Pentingnya Asuransi Kesehatan Terbaik Bagi Pekerja Freelance

asuransi kesehatan terbaik

Sharing By Rey - Asuransi kesehatan terbaik menjadi salah satu hal yang mulai banyak dilirik oleh banyak orang dewasa ini.

Meskipun sebenarnya sudah ada asuransi BPJS, namun semua itu tidak bisa dijadikan sebagai sesuatu yang bisa diharapkan sepenuhnya dalam meng-cover kesehatan semua orang.



As we know, sehat itu mahal!
Dan baru terasa saat kita sedang sakit.

Tapi, benarkah memilih asuransi kesehatan yang bagus atau asuransi kesehatan terbaik itu penting?

Well, menurut saya pribadi, tentu saja penting.
Karena seperti yang sudah saya tuliskan di atas. Sehat itu mahal brosis.
Dan kita hanya akan tahu seberapa mahalnya, saat kita sudah sakit.

Selain itu, sudah seharusnya.
Saat kita sakit, hal penting yang harus kita pikirkan adalah bagaimana caranya kita bisa segera sembuh seperti sediakala.

Bukannya malah rempong bin pusing mikirin biaya berobat.
Iya nggak sih?

Yang ada, bukannya sembuh cepat, malah penyakit makin complicated.
Sudahlah tubuh kita lemah, pikiran kita kacau, makin bertambahlah penyakit.
Karena sesungguhnya, pikiran itu juga amat sangat berperan sebagai pusat kendali segala macam penyakit.

So, kebayang nggak sih, kalau kita sakit, malah rempong mikirin biaya yang banyakan mihil-nya ketimbang murahnya itu?

So, bagi saya pribadi.
Iyes banget.
Punya asuransi kesehatan terbaik itu penting adanya.
Bukan berharap sakit, tapi buat jaga-jaga kalau sakit ya bisa cepat sembuh karena biayanya ada yang cover.

Meskipun demikian, semoga saya dan keluarga selalu diberi kesehatan, aamiin ya Allah.


Pentingnya Asuransi Kesehatan Terbaik Bagi Pekerja Freelance


Dulu, saat pertama kali sibuk mencari pekerjaan, ada berbagai hal yang selalu jadi idaman dan prioritas saya, selain income atau gaji yang bisa saya dapatkan tentu saja.
Salah satunya adalah, menjadi pekerja yang juga dijamin asuransi kesehatan dari perusahaan.

asuransi kesehatan

Ye kan, seperti yang saya tulis berulang kali, sehat itu mahal brosis!
Dengan berbagai kesibukan kita bekerja, khususnya bagi saya yang workaholic ini, tentunya saya dekat dengan ancaman sakit.

Tapi itu dulu!

Sejak punya anak, dadah babay deh sama workaholic di kantoran.
Meskipun, jiwa workaholic mah sulit dihilangkan.
So, begitulah..
Meski saya di rumah saja, berkutat dengan urusan 2 bocah beda kebutuhan, mengurus rumah, namun bukan berarti saya beneran lepas tangan tidak memikirkan pekerjaan yang bisa mendatangkan uang.

Dan begitulah, setelah berbagai cara saya tempuh, sekarang akhirnya saya memutuskan untuk menekuni dunia blogging, yang mana jobdesc-nya sungguh membuat saya bagai mainan aja.
karena i love menulis!.

Dari dunia blogging, Alhamdulillah saya bisa mendapatkan income yang bisa dipakai minimal membeli kebutuhan pribadi tanpa harus membebani suami, bisa traktir anak-anak dan suami, bahkan tidak jarang bisa bantuin suami, saat benar-benar sedang masa bokek maksimal, lol.

Tapi....

Sayangnya, dunia blogging itu masuk kategori pekerja freelance, yang mana sebenarnya pas banget buat mamak-mamak beranak dua kayak saya, tapi juga kurang pas, karena nggak ada yang nanggung asuransi kesehatannya, huhuhu.

Padahal, sebagai pekerja lepas atau freelance itu, justru amat sangat butuh asuransi kesehatan terbaik.
Ye kan, secaraaaa...penghasilan nggak semenentu kayak pekerja kantoran yang gajian per bulan itu.
Eh bentar, bahkan zaman sekarang pekerja kantoranpun kadang nggak menentu loh, kalau gonjang ganjing perusahaan lagi goyang, dijamin gaji ditunda *eh curcol, lol.

Bayangin aja!
Dengan ketidak menentuan income yang kita peroleh, lalu kita juga nggak punya dana buat meng-cover jika sedang sakit.

Kebayang nggak sih, betapa puyengnya kalau kita sakit dalam keadaan seperti itu?
Bukan hanya keluarga, yang sakitpun dijamin puyeng setengah mati.
Sudahlah sakit itu nggak enak sama sekali, etdaahh masih juga kudu puyeng mikirin biaya pengobatan.

Thats why, memiliki asuransi kesehatan terbaik buat seorang pekerja freelance seperti saya itu penting banget!

Biar kalau sakit bisa cepat sembuh, karena pikirannya fokus ke kesembuhan, bukan dibagi buat mikirin biaya pengobatan.

Apalagi buat mamak-mamak kayak saya, kalaupun ada dana yang bisa dipakai buat pengobatan, tentunya dana tersebut bakal jadi beban pikiran saya, karena mungkin saja dana tersebut bisa dipakai untuk kebutuhan lain yang mendesak, seperti kebutuhan anak dan sebagainya.

Dalam keadaan seperti itu, alangkah bahagianya jika ada asuransi kesehatan terbaik yang meng-cover biaya yang kita keluarkan untuk pengobatan.


Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik Bagi Pekerja Freelance Ala Rey


Sudah kebayang kan bagaimana pentingnya punya asuransi kesehatan terbaik bagi pekerja freelance yang notabene nggak punya income tetap seperti saya?

memilih asuransi kesehatan yang bagus

So, ibarat sedia payung sebelum hujan, seperti itulah mungkin yang bakal bisa kita lakukan dalam memproteksi diri sebelum hal yang nggak diinginkan tapi bisa saja terjadi itu, bakal terjadi.

Yup, mempunyai asuransi kesehatan terbaik sesegera mungkin itu penting, namun jangan lupakan hal-hal penting yang perlu kita ketahui dalam memilih sebuah asuransi kesehatan terbaik.

Setidaknya, bagi saya, ada beberapa tips yang bisa diketahui, seperti :

1. Mengetahui jenis tanggungan asuransi kesehatan 


Ada beragam jenis asuransi kesehatan yang ada dewasa ini, jenis tanggungannya pun beragam.
Ada yang hanya menanggung biaya rawat inap, tapi tidak termasuk obat-obatan.

Atau mungkin ada pula yang hanya menanggung biaya rawat inap dan obat-obatan, namun belum termasuk biaya dokter.

So, pastikan kita meneliti jenis tanggungannya terdiri dari apa saja? agar di kemudian hari tidak terjadi hal-hal yang bikin kita repot, karena ketidak telitian kita mencari tahu jenis tanggungannya.

2. Pilih jenis asuransi kesehatan yang dibutuhkan


Beberapa asuransi ada yang menggabungkan antara proteksi dan investasi.
So, pastikan memilih asuransi yang benar-benar dibutuhkan.

3. Pilih perusahaan asuransi yang terbaik


Dewasa ini, ada banyak banget perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi kesehatan.
So, pastikan kita bisa memilih perusahaan asuransi yang terbaik dan terpercaya seperti asuransi Lifepal.

Dengan memilih perusahaan asuransi yang terpercaya, maka kita bakal terhindar dari masalah-masalah yang tidak diinginkan di kemudian hari, khususnya saat kita benar-benar membutuhkan asuransi kesehatan tersebut.


Demikianlah, hidup adalah pilihan bagi yang menjalaninya, dan memilih hidup dengan menyiapkan segala sesuatunya seperti memiliki asuransi kesehatan terbaik adalah pilihan hidup yang bijak.

asuransi kesehatan lifepal

Karena sehat itu mahal, dan harganya hanya bisa kita sadari saat kita sakit.
Dan sebagai pekerja freelance, sakit juga tetap membayangi hidup kita.

So, pastikan kita sedia payung sebelum hujan, agar nanti saat sakit kita bisa fokus memikirkan kesembuhan, bukan pusing memikirkan biaya berobat.

Semoga kita semua selalu diberi kesehatan, aamiin :)
Kalau temans, sudah punya asuransi kesehatan yang terbaik belum?
Share yuk :)

Sidoarjo, 18 Aug 2019

Reyne Raea

Source pic : unsplash

102 komentar :

  1. Klo definisi freelance begitu, saya masuk kategori freelance yah. Merangkap sbg ASN hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masuk-masuk aja sih bang hahaha.
      freelance plus pekerja tetap hahahahaha

      Hapus
    2. wahhhh aku tertarik banget mbak. scr aku gak ada yang menanggung hihi. selama ini ada BPJS sih.btw harga preminya kok gak disebutin mbak? nggak mahal kan ya wkwkwk

      tengkyu sharringnya mbak

      Hapus
    3. Ayo cuss ke websitenya langsung mba, bisa klik di link yang di atas langsung :)

      Hapus
    4. wah sama-an dong kita mas, cuma saya memposisikan diri sebagai freelance utama, ASN sampingan, wahahah...

      Ga dong becanda mbak, soalnya jam kerja ngantor senin-jumat, jam 07.30-17.00 harus dikantor, tiap hari kerja bagi kuda. Ngeblog cuma setelah pulang kerja dan sabtu minggu aja.

      Ngomongin soal asuransi, freelance wajib banget punya asuransi, meskipun udah ada bpjs, tapi harus ada asuransi back up-an, karena seperti yang mbak Rey bilang, freelance penghasilannya ga tetap, tanpa asuransi finansial bisa berantakan

      Hapus
  2. kalau saya ini apa ya volunteer atau freelance kerja jadi tki di negeri orang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apapun namanya, yang penting ada proteksi terhadap kesehatan :)

      Hapus
  3. mmmm..mmm..mmmmm, asuransi membawa berkah yah Mbak, saya sudah cek eksternal linknya.Dapat duidnya kayaknya,hahahah.....

    Btw, Asuransi itu memang perlu, saya pernah dengar ( entah hoaks atau bukan ) artis - artis tertentu suka mengansuransikan beberapa bagian tubuh mereka, misalnya hidung dll, katanya sih buat jaga2 siapa tahu aset mereka itu kenapa - kenapa, sehingga kalau kenapa-kenapa bakal dapat ganti ruginya.

    Nah Asuransi ini, apakah bisa menjamin ganti rugi dibagian tertentu tubuh kita,...? misalnya jari saja, soalnya kita sebagai blogger, jari itu memang penting, aset / modal penting ketika menulis. kalau ngak ada jari gimana kita mau ngetik. :)

    Ohy,,,,lama banget yah baru nulis, sibuk liburan yah,hahaha.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaa, bisaaaa aja nih kang Nata :D

      eh benar sih, terutama para artis Holywood, atlet-atlet.
      Nggak tanggung-tanggung asuransinya, kalau terjadi apa-apa pada anggota tubuhnya, bisa bangkrut asuransinya hahaha.

      Liburan apanya kang, tepar semua nih selama 2 mingguan.
      Ini aja nulis sambil batuk-batuk.
      Nasib dah mamak-mamak, gimana mau sembuh orang sakit nggak bisa istrahat karena anak juga sakit dan riwilnyaaaaa

      Hapus
    2. Semoga lekas sembuh yah Mbak,biar bisa Nobar Konser yg sering di share di fb itu, .😆😃😆

      Hapus
  4. Aku aja yg pekerja kantoran ngerasa itu msh kurang banget rey. okelah utk sekedar berobat jalan, vaksin anak, rawat inap, mungkin msh cukup. toh ga tiap hr juga kita sakit kan.

    tp aku mikirnya amit amit kalo kena penyakit parah kayak kanker, jantung, yg mana limit 200 jt per org mah ga akan cukup wkwkwkwkwkwk... even dicover ama kantor suami, jg kurang .

    dari situ aku ama suami sepakat, kita hrs ada tambahan asuransi utk penyakit kritis dengan UP gede juga, supaya kalo misalnya hrs meninggal, ya setidaknya anak2 terjamin hidupnya sampe kuliah. aku cm mau mastiin itu aja. makanya nih, skr ini aku baru bikin asuransi tambahan utk aku dan siamu thok. ntr insya allah kalo ada kenaikan gaji thn depan pgn ambil polis baru utk anak2 juga. jd kalo seandainya ada kenapa2 ama mereka , ada tambahan perlindungan lah.skr ini semua asuransi tambahanku itu dari manulife. udh 6 thn sih aku pake mereka rey, dan so far selalu seneng ama service yg mereka kasih. sbg nasabahnya, aku ngerasa diperhatiin. bukan cuma udh tercapai target si agent, trus dilupain gt aja. giliran dikontak susah. dgn agen manulife yg handle Account keluargaku,udh kayak temen. tiap ada update aku dikabarin, ada produk baru yg mungkin cocok ama aku, diksh tau, udh deket jatuh tempo premi diinfoin juga. itu yg aku suka.. makanya masih percaya ama manulife ampe skr.

    Intinya, asuransi penting bangetlah. aku ga mau aja tabungan dan investasi yg udh capek2 dikumpulin ilang begitu aja hanya krn utk biayain sakit. kalo bgitu2 mah pake asuransi. jgn tabungan kita :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah bener ya mba, banyak banget cerita orang-orang yang bahkan seumur hidupnya banting tulang ngumpulin duit, terus tiba-tiba sakit parah, lalu lenyap deh semua tabungan.

      Apalagi kalau orang tua ya, kasian anak-anaknya.

      Hapus
  5. Asuransi emang super duper pentiiingg
    aku juga nyiapin insurance buat kluarga
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  6. Saya masih ikit bpjs dari pemerintah nih...
    Dan emang benar sehat itu mahal, harganya baru ketahuan pas sakit.
    Waktu saya kecelakaan dulu juga nggak pakai asuransi, akhirnya tabungan jebol dan dompet kering😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya ampun, insha Allah dapat rezeki lagi ya, emang proteksi kesehatan itu penting deh

      Hapus
  7. Jatuh sakit aja sudah puyeng, apalagi kalo tidak ada asuransi kesehatan, duh makin puyeng deh mikirin biaya pengobatannya. Anakku dulu pernah masuk RS karena DBD, 4 malam aja, biaya pengobatannya udah membengkak, mihiiil hiks. Mana harus biaya sendiri karena nggak punya asuransi kesehatan. Memang perlu banget anggota keluarga satu satu punya asuransi kesehatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. huhuhu, saya juga 2 kali anak opname di RS, sedih banget setiap hari nebus obat 3 kali, sekali tebus minimal 500rebo huhuhu

      Hapus
  8. Untungnya ada asuransi terpercaya ya jadi tidak perlu kawatir dan takut.
    Saya juga sebagai blogger, yang kadang pendapatan tidak menentu. Sesuai kadar job yang didapat atau diperolehnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe, tapi kita tetap semangat yaaa.. mending kita sediain perlindungan kesehatan :)

      Hapus
  9. Iya mbak selain asuransi yang biasa dipakai secara umum, penting juga asuransi seperti Asuransi Lifepal ini. Apalagi untuk freelance yang sistem kerjanya juga suka tidak teratur.

    BalasHapus
  10. Kalau kami sekeluarga berempat ikutnya bpjs mbak, kalau mau nambah asuransi lagi duit nya yg nggak ada hehehe

    BalasHapus
  11. Karena sakit itu biayanya mahal, maka memang asuransi kesehatan sangat perlu banget. Apalagi bagi kita-kita yang sebutannya bloger, kadang kebanyakan duduk natapin ponsel dan laptop yg jg riskan terhadap kesehatan ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah bener tuh mba, kadang saya juga bersyukur punya bayi, karena bikin nggak fokus di depan laptop mulu, baru duduk, harus berdiri lagi kalau si bayi minta ini itu :D

      Hapus
  12. katanya kalo gak dilanjutin bayar premi, uang kita bakal hangus benar gak sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau asuransi kesehatan belum tahu sih caranya, coba langsung tanya di lifepal.
      Tapi kalau asuransi jiwa, biasanya uang kita dibalikin tapi nggak banyak :D

      Hapus
  13. Walaupun kami sudah ditanggung asuransi kesehatan oleh kantor suami, tapi aku juga punay asuransi pribadi buat jaga=jaga, sudah dibuka sejak lama

    BalasHapus
  14. karena sehat itu mahal (namun biaya sakit lebih mahal), maka wajib banget bagi kita untuk jaga kesehatan yaa plus jangan lupa untuk memproteksi diri dengan ikut asuransi kesehatan :)

    BalasHapus
  15. selain BPJS, dari kantor saya juga punya asuransi kesehatan lain. Semoga kita semua selalu sehat yaa, amiiin

    BalasHapus
  16. Yup! Freelancer juga sebetulnya butuh asuransi. Apalagi kerjanya kadang-kadang tida tentu waktunya. Selain memilih asuransi yang terbaik. Tentunya juga harus pintar mengatur uang supaya dapat membayar premi asuransi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju mba, setidaknya lebih terarah karena kudu bayar premi :)

      Hapus
  17. Yap mba. Aku pun selalu berusaha untuk memilih asuransi terbaik buat keluarga dan diri sendiri. Makasih remindernya mba :)

    BalasHapus
  18. Hai mbaaa :D

    Saya setuju sama postingan ini soal asuransi, saya pribadi juga pakai lumayan banyak asuransi dari mulai kesehatan, jiwa, perjalanan, sampai asuransi kendaraan dan rumah. Dan memang asuransi ini sangat diperlukan untuk mempermudah hidup kita ke depannya :D

    Apalagi sehat itu mahal, dan banyak juga teman saya yang justru baru buat asuransi kalau sudah sakit dan nggak bisa apa-apa. Makanya dengan informasi seperti yang mba tuliskan ini, semoga semakin banyak orang yang paham kalau asuransi itu penting (top one-nya adalah asuransi kesehatan)~ agar kalaupun nanti kita sakit, kita nggak perlu merepotkan banyak orang :D

    Terima kasih atas share bermanfaatnya mba, dan cepat sembuh ya <3

    BalasHapus
  19. Sebagai freelancer kita jg perlu memperhatikan asuransi yah kak, dan setuju banget, sehat itu mahal, maka perlu memperhatikannya dari sekarang.

    BalasHapus
  20. kalau untuk asuransi kesehatan, sampai saat ini aku masih mengandalkan asuransi yang dikasih ama Kota tempat tinggal ku dan BPJS kak, jadi selain BPJS, Alhamdulillah di Bekasi ada fasilitas Bekasi Sehat, dan ini lumayan membantu sih… tapi tetep lagi cari asuransi lain juga, khawatir ganti bupati, nanti ganti lagi kebijakannya kan... hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah keren tuh, fasilitas itu gratis ya mba? keren ih pemerintah sekarang selalu peduli masyarakat :)

      Hapus
  21. Aku setuju banget mba Rey, frelancer macam awak ini emang butuh erlindugi. Soalnya kan kerjaankita suka nggak menentu gitcuuh. Kalok sakit kan repot jadinya. Palagi emak-emak rempong kalo sakit serumah pada bingung. Tipsnya juga cucok meyong. Aku sukaaaa.. Nice share mba, stay healthy yaaa

    BalasHapus
  22. Freelancer justru harus lebih oke asuransinya dibandingkan dg pekerja tetap.
    Kalau aku sih skrg masih mengandalkan bpjs ketenagakerjaan dan kesehatan aja. Hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener mba, karena keuangan nggak menetap hahaha.
      Semoga nggak menetap karena tiap bulan naik mulu income kita ya, aamiin :D

      Hapus
  23. aku asuransi kesehatan kepake banget sih.. baik asuransi untuk kesehatan umum ataupun asuransi kesehatan gigi. untung dicover sama perusahaan suami, hihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asuransi kesehatan gigi ada beda lagi ya? itu juga lumayan menguras dompet tuh kalau ke dokter gigi :)

      Hapus
  24. Semoga kita selalu diberkati dengan kesehatan yaaa... Namun proteksi juga perlu kita pikirkan. Entah freelancer ataupun pekerja kantoran, semua membutuhkan jaminan kesehatan yang siap digunakan sewaktu-waktu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, betul mba, semoga kita selalu sehat dan semangat untuk hidup sehat :)

      Hapus
  25. yang namanya penyakit memang sering datang tanpa permisi ya makanya kita perlu banget yang namanya asuransi

    BalasHapus
  26. Freelancer emang butuh banget asuransi ya mbak soalnya gak ada plafon kantor yang nanggung hehe. Minimal punya BPJS, syukur2 asurans swasta yang preminya terjangkau buat freelancer :D
    Tapi moga2 kita semua selalu sehat aaamiiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mba, dengan jadi freelance kita jadi memaksakan diri untuk lebih disiplin mengatur keuangan untuk membayar premi :)

      Hapus
  27. Iya bener penting banget apalagi kalau yg pada dasarnya udah sakit sakitan..nolong bany itu..

    BalasHapus
  28. Kadang bingung nyari asuransi terpercaya
    Padahal bapakku dulu ya aman aman saja ngeasuransikan pendidikanku
    Sekarang saya bingung milih karena makin banyak pilihan juga hehehe

    BalasHapus
  29. Bicara soal asuransi, aku masih belum coba buat ikutan. Tapi habis baca tulisan ini, jadi berpikir penting untuk ikutan program asuransi.

    BalasHapus
  30. Asuransi saya mungkin pilih yg syariah mba.
    Secara saya udah nutup 2 asuransi lama. Lumayan byk potong an karena udah 5 tahunan. 50% .
    Akhirnya dipotong belasan juta. Hihi

    BalasHapus
  31. Ikut asuransi begini ada plus minusnya. Kami ikut dua asuransi di tempat yang sama tapi ternyata peranturannya berbeda. Jadi memang mesti selektif dan benar-benar saat memutuskan ikut asuransi ya mbak.

    BalasHapus
  32. Penghasilan saya bener-bener enggak menentu tiap bulannya, jadi mau pilih asuransi pun kadang pusing sendiri. Hihi
    Jadilah harus matang betul mikirinnya, kebetulan belum punya asuransi sama sekali

    BalasHapus
  33. Prepare dana utk kesehatan penting itu. Apalagi zaman global warming kayak sekarang, sebentr hujan sebentar panas terik. Daya tahan tubuh menjadi terganggu.

    BalasHapus
  34. Kudu teliti mengkomparasi antara satu brand insurance dgn yang lainnya ya Mba
    Supaya manfaatnya optimal
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  35. Kita nggak tau kapan kita sakit kan ya mbak, makanya harus tetap mempersiapkan dana tak terduga itu. Mudah-mudahan sih bisa sehat terus biar dananya bisa digunakan untuk hal lain yang bermanfaat. Beberapa jasa asuransi menawarkan asuransi sekaligus investasi.

    BalasHapus
  36. Asuransi kesehatan penting.
    Saat ininmasih ngikut jadi tanggungan suami lewat asuransi yang ditunjuk kantor.
    Dan Alhamdulillah , asal enggak upgrade kelas, hampir semua di cover, hanya printilan bangsa salep, vitamin atau yang ringan-ringan yang kita beli sendiri

    BalasHapus
  37. Asuransi memang penting dijaman sekarang banyak sekali penyakit baru...,tapi harus juga memilih asuransi yang terjamin.

    BalasHapus
  38. Sebagai pekerja freelance, memang wajib mempunyai asuransi kesehatan dan harus jeli, pas, dan tepat memilihnya ya, Nbak Rey, termasuk soal besar bayarannya. Soalnya namanya pekerja freelance kayak saya, pemasukan tidak pasti tiap bulannya. Dan asuransi kesehatan ini bisa sangat membantu. Misalnya pas pemasukan kurang banyak, dan kesehatan terganggu, sudah ada asuransi kesehatan.

    BalasHapus
  39. Aku juga sadar sih bahwa asuransi kesehatan itu penting juga buat siapa saja, karena sakit itu kan takdir yang kita ga tahu, aku pun mesti punya asuransi juga

    BalasHapus
  40. Jangan lupa ikut bpjs ya karena bpjs wajib untuk semua warga negara. Tapi bolehlah pakai lifepal kalau pelayanan bpjs masih susah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, Bpjs sekarang udah nggak berlaku untuk semua penyakit deh :)

      Hapus
  41. Wah, betul tuh, saya jg freelance ya berarti, mulai lirik2 asuransi nih secara suka dadakan dpt job

    BalasHapus
  42. Ada rekom kah asuransi apa enaknya buat kita kita yg freelance ini?

    Sejujurnya saya bukan penggemar asuransi, walo kepikir juga pengen punya

    Selama ini hanya tergantung bpjs ajah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan mba :)
      Asuransi Lifepal ini ada beragam kok :)

      Hapus
  43. Iya memang, asuransi kesehatan itu sangat dibutuhkan bagi siapapun. Karena yang namanya sakit dan sehat itu nggak bisa diprediksi. Jadi punya persiapan jauh hari memang penting

    BalasHapus
  44. aku baru tau kalau ada yang rekomended buat freelance, karena sejauh ini gak berani menyentuh asuransi karena alasan freelance itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, mungkin karena pemasukan nggak menentu ya, sebenarnya bisa disiasati dengan sesuaikan kebutuhan dan kemampuan kok :)

      Hapus
  45. So far, asuransi kesehatan itu memang penting sekali untuk perlindungan diri. Tapi, menjaga pola hidup sehat jauh lebih penting 💪

    BalasHapus
  46. Kalau kata guru saya
    Kesehatan itu murah, maka karena murahnya banyak orang yang menyepelehkannya.
    Yang mahal itu sakit. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, setelah sakit baru terasa, untuk sehat itu mahal hahaha

      Hapus
  47. Ya ampun mbak rey, aku merasa tertampar banget baca ini, apa cuma aku yg belum peduli sama asurasi kesehatan & masih mengandalkan BPJS aja? Hiks sedihnya.

    BalasHapus
  48. Asuransi itu baru terasa penting pas semua sudah terlamabat😁.Aku juga nyaranin banget buat kita kita yang serabutan gini untuk sedia payung sebelum hujan.Setidaknya kita punya asuransi kesehatanlah untuk jaga jaga

    BalasHapus
  49. Asuransi penting sih, tapi balik lagi ke prinsip individualnya. Jaga-jagaa juga bagus, Karena memang lebih baik sedia payung sebelum hujan. Supaya gak basah Lah...

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Link profil komen saya matikan ya Temans.
Agar pembaca lain tetap bisa berkunjung ke blog masing-masing, gunakan alamat blog di kolom nama profil, terima kasih :)