? Rey, semoga si Kakak pulih total, ya. XoXo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaahhh Alhamdulillah ya bunda, emang merangkak itu penting ya bun :)
      hehehe makasih bunda sayang, si sulung emang matanya bulat banget, plus bulu matanya panjang hehehe

      Dulu waktu kecil langganan DSA banget bun, cuman masalah tumbuh kembang emang saya kurang ngeh, nanti udah masuk SD baru sadar hahaha
      Saya ngelatih sendiri deh bun, dengan minta dia main merangkak sama adeknya :)

      Hapus
  47. Kayak anakku yg cowok nih, paling sering jatuh dan terluka karena saking aktifnya. Karena udah terlalu sering kejadian, di rumah selalu aku sediain obat anti lebam, anti septik dan sebagainya. Semoga Darrel selalu sehat dan tetep aktif ya. Mamanya juga harus sabar, meskipun sering ser-ser an juga kek aku :D

    BalasHapus
  48. Trombloflash asik banget ini ya mba untuk disediakan di rumah. Karena kadang aku tuh nggak tahu kenapa tiba-tiba bangun tidur udah aja memar, dengan tromboflash mudah deh di atasi lembam yang terjadi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe iya, sering tuh ya mba, entah kita kejedot apa pas bobo hahaha
      Olesin Thromboflash udah pas banget tuh :)

      Hapus
  49. Aku juga selalu siap thromboflash di tas travelling anak2, kalo pas lagi tracking kadang mereka lebam2 kena batuan gunung, dioles tromboflash jadi cepat hilang lebamnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduuhhh, totalitas banget mbaaa travelingnya hahaha
      Anak-anak yaaa, gak bisa hati2 kayak orang dewasa :)
      Sedia Thromboflash aja deh, biar aman :)

      Hapus
  50. Anak-anakku pake merangkak semua, itu pun tidak lepas dari persoalan keseimbangan. Jadi mungkin tidak sepenuhnya gara-gara enggak melalui tahap merangkak lah.
    Semoga Darrel makin sehat dan kuat yaaa... Ga pa-pa, calon anak kuat dan hebat nih. Keep happy ya Darrel dan mamanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, aslinya gitu, cuman karena dia gak merangkak, kecurigaannya di tahapan itu wkwkwk
      Alhamdulillah juga seiring usianya nambah, dan saya minta dia main merangkak dan semacamnya, keseimbangan dan refleknya mulai membaik.
      meskipun teteppp aja sering jatuh, secaraaa kayak gasing ga bisa diam hahaha

      Hapus
  51. Wah bener nih mbak. Merangkak itu suatu proses yang harus dilewati oleh bayi. Kalau engga nanti dia gak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya. Sepupuku dua kayak gini nih. Suka jatuh-jatuhan karena pas kecilnya melewati tahapan merangkak ini. Langsung didudukin di baby walker.

    Tromboflash ini wajib ada ya di rumah. Untuk mengurangi luka lebam. Aku suka tiba-tiba lebam nih, petakilan anaknya. Gak bisa diem. Haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, saya juga sedikit curiga salah satu penyebab si kakak ga mau merangkak karena nyaman di baby walker, jadi dia langsung belajar jalan :D
      HAhaha namanya anak2 yaaa :D

      Hapus
  52. Ampuh banget ini kalau lebam pakai trombhoplas. Aku juga stok dirumah. Apalagi si kecil yang gampang lebam ketika bermain. Biar semakin kuat menghadapi medan permainannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sahabat keluarga banget ya si Thromboflash :)

      Hapus
  53. Thromboflash ini masih saudaraan dgn Thrombopof ya Kak? wajib ada di rumah juga kayaknya ini, secara anak-anakku aktif.
    ini juga bisa untuk dewasa kan ya? saya biasa tidak sadar klo kebentur dimana gitu, eehh tiba-tiba muncul biru, hikss.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bedaaa saaayyy hehehehe :D
      Thromboflash punya fahrenheit dan asyiknya udah punya sertifikasi halal :)

      Hapus
  54. waktu kecil dulu kalo aku luka lebam, nenekku olesin pake obat tradisional minyak gosok atau daun2.. dan meski manjur, rasanya lumayan perih banget.. dengan adanya Tromboflash, solusi penyembuhan luka lebam dan memar jd semakin mudah :) salam sehat Mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe iya mba, dulu nenek-nenek punya seribu satu cara ya buat ngobatin pakai trdisional, sayangnya ribet.
      Pakai Thromboflash lebih praktis dan nyaman :)

      Hapus
  55. hyaampun mbak reyyy, aku ikut ngilu mbayangin si kakak jatuh tanpa refleks gitu. pasti jadi khawatir ya.. mana anaknya aktif pulak, ckckck. wajib banget punya sahabat keluarga macam tromboflash ini. aku juga mau nyetok deh di rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu deh, sedih rasanya, wajib banget nih nyetock Thromboflash :)

      Hapus
  56. Masyaallah, ternyata karate bisa membantu kebutuhan anaknya untuk belajar keseimbangan ya. Ayo semangat belajar terus!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, karena mereka kan diajarin malah tentang keseimbangan hehe

      Hapus
  57. Dampaknya jangka panjang ternyata ya anak yang melewati satu fase perkembangan motoriknya.

    Btw perlu kayaknya saya sedia tromboflash, secara punya anak anak yg masih kumincir. Makasih infonya mbak

    BalasHapus
  58. Yaampun mbak rey aku kaget banget liat foto Darrel yang lebam gitu. Sedih banget ya liat anak terluka saat main, tapi untung ada solusi dari #AksiFlashBunda. Moga-moga Darrel bisa melewati setiap tahapnya kembali dengan aman dan bunda jadi tenang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hiksss, sebenarnya foto ngenes lainnya masih banyak, tapi gak tega dipajang, bikin saya sedih sendiri.
      Gitu deh mba, parah huhuhu

      Hapus
  59. Wah baru tahu mbak, kalau melewati salah satu tahap kembang anak seperti merangkak itu bisa menggangu keseimbangan anak. Jdi pelajaran juga buat sy nih, btw thanks infonya mengenai obat anti lebam yg recommended buat keluarga😊

    BalasHapus
  60. Wah jadi ingat waktu saya kecil.Kata almarhumah ibu saya nggak merangkak tapi duduk sambil ngesot hahaha. Nice sharing mba

    BalasHapus
  61. Ya ampun bunda sampai gitu ya lebamnya, cepet sembuh y nak

    BalasHapus
  62. wah pengetahuan baru lg nih. harus lewat fase merangkak ya

    BalasHapus
  63. Aku baru tahu lho kalo efek dr melewatkan tahapan merangkak bisa memengaruhi keseimbamgan tubuh. Makasih ya Mba infonya

    BalasHapus
  64. Meskipun belum punya anak setidaknya bisa jadi pengetahuan baru buat nanti kelak :D
    kalau saya pribadi lupa dulu kaya gimana, tapi yang jelas sampai sekarang masih ada beberapa bekas luka yang ngga bisa ilang.. Heeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, itu tandanya anak sehat dan aktif :D

      Hapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...