Cara Mendapatkan Ide Menulis di Blog Setiap Hari

Ide ngeblog

Sharing By Rey - Menulis tiap hari di blog itu ternyata sangat memungkinkan, meski saya seorang mamak beranak dua dengan segala kerempongannya, tanpa bantuan orang lain.

Iya, tidak mudah sih.
Tapi ternyata bisa juga.

Setidaknya itulah yang saya rasakan sejak awal tahun 2020 ini.
Meski di akhir tahun lalu, saya menyusun target yang 'manusiawi' buat seorang mamak kayak saya, yaitu rencana menulis minimal 3 kali seminggu di blog.

Kenyataannya, entah karena pandemi covid-19 ini, atau entah karena saya terlalu lebay, atau terlalu mencintai menulis di blog.
Ternyata sampai sekarang saya masih rutin menulis sekali setiap harinya.

Karena menulis setiap hari tersebut, kadang kalau saya sedang iseng, saya mencoba membaca ulang tulisan-tulisan saya terdahulu, dan kadang saya ternganga sendiri, betapa sudah begitu banyak ide dan pengalaman yang tertuang di blog ini.

Saya jadi sedikit tersadar, makanya akhir-akhir ini saya agak sedikit tersendat saat hendak menulis beberapa tema yang memang kadang kurang saya gandrungi, seperti tema #KamisSehat karena Alhamdulillah saya dan keluarga selalu sehat, tema #SabtuKuliner atau #Sabtu Traveling karena jujur saya jarang banget traveling, kulinerpun itu-itu aja.

Semua hal itu terjadi karena ternyata saya udah menulis banyak banget pengalaman dan opini dari berbagai tema di blog ini.

Akan tetapi, hal tersebut tidaklah mengurungkan langkah saya dalam menulis setiap hari di blog ini, meski kadang idenya tercetus di tengah malam menjelang subuh, sementara setiap tulisan saya atur harus tayang setiap hari di pukul 06.30.

Itu berarti saya kudu mengejar waktu, agar tulisan saya bisa tayang tepat waktu, tidak telat sama sekali.

Kurang kerjaan ya si Rey ini, nulis di blog sendiri, bikin kerjaan menyusahkan sendiri, memangnya kenapa kalau tayangnya pukul 10 pagi Rey?

Cara Mendapatkan Ide ngeblog

Ya enggak kenapa-kenapa sih, karena saya sedang ingin melatih diri untuk bersahabat dengan deadline dan keharusan dalam melakukan sesuatu yang profesional.   

Ye kan, melatih diri di blog sendiri, lama-lama jadi kebiasaan, dan bisa berdamai dengan deadline jika nanti saya sudah benar-benar menekuni profesi blogger atau semacamnya secara lebih profesional.

Tapi mari kita tinggalkan dulu masalah itu, saya ingin tetap membahas sesuai judul tulisan ini, di mana saya rasa ada beberapa teman yang mungkin penasaran, bagaimana sih saya mendapatkan ide untuk menulis dengan tema berbeda setiap harinya?

Jawabannya simple, yaitu:


1. Dari Pengalaman Pribadi / Cerita Hidup Pribadi


Mungkin salah satu alasan mengapa saya bisa lebih mudah menemukan ide tulisan, karena saya punya tema harian yang berbeda di blog ini.

Iya, saya tahu, temans pasti berpikir, bukankah kalau dibatasi temanya, bakalan lebih sulit mencari ide?
Betul sekali.
Tapi itu dulu, saat awal-awal saya terapkan teman harian tersebut.

Seiring waktu, ternyata malah tema harian itu semacam petunjuk buat saya dalam mencari ide tulisan.
Kok bisa?

Iya..
Soalnya jika sudah ditentukan temanya, kita jadi lebih tahu, apa yang akan kita cari?

Misal, hari ini temanya #TuesdayTechno , di mana tema tersebut membahas sub tema beragam seperti masalah blogging, media sosial atau masalah teknologi lainnya.

Setelah tahu lingkup yang harus saya cari, saya pikirin deh, apa sih pengalaman diri atau pribadi tentang tema tekno yang bisa saya tulis?

Update Tulisan Blog Tiap Hari, Begini Cara Saya Mendapatkan Idenya

Apa idenya langsung nemu?
Tentu saja dong!
Tapi tidak semudah itu nulisnya, kadang juga idenya banyak, pas ditulis ternyata nggak menarik, nggak mood aja rasanya buat dikembangin.
Kalau udah gitu, ya jadi nambahin daftar panjang draft deh, hahaha.

Dan iyes, saya juga nulis pakai mood kok, tetep ya namanya manusia, mengerjakan sesuatu dengan mood yang pas itu jauh lebih asyik.

Trus kalau udah nggak mood?
Ya saya cari ide tulisan kembali di poin kedua ini.


2. Dari timbunan draft tulisan yang tersimpan


Yup, lucky me, timbunan draft saya lumayan banyak, meski nggak semua tema ada.
Biasanya draft tulisan itu tertimbun dari penyebab mood yang melempem di tengah tulisan, atau juga saat nemu ide tulisan tapi jadwal temanya belum pas.

Misal, saya membaca atau terpikirkan tema blogging yang menarik, mungkin dari hasil blog walking, atau scroll medsos, atau lainnya.


Akan tetapi jadwalnya kan seminggu sekali bahas tekno, jadilah biasanya saya masukin draft saja, tulis judul, label, jadwal tayang dan sub temanya biar nggak lupa apa yang bakal dibahas.

Karenanya, jika saya nggak punya ide buat nulis, saya tinggal buka draft dari label yang saya butuhkan, dan jika ada tema yang menarik dan mood buat dikembangkan, udah deh langsung di tulis. 


3. Dari Medsos, Termasuk Grup Atau Akun Sesuai Tema 


Jika timbunan draft ternyata juga nggak mendatangkan mood buat ditulis, cara berikutnya yang saya lakukan adalah, cari ide di medsos.

How lucky i am, karena rasanya sejak tahun 2014 lalu, tepatnya sejak awal saya berbisnis Oriflame, medsos itu bukan semata cuman ngabisin waktu lagi.
Banyak hal yang bisa saya lakukan, dari branding hingga cari ide tulisan.
Iya, saya sering banget cari ide tulisan di medsos, baik dari grup-grup yang ada di facebook, terutama di tema #FridayMarriage , saya suka banget dengan tulisan-tulisan kontroversial di grup Komunitas Bisa Menulis, yang sebenarnya buat latihan nulis itu, tapi sekarang jadi tempat saling menghujat hahaha. 

Selain di grup tersebut, grup Motherhope Indonesia juga menarik untuk dijadikan tempat mencari ide tulisan, tentunya mencari related kisah sendiri dari kisah orang-orang di sana, karena tagline blog ini memang sharing by Rey, which is semua ceritanya seharusnya berdasarkan pengalaman diri, setidaknya opini yang benar-benar mendasar, bukan sekadar teori yang menghakimi. 

Atau kalau lagi mood buat nulis tentang Teknik Sipil, saya cari ide di grup alumni Teknik Sipil, sungguh banyak ide bertebaran di sana.

Selain facebook, saya juga kadang berselancar di instagram, mencari ide di akun-akun sesuai tema yang akan saya tulis.

Misal saya mau menulis tentang parenting, saya cari deh akun yang membahas parenting, nyarinya biasanya pakai hastagh, lalu saya nyari mana yang paling relevan dengan saya dan tentu saja yang mood saya tuliskan.

Dan yang lainnya adalah, melalui top trending di twitter, meskipun jarang sih, saya agak alergi dengan twitter, karena mungkin saya mamak-mamak baheula kali ya.
 I hate banget tahu nggak sih, kalau baca tulisan 'anjir', 'anjing' dan semacamnya yang katanya gaul itu, euuuwww...

Iya, di Twitter banyak kata-kata yang nggak sopan gitu, bikin alergi aja, hahaha.


4. Dari Sahabat Sejati Saya, Si Google 


Hahaha, iyaaa... saya nggak bisa bayangkan kalau saya berpisah dengan google, apa jadinya saya.
Rasanya google adalah salah satu yang sering saya buka setiap hari.


Eh bentar!
Kalau nggak ada google?
Ya saya move on ke yahoo, bing, dan lainnya lah, muahahahaha.

Tapi serius, jika saya benar-benar nggak punya ide mau nulis apa, rujukan terakhir ya si google.
Mulai dari liatin google trending dan dikaitkan dengan tema harian saya, sampai akhirnya saya googling saja dengan kata kunci yang sesuai tema harian saya dan ada di pikiran saya.

Dari sana akan muncul beragam ide yang menarik buat saya tulis.
Dan begitulah, ide-ide selalu ada meski saya harus menulis setiap hari.

Jadi secara garis besar, ada 4 cara yang saya lakukan hingga saya bisa mendapatkan ide menulis setiap hari.
Tentunya semua hal di atas tidak melulu tiap hari saya lakukan, karena meskipun saya update tulisan setiap hari, tapi sebenarnya kadang tulisan itu udah ngendong 2 atau bahkan 3 hari di schedulle dan siap tayang setiap hari pukul 06.30 pagi.

Jadi, tak perlu merasa insecure karena mengira saya menulis setiap hari dan waktunya selalu ada.
Kagak kok, hahaha.

Terlebih sekarang, saya belajar memiliki hari off laptop, setidaknya di hari Sabtu dan Minggu, saya mengurangi paparan laptop.
Jadi kalau ada tulisan saya yang tayang di hari Sabtu, Minggu bahkan Senin, bisa jadi itu udah saya tulis sejak beberapa hari sebelumnya, hahaha.

Demikianlah, semoga bermanfaat.
Kalau temans, ada yang samaan nggak, sumber ide tulisannya? 


Sidoarjo, 16 Juni 2020

Reyne Raea untuk #TuesdayBlogging

Sumber : Pengalaman pribadi
Gambar : Canva edit by Rey

36 komentar :

  1. Sumber tulisan saya juga kebanyakan pengalaman pribadi saya, mba :)) tapi saya belum bisa seaktif mba Rey yang update setiap hari >,<v hihihi ~ paling kalau saya pas ada mood bisa setiap hari, tapi kalau nggak ada mood, pernah juga seminggu sekali :""D betul-betul deh, mood is king kalau persoalan blogging hahahahaha.

    Salut makanya sama mba Rey bisa ada ide terus setiap hari untuk menulis :3 saya kadang ada ide tapi saat dituliskan jadi malas akhirnya saya draft. Hehehe. Makanya draft saya banyak banget sampai bingung saya :))) tapi serupa dengan mba Rey, kadang saya utak atik draft lama untuk lihat apa ada yang bisa saya lanjutkan (siapa tau moodnya sudah balik untuk bahas ide yang sebelumnya mengendap) :""P

    Nanti saya mau coba Google Trending pan-kapan kalau nggak ada ide, mba :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha sama say, sayapun tidak jarang kehilangan mood saat di tengah-tengah postingan.
      Kalau udah gitu, mending saya tinggalkan dan cari ide lain.
      Kalau dipaksain nerusin nulis, udah deh, kagak nyambung per paragrafnya hahahaha.

      Google trend itu keren, dia merangkum semua yang paling trend :D

      Hapus
  2. Pernah sih kepikiran juga nulis sehari sekali, belum jalan seminggu sudah nyerah. Faktor utamanya sih bukan energi, tapi poin dan tema besar tulisannya kadang-kadang masih sangat dangkal. Apalagi saat ini kebanyakan bahas masalah yang cukup sensitif. Perlu banyak pertimbanga. Jadi, kadang perlu diendapkan dulu baru dibaca ulang dan edit kembali. Kalo masalah ide tulisan yah kebanyakan dari pengalaman dan opini pribadi sih.

    Eh, salam kenal mbak Reyna 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi, intinya sebenarnya satu dulu, tulis aja dulu, yang ringan aja dulu, ciptakan kebiasaan, lama-lama terbiasa deh :)

      Salam kenal juga ya :)

      Hapus
  3. Blogwalking dan pengalaman pribadi merupakan koenci dari sumber tulisanku sejauh ini hahaha. Karena aku lagi off medsos jadi nggak bisa browsing-browsing dari sana 😂

    BalasHapus
  4. memang google ini sahabat sejati beneran, semua ada, buka laman depan yahoo aja muncul saringan berita terkini.
    ooh aku jadi tau kalo misal di blog mb rey, hari itu udah bisa publish pagi, berarti belum tentu disiapin semalam, tapi bisa jadi draft draft yang sudah selesai duluan, kadang aku mikir "wew pagi subuh udah ngedraft untuk tayang"
    waktu aku wfh dan jam kantor berubah dari jam 9 pagi, pagi pagi aku masih bisa internetan dan yang pertama kubuka kadang blognya mb rey, nunggu tayang tulisannya pagi pagi hahaha, malah aku nya aja yang kepagian buka, jadi tulisannya belum tayang. kayak lagi nungguin loper koran gitu hehehe
    kalau blog dengan niche beragam memang gampang kayaknya nemuin ide tulisan, kalaupun niat mau dibuat 1 niche dan asal blogger tersebut niat ngeblog, dia akan buat web dengan tema seragam di blognya yang lain.
    kayak mba rey yang di blog satunya yang beauty beauty itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwkwkw iya, banyak yang tanya saya, Mbak Rey apa nggak sibuk pagi-pagi malah nulis di blog, mereka nggak tahu aja kalau saya nulisnya semalam, atau bahkan kemarennya hahahahaha.

      Kalau yang di beauty itu jujur kekurangan waktunya, itu juga draftnya udah banyak, cuman memang kalau beauty kudu pakai modal banyak foto pribadi, di mana kalau foto gitu kudu di edit dulu, ini dulu, itu dulu, rempong.

      Makanya sering nggak kepegang juga hahaha.

      Paling enak memang nulis tema ginian, masalah gambar minta di canva aja udah banyak stocknya hahaha

      Hapus
  5. Kalo saya sepertinya jarang menulis pengalaman pribadi di artikel blog, tapi kalo di kolom komentar sering.😄

    Kadang saya dapat ide cerita dari sosial media seperti Facebook. Kadang lumayan juga lihat status orang lalu dijadikan cerpen, semoga saja yang punya status ngga lihat.😂

    Kalo di medsos ngga ada, terakhir paling juga ke google, tapi jarang lihat yang sedang tren sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh iya, itu yang mau saya tanyakan sebenarnya.
      Jujur saya sering mengenal Mas Agus itu dari kolom komentar malah, kalau di blognya malah sibuk nulis tentang orang hehehe

      Hapus
  6. Sama mbk rey😁, saya suka buka ig buat cari ide, atau liat draft yang belum selesai ditulis karena emang pas nulisnya dulu nggak mood. Kadang juga baca artikel lama buat balikin mood.
    Yang saya keselin. Kalau ide ada banyak tapi nggak bisa ngembangin. Jadinya berhenti di tengah-tengah

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha iya ya, kadang awalnya greget, pas nulis di pertengahan, langsung blank :D

      Hapus
  7. Iya, saya salut sama blogger kayak Mba Rey yang bisa update setiap hari. Dapat ide dan menyatukan mood dalam menulis bukan persoalan yang gampang.

    Tulisan saya kebanyakan pengalaman pribadi, Mba. Jadi blognya full curhat, hahaha. Enak aja menulis berdasarkan pengalaman pribadi. Tapi ya itu kalau lagi nggak mood, wassalam. Balas komen aja sampai males. Pengennya bw mulu, hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ih tapi saya suka banget loh baca postingan curhat itu, makanya hepi banget kalau main ke blog temen-temen yang isinya curcol hahaha

      Hapus
  8. Ikut komunitas menulis itu juga bisa bikin terpacu supaya konsisten menulis. Biarpun saya belum bisa odop full setiap hari, lumayan lah blog saya yg td'y kosong mlongpong jadi lebih berisi. Hehe. Makasi mba sharing'y, sukses terus!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi bisa dimulai dengan seminggu sekali, seminggu 2 kali, yang penting rutin, lama-lama jadi terbiasa :)

      Hapus
  9. Pertama kasih jempol dulu deh buat kak rey karena udah bisa saklek publish di jam yang sama layaknya profesional

    Aku ga bisa se-on-time itu sih, soalnya kalau disetting di jam sekian-sekian-sekian, kadang aku suka ga sabar pengen cepetan muncul judul baru, kan kalau kek gitu bisa cepet kelihatan tuh andai ada temen yang taruh url kita di blogroll sebagai daftar bacaan. Jadi, abis rampung ngedraft ya langsung aja aku publish

    Misal nunggu besokannya (sesuai setting jam yang udah terjadwal).... keburu greget pengen ngeliat di blogroll teman uda ada terbitan judul postingan baruku atau belom, hehehhe

    Kedua, kali ini aku idem alias setuju ama mas rahul syarif. Ide sebenernya emang buanyaaaaaaak banget. Tapi aku memang pilih-pilih tema sih. Bisa aja komentarin banyak hal atau kasus yang lagi rame di grup-grup, berita nasional/ internasional, gossip pesohor, atau medsos. Tapi aku ga deh. Mungkin karena aku ga seberani itu (maybe aku emang cemen karena meminimalisir dighibahin orang seandainya udah sok-sokan ngepost tulisan yang berdasarkan cerita orang lain yang ndilalahnya mungkin lagi viral, padahal mungkin bagi orang yang nulis itu biasanya banyak juga yang beralasan supaya bisa mengambil pembelajaran atas kasus tsb, cuma kalau aku memang ga memilih opsi itu. Soalnya aku masih cupu dan kurang lincah memainkan kata, salah-salah ntar malah bisa menyinggung orang yang dituliskan haha...maksudnya aku lebih sreg jadi penulis yang temanya adem-adem aja. Kalaupun mau cerita ngenes atau kocak or konyol ya pengalaman pribadi aja. Daripada ada kesan kayak menggurui atau membuka ghibah onlain, mending aku ga lah, huahhahaaa).

    Jadi kebanyakan pake cerita sendiri aja aku mah. Andai ada tema yang lagi rame biasanya aku skip-skip aja... semata-mata karena takut salah nulis hihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha ya ampuuunn Mbuuulll, bisaaa aja dirimu itu, sampai intip blogroll teman hahahaha.
      Saya bahkan yang penting udah tahu ada di schedulle, udah tenang deh, sebisanya aja saya cek apa udah tayang atau belum, makanya kadang terlebih di tampilan dashboard baru ini, urlnya selalu eror mulu, mau diubah kok ya udah di komen, nanti ilang dong komennya, jadi terpaksa saya biarin aja urlnya salah :D

      Hapus
  10. awal-awal ngeblog di blog otomotifku cuaprider.com, aku pernah nulis hampir tiap hari, pokoknya aktif bgtt.. kalau skrg di blog travelingku ini gak sanggup, bikin jadwal tiga hari sekali aja kedodoran wkwk.. ini pun pas lagi banyak waktu luang.. nanti kalau kerjaan udah normal, pasti lebih lama lagi updatenya, tapi semoga bisa tetap 3-5 hari sekali :D

    -traveler paruh waktu

    BalasHapus
  11. huhu keren banget bisa apdet tiap hari, jamnya sama pula. memang, konsistensi itu hal utama yang menjamin profesionalitas kita ya. sekarang saya masih berusaha sih, meskipun nulisnya masih jarang. lumayan, dari seingat-saya sekali, jadi dua minggu sekali. hehehe...

    target saya berikutnya tentu bisa nulis tiap hari kayak mbak rey. atau malah kayak mas anton yang blognya banyak tapi bisa apdet konsisten. :D

    BalasHapus
  12. Wah ini ternyata tipsnya 😍 Aku soalnya sering bertanya2 dalam hati, "Mba Rey kok bisa ya nulis tiap hari, dpt ide dari mana aja ya.." hehehe 😁

    Wah enak punya timbunan di draft ya mba, kapan2 pengen tinggal edit n publish. Aku adanya timbunan di kepala doank, ide bejibun pengen nulis ini itu tp realisasi minim. Harus nyontek semangat nya Mba Rey nih 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha bisa ditulis di note juga kok, nanti bisa dipindahkan ke draft :D

      Hapus
  13. Saya cari idenya campuran. Riset keyword trus pas nulis pake bahan dari pengalaman pribadi digabung riset di internet/buku/majalah. Saya nulis hampir tiap hari antara 500-2000 kata, tapi nggak sanggup publish tiap hari. Kelarin 1 tulisan butuh 1 sampai beberapa hari.

    BalasHapus
  14. wah hebat banget mbak, aduh kalau aku kalau artikel amsih bingung cari ide, kaalu puisi atau cerpen tuh cepet dapat ide spt dari apa yg dialami sehari2

    BalasHapus
  15. Mantep Mbak jadi motivasi tersendiri agar nggak males-malesan nulis.

    BalasHapus
  16. Halo Mbak Rey, salam kenal ya!

    Makasih atas sharingnya, jadi motivasi untuk memberikan diri ini deadline juga agar lebih teratur. Saran-sarannya juga bermanfaat. Jadi mulai sekarang tidak ada istilah "mandek ga dapat ide" ya hhha..

    Sebab ide bisa bertebaran dimana-mana dan dari mana saja. Ditunggu tulisan berikutnya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga ya Devina :)
      Betul sekali, mari kita selalu semangat :)

      Hapus
  17. Ikut menyimak sambil gigit jari, ananda Rey. Sebab sejak usia kian meningkat, mood saya kian layu. Kenapa gigit jari? Karena tak mungkin lagi punya semangat seperti anak muda. Semua telah berlalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, take time Bu :)
      Insha Allah, yang sekarang juga udah keren banget Bu Nur :)

      Hapus
  18. Keren banget mbk rey, padahal nyambi ngurus 2 bocil. Apalah saya yang baru 1 anak aja udah ngeluh nggak punya waktu dan lebih memilih scroll medsos kalau bayi lagi bobok. Pengen deh bisa nulis rutin lagi, apalagi tiap hari kayak mbk rey....
    Tapi kok semangatnya sering down trus😅.
    Saya draft banyak mbk rey, tapi masih males buat ngedit jadilah tetap jadi draft.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, wajar sih say, kalau punya bayi itu, nggak bisa teratur, dan jadinya mending scroll yang penting happy, daripada dipaksain kan ye

      Hapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Link profil komen saya matikan ya Temans.
Agar pembaca lain tetap bisa berkunjung ke blog masing-masing, gunakan alamat blog di kolom nama profil, terima kasih :)