Sunday, December 11, 2016

Tips Agar Tetap Bisa Menyambung Silaturahmi Dengan Teman Yang Pasangannya Pencemburu

Kumpul bersama teman - teman memang mengasyikan, terlebih jika bisa mempertahankan intensitas silaturahmi hingga masing-masing telah mempunyai pasangan dan anak.

Namun hal tersebut tidaklah mudah jika teman kita adalah lawan jenis serta mempunyai pasangan yang pencemburu.

Saya sendiri setelah menikah, entah mengapa berubah menjadi pasangan yang sangat pencemburu bagi suami saya.

Padahal dulu sewaktu masih pacaran, jangankan cemburu pasangan bergaul dengan teman wanita, saya malah menyuruh dia untuk mengantarkan teman-teman wanita saya pulang ke rumahnya masing-masing, saat teman-teman saya butuh tumpangan pulang.

Saya bahkan masih komunikasi meskipun hanya sebatas say hello dengan mantan pacar pasangan saya :D
Entah mengapa tiba-tiba setelah menikah, saya jadi makin cemburuan, padahal ya suami saya biasa-biasa saja, gak tambah ganteng juga, atau tambah manis muahahaha :D



Dan ternyata sifat pencemburu itu tidak hanya di miliki oleh saya seorang, banyak istri-istri dari para teman kerja dahulu yang cemburu banget pada saya.

Pernah suatu hari saya tiba - tiba mendapatkan sms 'semprotan' dari istri rekan kerja saya, katanya saya jangan ganjen, suaminya itu sudah beristri.

Saya yang merasa risih banget, langsung menjawab "Maaf ya bu, kalau nuduh kira-kira dong, ibu tau saya masih muda, terus apa maksudnya saya harus suka ama suami ibu yang sudah bapak-bapak itu?"
Hehehe.

Setelah menikah, giliran saya yang suka cemburuan, namun saya selalu gengsi setinggi langit, jadi jangan harap kalau cemburu saya bakal menyemprot wanita ganjen di luar sana.
Saya pasti bakal semprot suami saya yang mau saja menerima keganjenan orang lain, muahahaaha.

Terhadap teman - teman alumni sekolah suami juga begitu, saya selalu sensitif jika suami mendapatkan undangan temu kangen setiap bulannya dengan para temannya itu.
Secara kami pernah punya pengalaman kurang enak dengan salah satu temannya.

Beruntung suami saya selalu bisa saya kalahkan argumennya hihihi, dan hasilnya beliau tidak pernah lagi bertemu para temannya tersebut demi rumah tangganya adem ayem :D

Gaji selalu kurang? KLIK DI SINI

Namun dasar memang saya yang suka labil, setelah suami saya jarang ketemu teman - temannya, saya malah kasian melihatnya.
Dan akhirnya mengizinkan bahkan menyuruh juga beliau ke acara - acara tersebut.
Dan beruntungnya teman-temannya pengertian kalau istri si Ade itu cemburuan, dan saya pun akhirnya ikut di undang hahaha.

Lalu, bagaimana sih tips agar bisa tetap menyambung silaturahmi dengan teman kita yang sudah punya pasangan yang sifatnya pencemburu.
Menurut pengalaman saya adalah :

1. Dekati pasangannya yang pencemburu tersebut.

Orang yang pencemburu biasanya identik dengan sifat keras dan pemarah, kabar baiknya orang yang punya sifat tersebut lebih mudah dipatahkan dengan pendekatan yang halus dan ramah.
Jadi, saat ada acara dan ingin mengundang sahabat kita, usahakan untuk langsung izin ke pasangannya, syukur-syukur acaranya boleh membawa pasangan dan bisa sekaligus mengundang pasangannya untuk datang.

2. Hormati perasaan pasangannya.

Di dalam Islam sebenarnya sudah di jelaskan bahwa adalah haram menyentuh orang yang bukan mahram kita, jadi sebisa mungkin hindari kontak tubuh dengan sahabat kita yang merupakan lawan jenis kita, begitu pula dengan bersikap berlebihan di depannya.

3. Puji pasangannya

Semua manusia senang di puji, maka janganlah pelit terhadap pujian untuk pasangan sahabat kita.

4. Jaga privacy sahabat

Meskipun mungkin sahabat kita pernah menceritakan bahwa pasangannya sangat pencemburu, tapi janganlah pernah mengungkitnya di hadapan mereka.
Berlakulah seolah kita tidak tahu masalahnya sama sekali.

5. Ucapkan terima kasih

Jangan lupa ucapkan terima kasih atas kesediaannya menghadiri undangan, dan katakan agar selalu rajin ikutan acara mereka.

Jadi secara keseluruhannya, tips agar kita tetap bisa menjalin silaturahmi dengan sahabat kita adalah CURI HATI PASANGANNYA.
Dengan mencuri hatinya, berikutnya sahabat kita bakal di beri kepercayaan sepenuhnya oleh pasangannya, karena dia tahu, kita adalah sahabat yang baik untuk pasangannya :)


Sekian

TPJ 11 12 16

Reyne Raea

6 comments:

  1. Bener banget tulisannya Mba, kayaknya saya juga punya pengalaman yg sama hehehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mas, istrinya pencemburu atau suaminya yang cemburuan nih? :)

      Delete
  2. wah apalagi kalau suamiku kita banyak penggemar ya, aduh suamiku itu banyak penggemarnay, dan akhrinya banyak yg baperan dan aku suka sebel

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi, yang penting suami gak aneh-aneh ya mba :)

      Delete
  3. Hihihi, harus hati2 jaga pasangan masing-masing ya, jangan ganggu orang lain kalau gak mau diganggu.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...