Sunday, April 11, 2021

Gempa

Gempa bumi di Malang

Sharing By Rey - Kemarin, 10 April 2021 pukul 2 siangan, saya merasakan gempa bumi secara langsung dengan jelas, untuk pertama kalinya.

Sungguh sebuah pengalaman yang pertama, dan sukses bikin saya sedikit merasakan, bagaimana paniknya orang-orang yang terkena bencana alam secara langsung.

Ceritanya, saya sedang tidur siang, sebuah aktifitas yang jarang banget saya lakukan, namun sudah 2 harian kemaren, saya memang merasa mudah banget ngantuk tak tertahankan.

Efek dari sikap si Rey yang lagi rajin olahraga, hahaha.

Kemarin juga merupakan tidur siang yang lumayan tenang, karena anak-anak sedikit anteng.
Si adik nggak jejeritan diganggu kakaknya, bahkan si Kakak begitu baik mengambilkan makanan dan menyuapi adiknya makan siang, karena saya belum bangun.

Sayangnya, tidur siang saya sedikit diganggu oleh sebuah mimpi yang aneh dan menakutkan.

Dalam mimpi, saya berada di sebuah kapal besar, semacam kapal tanker.

Belum juga saya tersadarkan, mengapa saya ada di kapal tersebut, tiba-tiba ombak datang menyerang.
Saya masih ingat betul, bagaimana seramnya tuh ombak, dan saking seramnya, saya udah memasrahkan diri aja, menerima kapal yang mungkin akan terbawa ombak dan tenggelam.

Namun, dalam kepasrahan tersebut, samar-samar saya merasa kalau mimpi itu begitu nyata.
Saya begitu nyata merasakan kalau ikutan bergoyang-goyang berasa diayun-ayun, dan samar-samar terdengar suara air tumpah dan seketika saya sadar, itu air di kamar mandi.

Langsung deh saya auto lompat dari tempat tidur, berteriak nyariin anak-anak, which is si Adik ternyata ada di bawah tempat tidur lagi nonton, dan kakaknya ada di pintu kamar sedang nonton sambil nyuapin adiknya.

Si Kakak termangu, mengira saya ngelindur, namun berikutnya hanya pasrah mengikuti saya yang panik menyeret mereka ke luar sambil teriak "GEMPA!"

Ternyata, di luar juga sama, anak-anak tetangga keluar rumah dan teriak gempa.
Hanya ibunya dan tukang yang ngerjain lantai keramik di teras mereka yang terheran-heran, sepertinya mereka nggak terlalu sadar, kalau barusan ada gempa.

Saya segera membuka aplikasi BMKG dan baru menyadari, ternyata barusan ada gempa sebesar 6,7 SR dan terjadi di dekat Malang.

Sumpah ya, itu adalah pengalaman pertama saya merasakan gempa bumi secara langsung dan jelas, dan benar kata orang-orang, kalau posisi tidur itu amat sangat bisa merasakan gempa yang terjadi, terlebih memang efeknya kerasa banget, sampai air di ember kamar mandi tumpah saking bergoyang-goyang.

Satu hal yang bikin saya panik dan otomatis lari keluar adalah, karena kami memang tinggal di rumah yang udah uzur, hahaha.

Saking uzurnya, beberapa plafon nyaris ambruk, dan itulah mengapa saya langsung lari keluar saat terjadi gempa, takut ambruk.

Di sisi lain, saya jadi merasakan banget, bagaimana paniknya orang-orang yang terkena bencana tersebut.

Dan memang ya, menyiapkan perlengkapan di tempat yang mudah dicapai itu penting banget.
Karena, saat bencana datang, bahkan HP aja saya lupa ambil, padahal saya begitu dekat dengan HP, tidur pun dekat HP (jangan ditiru, hahaha).

Tapi, ketika bencana terjadi, yang ada di pikiran itu hanya bagaimana menyelamatkan diri bersama anak-anak dan orang-orang tercinta kita.

Dan itu juga yang menyadarkan saya, agar saat tidur, sebaiknya HP disimpan di tempat yang mudah dijangkau, tapi bukan di kasur, agar mudah ditemukan (kalau di kasur mah, kadang keselip, hahaha).

Gempa bumi yang terjadi kemarin memang merupakan gempa yang dampaknya sangat terasa di Surabaya dan sekitarnya.

Kalau memantau media sosial, tampak video-video yang beredar, yang memperlihatkan bagaimana paniknya orang-orang yang sedang berada di beberapa bangunan ramai, seperti mall dan sebagainya.

Hingga pagi ini, bahkan berita tentang gempa bumi dan efeknya tersebut masih menjadi trending di Twitter, di mana ternyata daerah Malang dan sekitarnya, lebih merasakan dampaknya yang menimbulkan banyak kepanikan dan kerusakan di mana-mana.

Saya lalu tak henti bersyukur, karena Allah masih melindungi kita semua.
Terutama karena efeknya di Sidoarjo dan Surabaya yang masih berupa getaran halus saja dan tidak terlalu meninggalkan kerusakan.

Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua.
Dan semoga saudara-saudara kita di Malang dan sekitarnya, juga Bali yang katanya ikut mengalami beberapa kerusakan yang terjadi, diberikan kesabaran dan keselamatan selalu, aamiin.

So, Temans, adakah yang ikut merasakan efek gempa bumi yang terjadi Sabtu kemarin?

Stay safe ya, Temans!

Sidoarjo, 11 April 2021

10 comments :

  1. Semoga Mba Rey dan keluarga selalu diberikan kesehatan dan keselamatan yaaa. Aku pun klo di posisi Mba Rey pasti juga fokusnya samaa. Yg penting selamatin anak2 dulu, dan langsung keluar sesegera mungkin.
    Btw, aku selalu suka denger cerita si kakak yg makin ke sini makin pinter. Sampai ikut membantu menyuapkan adik. Wuaaa Kagum deh.. ^^

    ReplyDelete
  2. Mba Rey, semoga mba n fams sll dilindungi Tuhan.

    Gempanya gede juga ya mba..6,7 SR.. dan dampaknya besar sekali. Banyak bangunan yg runtuh.

    Aku pun demikian mba, kalo ada apa2, anak duluan. Kebayang ya, yg terdampak secara langsung...

    Sehat sll bersama anak2 yaaa💕

    ReplyDelete
  3. Bisa pas banget Kak Rey mimpinya ya 😅. Kondisi Kak Rey dan anak-anak gimana? Semua baik-baik aja kan? Tidak ada kerusakan apa-apa kan? Semoga Kakak dan keluarga semua baik-baik dan selalu dilindungi Tuhan 🙏🏻
    Kebayang ngerinya karena aku juga takut kalau ngerasain gempa gitu 😢

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di tempat saya juga alami gempa juga mbak Rey, alhamdullilah rumah kami di desa sehingga kami bisa menyelamatkan diri dengan berlari di kebun yang notabenya kebunnya gak banyak pohon kalau di kota kalau ada gempa mungkin sulit ya mbak Rey mahu lari menyelamatkan diri soalnya rumahnya dempet - dempet. Tapi, alhamdullilah tuhan masih lindungi kita.

      Delete
  4. syukurlah kalau kan rey ngga kenapa napa
    Farah baru tau soal gempa ini kemarin gara gara farah liat instastory beauty influencer yang tinggal di surabaya terkena gempa katanya di daerah situ.

    Huf, farah doakan semoga kak rey dan keluarga selau dalam keadaan sehat dan dilindungi ya kak 🙏

    ReplyDelete
  5. Berarti emang udah dapet firasat duluan ya Mba Rey.

    Saya dulu juga pernah gak ngerasa gempa Mba, karena waktu itu pas lagi pemotretan utk ultah anak-anak diatas springbed, di ruang paling atas gedung. Karena anak-anak lagi pada heboh loncat-loncat di kasur dan saya juga pas ada disitu, jadi pas ada getaran yang lumayan kuat, malah gak kerasa saking riuhnya sama anak-anak. Pas saya turun, orang-orang baru pada masuk gedung lagi dan pada rame ngomongin ada gempa 😂😅

    Semoga gak ada lagi gempa susulan ya Mba. Kenapa yah (entah kebetulan atau ga) setiap tahun menjelang/saat Ramadhan selalu ada gempa. Semoga kita dijauhkan dari segala bencana dan diberikan umur yang panjang, amiiin..

    ReplyDelete
  6. Aku tahu malang didera gempa dr suami. Lgs kaget ... Tapi sedikit bersyukur pas tahu tidak menimbulkan tsunami. Aku msh trauma Ama gempa yg diikuti tsunami soalnya.

    Aku bbrp kali di JKT ngalamin gempa Rey. Dan parahnya, saat sedang ada di kantor, yg mana gedungnya tinggi. Gempa di gedung tinggi gitu, berasa lebih goyang banget drpd di rumah ato lantai dasar. Aku lg Zuhur di kantor, trus itu ruangan goyangnya keras bangettttt. Lgslah panik semua. Aku sampe pegangan Ama meja pas goncangan pertama lewat. Mana hrs turun dr tangga darurat ga boleh lwt lift kan.

    Yg kedua juga sama, pas LG di cabang, yg gedung tinggi juga. Dan LBH serem Krn pas gempa, ada bbrp serpihan plafon jatuh gitu. Aku lgs kebayang ambruk.

    Pas sdg gempa di kantor, yg paling kepikiran, gimana nyelamatin staff yg sdg hamil. Krn hrs turun dr tangga td. Apalagi aku sebagai PIC safety di kantor, mana bisa kabur duluan ninggalin staff hahahahhaa. Aku justru hrs inget utk tekan alarm, trus memandu semua staff :D.

    ReplyDelete
  7. iya aku merasakan juga mba rey dan pas kemarin itu aku lagi di Banyuwangi, pas tidur tidur ayam. Temen tiba tiba teriak gempa gempa, langsung loncat dari kasur, keluar rumah.
    dan emang terasa, padahal posisi aku tidur dan memang udah agak lelap gitu
    ternyata pas dicek, pusat gempa ada di Malang
    semoga kita semua diberi keselamatan ya

    ReplyDelete
  8. Semoga mbak Rey sekeluarga sehat selalu disana, amiiin.

    Iya, kemarin kaget pas dengan daerah Malang ada gempa, cuma ngga nyangka getarannya kerasa juga di Sidoarjo.

    Kalo pengalaman kena gempa aku juga pernah. Waktu itu ada gempa di Lebak Banten tapi di Cikande kerasa juga, kepala pusing karena goyang-goyang.

    ReplyDelete
  9. Oh yaaa, saat gempa kemarin, cukup me mengejutkan mbak. Alhamdulillah di tempat kami Tidak terasa apa apa. Semoga mbak Rey sekeluarga dalam keadaan aman dan selamat..

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Back to Top