Rumah Asuh Kota Baubau, Solusi Untuk Bahagiakan Perempuan dan Anak

Rumah Asuh Kota Baubau akhirnya hadir untuk memberikan jawaban atas berbagai permasalahan perempuan dan anak di kota seribu benteng ini. Ras...

A Day in My Life, Mudik Ke Rumah Mama

mudik ke rumah mama

Jadi ceritanya setelah mama galau karena mengira blio akan merayakan lebaran idul fitri sendiri, sepertinya doanya diijabah oleh Allah, dan akhirnya saya tiba-tiba bisa merasakan libur lebaran selama semingguan.

Yup, awalnya klinik kami rencananya akan tutup selama 2 hari ketika lebaran. Saat hari pertama dan kedua lebaran. Nyatanya kemarin manajemen klinik memutuskan agar kami libur semingguan saja sekalian.

Cerita liburan ini bermula dari pemberitahuan saya ke manajemen klinik, bahwa petugas admin tinggal 2 orang yang bisa bertugas setidaknya untuk 2 mingguan ke depan.

Baca juga : Cerita Lebaran 2022, Penasaran Nggak?

Hal ini dikarenakan ada petugas yang resign, ada pula yang sengaja mengambil jatah cuti di hari lebaran ini. Keadaan ini mengakibatkan admin harus bekerja setiap hari tanpa libur, dan ketika masalah tersebut saya sampaikan ke manajemen, akhirnya mereka diskusi dan beberapa menit kemudian terbitlah pengumuman.

"Teman-teman, klinik nanti akan tutup seminggu selama libur lebaran, nggak jadi cuman 2 hari aja!"

Dan begitulah, klinik mulai diliburkan sejak tanggal 18 - 24 Maret 2026, dan kami akan masuk kembali di tanggal 25 Maret mendatang.

Setelah mendengar pengumuman tersebut, saya segera menelpon mama dan mama terdengar sangat senang dengan rencana kami bakal lebaran bersama blio.

*******


Pagi hari tadi saya bangun agak siangan, karena semalaman saya begadang packing beberapa barang yang akan dibawa. Dan yes, ternyata barangnya banyak juga, dan kami berencana akan mengirimnya di mobil angkutan, karena nggak mungkin bisa saya bawa di motor, dengan membonceng dua anak pulak. 

Tiba-tiba terdengar seseorang memanggil nama saya, ternyata kakak Elin yang sudah 2 hari datang dari Bali, tapi belum sempat ketemu dan berbincang.

Btw, kakak Elin ini yang berbaik hati meminjamkan kamarnya untuk saya tempati secara cuma-cuma. Kebetulan lebaran ini dia mudik untuk bertemu bapak dan keluarga lainnya, jadilah untuk sementara saya ngungsi di kamar kos lainnya.

Ternyata kakak Elin mau pamit ke rumah bapaknya, rencananya mereka bakal lebaran di rumah bapaknya yang berjarak lebih dari 100KM dari Baubau.

Akan tetapi mereka bakal mampir di rumah adiknya, yang se lokasi dengan tempat tinggal mama saya. Dan dia menanyakan apakah ada barang yang mau dititipin, kebetulan mereka bawa mobil.

Akhirnya saya menitip 3 barang yang sudah saya persiapkan sejak malam hari. Dan bersyukur karena akhirnya saya nggak perlu ribet mencari angkot buat nitip barang tersebut.

Tak lama kemudian, kakak Elin dan suaminya berangkat duluan, karena mereka harus mampir di rumah adiknya untuk hampirin anak bungsunya yang ikut tantenya tersebut.

********


Sementara saya segera mandi dan bersiap, setelah anak-anak selesai mandi. Tak lama kemudian saya siap berangkat, meskipun sedikit terjadi drama karena saya kesal anak-anak yang tak juga beranjak. Si Kakak yang lihat HP mulu, si Adik yang kebanyakan ngomong.

Akhirnya saya kesal dan bikin mereka lari-lari mengejar saya yang memacu motor dan meninggalkan mereka. Astagfirullah.

Saya mengendarai motor dengan sedikit ngomel, lalu mampir ke pom bensin kedua di depan Lippo Plasa Buton. Awalnya mau mampir di pom bensin depan SMA 2, tapi ternyata antriannya menakutkan.

Nyatanya, antrian di pom bensin depan Lippo juga sama panjangnya, dan ketambahan juga ketika kami masih sabar menunggu antrian isi bensin, eh tiba-tiba petugasnya berhenti melayani pelanggan.

Usul punya usul, ternyata ada truk tangki pertamina yang sedang mengisi cadangan BBM, untungnya sih nggak lama-lama amat, cuman sekitar 20 menit saja.

Setelah selesai, petugas kembali melayani pelanggan, sampai tiba juga giliran saya, dan Alhamdulillah saya hanya perlu mengeluarkan uang 26 ribu saja, karena memang tangki bensin saya belum habis-habis banget.

Segera kami bersiap untuk perjalanan jauh, mengenakan sabuk bonceng agar si Adik lebih safety. Dan kemudian memulai perjalanan.

Baru juga lima menit berkendara, saya melihat penjual kembang api dan mercon, dan kamipun mampir. Si Kakak membeli mercon mini dan kembang api untuk menyambut malam lebaran nanti.

Setelah itu, kamipun segera berangkat.

Baca juga : THR dan Rasa Syukur


Cuaca cerah menemani perjalanan kami yang perlahan dan hati-hati dan sedikit pelan. Motor saya memang belum di service, karenanya terasa agak bermasalah.     

Melewati perjalanan yang tidak terlampau ramai, hanya sesekali bertemu dengan kendaraan lain. Kami hanya berhenti sekali di kilometer 40an untuk mengambil tas yang saya letakan di depan, namun mengganggu kaki si Adik, untuk dipangku oleh si Kakak di boncengan belakang.

Setelah itu kami terus melaju dan sampai di tempat mama sekitar pukul 12.30an.

Ternyata kakak Elin bahkan belum sampai di rumah mama, sepertinya dia mampir di rumah adiknya dan kemudian berziarah di makam mamanya.

Sekitar pukul 3 sore, barulah mereka muncul, menurunkan barang saya, lalu salim dulu sama mama saya, kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke rumah bapaknya.

Sementara saya kemudian membuka barang-barang tersebut, untuk diatur di tempat yang sebenarnya.

Setelah itu, saya tertidur 15 menit di kursi tamu, saking ngantuknya, dan ketika terbangun segera saya berwudhu lalu shalat Ashar dan ke dapur membantu mama.

Kami masalah kolak ubi buat buka puasa, mama memasak ikan panggang dan sayur bening terung dan sayuran hijau.

Ketika sore, kami kemudian buka puasa dan makan malam bareng.

Sementara anak-anak ke masjid, dan tak lama setelah pulang, kami makan bareng, lalu menyelesaikan kerjaan sendiri-sendiri, salah satunya saya menuliskan kisah ini, agar nanti bisa menjadi sebuah bacaan yang menarik.

Demikianlah cerita a day in my life edisi mudik ke rumah mama. Kalau Temans, punya cerita mudik juga nggak?. 


Lwl, 18-03-2026

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar dengan nama dan url yang lengkap, mohon maaf, percuma ninggalin link di dalam kolom komentar, karena otomatis terhapus :)

Link profil komen saya matikan ya Temans.
Agar pembaca lain tetap bisa berkunjung ke blog masing-masing, gunakan alamat blog di kolom nama profil, terima kasih :)