Monday, October 19, 2015

10 Cara Mengatur Waktu Agar Lebih Bermutu


1. Buatlah perencanaan

Kita memerlukan perencanaan kerja harian. Kalau tidak demikian, kita akan mengalokasikan waktu menurut apa saja yang kebetulan ada di meja tulis kita. Awasilah setiap hari dengan membuat jadwal umum, dengan penekanan khusus pada dua atau tiga hal yang ingin kita selesaikan. Makin banyak waktu yang kita lewatkan untuk merencanakan sebuah project/pekerjaan, makin sedikit waktu yang diperlukan untuk menyelesaikannya.

2. Pusatkan perhatian

Golongan yang menghadapi masalah besar dalam hal pengurusan waktu biasanya mencoba melakukan banyak hal sekaligus. Jumlah waktu yang digunakan dalam suatu pekerjaan bukanlah hal yang penting. Tetapi yang lebih penting ialah menyediakan waktu yang tidak terganggu.

3. Ambillah waktu untuk istirahat

Bekerja dalam waktu yang lama apalagi di depan sinar komputer tanpa istirahat bukanlah penggunaan waktu yang efektif. Tenaga makin menurun, mata yang lelah, kebosanan makin mempengaruhi serta ketegangan fisik dan mental makin mengganggu. Oleh karena itu, kita memerlukan waktu istirahat yang secukupnya, kerana hanya dengan beristirahat sebentar saja bukan merupakan cara yang paling baik.

4. Jauhkan suasana berkecamuk

Kebanyakan orang selalu membiarkan meja tulisnya dipenuhi kertas yang bertumpuk. Mereka mengira bahwa dengan cara itu persoalan yang penting akan naik sendiri ke atas timbunan kertas itu. Sebenarnya keadaan berantakan/berkecamuk seperti ini mengganggu pandangan serta meningkatkan ketegangan dan membingungkan apa yang seharusnya anda kerjakan.


5. Jangan menjadi ‘perfectionist’

Ada perbedaan yang besar antara berusaha mendapat hasil yang baik dan bermati-matian mengejar kesempurnaan. Hal yang pertama , dapat dicapai, memberi kepuasan dan keberhasilan. Sementara langkah yang kedua, selalu mustahil, mengakibatkan kekecewaan dan gangguan jiwa Ia juga mengakibatkan mubazir waktu yang sia-sia.

6. Jangan takut mengatakan "TIDAK"

Dari banyak teknik menghemat waktu yang pernah ada, yang paling efektif ialah selalu menggunakan perkataan tidak. Belajarlah menolak dengan mengunakan kebijaksanaan tetapi tegas terhadap setiap permintaan atau hal-hal yang tidak menunjang pencapaian tujuan anda.

7. Jangan menunda-nunda kerja

Penundaan kerja pada umumnya merupakan kebiasaan yang sudah berakar. Walaupun begitu, kita mampu mengubah kebiasaan ini asalkan kita menggunakan sistem yang tepat seperti memutuskan untuk berubah segera setelah kita selesai membaca ini.

Sementara hati kita tergerak oleh motivasinya. Mengambil langkah pertama dengan segera adalah sangat penting. Seterusnya jangan mencoba terlalu banyak pekerjaan dalam waktu yang singkat. Apa yang perlu dilakukan ialah memaksa diri melakukan pekerjaan yang sudah tertunda sekarang juga.

8. Lakukanlah siasat radikal

Kegiatan membuang waktu sama seperti kanker. Ia menghabiskan tenaga dan cenderung tumbuh semakin besar. Satu-satunya cara penyembuhan adalah pembedahan radikal. Jika anda membuang waktu dalam kegiatan yang membuatkan anda bosan, alihkan perhatian daripadanya kerana ia mensia-siakan tenaga kita. Buanglah kegiatan ini, sekali untuk selama-lamanya.

9. Delegasikan pekerjaan

Kita tidak perlu menjadi pemimpin nasional untuk mampu mendelegasikan pekerjaan. Sebagai peringatan, menyuruh bawahan pekerjaan yang tidak disukai oleh kita dan orang lain bukanlah mendelegasikannya, tetapi memberi perintah. Belajarlah mendelegasikan tugas yang penuh kesabaran dan memberikan imbalan. Ini dapat membantu melonggarkan waktu kita dan memberikan kesenangan untuk orang lain

10. Jangan kecanduan kerja

Hampir semua orang sukses mempunyai jam kerja yang panjang, tetapi mereka tidak membiarkan pekerjaan mengganggu hal-hal yang penting dalam hidup mereka, seperti bergaul dengan teman-teman dan canda ria. Ini membedakan mereka daripada orang yang kecanduan kerja yang sama tarafnya seperti orang yang kecanduan alkohol. Gejala kecanduan kerja mencakupi penolakan untuk mengambil cuti & bekerja di waktu yang seharusnya untuk berlibur.

Sumber dari Google.

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir dan membaca tulisan saya, silahkan meninggalkan komentar :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...