Thursday, September 12, 2013

Last Day in #Bali (Denpasar, Tanah Lot)

Yup, hari terakhir di Bali kami isi dengan bangun agak siang biar kondisi lebih fit, maklum kan mau perjalanan jauh lagi balik ke Jatim, jadinya kami bangun sekitar pukul 08.00, sarapan pop mie, kopi dan roti, beres2 barang, mandi, dandan, bayar bill hotel selama 3 malam, lalu pukul 11an kami lalu meninggalkan hotel sederhana tersebut yang telah menjadi tempat istrahat kami selama 3 malam. Alhamdulillah selama di hotel tersebut kami tertidur dengan nyenyak, gak ada mimpi aneh, gak ada gangguan nyamuk, padahal kami sebelumnya udah nyiapin Hit elektrik yang kami bawa dari rumah. Nanti pulang baru papi sadar di Bali nyamuknya jarang karena gak kuat bau menyan, hihihi....
Baca : Adventure Again and Again #Bali (Denpasar, Kuta, Tanah Lot)
Kami lalu makan siang di Resto D'Cost daerah Renon (hasil nyasar kemarin sore kami jadi tau kalo ada D'Cost di Denpasar yang nyata2 pake label halal, jadi kan makannya gak waswas :D, lagian ini hari terakhir di Bali, jadinya agak boros dikit di makanan sah2 aja kali ya hihihi.
Kami nyampe di D'Cost sebelum pukul 12.00 siang, jadinya kondisinya masih sangat sepi, kami lalu memesan Gurami goreng, cah tauge, tahu dan tempe penyet, nasi putih beserta teh manis 3 gelas.
Sambil nunggu pesanan kami datang, kami sempatin foto2 sejenak.
BBMan dulu





Narsis bareng


makanan datang hurrayyy :D

Aku dan si papi makan dengan lahapnya, gimana gak, udah 4 hari kami makan pop mie ama MCD mulu, rasanya udah eneg banget ama ayam goreng.
Sayang si Darrell gak ikutan mami papinya makan lahap, dia malah lari2an dan ikutan lomba jerit2an ama anak pelanggan lainnya, ckckckck
Korban kelaparan kami :D
Kelar acara makan siang sekitar pukul 12.30, lanjut petualangan dulu sebelum balik ke Jatim, pastinya sebelum ninggalin D'Cost, foto2 dulu sebentar di depannya :D.
Depan D'COst Renon, Denpasar

Kami lalu melanjutkan petualangan ke Tanah Lot dengan harapan pengunjung gak sebanyakdi hari kemarin, namun sayang harapan tinggallah harapan, meski sebenarnya hari ini sudah waktunya banyak orang masuk kerja, namun pengunjung di Tanah Lot masih juga padat. Ya sudahlah, kami lalu menikmatinya sambil berbelanja barang2 dan baju2, rencananya sih buat oleh2, sayang kualitasnya kurang baik dan harganya gak semurah di pasar Sukawati. Kami hanya membeli beberapa celana, kaos, gantungan kunci, mainan dan kalung.

Setelah belanja kami lalu berfoto2 sebentar di lokasi Tanah Lot (kebalik ya, biasanya orang wisata dulu baru belanja, kami malah belanja dulu baru wisata :D)
Hari ini kondisi lautnya sedang pasang, ombaknya pun lebih besar ketimbang hari kemarin, Darrell sampai jerit2 karena trauma kena hempasan ombak di Kuta sebelumnya.

Setelah puas foto2 dan istrahat sebentar, sekitar pukul 16.00 kami lalu memutuskan untuk pulang langsung ke Jatim, maklum perjalanan yang akan kami tempuh masih jauh, dan akhirnya setelah berpamitan dalam hati serta berjanji suatu saat kami akan kembali lagi. Tapi sepertinya kami ingin naik pesawat aja, lewat darat lumayan capeeekkk, tapi senang sih :D

Sekitar pukul 18.00 kami sampai di daerah Perkutatan dan mampir sebentar untuk foto2 sebentar dan menikmati sunset di pinggiran pantai. Dan setelah hari telah gelap kami lalu melanjutkan perjalanan lagi.
Darrell sudah tertidur sejak kami meninggalkan Tanah Lot, kasian dia kecapekan plus cuacanya panas banget.

Sunset di Perkutatan :)

Sepanjang perjalanan kami hanya mampir sejenak di sebuah POM bensin untuk ke toilet, setelah itu lanjut lagi dan akhirnya sekitar pukul 20.00 kami akhirnya sampai di penyebrangan Gilimanuk. Senang rasanya ketika kembali mendengarkan suara adzan serta melihat masjid, maklum selama di Bali rasanya gak pernah mendengar suara adzan serta melihat masjid.

Saat menyebrang di Gilimanuk, keadaan gak seberuntung ketika kami menyebrang dari Ketapang beberapa hari yang lalu, saat ini kami harus antri kurang lebih 2 jam hingga akhirnya bisa naik kapal dan menyebrang ke Ketapang. Di dalam kapal kami memutuskan untuk gak keluar dari mobil karena kondisi parkir mobil2 sangat berdekatan dan dijepit oleh bis2 besar, untungnya kami segera sampai di Ketapang dan akhirnya bisa keluar dari kapal Ferry meski pada saat keluar rasanya bete berat karena petugasnya meminta bayaran lagi, bukannya gak ikhlas atau gimana ya, rasanya paling kesal jika ada orang yang meminta 'sumbangan' namun terkesan maksa gitu :(, karena kesal dan mumpung si papi lagi kesulitan mencari letak dompet, maka sengaja deh kami nambahin berlama2 sehingga para pengendara lain marah2 karena kami gak keluar segera, hahaha... syukurin tuh petugasnya kena omel banyak orang, abisnyaaaa,,, minta2 kok maksa, ckckckck...

Yah over all, Alhamdulillah banget akhirnya kami bisa menginjakan kaki eh ban ding, di tanah Jawa kembali pada pukul 22.00 WIB.
Papi lalu mengajak kami untuk mampir makan di Warung Nelayang di wilayah Banyuwangi. Tempatnya sih sebenarnya asyik karena berada di pinggir laut, cuman sayangnya makanannya kurang pas jika dibandingkan dengan harganya yang lumayan waooo, ditambah adanya aroma gak enak dari tepi laut.
Menanti makanan di Warung Nelayan
Nasi Goreng dan Mie Goreng ala Warung Nelayan

Yup, selesai makan kami lalu melanjutkan perjalanan menuju Jombang, dan setelah beristrahat sebentar di Pasuruan, kami akhirnya nyampai rumah sekitar pukul 07.00, Alhamdulillah....
Saatnya tidurrrrr mengembalikan energi, dan menikmati sensasi capek, senang plus serunya berlibur.
Alhamdulillah, semoga next time bisa liburan lagi, amiinnnn :D

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...