Cara Istri Menyeimbangkan Bakti Kepada Orang Tua Dan Keluarga

orang tua dan keluarga seimbang

Sharing By Rey - Menyeimbangkan bakti kepada orang tua dan keluarga itu penting buat seorang istri. Karena bagaimanapun, keduanya sangat berarti.

Sewaktu kecil, saya bercita-cita ingin menjadi wanita dengan karir yang cemerlang.
Bekerja di perusahaan yang bagus, memakai pakaian formal yang rapi dan keren seperti di majalah-majalah bisnis yang saya lihat.


Alhamdulillah, Allah memberikan saya orang tua yang tak pernah menyerah bersusah payah, mengorbankan kepentingan diri mereka hanya untuk membiayai saya sekolah sesuai keinginan saya.

Dan ternyata, setelah lulus kuliah, saya tidak mau pulang ke tempat orang tua untuk jadi PNS sesuai permintaan orang tua.

Mulailah saya mencari kerja di perusahaan swasta dan dengan susah payah penuh tantangan (karena mungkin kurang di restui orang tua) akhirnya sayapun mendapatkan pekerjaan.

Hari demi hari saya bekerja, meskipun gajinya belum bisa membuat saya membalas kebaikan orang tua, saya tidak menyerah.

Hingga sampai saatnya saya menikah dan punya anak.
Barulah saya sadar, kalau setinggi apapun cita-cita seorang wanita, tetap tersungkur oleh kodratnya sebagai seorang ibu.


Memutuskan Jadi Ibu Rumah Tangga


Jadi, bukannya saya bekerja mencari pekerjaan dengan gaji lebih besar, saya malah memutuskan resign dan memilih jadi ibu rumah tangga, demi anak yang memang sangat membutuhkan kehadiran dan perhatian saya.

Dilema pun terjadi pada saya waktu itu, orang tua pastinya sangat kecewa dengan keputusan tersebut.
Dan saya mengerti tentang kekecewaan tersebut, karena sadar mereka bukanlah orang yang berada.

Menyekolahkan saya adalah prestasi paling hebat dalam hidup mereka dengan harapan saya bisa menjadi wanita yang mandiri secara finansial.

Orang tua rela tinggal di rumah yang sangat sederhana, rela mengabaikan keinginan punya ini dan itu demi saya yang butuh biaya sekolah.
Lalu, 'investasi' orang tua saya terhadap saya berbalas saya jadi ibu rumah tangga tanpa penghasilan sama sekali.

Akan tetapi, tidak banyak yang bisa saya lakukan demi membalas pengorbanan mereka, karena saya tidak mungkin mengorbankan anak saya.

Beruntung, sejak kecil orang tua mendidik saya menjadi seorang pejuang yang tidak boleh kalah oleh apapun.


Mencoba Berbisnis Oriflame


Mulailah saya mencari penghasilan tanpa harus meninggalkan anak pada orang lain.
Di mulai dari berbagai usaha, jualan online baju-baju anak, usaha jualan makanan sendiri secara online, hingga akhirnya mulai mengenal bisnis online Oriflame.

Dengan hobi suka baca dan selalu penasaran, saya pun mempelajari semua sistemnya.
Dan akhirnya saya mantap menjalankannya.

Sayang, mental saya belum cukup kuat saat bergabung pertama kali, sehingga saya sempat menyerah dan kembali ke dunia kerja kantoran.

Orang tua kembali sumringah mendengar saya kembali berkarir, meskipun saya tidak menjadi PNS, setidaknya saya punya penghasilan sendiri.

Namun ternyata perjuangan saya untuk sedikit 'cuek' pada anak, tidaklah bertahan lama.
Anak saya akhirnya kembali sering jatuh sakit, entah karena yang jagain gak telaten, atau memang dia tidak ingin maminya bekerja.

Sayapun kembali bimbang, dan di tengah kebimbangan saya tergugahlah saya dengan bisnis Online Oriflame.

Ada banyaaak banget di luar sana wanita yang bernasib sama seperti saya, namun mereka tidak menghabiskan waktu dengan berkeluh kesah sepanjang waktu.

Mereka tidak mau berpura-pura bahagia dengan keputusan menjadi wanita yang tidak punya penghasilan demi anak padahal orang tua sangaaat membutuhkan bantuan mereka.

Mereka bangkit menerjang semua batas kemampuan yang mereka pikir, demi anak dan orang tua.

Yaa... berbisnis Oriflame adalah salah satu bukti kasih saya pada orang tua dan anak.
Sama seperti pilihan para wanita-wanita hebat di luar sana yang berkarir dari rumah.

Dengan succesplan-nya, saya akan berjuang mendapatkan gaji bulanan seperti keinginan saya.
Dengan cara kerja yang di lakukan secara online, sehingga bisa di kerjakan di mana saja, membuat saya bisa bekerja tanpa harus mengorbankan waktu dengan anak.

Ini adalah pilihan saya, dan insya Allah dengan niat membahagiakan orang-orang tersayang, akan berkah dan manfaat.

Sidoarjo, 1 November 2016

Love

Reyne Raea

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Link profil komen saya matikan ya Temans.
Agar pembaca lain tetap bisa berkunjung ke blog masing-masing, gunakan alamat blog di kolom nama profil, terima kasih :)