Thursday, December 29, 2022

Tips Blogging saya Bentuknya Curhat, Tapi Sharing Pengalaman Diri, Bukan Teori yang Belum saya Praktikan

tips blogging ala rey

"Mbak Rey, minta link tips menaikan trafik dong, pernah nulis nggak? yang bentuknya step by step, bukan cerita"
Sebuah chat dari seorang teman blogger masuk ke saya, yang isinya kurang lebih sama dengan kalimat di atas tersebut.

Saya tertegun, mencoba mengingat-ngingat, apakah saya pernah menulis tips blogging di blog yang bentuknya bukan cerita?

Kalau step by step-nya mungkin ada beberapa ya, tapi kalau yang nggak ada ceritanya, saya sangsi.
Orang saya ngeblog itu, semacam curcol berselubung kok, pegimana bisa nggak ada ceritanya? hahaha.


Alasan Mengapa Tips Blogging saya, Kebanyakan Bentuknya Cerita


Kalau ditanya mengapa saya nulis tips blogging, kebanyakan cerita?
Ya karena lebih mudah, hahaha.

Cara menulis blog setiap hari

Bagi saya, nulis bercerita itu lebih mudah untuk merangkai kata, ketimbang nulis yang terlalu berat dan formal.

Dan yang lebih penting, menulis sesuatu yang udah pernah saya lakukan, itu jauhhhhh lebih mudah, dan lebih bermanfaat juga sih menurut saya.

Bahkan kesannya, nggak perlu terlalu mikir sih ya, cuman ingat-ingat aja, kita ngapain aja?
Ya udah, itu aja yang diceritakan.
Dan bisa ditambahkan dengan referensi teorinya, tapi isinya tetap dengan bercerita.  

Dan mungkin itu juga kali ya alasan, mengapa saya bisa menulis lebih sering, ya karena menulisnya nggak terlalu yang formal dan teoritis banget.


Menulis Buat saya adalah Berbagi Pengalaman Diri, Bukan Semata Menyadur Teori yang Belum Saya Praktikan


Dulunya, saya sering sedikit ter'cubit' dengan perkataan beberapa 'who called mastah' blogger, di mana menurut mereka, menulis itu yang penting kualitasnya, bukan kuantitasnya.

Saya yang rajin menulis jadi overthinking dong ya. 
Saya mikir, masa iya sih saya nulis tiap hari, curcol berselubung gini, nggak ada faedahnya sama sekali?

Sampai akhirnya, ketika setiap kali saya membaca tulisan beberapa orang, yang judulnya tips blogging misalnya, saya agak gimanaaa gitu bacanya.

Karena, pertama...
Tulisan yang saya baca itu sebenarnya bagus, pembahasannya juga berbobot.
Tapi, itu udah sering banget saya baca di blog bahkan website lain.

Yang saya butuhkan kan, lanjutan dari teori itu, bahwa...
"Apakah teori itu beneran work?"
 I mean, kalau ada yang bisa share bener work atau enggak? kan itu lebih bermanfaat ya, lebih saving waktu buat saya untuk nggak perlu try and error lagi, ye nggak? 

So, that's why, saya kalau baca sebuah artikel teori tuh, pertama-tama yang saya perhatikan, ya blognya.
Misal, ada tips 'cara menaikan DA/PA blog'.

Maka hal pertama yang saya lakukan adalah, liatin berapa DA/PA blognya, hehehe.
Kalau DA/PA blognya sendiri masih kecil, ya pegimana ya? hehehehe.

Ini sama juga, ketika ada yang nulis tips, 'cara menaikan trafik blog'.
Maka hal pertama yang saya lakukan adalah, mengintip seperti apa performa blognya di Ubersuggest, sebenarnya akan lebih update kalau kita intip melalui fitur di Ahreff, tapi Ahreff mihil banget, sementara kalau di ubbersuggest, kita bisa punya kesempatan intip dengan gratis.

Di sana, akan terlihat dengan nyata, meskipun nggak update banget ya, bagaimana perkiraan trafik sebuah blog.

Jadi, kalau ada yang share tips menaikan trafik, tapi trafik blognya sendiri sepi, biasanya sih saya skip, hahaha.  

Etapi ini bukan meremehkan tulisan teman-teman ya, cuman karena saya udah membaca terlalu banyak tips blogging, which is, teori blogging di google itu, mirip semua, jadi kadang merasa itu terlalu template, tapi nyatanya nggak terlalu work.

Cara menulis blog dengan mudah

Nah itulah mengapa, saya lebih suka menulis sebuah tips, khususnya blogging ya, semuanya berdasarkan pengalaman sendiri, dan udah saya lakukan.

Jadi, kalau bentuknya cerita, ya karena saya memang menceritakan apa yang saya lakukan ketika ngeblog, sampai akhirnya blog saya jadi kayak gini.

Dan itu juga mengapa saya jarang eh bahkan kayaknya belum pernah ya menulis tips menaikan trafik secara teoritis dan step by step-nya.

Saya coba search di dalam blog ini, nggak ada tuh judul artikel cara menaikan trafik blog, tapi ada beberapa tulisan yang isinya, langkah-langkah apa aja yang saya lakukan ketika ngeblog, sampai akhirnya trafik saya lumayan naik.

LUMAYAN NAIK ya, bukan jadi 'membengkak' kek para 'who called mastah' itu, hehehe.

Sama juga dengan artikel cara menaikan DA/PA blog, saya coba nyari, nggak ada tuh tulisan saya yang membahas teoritisnya, which is banyak di share banyak blogger, tapi kayaknya nggak atau belum dipraktikan, hehehe.

Ada beberapa tulisan tentang DA/PA, tapi ya tetep aja isinya bercerita tentang pengalaman saya, tentang yang sudah saya lakukan, dan hasilnya apa.

Jadi gitu ya, buat saya, menulis itu semacam menyimpan cerita, kalaupun bisa bermanfaat buat orang lain Alhamdulillah.

Dan yang namanya menyimpan cerita, tentu saja yang saya tulis ya cerita pengalaman diri.
Dan insha Allah sih lebih bermanfaat (menurut saya ya, wakakakaka).

Etapi, bukan berarti, saya nggak pernah nulis yang teoritis loh ya, pernah juga kok, terutama kalau tulisan berbayar, hahahaha.

Atau tulisan di blog khusus.
Begituh..


Penutup


Setiap blogger, punya hak 'prerogatif' untuk menulis apa saja di blognya.
Selama itu nggak melanggar UU ITE sih ya.

Ada yang suka menulis hal teoritis, yang memang tujuannya cuman untuk mendatangkan trafik semata.
Ada juga yang suka nulis pengalaman pribadi, menulis apa yang sudah pernah dilakukannya, dan hasilnya gimana?

Semuanya nggak salah sih.
Tapi kalau saya, lebih suka nulis bercerita pengalaman pribadi, karena selain lebih mudah nulisnya, pun juga udah terbukti, nggak cuman teori yang hasilnya saya belum tahu.
Begituhhh...


Sidoarjo, 29 Desember 2022

Sumber: pengalaman pribadi
Gambar: Canva edit by Rey

2 comments :

  1. dan menulis sebuah panduan sepertinya memang agak "susah" mbak.
    dan kalau nulisnya model bercerita kayak loss aja gitu
    kalau nulis panduan, kayak masih mikir, "ini nanti stepnya gini, berikutnya stepnya gini", kalau alurnya ga jelas bisa aja nanti diprotes sama yang baca juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, iyaaa dan terlalu formal untuk saya yang sering nulis pakai gaya curhat :D

      Delete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Link profil komen saya matikan ya Temans.
Agar pembaca lain tetap bisa berkunjung ke blog masing-masing, gunakan alamat blog di kolom nama profil, terima kasih :)

Back to Top