Friday, June 09, 2017

#ReyStory - Makanan 'Baru' Yang Jadi Favorit Saat Hamil

Assalamu alaikum :)

Sudah menjadi rahasia umum, WANITA itu unik!
Setidaknya bagi para lelaki.
Saat lagi normal saja sudah sering memusingkan para lelaki, terlebih kalau sedang PMS.
Dan ternyata, saat - saat PMS masih kurang di bandingkan saat wanita sedang HAMIL.

Saya pun juga termasuk dalam golongan wanita - wanita yang jadi aneh saat hamil.
Gak hanya bikin suami jadi serba salah karena daya penciuman yang naik 9900%, mood yang sedemikian mudah berubah - ubah, plus selera makan yang juga jadi aneh.

Saat hamil, tiba - tiba saya jadi meng favoritkan makanan yang sebelumnya sama sekali saya coba seperti :

1. Ramen.

Gambar dari Google
Sebelumnya saya sama sekali belum pernah mencoba makanan ini, meskipun beberapa teman sering mengajak untuk mencoba makanan ini, saya selalu menolak karena saya memang kurang begitu suka makan mie kuah selain mie kuah asli Manado yang ada suwiran ikan fufunya (maunya :D)


Berkarir dari rumah yuk, jadi IRT berpenghasilan bulanan, KLIK DI SINI
Namun bermula saat terkena hyperemesis di trisemester pertama, saya benar - benar kehilangan selera makan sama sekali.
Hingga suatu hari saat agak baikan, suami mengajak saya beli tisue di Giant Waru dan setelahnya saya mampir ke food court.
Mampir di food court bertujuan agar saya bisa memilih makanan apa yang menarik buat saya, agar perut bisa terisi.
Agak lama saya hanya duduk di food court sambil memperhatikan satu demi satu jenis makanan yang di jual.
Darrell ingin makan nasi goreng 69, tapi saya tidak merasa tertarik, saya malah benci bau bumbu nasi goreng.

Hingga tiba - tiba seorang pelayan mengantarkan pesanan makanan sebuah keluarga yang duduk di meja sebelah kami.
Hidung saya mencium aroma yang lezat dari makanan pesanannya, sambil melirik mencuri pandang, saya mengamati apa sih yang di pesan keluarga tersebut.
Ternyata aroma sedap tersebut berasal dari sebuah makanan yang di letakan di dalam mangkuk berwarna hitam, beruntung saya sempat melihat sang pelayan mengambil papan pesanan yang terletak di mejanya sebelumnya.
Ada semacam tulisan Jepang di papan tersebut, saya pun kepo lalu mulai berdiri dan berjalan dari ujung ke ujung mencari jenis makanan apa yang beraroma sedap dan lezat tersebut.

Saya akhirnya berhasil menemukan outlet makanan yang bertulisan tulisan Jepang di sudut food court tersebut, saya perhatikan menu nya dan akhirnya mengetahui kalau nama makanan yang beraroma menggoda itu adalah RAMEN.
Sayapun mengatakan pada suami kalau ingin makan makanan tersebut, dan suami yang bahagia karena akhirnya saya mau makan, segera menuju outlet makanan tersebut meski akhirnya balik lagi ke meja kami.
Ternyata ada 2 jenis ramen yang di tawarkan, Ramen Chicken atau Ramen Beef.
Saya memilih ramen chicken, meskipun sebenarnya deg - degan mungkin saya kurang suka, mengingat saya gak suka makan mie kuah yang lunak, biasanya saya masak mie kuah instan, mie nya setengah matang hahaha.

Namun suami meyakinkan agar tidak masalah di coba saja dulu, toh kalau tidak suka blio yang bersedia menghabiskannya :D
Dan akhirnya setelah menunggu beberapa menit, datanglah pesanan saya, dalam sebuah mangkuk berisi mie yang di beri kuah sedikit kental berwarna merah, di atasnya ada taburan potongan ayam dan setengah butir telur rebus.
Dengan ragu - ragu saya mencicipinya, daaannn... ENAAAKKK ^______^
Saya lalu menghabiskan semua mie tersebut, meskipun sebenarnya mienya sedikit besar dan lunak, namun rasa kuahnya yang sedikit kental dan pedas membuat selera makan jadi muncul.

Sejak saat itulah saya jadi suka ramen, dan berkali - kali mengunjungi food court Giant Waru hanya untuk memesan ramen tersebut, oh ya kalau gak salah nama outletnya ICHIRO, cabang dari Mall di Mojokerto.
Selain ramen, juga menjual sushi dan berbagai kuliner ala Jepang, namun kami baru mencicipi ramennya yang menurut kami lumayan enak karena kuahnya yang lumayan kental dan pas rasanya.

Setelah lama, saya jadi kepo dengan rasa ramen di tempat lainnya. Lalu dari browsing, saya ketemu tempat makan ramen dengan harga terjangkau dan rasa lumayan, salah satunya di Ra.men yang berlokasi di Jl. Gayungsari Barat No.84, Gayungan Surabaya (dekat masjid Al Akbar)

Kamipun lalu mencobanya, harganya lumayan, di mulai dari 18ribu untuk ramen plain dengan pilihan toping bermacam - macam.
Sayangnya, tempatnya kurang asyik. terletak di teras sebuah rumah yang menurut saya dan suami kurang nyaman, karena akses dapur dan tempat menyiapkan ramen pesanan pelanggan melewati pelanggan - pelanggan yang sedang menanti.
Rasanya pun kurang mantap, mungkin karena menggunakan sayur - sayuran banyak (beda dengan Ichiro FC Giant) jadinya kuah ramennya jadi encer banget.
Terlebih kami memesan kuah shoyu jadinya agak eneg.
Tapi kami suka banget dengan teh tariknya yang pas dan lumayan murah (7ribu untuk 1 gelas yang lumayan besar)

Suatu saat kami melewati sebuah restoran yang bernama Wasabi Yatai di daerah Gayung sari (tidak jauh dari lokasi Ra.men) saat itu malam hari, jadi penampilan resto tersebut seakan mewah.
Kami jadi penasaran ketika membaca kalau resto tersebut juga menjual menu Ramen.
Lalu papi pun mengajak kami mencoba ramennya.
Ternyata tempatnya biasa saja, hanya saja penataan lampu hiasnya yang terlihat bagus dari luar, harga meu - menu nya pun lumayan terjangkau dan rasanya? 11 12 dengan ramen yang ada di Ra.men.

Minumannya juga sama, hanya saja di Wasabi Yatai lebih mahal ketimbang Ra.men.
Kami memesan 3 mangkuk ramen, dan sepiring sushi salmon yang matang.
Dan ternyata Darrell suka banget ramennya.
Suami dan saya juga suka, meski tetap menganggap kuah ramen di Ichiro lebih enak :D

Next pengen nyobain mise ramen dan terakhir yamagoya ramen, gak tau kenapa sejak hamil jadi doyan masakan Jepang.
Sebelumnya, liat modelnya aja saya eneg, bahkan kata suami, dia baru tau kalau ada makanan bernama ramen hahahaha :D

Eh kok sekarang sekeluarga jadi doyan ramen :D


2. Sosis Bakar Jumbo.

 
Sumber Google


Sebelum hamil yang kedua ini, selain mie kuah yang lunak, saya pun benci makanan yang di bakar dengan ukuran jumbo.
Sate daging yang ukuran jumbo, ataupun lainnya, melihat saja sudah eneg apalagi mencobanya? :D

Tapi ajaibnya saat hamil sekarang saya jadi doyan banget dengan sosis bakar jumbo.

Kalau ini bermula saat kami mampir ke food court Tunjungan Plaza sesaat setelah survey RS tempat bersalin
Baca : Rumah Sakit / Klinik Bersalin Dengan Harga Terjangkau Di Surabaya (Update Mei 2017)
Saat sibuk melihat - lihat makanan apa yang menarik hati, tiba - tiba mata tertuju pada outlet yang menjual sosis Jumbo di food court dekat XXI TP.
Suami pun segera membelikannya dan ajaib, saya suka bangeddd!! :D

Sejak saat itu saya jadi berkali - kali minta di belikan sosis bakar jumbo yang untungnya ada yang jual di daerah dekat Taman Aloha dan rasanya pas di lidah.
Namun se doyan - doyannya pada sosis bakar, Alhamdulillah saya bisa membatasi keinginan, paling sering seminggu sekali atau lebih seminggu..

Beruntung banget, sudah 2 kali hamil, secara otomatis bisa menahan diri dari makanan - makanan yang mengandung pengawet.
Jadilah menyantap bakso bakar jumbo idaman saya hanya di saat - saat tertentu.

Menjadi ibu hamil memang anugerah, dan alangkah beruntungnya saya punya suami yang begitu sabar mendampingi selama masa kehamilan.

Nah, kalau teman - teman bumil lainnya punya makanan ajaib apa yang jadi favorit saat hamil?
Share di komen yuk :)


TPJ , 9 Juni 2017

Yang lagi pengen ngemil buah, tapi bete hanya ada buah pear yang mengkerut hiks..

Reyne Raea

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...