Antara Blog SEO Friendly dengan Personal Branding

Antara Blog SEO Friendly dengan Personal Branding

Sharing By Rey - Kali ini enggak mau bahas tentang bagaimana sih blog yang SEO friendly itu, karena saya bukanlah seseorang yang jago SEO, meski tetap memberikan sentuhan SEO di setiap tulisan saya.

Saya cuman mau curhat (lagi-lagi ya, hahaha) tentang bagaimana perkembangan dunia blog for money, membuat saya (khususnya) harus bisa memilih antara mengikuti ketentuan SEO agar bisa bersaing dalam dunia blog for money ini.

Atau harus memilih tetap pada being myself, baik gaya menulis, template blog maupun semacamnya.
Loh kok bisa?

Iya, karena setelah saya pelajari lebih mendalam, blog yang strukturnya ramah SEO itu kebanyakan tampilannya wajib sesederhana mungkin, nggak boleh pakai header yang kadang jadi ciri khas nama kita, dan widgetnya pun sesedikit mungkin.

Dan ketika menelaah beberapa blog yang katanya SEO Friendly, ya gitu deh tampilannya sama semua, hahaha.


Blog yang SEO Frendly 


Udah tau nggak, gimana sih ciri-ciri blog yang SEO friendly?
Sederhana tampilannya.
Udah, itu aja kasat matanya, hahaha.

Blog SEO Friendly vs Personal Branding

Apalagi kalau kitanya nggak pinter utak atik kode HTML, ya pasrah aja deh blog kita kembaran banget ama buanyak blog lainnya, karena templatenya sama, hahaha.

Hal ini dikarenakan, konon (soalnya saya nggak ngerti pasti masalah ginian, jadi bilang konon aja, hahaha) blog yang ramah SEO itu, punya struktur yang lebih sederhana dan teratur.

Sementara, untuk menciptakan template yang banyak anu-anunya (halah!), i mean banyak ciri khas yang beda dari lainnya, itu kebanyakan strukturnya tidak beraturan, setidaknya tidak sesuai dengan kaidah SEO gitu loh.

Itu baru template, belom ngomongin tampilannya, yang harus sesederhana mungkin.
Tulisannya yang dibatasi oleh keyword yang seringnya sih bikin bingung mau nulis apa, ujung-ujungnya jadi nggak nulis.

Bukan hanya nggak nulis, nulispun jadi kehilangan soul menulisnya, lantaran dibatasi oleh keyword, dibatasi oleh artikel yang berfaedah, yang bermanfaat, yang ber ber ber lainnya itu, hahaha.

Saya yang blogger pinky 4l4y dan mbulet is my ciri khas *halah!
Jadi merasa terkungkung banget buat nulis.


Blog yang Punya Ciri Khas sebagai Personal Branding

 
Nah, sebaliknya, blog yang punya ciri khas yang bisa jadi sebagai personal branding dari bloggernya, itu punya tampilan yang unyu, yang unik dan tentu saja beda dari lainnya.

pilih Blog SEO Friendly atau Personal Branding

Seperti, tampilan blog para blog senior yang memang udah terkenal banget di dunia blogger Indonesia, yang kalau nulis sponsored post udah nggak mau nerima fee 6 digit, minimal 7 digit, hahaha. 

Blogger seperti ini justru punya tampilan blog yang punya ciri khas sendiri, dan nggak pernah diganti, nggak kayak si Rey, hampir tiap tahun, ganti melulu, hahaha.

Blogger seperti ini memang lebih menjadikan diri mereka sebagai aset, dan blog hanyalah penunjang.
Jadi, mau SEO Friendly kek, enggak kek, yang penting mereka punya pembaca loyal, dan pembaca itu beneran udah kayak fans mereka, dan tentu saja untuk mengembangkan blognya, bisa juga dari para fans tersebut yang membagikan blog mereka, sebagai jawaban dari yang dicari banyak orang.

Sejujurnya, saya pengen seperti itu, meski ya juga pengen tulisannya banyak ditemukan di page one google.
Dasar emang si Rey ini sungguh serakah, hahaha.

  

Kesimpulan


Nggak usah panjang-panjang ya, mending kita simpulkan aja dengan ringan.
Setelah lama menimbang-nimbang, harus memilih yang mana sih biar saya bisa fokus nulis, nggak ribet ama memilih SEO dan personal branding semacamnya itu?

Menurut saya, daripada sibuk memilih, mending bikin blog lebih dari 1 aja, hahaha.
Iya, blog yang ini, tetap saya pertahankan as a personal blog, di mana di dalamnya saya sederhanakan nichenya, menjadi personal dan hal-hal yang sedang saya lakoni maupun saya sukai.

Seperti, ngeblog.
Maka di sinilah saya menulis hal-hal tentang blogging.
Saya suka bisnis dan marketing, maka di sini pula saya tuliskan hal tentang bisnis maupun marketing sesuai pengalaman dan opini saya.
Dan yang paling pasti adalah tempat curhat, hahaha.

Nah di blog ini juga, saya berusaha untuk tidak melulu dikungkung oleh SEO, karena toh saya udah punya modal tulisan dan keyword yang beragam di dalam blog ini.

So, saya akan tetap mempertahankan ciri khas saya di blog ini.

Sementara di blog lainnya, sebisa mungkin saya akan menerapkan SEO agar bisa bersaing dengan blog lainnya untuk berada di page one google.

Meski agak sedikit repot, karena bisa jadi saya harus mampu switch, dari yang bebas nulis dengan ciri khas di blog ini, menjadi harus lebih terarah dan terbatas dari keyword di blog lainnya.
Tapi saya rasa, hal itu bisa menjawab keinginan saya yang banyak ini, hahaha.

So, begitulah...
Kalau ditanya, lebih memilih blog yang ramah SEO atau SEO friendly yang super simple dan banyak samanya, atau pilih blog yang baik tampilan maupun tulisannya unik dan punya ciri khas, meski tidak sepenuhnya SEO friendly?

Jawabannya, balik lagi ke tujuan ngeblognya.
Kalau ngeblog buat cari cuan yang maunya tulisan kita banyak ditemukan orang dalam mesin pencarian, ya mau nggak mau kudu ikutin SEO friendly.

Tapi, kalau kita maunya ngeblog untuk lebih dikenal orang, bahwa ini tulisan kita, bukan semata menjawab kebutuhan orang lain, ya mending utamakan blog yang punya ciri khas.

Kalau saya pilih keduanya, tapi kudu kerja double, hahaha.
Kalau Temans pilih mana?

Sidoarjo, 21 Desember 2021


Sumber: Pengalaman dan opini pribadi
Gambar: Canva edit by Rey

12 komentar :

  1. ini juga yang bikin aku dilema sejak memutuskan untuk serius ngeblog mbak
    bahkan sampe sekarang sih hehe
    kalo milih yang SEO friendly itu kok ya kaku bangeet gtu jadinya templatenya
    mana aku juga nggak jago coding pula
    wes paket komplit 🤣

    kalo bikin tulisan yang SEO frinedly aku sejujurnya nggak nyaman buanget 🤣🤣
    nggak bisa leluasa gtu kayak banyak temboknya
    jadi sekarang kalo nulis, ya nulis aja hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, sebenarnya saya lebih suka ngeblog dengan ciri khas, karena memang saya lebih suka nulis curhat sih atau pengalaman hidup, di mana nggak ada samanya.
      Kalau yang SEO itu saingannya website yang udah terbukti yang nulis memang pakar, kecuali memang cari yang belum ada samanya :D

      Hapus
  2. Hmm...kebetulan by default saya udah SEO alias (keliatannya) simpel. Jadi waktu milih template blog memang nggak suka yang rame-rame. Kebetulan aja looks yang kaya gitu itu yang sesuai sama saya. Ya walaupun, nggak serta merta menjadikannya sesuai selera google.

    SEO vs Personal Branding, kenapa sih harus memilih? Nggak bisakah jalan bersamaan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengalaman saya, nggak ada template yang benar-benar SEO Friendly sih Mas, even yang jual pakar SEO kayak Sugeng hahaha.
      Saya beli template SUgeng, dan pakai domain yang nichenya khusus, pakai dot com pula.
      Yang ada lebih cepat naik yang my.id dengan template seadanya dan gratis hahahaha

      Nggak bisa Mas, karea SEO itu dibatasi teorinya, di mana kalau semua pakai teori itu, ya jadinya ga punya ciri khas :D

      Hapus
  3. Kalo aku pilih blog yang personal branding tapi penginnya SEO juga agar banyak pengunjung kayak blognya mbak Rey, tapi ngga mau belajar SEO, biar nulis bebas ngga kaku, tapi yang utama tidak pusing.😂

    Template sekarang yang SEO berarti yang simpel ya mbak, padahal banyak widget itu asik ya.😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya, susah juga kalau nulis cerpen pakai SEO hahaha.
      Tapi tenang aja, Mas Agus tuh udah terkenal kok di dunia blogger, karena ciri khas nulis cerpennya memang lain dari lainnya :)

      Hapus
  4. yang dicari memang yang SEO friendly
    simpel, gambang dibaca dan gak berat loadingnya
    tapi sekarang google makin pinter algoritmanya
    yang penting tulisan asyik dan berlanfaat maka akan SEO froendly dengan sendirinya

    BalasHapus
  5. waduhh, susah sekarang ya ahahaha
    dulu aku ga mikir beginian, nulis ngeblog ya tinggal nulis, niat awal sharing
    sekarang, untuk beberapa artikel memang nerapin seo, kadang ada yang enggak
    maunya blog aku ya punya ciri khas aku sendiri, kalau pun beda biasanya karna artikel lomba hehehe

    BalasHapus
  6. baik SEO friendly atau personal branding, keduanya sama-sama dikerjakan. jadi harus fleksible ketika switch mode.

    BalasHapus
  7. Aku pernah juga nerima job nulis dpt bayaran 7 digit, tapi jarang banget
    Kalo aku SEO friendly enggak (ga jago), personal branding juga enggak (lebih suka ngumpet)
    lebih ke arah money oriented :)

    BalasHapus
  8. Saya ngblog pakai teori semaunya. He he .. Tanpa memperhatikan keyword, no SEO. Karena saya memang tidak kompeten di bidang keduanya. Menunya pun gado2. Selamat sore ananda Rey.

    BalasHapus
  9. Pastinya personal branding 😄🎉🎉. Aku pengen punya ciri khas sebagai blogger yg hobi traveling dan main wahana ekstreme, juga suka makan 😄. Jadi emmang ga terlalu peduli sih Ama kaidah SEO itu 🤣🤣.

    Cuma supaya ga gaptek bgt, tiap ada penjelasan ttg SEO, aku coba baca, cari tahu, walopun eksekusinya kapan2 aja 😅. Menulis itu buatku fun, healing activity. Kalo terlalu diribetin Ama kaidah2 yg mumet, aku bisa2 jadi benci Utk ngeblog

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Link profil komen saya matikan ya Temans.
Agar pembaca lain tetap bisa berkunjung ke blog masing-masing, gunakan alamat blog di kolom nama profil, terima kasih :)