Mini Reuni Alumni STM di Zona 3 Palagimata Baubau: View Cantik, Cerita Lebih Indah

mini reuni alumni stm negeri baubau

Sore itu saya bersiap keluar dengan berjalan kaki ke depan gang sambil mengenakan helm. Cuaca sore pukul 16.30 WITA terasa hangat oleh sisa-sisa mentari, yang dalam sekejap mulai tertutup awan tebal.

Tiba-tiba ponsel saya berdering, terlihat di layar ada panggilan video dari teman alumni STM Negeri Baubau.

"Halo say!"

Sapa menyapa setelah menerima dan melihat wajah seorang sahabat lama yang sumringah di wajah manisnya dalamm balutan kerudung berwarna turquoise.

"Rey, kamu di mana?", tanyanya dengan penuh antusias.

"Kami lagi ada di STM nih!", dia lalu menyorotkan kamera ponselnya hingga terlihat 2 orang teman lelaki sedang berjalan di bangunan yang saya kenal sejak 20 tahun lalu.

Singkat cerita, mereka lalu kembali untuk menjemput saya di depan gang kosan. Saya yang awalnya akan dijemput teman lainnya naik motor, akhirnya ikut dengan mobil mereka.

Ketika masuk ke dalam mobil berukuran sedang itu, saya kaget karena di dalamnya ada seorang teman yang setahu saya dia bukan alumni jurusan Bangunan Gedung.

FYI, saya dan teman-teman adalah alumni STM Negeri Baubau jurusan Bangunan Gedung. Dan seorang yang ada di mobil tersebut adalah alumni STM jurusan Listrik.

Saya kenal karena kebetulan dia adalah kakak ipar dari seorang dokter yang bertugas di klinik tempat saya bekerja.

Kami lalu bercakap sambil menuju ke tempat janjian ketemuan, di Kafe Zona 3 yang ada di kawasan Palagimata Baubau. Untuk itu kami kembali melewati depan STM, memutari dan mendaki bukit yang ada di belakang bangunan STM.

Hujan lalu turun membasahi bumi, kami semua sedikit galau. Teman yang merencanakan pertemuan kami dari Bangka Belitung, si Kai meminta saya mencari opsi kumpul lainnya di tempat yang indoor.

Masalahnya saya juga tak mengenal dengan baik tempat-tempat nongkrong di kota Baubau. Mencoba bertanya ke rekan kantor, ternyata kafe yang direkomendasikan lumayan jauh dari tempat kami berada.

reuni stm baubau

Syukurlah, ketika kami sampai di parkiran kafe Zona 3, hujan telah sedikit mereda, hanya tersisa gerimis kecil. 

Kami akhirnya masuk dan dipersilakan duduk di meja yang ada naungan atapnya.

Ada 6 orang yang datang awalnya, 4 lelaki dan 2 perempuan. Kami asyik saling bertukar kabar, terutama saya yang setengah mati mengembalikan memori untuk mengenali wajah-wajah teman lama yang nyaris terlupakan.

Tak lama kemudian, satu persatu teman berdatangan. Dan karena hujan sudah benar-benar reda, kamipun memutuskan untuk keluar duduk di meja yang ada di area outdoor

Baca juga : Alasan Mengapa Bisa Jadi Anak STM


Sekilas Tentang Kafe Zona 3 Palagimata Baubau

Zona 3 Palagimata Baubau merupakan sebuah kafe dan resto yang terletak di Jalan poros kantor walikota, Lipu, Kec. Betoambari, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.  

zona 3 palagimata 1

Lokasi persisnya, berada setelah patung ekor naga arah simpang 5 Baubau, dan terletak di sebelah kanan jalan.

Sayang banget, akses jalan masuknya masih berupa jalanan yang seadanya. Jujur saya takut naik motor melewati jalan tersebut, karena penurunannya lumayan terjal, dengan kondisi jalan yang tidak rata.

Tidak sulit menemukan lokasi kafe dan resto ini, karena di pinggir jalan tertulis plang nama lokasi yang mudah dibaca.

Zona 3 Palagimata hanya buka di sore hingga malam hari. Setiap hari antara pukul 16.00 - 00.00. 

Konsep lokasinya adalah outdoor, tidak ada ruangan yang benar-benar indoor tertutup, karena mungkin menyesuaikan keunggulan tempatnya, yaitu view yang sangat cantik.

Tempatnya juga lumayan luas, meski nggak luas-luas banget. Kalau datang di hari Sabtu sore dan beramai-ramai, sebaiknya reservasi aja terlebih dahulu, karena bakal rame banget sampai banyak yang nggak kebagian meja dan kursi.

Menu yang dijual di sini beragam, ada makanan berat kayak oseng mercon, konro, cumi, sate, ayam geprek atau lalapan, ikan parende, palumara dan sayuran seperti cah kangkung. Harganya juga beragam, mulai 15 ribu hingga 65 ribu per porsi yang sudah include dengan nasi putihnya.

menu zona 3 palagimata

Ada pula minuman latte, jus, kopi dan teh hingga air mineral, dengan harga antara 6 ribu hingga 20 ribu. Juga ada camilan pisang goreng, ubi, kentang hingga roti bakar.

Semua harga yang tertera di menu, sudah termasuk pajak

Untuk rasanya, jujur so so aja sih ya, nggak ada yang best.

Yang menjadi daya tarik tempat ini adalah pemandangan dan beberapa spot cantiknya. Karena berada di daerah tinggi di tepi tebing, menghadirkan pemandangan luas akan kota Baubau, lengkap dengan background lautan lepas, serta bukit-bukit di belakangnya.

zona 3 palagimata

Jika datang di waktu sunset dan kebetulan nggak mendung, pemandangannya lebih masya Allah sekali pokoknya. Malam pun, pemandangan masih indah dengan hamparan lampu kota Baubau yang cantik, ditimpali udara sejuk khas bukit.

Biasanya, orang-orang akan menikmati suasana indah ini, dengan berfoto sekaligus chit chat di tempat cantik ini.

Baca juga : Dikejar Guru Kimia Saat STM


Kegiatan Mini Reuni Alumni STM negeri Baubau Jurusan Bangunan Gedung Di Zona 3 Palagimata

Lalu kami ngapain saja di sana? ngobrol seru lah.

Entah karena kami generasi milenial bahkan ada juga dari generasi X. Jadinya nyaris nggak ada yang sibuk dengan ponselnya, kecuali untuk sesekali mengambil foto dan video. Atau sekadar menerima panggilan masuk yang penting.  

reuni stm baubau

Selain dari itu, kami ngobrol tanpa henti, sampai-sampai di lokasi tersebut, keknya kami yang paling berisik, hahaha.

Saya sempat melirik ke meja lain, beberapa kali mereka menoleh ke meja kami, setelah kemudian mereka sibuk dengan ponsel masing-masing kembali.

Ada sekitar 12 orang yang hadir, 10 alumni jurusan Bangunan Gedung, 1 alumni jurusan Listrik dan 1 anak teman yang ikut serta.

Banyak hal yang kami bahas, mulai dari kabar terbaru, bertanya alasan mengapa mereka memilih profesi yang sekarang. FYI, teman-teman banyak yang jadi tentara, polisi dan guru. Hanya sebagian yang masih menekuni dunia teknik.

Juga bercerita tentang masa lalu, mengingat-ngingat kebiasaan kami ketika sekolah dulu. Jujur saya bahkan sudah lupa, seperti apa model saya ketika sekolah dulu.

reuni stm baubau

Tapi menurut teman-teman, saya cewek cengeng yang rambutnya megar dan sering diikat sedikit doang. Selalu mengenakan kaos kaki panjang berwarna putih, dengan sepatu yang agak gede.

Berasa Chibi Maruko Chan nggak sih, hahahaha.

Baca juga : Cut off Pertemanan, Yay or Nay?

Selain ngobrol, teman-teman juga meminta untuk bisa karaoke-an. Ternyata dibolehkan. Dan teman-teman lakipun menyumbangkan beberapa lagunya.

Nggak terasa waktu sudah menunjukan pukul 20.30an, teman-temanpun sepakat untuk berpisah di situ. Berjanji untuk bisa bertemu lagi.

Sementara saya, dengan 3 teman yang ikut mobil teman, mampir ke rumah salah seorang guru STM kami. Agak lama di rumah guru, bernostalgia menghibur si bapak guru yang sedang terkena stroke.

Pukul 22.00, kamipun berpisah.

Demikian kegiatan mini reuni alumni STM di Zona 3 Palagimata Baubau. Dengan view cantik, tapi cerita kami lebih indah.


Baubau, 12-01-2026   

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Link profil komen saya matikan ya Temans.
Agar pembaca lain tetap bisa berkunjung ke blog masing-masing, gunakan alamat blog di kolom nama profil, terima kasih :)