Wednesday, January 17, 2018

#TuesTechByRey - Ehealth Surabaya, Menikmati Fasilitas Kesehatan Murah/Gratis Tanpa Antri



Assalamu'alaikum :)

Gara-gara BPJS, saya akhirnya bersahabat baik dengan puskesmas.
Sebelumnya euyyy.. m.a.l.e.s!!!

Gimana gak malas, terakhir kali saya ke puskesmas di Pucang, Surabaya tepatnya sekitar tahun 2011.
Waktu itu pengen imunisasi Darrell, daripada ke DSA yang mahalnya bikin nangis dompet, sayapun rela antri demi menikmati fasilitas kesehatan yang murmer.
Saya ingat persis, betapa lamanya saya menggendong Darrell sambil antri, kalau gak salah hingga 2-3 jam, sampai akhirnya nama kami dipanggil dan you know? ternyata jadwal imunisasi bukan hari itu dong.

T_______T
Nanissss taya!

Selanjutnya saya rela bayar DSA meski harus membuat dompet kosong demi imunisasi.

Eh siapa sangka?
Setelah diberi kepercayaan hamil lagi, kamipun memutuskan untuk menggunakan BPJS saat persalinan yang berarti kami mau gak mau harus berhubungan dengan faskes 1 yang notabene adalah klinik atau puskesmas.
Baca : Pengalaman Mempersiapkan Persalinan Sesar Dengan BPJS


Daftar Oriflame? klik di sini
Karena keharusan tersebut, berangkatlah kami menuju ke puskesmas Pucang yang menjadi pilihan faskes 1 kami.
Pertama kali kembali ke sana kami datang agak pagi sekitar pukul 07.45, sampai di sana ternyata antrian sudah panjang.
Papi lalu mengurus pendaftarannya yang lumayan panjang.

Pertama, kita harus menyerahkan KTP di petugas yang menjaga sebuah komputer untuk pendaftaran, setelah itu duduk manis menanti panggilan.
Kurang lebih 15-20 menit dipanggil lah nama saya, dan ternyata oleh petugas yang jaga komputer itu cuman di beri nomor antrian dan harus menanti lagi di panggil nama saya sesuai nomor antrian tersebut.

Kamipun antri lagi dengan sabar (meskipun aslinya sudah gak sabar karena ngantuk banget plus perut kram).
Di tengah rasa bosan dan kantuk menyerang saat menanti tersebut, tiba-tiba saya mendengar pengumunan dari dalam puskesmas yang mengatakan kalau sejak beberapa waktu lamanya pendaftaran pasien di puskesmas Pucang bisa dilakukan secara online, bahkan saat kita datang langsung ke puskesmas pun, oleh petugas bakal didaftarin lagi melalui online (oleh petugas yang jagain komputer di depan)

Karena gak jelas cara daftar online nya, saya pun segera googling dan voilaaa... ketemulah saya dengan aplikasi keren yang bikin saya gak alergi lagi ke puskesmas di Surabaya.

Dialah aplikasi EHEALTH SURABAYA...
Aplikasi ini memudahkan kita untuk mendaftar ke semua puskesmas se Surabaya dan 2 buah RS (baru terdaftar 2 RS saja yang online)

Melalui aplikasi ini kita bisa mendaftar jauh-jauh hari sebelum jadwal kunjungan kita di puskesmas/RS (jika kunjungan kita terjadwal, seperti kontrol atau mengurus sesuatu)
Kita bisa mendaftar paling lama 1 bulan sebelum hari H, dan bisa dipastikan besar kemungkinan kita dapat nomor antrian pertama.

Pun jika kita harus mengunjungi puskesmas/RS secara mendadak, kita bisa terlebih dulu mendaftar di rumah dan mendapatkan nomor antrian serta estimasi waktunya jam berapa antrian kita dipanggil.
Dengan begitu, kita gak akan kelamaan menunggu di puskesmas/RS.

Lalu bagaimana cara mengoperasikan aplikasi tersebut?

Langkah pertama - Install aplikasi Ehealth Surabaya dari Google Play.

Langkah kedua - Buka aplikasi dan daftar

Langkah ketiga - Setelah terdaftar masuk ke halaman utama, di mana ada 6 pilihan yang bisa kita pilih.
Pendaftaran : untuk mendaftar secara online
No. Antrian : untuk melihat nomor antrian kita yang telah terdaftar
e - konsul : untuk konsultasi secara online
Pengaduan : untuk mengadukan hal-hal tentang kesehatan ataupun pelayanannya
Cek sehat : untuk mengecek kesehatan kita melalui tinggi dan berat badan
Lokasi : untuk mencari lokasi puskesmas/RS terdekat

Langkah keempat - untuk mendaftarkan diri ke puskesmas / RS, pilih menu pendaftaran.
Dan ikuti petunjuk gambar berikut :
Pilih puskesmas yang akan dikunjungi
Ada 2 pilihan RS yang bisa dikunjungi dengan pendaftaran online
Pilih PASIEN BARU untuk kunjungan pertama dan PASIEN LAMA untuk kunjungan selanjutnya
Untuk masyarakat Surabaya cukup memasukan nomor KTPnya, dan klik GET
Setelah data terisi semua klik LANJUTKAN
Pilih tanggal kunjungan
Pilih poli yang akan dikunjungi
Klik DAFTAR

Dan selesai, dapat nomor antrian 1 :)

Mudah dan simple kan?

Nomor tersebut bisa di screenshot lalu di print, namun di beberapa puskesmas tidak memerlukan bukti print nomor antrian seperti Puskesmas Gayungan.

Selain mendapatkan nomor antrian, kita juga diberikan estimasi waktu kita di layani, misal untuk nomor antrian 1 kita di minta datang sekitar pukul 07.30 - 07.45.
Dengan begitu kita gak perlu menghabiskan waktu antri di puskesmas/RS.

Dengan mendaftar secara online, kita juga melewati pembayaran administrasi sebesar Rp. 5 ribu (untuk di beberapa puskesmas), seperti saya yang terdaftar di faskes 1 puskesmas Pucang, namun karena jauh dari tempat tinggal kami, jadilah kami sering mengunjungi puskesmas Gayungan dengan status pasien umum (terpaksa BPJS gak kepakai).
Meskipun tanpa BPJS, kami hanya mengeluarkan uang admin 5 ribu rupiah saat kunjungan pertama.
Setelah kunjungan berikutnya, kami gak perlu repot antri di loket depan.
Cukup masuk duduk manis di kursi tunggu dan menunggu nama kami di panggil pertama kali lalu..
mendapatkan pelayanan, mendapatkan obat (jika diberi resep) dan pulang.

Kami sendiri baru sekali mengambil obat yang diresepkan yaitu vitamin A untuk ibu melahirkan, dan beberapa obat pemulihan masa nifas, dan you know? semua itu GRATIS! Padahal status kami adalah pasien umum, karena gak terdaftar di faskes 1 itu.

Untuk di Puskesmas Pucang sendiri kami terdaftar sebagai pasien BPJS, tata cara pendaftaran online juga sama.
Setelah mendaftar online dari jauh hari, kami datang ke puskesmas sesuai waktu yang dianjurkan.
Sampai di sana, kami hanya perlu duduk manis menanti panggilan masuk, di layani, ambil obat lalu selesai dan GRATIS!

Untuk pelayanan RS, saya pernah mengunjungi RS Soewandhie dan sebelumnya mendaftar secara online dan mendapatkan nomor antrian 1 tentunya (daftar sebulan sebelum jadwal kontrol).
Baca : Review Pengalaman Melahirkan Sesar Di RSUD Dr. M. Soewandhie
Namun untuk RS, sebaiknya jangan lupa print dahulu bukti antriannya. Dan jangan sampai salah pilih POLI yaaa... :D

Jadi... kata siapa kesehatan itu mahal dan ribet?
Yang ribet itu karena kita malas cari info prosedur yang benar.

Semoga bermanfaat, jika ada pertanyaan atau ingin sharing pengalaman, boleh banget tinggalkan jejak di kolom komen ya.. 😊😊😊

TPJ AV - 16 Januari 2018

Love

Reyne Raea


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...